NovelToon NovelToon
Nadila Dan Si Kembar

Nadila Dan Si Kembar

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Kembar / Lari Saat Hamil / Nikahmuda
Popularitas:12.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mia Putry

seorang gadis belia yang harus menjalani kehidupan dengan berbagai ujian yang berat

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mia Putry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 24

Setelah Nadila di pindahkan diruang rawat maka tak lama kemudian bayi kembar Nadila pun di pindahkan di kamar Nadila.

Keluarga tuan Wirya Senjaya dan Mami Masayu tidak masuk kedalam. Takutnya nanti Nadila tidak nyaman.

Ardhana pun juga begitu. Mereka menunggu dengan perasaan campur aduk. Ardhana bahagia kalau anak dan ibunya selamat,namun Ardhana juga kecewa tidak bisa berada didekatnya.

Itu semua karena tuan Wirya melarang mereka. Demi kondisi Nadila agar tidak stress.

Didalam ruangan rawat

" Sus,, bagaimana dengan kondisi anak anak saya sus,,?"Tanya Nadila.

" Mereka baik baik saja nyonya , anak anak  nyonya sangat kuat , Anak nyonya mirip dengan nyonya. " Ucapnya. " Oh iya nyonya apa bayi ini sudah di beri nama?" Lanjutnya

" Belum sus,, andai ada ayahnya disini saya akan meminta dia yang memberi nama pada di kembar." Ucap Nadila dengan nada sendu.

Jhon yang kebetulan masuk itu mendengar apa yang diucapkan Nadila

Jhon pun tidak melanjutkan langkah nya. Jhon malah keluar kembali,, dan menemui keluarga tuan Wirya.

" Kenapa kamu keluar kembali Jhon.. ada apa dengan Nadila?." Tanya Ardhana dengan perasaan cemas.

" Tenang tuan muda. Nadila baik baik saja , maaf tuan apa tidak sebaiknya kalian menemui Nadila didalam. Seperti nya dia membutuhkan kalian semua, karena tadi saya sempat mendengar ucapannya kalau dia ingin kedua anak-anak nya di beri nama oleh ayah nya." Uca Jhon.

Ardhana mendengar itu sangat bahagia.

" Baik Jhon saya akan segera masuk. " Ucapnya antusias.

" Tunggu Ar,,, jangan gegabah, pelan pelan Saja. Buat Nadila nyaman. " Ucap tuan Wirya.

" Oke papi. Ar akan pelan pelan mendekati Nadila. Mami temani Ar,, agar nanti Nadila tidak canggung.. Jhon kamu juga temani saya. " Ucapnya

" Kalau begitu papi juga ikuti. Enak saja papi ditinggal sendiri disini,, memang saya ini bodyguard kalian." Gerutunya

Mereka pun masuk secara bersamaan.

Jhon duluan mendekati Nadila.

" Selamat Dila akhirnya dua ponakan ku lahir dengan selamat. Lucu lucu lagi.. " ucap Jhon lalu dia mendekati box bayi kembar itu dan menggendong salah satunya.

" Oh iya Jhon,, terimakasih atas semuanya. Dila tidak tau lagi harus bagaimana bila tanpa dirimu Jhon.  " Ucapnya. Nadila belum sadar kalau ada keluarga tuan Wirya disana.

" Dila,,, " ucap Ardhana. Dia tidak mampu melanjutkan kata katanya.

"; Kamu,,, " Nadila pun sama , tenggorokan nya tercekat tidak dapat berkata apa-apa

Lalu Nadila terbayang akan kejadian masa lalu.

Dimana Ardhana melecehkan Nadila

Sontak Nadila menangis tersedu-sedu tanpa mengatakan apa-apa.

Ardhana yang melihat itu paham. Diapun mendekati Nadila dan memberanikan diri untuk memeluk Nadila.

Mendapat perlakuan seperti itu Nadila bergeming tidak ada reaksi apapun.

Nadila hanya menangis. Jhon , tuan Wirya dan mami Masayu pun ikut ikutan menangis.

Suster yang melihat itu pun keluar. Karena itu bukan bagian dari tugas nya.

" Dila,,, maaf kan saya.. semua itu  terjadi karena ketidak sengajaan. Hukum saya Dila,, tapi jangan jauh'kan saya dengan anak anakku. Apapun akan saya lakukan asal Dila tetap disisiku. Tidak pergi dariku, selama ini saya hanya bisa melihat mu dari jauh. sekarang ijinkan saya menebus kesalahanku " ucap Ardhana sambil memeluk Nadila.

Tuan Wirya pun mendekat ke arah Nadila dan menimpali percakapan mereka.

