NovelToon NovelToon
RAHASIA CINTA EDMOND

RAHASIA CINTA EDMOND

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / One Night Stand / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:638.8k
Nilai: 4.6
Nama Author: Henny

Mahira Amalia Hamarung, tak menyangka Teddy akan meninggalkan dia saat Mahira justru telah menyerahkan kesuciannya pada pria itu. Dalam ketakutannya perbuatan mereka itu akan membuat Mahira hamil, Putri sahabat baiknya menghubungi Edmond Moreno. Pria yang dulu sangat mencintai Mahira. Edmond akhirnya bersedia menikahi Mahira sekalipun Mahira nantinya hamil. Pernikahan itu pun terjadi. Saat telah resmi menjadi istri Edmond, Mahira pun tahu masa lalu Edmond yang membuatnya terguncang. Ketika Mahira hampir menyerah, Teddy justru hadir kembali untuk mendapatkan kembali cinta Mahira. Bagaimana pernikahan itu akhirnya mendapatkan kebahagiaannya?
Ini sebuah cerita sederhana tentang memahami cinta yang sebenarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Henny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketemu Camer

Mahira berdiri dengan tangan yang sudah dibasahi oleh keringat dingin. Orang tua Edmond sebentar lagi akan tiba.

Edriges Moreno dan Rahel Mereno kini memasuki restoran tempat mereka akan makan bersama sebagai satu keluarga.

Frans yang ternyata mengenal Edriges langsung berdiri dan menyambut Pria asal Spanyol itu dengan ramah.

"Aku tak menyangka kalau Edmond adalah anakmu." ujar Frans.

Rahel menatap semua yang ada di ruangan makan itu. Di sana ada Mahira, Putri, Maya dan Merry. Ia mencoba menebak, mana diantara keempat gadis muda itu yang akan menjadi calon menantunya.

Mahira memejamkan matanya sebentar. Ia tahu kalau Rahel orangnya baik namun sangat pemilih menyangkut siapa yang akan menjadi bagian dalam keluarganya.

"Mommy, perkenalkan....."

"Wait....!" Rahel mengangkat tangannya. "Biar mommy tebak siapa yang telah membuat hatimu bergetar sehingga bisa menikah secepat ini " Rahel semakin mendekat. Menatap keempat gadis itu secara lekat.

Maya dan Merry tersenyum manis. Mereka yakin kalau Rahel akan menebak salah satu diantara mereka. Apalagi dandanan keduanya sangat glamor malam ini. Sedangkan Mahira hanya memakai sebuah gaun sederhana berwarna pink dan make up tipis di wajahnya. Rambutnya yang hitam sedikit bergelombang dibiarkannya tergerai. Putri sendiri pun menggunakan sebuah gaun berwarna hijau. Ia juga terlihat biasa saja.

Wanita cantik itu akhirnya tersenyum. Ia mendekati Mahira. "Kamu pasti bidadari yang telah membuat anakku jatuh cinta kan?"

Mahira tersenyum saat Rahel menyentuh pipinya dengan lembut.

"Bagaimana mommy bisa tahu?" tanya Edriges penasaran.

"Karena mata seorang ibu bisa melihat apa yang dilihat anaknya. Edmond sangat berbeda dengan Eduardo. Kalau Eduardo melihat gadis dari sisi penampilannya, tapi Edmond melihat gadis dari hatinya. Selamat datang di keluarga Moreno, nak." Rahel tanpa ragu langsung memeluk Mahira. Membuat Mahira bisa bernapas lega.

Oma Yohana tersenyum bangga sedangkan Wulan nampak kesal melihat kedua putrinya seperti tak dianggap.

Setelah melepaskan pelukannya, Rahel membuka tas tangannya. Ia mengambil sebuah kotak kecil dalam tas itu. Saat kotak itu di buka, ternyata itu adalah sebuah kalung emas dengan liontin berbentuk bunga tulip yang dilapisi dengan berlian. "Bunga tulip adalah lambang kekeluargaan, kebanggaan dan kehormatan. Kau akan menjadi menantu pertama di keluarga Moreno. Aku harus memberikan penghargaan ini padamu."

"Boleh Daddy yang memasangnya?" tanya Edriges.

"Tentu saja Daddy." jawab Rahel lalu menyerahkan kalung itu pada suaminya.

Edriges berdiri di belakang Mahira dan gadis itu mengangkat rambutnya. Kalung itu pun berhasil tersemat di leher jenjang Mahira.

"Bagaimana? kau suka?" tanya Rahel pada Mahira.

"Terima kasih, tante."

"Mengapa panggilnya tante? Mommy, kan besok sudah jadi menantu?"

Acara makan malam pun berjalan dengan sangat lancar. Edina, adik bungsu Edmond pun kelihatan bahagia.

