NovelToon NovelToon
Ranjang Panas Sang CEO

Ranjang Panas Sang CEO

Status: tamat
Genre:Tamat / Mafia / CEO / One Night Stand / Keluarga
Popularitas:605.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Yayuk Triatmaja

Nicole Mary Wijaya adalah gadis yang sangat cantik dan genius selain itu Nicole anak dari pengusaha terkaya di negara itu dan banyak gadis dan wanita sangat iri dengan keberuntungan Nicole.

Banyak pria yang ingin melamarnya tapi Nicole selalu menolaknya dengan alasan dirinya masih suka belajar. Hingga suatu ketika dirinya dijodohkan oleh ayahnya membuat Nicole kabur dari mansion.

Sahabatnya yang sangat iri dengan Nicole menjebaknya. Apakah usahanya berhasil? Adakah pria yang bisa membuat hati Nicole membuka hatinya?

Ikuti yuk novelku yang ke 39

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayuk Triatmaja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Apa Yang Kamu Lakukan

"Aku tidak bisa cerita dan mulai sekarang dan seterusnya jangan pernah mencampuri urusan aku lagi." ucap Nicole yang tiba-tiba merasa tubuhnya mulai panas.

'Gawat sepertinya ada yang memberikan sesuatu ke dalam makanan atau minuman yang tadi aku makan dan minum. Aku harus pergi dari sini sebelum obat ini bekerja.' sambung Nicole dalam hati.

"Kenapa kamu bilang begitu, akukan sangat perduli." ucap Strawberry berbohong agar obatnya cepat bekerja.

'Kenapa lama sekali sih obatnya bekerja?' tanya Strawberry dalam hati sambil menahan kesal.

"Tubuhku terasa panas jadi aku ingin pergi dari sini." ucap Nicole yang tidak menjawab ucapan Bela.

"Masa sih? Aku saja tidak merasa panas," ucap Strawberry sambil tersenyum devil tanpa sepengetahuan Nicole.

"Aku ingin istirahat di hotel ini untuk mendinginkan tubuhku yang panas," ucap Nicole sambil berjalan.

"Aku ikut.'' ucap Strawberry yang ingin tidur di hotel bintang lima.

"Tidak lebih baik kamu pulang saja," ucap Nicole menolak permintaan Strawberry.

"Kenapa? Kamu saja boleh tinggal dan menginap di rumahku masa aku tidak boleh ikut menginap? Apalagi aku mau pinjam uang, boleh kan aku menginap di sini dan pinjam uang?" Tanya Strawberry dengan wajah berpura-pura sedih.

"Bukankah kita mengadakan pesta putus persahabatan jadi mulai sekarang dan seterusnya jangan pernah mengikuti aku dan anggap saja kita tidak saling kenal satu sama lainnya," ucap Nicole dengan nada tegas sambil berjalan menuju ke arah lift meninggalkan Strawberry sendirian.

"Sombong dan sangat menyebalkan banget," desis Strawberry sambil mengambil ponselnya.

Strawberry mengetik sesuatu melalui ponselnya setelah selesai mengetik Strawberry mengirim pesan tersebut ke seseorang.

"Rasakan kamu Nicole, salah siapa kamu memutuskan persahabatan kita jadi jangan pernah menyalahkan aku jika aku melakukan ini," ucap Strawberry sambil tersenyum menyeringai.

"Nona ikut aku," ucap seorang pria berpakaian serba hitam tiba-tiba datang.

"Tuan Siapa? Aku tidak mengenal Tuan," ucap Strawberry dengan wajah terkejut.

"Ikut atau aku tembak," ancam bodyguard tersebut sambil membuka jasnya.

Glek

Strawberry menelan saliva nya dengan kasar ketika melihat pistol di balik jas pria tersebut membuat Strawberry terpaksa berdiri dan mengikuti pria tersebut.

"Maaf Nona, ini pesanan Nona," ucap pelayan restoran memberikan bungkusan paper bag.

"Buat mu saja," ucap pria tersebut yang menjawab ucapan Strawberry.

"Benarkah Nona?" Jawab pelayan restoran sambil menatap ke arah Strawberry yang terlihat ketakutan.

"Benar Paman," jawab Strawberry karena mendapatkan tatapan tajam.

"Terima kasih Nona, kalau begitu bayaran nya mana Nona?" Tanya pelayan restoran tersebut.

Nicole yang sangat kesal dengan sikap dan ucapan Strawberry di tambah hawa panas menyerang tubuhnya membuat Nicole lupa untuk membayarnya.

"Nanti bos ku yang membayar," Jawab pria tersebut.

"Bosnya Tuan siapa?" Tanya pelayan restoran.

