NovelToon NovelToon
Pesona Si Kembar (Ada Cerita Di Balik Gerbang Sekolah)

Pesona Si Kembar (Ada Cerita Di Balik Gerbang Sekolah)

Status: tamat
Genre:CEO / Anak Genius / Anak Kembar / Teen School/College / Identitas Tersembunyi / Konglomerat berpura-pura miskin / Tamat
Popularitas:818.8k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Season 2 dari Novel "Anak Genius Milik Sang Milliarder"

Rachel dan Ronand telah beranjak remaja, kini usianya sudah menginjak 17 tahun. Rachel yang tak ingin selalu dibandingkan dengan kejeniusan Ronand, memilih untuk menyembunyikan identitasnya sebagai saudara dan orang kaya.

Semua siswa di sekolahnya, tidak ada yang mengetahui jika Rachel dan Ronand adalah saudara kembar. Justru mereka dirumorkan sebagai pasangan kekasih karena beberapa kali terlihat dekat.

Akankah keduanya berhasil menyembunyikan identitas mereka sampai lulus sekolah? Atau semua rencana itu gagal, seiring dengan kisah percintaan mereka yang terjadi di sekolah itu?

Temukan jawabannya hanya di NovelToon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kalung

Tin... Tin...

Achel...

Main yokkk...

Tin... Tin...

Berisik,

Suara klakson motor berulangkali dan teriakan seorang perempuan terdengar malam itu di depan halaman rumah Papa Fabio. Hari ini malam minggu, Susan berniat mengajak Rachel jalan-jalan. Lebih tepatnya naik motor mengelilingi kota. Mama Martha yang mendengar seruan itu langsung keluar sambil membawa sapu.

"Ini sudah malam, ngapain mau main segala? Mau uji nyali buat ketemu Mbak kunti?" seru Mama Martha dengan omelannya saat mendengar ucapan Susan.

"Jangan samakan di sini dengan negara tempat tinggalmu kemarin. Jam 10 malam itu sudah waktunya orang tidur," ucapnya.

"Nenek gayung, tolong pengertiannya. Kami itu anak muda gaul gitu lho, masa jam 10 udah disuruh tidur. Kita mau nongki-nongki cantik di sawah sambil ditemani kunang-kunang," ucap Susan tak mau kalah.

"Sawah? Nongkrong itu di cafe atau tempat wisata, bukan sawah. Aneh-aneh saja sih kamu, Susan."

"Rachel juga nggak ada di rumah. Pulang sana," usir Mama Martha yang sangat geregetan dengan tingkah Susan.

"Ha? Nggak di rumah? Tuh kan... Achel aja masih kelayapan jam segini. Berarti sama saja do..."

"Nggak sama. Rachel pulang ke rumah orangtuanya kalau weekend," sela Mama Martha yang tampak kesal karena Rachel disamakan dengan Susan.

Oh...

Susan hanya membulatkan bibirnya saja saat menanggapi Rachel yang menginap di rumah orangtuanya. Ia kesepian, orangtuanya masih di luar negeri. Ia minta pulang sendiri karena sudah tak betah dengan lingkungan di sana. Malam ini, dia kesepian lagi padahal berniat pergi jalan-jalan bersama Rachel.

"Si cadel juga pulang ke rumah orangtuanya?" tanya Susan yang kini mencari Mika.

"Ikut Rachel," Jawaban Mama Martha itu membuat Susan meluruhkan bahunya lesu.

"Sini Oma temani. Mau cerita apa?" tanya Mama Martha saat melihat raut wajah Susan yang tampak sedih.

Tentu saja Susan segera turun dari motornya kemudian duduk di teras rumah bersama Mama Martha. Udara dingin malam itu, tak menyurutkan niat Susan untuk tetap berada di rumah Mama Martha. Sebenarnya Mama Martha sudah mengantuk, namun ia tak tega pada Susan yang sepertinya tengah mencari perhatian karena kesepian.

"Nenek gayung, kenapa hidup ini nggak adil?" tanya Susan sambil menghela nafasnya kasar.

"Apanya yang nggak adil? Ada yang kaya dan miskin, begitu? Atau ada yang selalu bersama orangtua dan tidak? Coba jelaskan maksudnya bagaimana?" tanya Mama Martha dengan raut wajah bingungnya.

