Seorang gadis, memulai kisah cintanya dengan hal yang mengejutkan, bagaimana tidak? setelah dilecehkan ia malah terperangkap dalam cinta yang pemuda itu berikan, akan kah perjalan kisahnya berjalan dengan baik? Baca kisah selengkapnya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mys05, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 7
Tibalah dimana hari mereka semua akan berlibur ke pantai, pagi-pagi sekali Lina dan Nicko sudah pergi menjemput Lia Chan di apartemennya, perasaan antusiasme dari seorang pemuda jangkung pemain wanita dan kurang ajar itu sampai keheranan kenapa sosok seperti Lia chan bisa menggetarkan hatinya.
Lagi-lagi Nicko dibuat kagum dengan kecantikan Lia Chan, wanita cantik dan sexy itu terlihat, dan senyum manisnya itu membuat Nicko makin tergila gila padanya.
"Apa kalian sudah lama menunggu?"
Gadis itu menarik kopernya, tentu hal itu di sambut baik oleh Nicko, pemuda itu dengan cepat menghampiri Lia Chan.
"Tidak-tidak, kita baru saja sampai." ucap Nicko, padahal sudah hampir 1 jam dirinya dan Lina menunggu Lia Chan.
"Biar aku bantu."
Nicko meraih koper besar milik Lia Chan, pemuda itu benar-benar bersikap manis seolah ialah pria yang paling sempurna.
"Tidak usah, aku bisa melakukannya sendiri."
Merekapun pergi kepantai, dan di perjalannan Nicko selalu mencuri pandangan terhadap Lia Chan matanya melirik ke pantulan kaca yg sudah ia atur sebelumnya untuk melihat Lia Chan yg saat itu duduk di belakang.
Lia chan yang menyadarinyapun hanya berpura-pura tidak tahu, dan mengabaikanya memasang penutup telinga di tambah alunan musik musik indienya.
Selama beberapa perjalanan akhirnya mobil terhenti, terlihat jelas pemandangan pantai yg menakjubkan langit cerah warna laut yg biru seakan menyempurnakan keindahan alam tersebut. Sampai di pantai mereka berganti pakaian untuk bermain air.
Lia chan yg tampil cantik dengan baju renang minimnya membuat Nicko semakin gila dibuatnya, Terlihat belahan dada yg begitu menggoda berhasil mencuri perhatian Nicko.
"Apa yang kau lihat ka? kau terus saja menatapnya, apa kau tidak bosan?"
Lina terus saja menggerutu pada sang kakak, karna sedari tadi ia sendiripun juga menyadfi gerak-gerik licik kakaknya.
"Bukan urusanmu." Tegas Nicko dingin.
Lina dan Lia Chan meninggalkan Nicko pergi bermain air, Nicko yg asik berjemur dia hanya sibuk memandangi bidadarinya, dengan kaca mata hitam yg terpasang menghalangi dua bola mata indahnya. Pandangannya terus tertuju pada Lia Chan, yg sedang bermain air bersama adiknya tersebut.
"Lina, coba lihat anak kecil itu."
Lia Chan menunjuk ke sautu arah.
"Iya kenapa dengan anak itu?"
"Kenapa dia sendirian, mengapa tidak ada yg mengawasinya, dimana orang tuanya? jika dia tenggelam bagaimana?"
"aku tidak tahu, kenapa kau sangat peduli padanya, orang tuanya saja tidak memperhatikannya." tegas Lina
Akhirnya mereka kembali melanjutkan bermain air, belum kering bibir Lia Chan setelah mengatakan anak itu akan tenggelam, ia melirik kembali ke arah gadis kecil yang sedang bermain dengan bolanya.
"Lina lihat gadis kecil itu, bolanya terbawa air."
Lia chan berlari menghampiri gadis kecil yg sedang mengejar bolanya terbawa air.
Lina kaget dan berteriak memanggil Nicko, "Ka tolongg lia chan tenggelam."
Nicko yg mendengar langsung menolong gadis pujaannya itu, tanpa pikir panjang dia menolong Lia Chan yg sebelumnya telah menyelamatkan gadis kecil itu.
Aksi heroik Nicko, ia berhasil membawa Lia Chan ke daratan, tubuh Lia Chan terlihat lemah berada dalam pelukan Nicko.
"Lia chan sadarlah Lia Chan, bangun Lia Chan" Nicko yg panik karna lia chan tidak sadarkan diri, tanpa ragu dia langsung memberikan nafas buatan kepada Lia Chan.
"Uhuk,uhuk"
Gadis itu tersadar mengeluarkan banyak air dari mulutnya.
Lina yg melihat kakaknya yang sangat peduli terhadap sahabatnya akhirnya dia percaya pada sang kakak, bahwa kakaknya benar-benar tulus mengaggumi Lia Chan.
"Kehadiranku sepertinya hanya mengganggu" gumam Lina dalam batinnya.
"Lia chan apa kau baik-baik saja? tolong seseorang panggil ambulan" teriak Nicko
"Tidak, tidak aku tidak apa, aku hanya terlalu banyak menelan air, terima kasih kau sudah menolongku lagi."
Nicko pun pergi menggendongnya ke sebuah kamar penginapan di dekat pantai yg sudah mereka sewa.
"Kau istirahat saja, Aku akan membawakan makannan untukmu."
" Kak sepertinya kau sudah melupakan adikmu" tegas Lina
Nicko terkekeh, benar saja, ia sampai lupa jika liburannya bersama dua gadis, tetapi dengan begitu mudahnya Nicko melupakan Lina, yang tidak lain adalah adiknya sendiri.
"Kau jaga Lia Chan, aku akan kembali" tegaa Nicko
Lia Chan masih terbaring lemah, hidungnya sedikit memerah, ia menutupi dirinya dengan selimut tebal sambil menyeruput segelas teh hangat di tangannya.
"Lia chan, sepertinya kau berhasil membuat kakaku jatuh cinta." Ucap Lina menggoda Lia chan
"Bodoh! itu tidak mungkin." Celetuk Lia Chan.
Next episode ya guysss...😍 jangan lupa likenya komen dan bantu vote❤️💋
hmor naik pitm