"Maaf tuan, atas kelakuan pelayan restoran kami," ucap manager restoran yang tiba-tiba datang.

Pria tersebut hanya menganggukkan kepalanya kemudian pergi meninggalkan hotel tersebut.

"Pria itu anak buah pemilik hotel ini jadi jangan cari masalah," ucap manager restoran.

"Baik Tuan," jawab pelayan restoran tersebut.

Manager restoran tersebut hanya menganggukkan kepalanya kemudian pergi menuju ke ruangan kerjanya.

Di tempat yang sama hanya berbeda ruangan Nicole masuk ke dalam lift sambil mengipasi wajahnya yang terasa panas.

"Kenapa panas banget ya?" Tanya Nicole sambil masih mengipasi wajahnya.

Ting

Pintu lift terbuka dan Nicole keluar dari ruangan kotak persegi empat tersebut menuju ke kamarnya namun baru beberapa langkah berjalan empat pria berwajah sangar menghadang langkah Nicole.

"Kalian siapa?" Tanya Nicole dengan wajah terkejut.

"Nona tidak perlu tahu siapa kami yang sebenarnya," ucap salah satu pria tersebut.

"Aku harap Nona, ikut kami," sambung pria ke dua.

"Kalau aku tidak mau dan menolak permintaan kalian, apa yang kalian lakukan?" Tanya Nicole sambil bersiap memasang kuda-kuda.

"Berarti kami akan memaksa Nona untuk ikut dengan kami," Jawab pria tersebut.

Ke empat pria tersebut berjalan ke arah Nicole dan Nicole pun menghindar dan memukul ke empat pria tersebut sambil menahan rasa panas pada tubuhnya.

Perkelahian yang tidak seimbang di tambah rasa panas pada tubuh Nicole membuat Nicole terdesak. Di saat krisis empat pria berpakaian serba hitam datang membantu Nicole melawan ke empat penjahat tersebut.

"Silahkan Nona pergi, biar mereka kami yang urus," ucap salah satu pria berpakaian serba hitam tersebut.

"Terima kasih para Paman," jawab Nicole sambil berjalan meninggalkan mereka.

"Sudah menjadi tugas kami nona," jawab ke empat pria tersebut yang masih menyerang para penjahat.

Walau Nicole bingung dengan perkataan mereka tapi karena tubuhnya terasa panas membuat Nicole ingin cepat - cepat ke kamarnya untuk mandi air dingin.

Seorang pemuda tampan yang ingin membuka pintu kamarnya melihat Nicole berjalan dengan langkah cepat membuat pria tampan tersebut memanggilnya.

"Mau kemana?" Tanya pemuda tampan tersebut.

Nicole yang sangat hafal dengan suara tersebut menghentikan langkahnya dan menatap ke arah pemuda tampan tersebut.

"Kak Raka," panggil Nicole dengan wajah terkejut.

Pria yang sempat dibicarakan dengan sahabatnya kini ada didepannya membuat hatinya sangat bahagia.

"Aku pikir sudah lupa dengan namaku," ucap Raka sambil tersenyum sekaligus menahan kekesalan dalam waktu bersamaan.

"Aku tidak mungkin lupa, maaf kak aku ingin kembali ke kamar ku," ucap Nicole sambil membalikkan badannya untuk bersiap melangkahkan kakinya menuju ke arah kamarnya.

Grep

"Kenapa buru-buru?" Tanya Raka yang tidak ingin jauh dari Nicole.

"Tubuhku terasa panas kak, karena itu aku terburu-buru," jawab Nicole.

Sentuhan tangan dari Raka membuat Nicole seperti tersetrum listrik dan menginginkan lebih dari sentuhan tangan.

Nicole membalikkan badannya dan berjalan dua langkah ke arah Raka membuat Raka menatap mata indah Nicole.

Grep

Nicole melepaskan tangan Raka membuat wajah Raka kecewa namun mendadak berubah menjadi bahagia karena Nicole memeluk dirinya.

"Kenapa memelukku?" Tanya Raka antara senang sekaligus terkejut.

"Tubuhku sangat panas Kak, tolong puaskan aku," mohon Nicole untuk pertama kalinya memohon oleh pria yang baru dikenalnya.

Deg

Jantung Raka berdetak kencang bukan karena jatuh cinta melainkan ucapan Nicole yang membuat jantungnya berdetak kencang. Raka mendorong perlahan tubuh Nicole dan matanya membulat sempurna melihat wajah Nicole seperti menahan ha x srat.

'Si*l, sahabatnya telah berbuat jahat terhadap gadis yang aku cintai. Aku akan menghukumnya dengan cara yang sama tapi bukan hanya satu orang tapi secara beramai-ramai," ucap Raka dalam hati sambil menahan amarahnya terhadap Strawberry.