"Bukan,"

"Hidup ini nggak adil. Susan dikasih kecantikan yang melebihi dewi yunani, tapi Nenek gayung nggak. Nenek gayung itu mirip burung hantu yang nemplok di depan makam," ceplos Susan membuat Mama Martha menatapnya tajam.

"Kamu dan Rachel sama saja. Sukanya muji diri sendiri dan buat Oma emosi,"

"Oma udah serius dengarkan kamu cerita lho ini, malah bercanda. Pulang sana, pusing Oma udah dengarkan ceritamu yang nggak benar itu." gerutu Mama Martha membuat Susan cengengesan.

"Susan nginap di rumah Nenek gayung ya?" ijin Susan dengan tatapan permohonan.

"Nggak. Punya rumah sendiri, sana pulang. Ini pasti juga mau buat ngerjain Oma kan?" usir Mama Martha yang kepalang kesal dengan Susan. Bahkan Mama Martha curiga dengan Susan yang sudah merencanakan sesuatu untuknya.

Mama Martha kesal dengan sifat jahil Susan yang sama dengan Rachel. Ia sudah kasihan dan berniat serius, malah Susan mengajaknya bercanda. Ternyata memang anak ini sungguh mengesalkan dan bikin darah tinggi kumat.

"Ayolah, Nenek gayung. Aku kesepian di rumah. Nanti kalau Susan diculik gimana?" rengek Susan dengan nada manjanya.

"Nggak ada yang mau menculik kamu. Merepotkan,"

"Ayo masuk, sudah malam." ajak Mama Martha yang kemudian merangkul bahu Susan. Walaupun kesal, namun ia tak tega dengan Susan yang tinggal sendirian di rumahnya.

"Motornya Susan, Nenek gayung. Nanti hilang. Motor seratus juta itu," seru Susan yang baru ingat dengan motornya.

"Nggak akan hilang. Motor butut kaya gitu aja, Oma bisa beli seratus biji."

"Biji apa, Oma?" tanya Susan dengan polosnya.

"Biji mangga, Susan."

"Astaga... Ini anak ngeselin banget sih. Bikin darah tinggi kumat malam-malam," ucap Mama Martha yang begitu geregetan dengan Susan.

Susan tidur di kamar tamu karena Rachel tak berada di rumah. Biasanya jika menginap, Susan akan tidur bersama Rachel saat kecil dulu. Mama Martha tersenyum melihat Susan sudah terlelap dalam tidurnya setelah dirinya temani.

***

"Achel, pakai kalung ini."

"Achel udah pakai kalung, Abang. Ini masih bagus, yang ini disimpan dulu aja ya?" Tawar Rachel saat Ronand memberikan sebuah kalung padanya.

"Ganti. Pakai ini aja dan jangan sampai terlepas," ucap Ronand dengan tegasnya.

"Kenapa sih, Abang? Kan ini masih bisa dipakai," tanya Rachel yang merasa aneh dengan sikap Ronand.

"Jangan banyak tanya, pakai saja."

Rachel hanya bisa pasrah saja dengan paksaan Ronand untuk memakai kalung itu. Ia mengganti kalung kesayangannya dengan yang diberikan oleh Ronand. Rachel merasa aneh karena biasanya Ronand takkan memaksanya mengganti apa yang dipakainya.

"Ada apa, Ronand?" Tanya Julian yang kebetulan melihat bagaimana Rachel tengah cemberut.

"Ini lho, Pa. Masa Abang paksa Achel ganti kalung," adu Rachel pada Julian.

"Nggak papa, itu untuk kebaikanmu juga."

"Kebaikan apa sih, Pa? Orang cuma sama-sama kalung gini kok. Emangnya ini kalung ada jinnya yang bikin kaya gitu?" Ucap Rachel yang kini sudah mengganti kalungnya.

Setelah selesai dengan urusannya, Ronand memilih kembali ke kamarnya. Hari ini Rachel akan pulang ke rumah Papa Fabio bersama dengan Mika. Perasaan Ronand sejak tadi sudah tidak enak mengenai Rachel. Sehingga ia memaksa Rachel menggunakan kalung buatannya.

"Abangmu tahu yang terbaik untukmu. Jangan ngeyel kalau Abangmu kasih tahu sesuatu," ucap Julian mengingatkan Rachel. Julian segera pergi dari hadapan Rachel untuk menyusul Ronand.