" Dila,,, apa yang dikatakan oleh Ardhana itu benar.... Dila butuh sosok yang bisa menjaga Nadila dan cucu cucu saya. Bukan kami mau egois.. tapi semua itu demi Nadila dan cucu cucu saya. Kami tidak mau terjadi apapun padamu,,,okee" ucap nya lembut.

Mami Masayu tidak mau kalah. Diapun mendekati Nadila lalu memeluk dan mencium kening Nadila dengan penuh kasih sayang.

" Mami Janji tidak akan membiarkan orang lain menyakiti Nadila.. siapa pun itu.. mami akan melindungi kamu dan cucu cucu mami. " Ucapnya lembut. .

Mendengar itu Nadila,hatinya menjadi hangat.

Pelukan hangat dari nyonya Masayu membuat Nadila teringat akan almarhumah ibunya.

Kini Nadila mendapatkan kasih sayang seorang ibu dari sosok nyonya Masayu.

.,

Nadila pun Mendongakkan kepalanya. Tatapannya tertuju pada Ardhana dan tuan Wirya.

" Baiklah,,, Dila akan ikut dengan kalian.. tapi berjanjilah tuan Ardana Senjaya.. saya tidak mau jika suatu hari nanti kamu menikah dengan orang lain" ucapnya tegas.

. sengaja Nadila mengatakan itu. Agar Nadila tidak hanya dijadikan sebagai ibu  dari si kembar tapi juga dijadikan sebagai nyonya muda keluarga Senjaya.

Dengan seperti itu Nadila bisa memakai nama besar Senjaya untuk membalas perbuatan keluarga al-Fatih nanti.

' baiklah seperti ini dulu. Sampai saat benar benar pulih. Dan saya bisa memakai nama besar Senjaya untuk aksi balas dendam ku nanti. " 

Monolog nya dalam hati.

" Alhamdulillah.. " ucap semua orang.

" Jadi siapa nama cucu cucu mami yang lucu ini ini Nadila?" Tanya nyonya Masayu mengalihkan pembicaraan mereka.

" Belum ada nama nyonya. Saya ingin dia yang memberi nama kepada darah dagingnya sendiri. " Ucap Nadila datar sambil menunjuk Ardhana.

Tuan Wirya pun mendekat ke arah box bayi tersebut. Dan berkata.

" Bagaimana kalau papi yang memberi nama kepada cucu cucu ku Ar?" Tuan Wirya bertanya pada anak dan calon menantu nya.

" Terserah papi Saja asal ibu dari si kembar setuju" ucap Ardana.

.

" Bagaimana mana Dila ?" Tanya nyonya Masayu.

.

" Saya hanya ingin ayahnya yang memberi nama tuan.  Tidak lebih karena saya ingin tuan Ardhana Senjaya bertanggung jawab dimulai dari sekarang " lagi lagi ucapnya berhasil membuat mereka tertampar. ..

" Baiklah kami semua setuju. " Ucap nyonya Masayu

" Ayo Pi, kita keluar. Berikan waktu kepada keduanya unutk saling terbuka " nyonya Masayu mengajak suaminya itu untuk keluar dari kamar inap Nadila. ..

" Ayo,, " tuan Wirya pun mengikuti langkah nyonya Masayu

,,,,,

.

Di tempat nyonya Yasmin

" Bagaimana,, apa yang kamu temukan selama kamu menyelidiki kasus itu" tanya nyonya Yasmin

"Semua bukti ada disini nyonya,," ucapnya lalu menyerahkan map kepada nyonya Yasmin.

" Kerja bagus.. nanti bonus mu akan saya transfer di nomor rekening mu. " Ucapnya sambil membaca fail yang ada di map  itu.

" Baik nyonya saya permisi dulu. " ..

" Pergilah.. "

Nyonya Yasmin membaca berkas yang dibawa oleh orang suruhan nya

*****..

Di kantor Inggrid

" Apa yang kamu lapor kan kali ini. ?" Tanya Inggrid Tanpa basa-basi

" Semua nya ada disini nyonya , silahkan di baca "

" Diantara kita tidak  ada perjanjian apapun.  Jadi saya harap kali ini kalian tidak mengecewakan saya, agar bayaran mu tidak merugikan.  " Ucapnya datar.

" Silahkan nyonya melihatnya. Semua sudah tertera di dalam kertas itu. " Ucapnya sambil menunduk...."

.l

" Bagus .. semuanya jelas dan lengkap.  Oh iya kamu juga terus awasi orang yang ada di dalam kamar rumah sakit , aku yakin pasti tuan Wirya menyembunyikan sesuatu yang tidak boleh diketahui, " ucapnya.

Orang itu hanya mengangguk sebagai tanggapan

" Bagus.,,, Saya puas dengan hasil pekerjaan mu, kamu boleh pergi,"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!