"Kak Raka, aku sangat tersiksa tolong aku," mohon Nicole lagi sambil memeluk Raka dengan erat sambil menggoyangkan pinggulnya secara berulang-ulang hingga bagian privasinya mengenai tombak sakti milik Raka.

Tanpa menjawab, Raka melepaskan pelukan Nicole kemudian membalikkan badannya lalu menarik tangannya untuk masuk ke dalam kamar hotel tersebut.

Grep

Nicole kembali memeluk Raka dari arah belakang dan lagi-lagi Raka melepaskan pelukan Nicole. Raka menarik tangan Nicole dan masuk ke dalam kamar pribadinya yang tidak pernah dimasuki oleh siapapun termasuk asisten pribadinya dan baru kali ini Raka memasukkan seorang gadis ke kamar pribadinya.

Raka berjalan sambil masih menarik tangan Nicole menuju ke arah kamar mandi untuk memandikan Nicole dengan menggunakan air dingin tanpa memperdulikan Nicole yang ingin melepaskan genggaman tangan Raka.

Tanpa sepengetahuan Raka kalau Nicole melepaskan kancing kemeja satu persatu dengan menggunakan tangan satunya yang tidak digenggam oleh Raka.

"Kak Raka tolong aku, aku sangat tersiksa," mohon Nicole mengulangi perkataannya.

"Aku tidak ingin mengambil keuntungan darimu walau aku ingin sekali melakukannya. Itu aku lakukan karena aku sangat tulus mencintaimu dan kita melakukan itu setelah kita resmi menikah," ucap Raka yang menolak permintaan Nicole.

Ceklek

Raka membuka pintu kamar mandi dengan menggunakan tangan satunya yang tidak menggenggam tangan Nicole kemudian melanjutkan langkahnya menuju ke arah shower.

Raka memutar kran shower dan otomatis air dingin keluar dan membasahi tubuh mereka berdua tanpa memperdulikan kalau mereka masih menggunakan pakaian lengkap.

Deg

Jantung Raka berdetak kencang ketika melihat Nicole sudah melepaskan kancing kemeja dan terlihat dengan jelas bungkusan dua gunung kembar milik Nicole.

Glek

"Apa yang kamu lakukan?" Tanya Raka sambil menelan saliva nya dengan kasar karena melihat pemandangan yang sangat indah.

1
Ina Karlina
Rico kamu mengulangi cerita mommy n Daddy mu..kejadian yang sama..
Ina Karlina
makin banyak musuh yang muncul..dan semoga Nicole bisa hamil
Ina Karlina
oh Nicole jangan terlalu baik sehingga kamu di manfaatkan .. bersikap lah tegas pada musuh2 mu
Ina Karlina
Raka begitu percaya saja pada orang sekitarnya.. padahal mereka semua musuh dalam selimut.. hati hati Nicole semoga saja selalu di berikan perlindungan dan perhatian yg sebenarnya oleh raka
Ina Karlina
oh Raka begitu naif kah dirimu sehingga tidak tahu bahwa bersahabat dengan perempuan itu tidak selamanya tulus pasti ada rasa di antara salah satunya..dan itu bisa memicu perselisihan diantara suami istri...
Ina Karlina
siapkan mental mu Nicole banyak ulat bulu di sekitar suami mu waspadalah..biasanya mereka berhati-jahat
Ina Karlina
oh di kira Nicole ga tau kalau dirinya di manfaatkan kan oleh strawberry.. syukurlah semoga tidak terjadi apa-apa sama Nicole
Ina Karlina
mudah mudahan si strawberry tidak berbuat jahat pada s Nicole..semoga ada Raka di sana
Ina Karlina
niat nya mau kabur😁😁malah dia bersama laki laki yang mau di jodohkan ..pusing ga tuh Nicole 😁😁😁
Ilawati Sweet
memang pelakor ada dimana-mana, mati satu tumbuh lagi satu 😂😂
Kuebalok Sekartaji
Luar biasa
Mus Zuliaka
si stroberi org kismin tp koq sukanya ke klub sii,, hadehh Nicole ngpain berteman sm org sperti stroberi hufftt
Dhio Ardhiofa
pertemuan yg manis 😊
Samsul Hidayati
istri yg usil
🌹Mariana 🌹
Luar biasa
Yayuk Triatmaja: Terima kasih
total 1 replies
Fitri HY
.menang banyak Raka😂
Yayuk Triatmaja: hehehe
total 1 replies
Vivin Yulistian Pradesti
suka cerita nya ka
Yayuk Triatmaja: Terima kasih banyak
total 1 replies
Jessica
Your Story is Always The Best
Alifia Sakhina
bnyk typo,bela/strawberry,Nicole deby
Tjap 2 Anak
y
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!