"Ada apaan sih? Kok mencurigakan sekali. Seperti ada yang disembunyikan," gumam Rachel saat melihat gerak-gerik Ronand dan Papanya terlihat aneh.

"Onty boncel ngapain itu hidungna ngendus-ngendus tayak babi?" ucap seorang bocah cilik yang tiba-tiba datang sambil makan es krimnya, dia adalah Mika.

"Sembarangan, cewek cantik kaya Onty ini masa dibilang kaya babi." gerutu Rachel sambil menatap sinis ke arah Mika.

"Habisna Onty endus-endus gitu. Ndak ada yang kentut di cini. Ndak ucah cali bau kentut," ucap Mika sambil mempraktikkan cara hidungnya mengendus sesuatu.

Ayo pulang, kurcaci cadel.

Udah ditungguin sama Nenek gayung di rumah,

Siap... Pulang pakai mobil caja, Onty.

Panas...

Jangan...

Ontymu itu nggak bisa naik mobil,

Diantar sopir aja,

Yah... Ndak jadi balapan dong cama Onty boncel,

Triple... 😊

1
ceuceu
selalu setia menunggu kisah si kembar/Drool/
Penulis Eli: sabar.. InsyaAllah minggu" depan 😬
total 1 replies
kalea rizuky
oalah jd Janice ini cucu nya trs mika ini cicitnya martha
Penulis Eli: iya, janice itu cucunya Oma martha. kalau mika, cicitnya 😊
total 1 replies
kalea rizuky
muka ini cucu nya martha apa cicit
Juli Restiarini
𝐥𝐚𝐧𝐣𝐮𝐭
ParyaTi Cnil
makasih thor udah dilanjut episode 2🙏👍
Jelita
ahhhh,, gk sabarrr nunggu crta barunya..
Joe JV BITREXGO
👍👍👍👍👍🫰🫰🫰🫰🫰🫰🫰🫰
Maryam Renhoran
Alhamdulillah,,,,happy ending,,,
Mksih yaa Thor uda sajikan bacaan yg luar biasa, sllu penasaran di stiap episode n tertawa sendiri tengah malam, sampe subuhnya trlambat...😍🙏
Sativa Kyu
👍👍👍
Aniza
semua ny aja thooor disatuin ceritany satu judul aja
black secret
okeee, aku kumpulin point dulu👍🏻
Evy
setia menungguuuu...🥰
Elin Lina
ok kak othooorr.., di tunggu ya cerita barunya si kembar
Memyr 67
𝗁𝗆𝗆𝗆𝗁 𝖺𝗅𝗏𝖺 𝗒𝗀 𝗍𝖺𝗇𝗒𝖺, 𝖺𝗅𝗏𝖺 𝗒𝗀 𝗇𝗀𝖺𝗇𝗀𝗀𝗎𝗄. 𝖻𝗂𝗄𝗂𝗇 𝗆𝖺𝗅𝖾𝗌 𝗄𝖺𝗒𝖺𝗄 𝗀𝗂𝗇𝗂. 𝖽𝖺𝗁 𝖺𝗁. 𝖻𝖺𝖻𝖺𝗒 𝗍𝗁𝗈𝗋
Penulis Eli: terimakasih sudah mampir 🙏
maaf kalau masih banyak typo dan ceritanya kurang sempurna 😊
total 1 replies
Memyr 67
𝗄𝖾𝖼𝗂𝖺𝗇𝗇𝖺 𝗉𝖺𝗉𝖺 𝖽𝗎𝗅𝗂𝖺𝗇 😄😄
Atze Atze
mulut besar mu ... Rachel... otaknya begoooo
Atze Atze
huh di bentak segitu aja takut..si Rachel.. bego
Sri Mulyani Yani
lanjutkan ceritanya jadi satu aja Thor biar seru
Penulis Eli: siap, bulan depan ya kaj 🙏🙈
total 1 replies
Atze Atze
kenapa diam saja mamanya Niko...tendang...pukul kepalanya..cakar wajah mantan suaminya...bego banget...jadi wanita kok lemah...kan punya tangan dan kaki..
Atze Atze
coba si Rachel.. belajar ilmu beladiri silat taekwondo...biasa di cerita lain.. begitu... semua pinter ilmu beladiri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!