Setelah makan malam selesai, orang tua dan adik Edmond pamit ke kamar mereka karena tubuh mereka lelah setelah melakukan perjalanan yang jauh. Apalagi Rahel yang masih dalam proses pemulihan.

Edmond dan Mahira mengantarkan oma Yohana sampai di kamarnya lalu keduanya keluar lagi.

Bersama Putri, mereka melihat bagian belakang hotel yang sementara di hias. Acara resepsi besok adalah pesta taman.

"Bagaimana menurutmu?"'tanya Edmond setelah Putri meninggalkan mereka berdua.

"Sangat cantik. Aku suka nuansa serba putih."

"Aku tahu kalau kamu suka warna putih. Aku pernah membaca data mu saat masih menjadi mahasiswa baru. Kau menulis bahwa suka semua yang bernuansa putih."

"Kakak masih ingat?"

Edmond meraih tangan Mahira dan menggenggamnya erat. "Sudah ku katakan padamu kalau rasa yang pernah aku miliki untukmu tak pernah hilang."

Mahira menatap mata Edmond. Ia berusaha menyakinkan dirinya bahwa ini benar.

"Mengapa kau mau menikah denganku, kak?"

"Karena aku ingin. Nggak ada alasan untuk meraih kebahagiaan."

"Apakah kau sebaik itu?"

Edmond tersenyum. Di sentuhnya dagu Mahira. "Apakah memang dari dulu kau sulit percaya padaku?"

"Bukan aku tak percaya tapi...."

"Sssst!" Edmond meletakan jari telunjuknya di bibir Mahira. "Aku tahu. Dari dulu kau selalu memandang diriku terlalu tinggi dan melihat dirimu terlalu rendah. Kau tak tahu bahwa cinta dapat menyatukan perbedaan dan jarak sosial yang tercipta."

Mahira tersenyum. Bukankah ia sangat beruntung? Bukankah ia begitu luar biasa mendapatkan semua ini dari lelaki sebaik Edmond Moreno?

"Terima kasih, Ed!"

Edmond mencium dahi Mahira. "Ayo aku antar kau ke kamarmu. Istirahatlah. Agar besok kita akan tampil prima. Jangan banyak pikiran lagi ya? Pikirkan saja kebahagiaan yang sudah ada di depan mata kita."

Mahira mengangguk. Keduanya melangkah bersama sambil bergandengan tangan menuju ke dalam hotel.

Saat Mahira sudah masuk ke kamarnya, ponsel Edmond berbunyi. "Hallo, ya? Ok. kerjakan saja seperti yang telah aku perintahkan kepada kalian. Selamat malam."

Sementara itu, Mahira yang sudah masuk ke kamar, segera ke kamar mandi untuk melakukan ritual pembersihan sebelum naik ke atas ranjang. Kemudian ia mengganti pakaiannya dengan piyama tidur lalu mengambil hp nya dari atas nakas untuk memeriksa pesan wa. Tadi di kantor, teman-teman mereka langsung heboh saat Putri membagikan undangan pernikahan Mahira. Mereka sangat penasaran siapa calon suami Mahira yang setahu mereka bernama Teddy namun kini berganti Edmond.

Saat Mahira membuka hp nya itu, ia terkejut melihat ada 52 kali panggilan tak terjawab dari nomor Teddy. Bukankah Teddy sudah memblokir nomornya? Lalu ada apa dengan dia?

Mahira perlahan turun dari ranjang dan menuju ke ruang tamu. Ia kembali menghubungi nomor Teddy. Panggilan itu tersambung namun tak diangkat.

Hati Mahira menjadi gelisah. Ia segera menelepon Putri.

"Put, kok Teddy menghubungi aku ya? Ada 52 kali panggilan tak terjawab."

"Buat apa dia menghubungi kamu? Sudah terlambat Mahira! Ingat besok kau akan menikah dengan Edmond."

"Tapi, Put. Aku penasaran mengapa sampai Teddy menghubungi aku. Aku sudah coba telp balik namun ia tak mengangkatnya."

"Tunggu aku!"

Kamar Putri hanya bersebelahan dengan kamar Mahira. Ia datang ke kamar Mahira.

"Teddy mungkin melihat postingan aku kemarin yang memposting undangan mu di Instagram ku. Aku kan dengan dia masih berteman di IG ku. Salah aku juga yang mempostingnya."

Mahira berjalan mondar-mandir. "Terus aku harus bagaimana?"

"Tenang Mahira! Memangnya jika Teddy sekarang berdiri di hadapanmu, kamu akan berlari dan memeluknya? Di mana otak sehatmu? Kau akan membuat keluargamu dan keluarga Moreno menjadi malu. Memangnya kau tak melihat bagaimana senangnya orang tua Edmond saat melihatmu? Bisa-bisa oma langsung mati karena ulah mu."

Mahira menggelengkan kepalanya. "Jangan bicara seperti itu, Put."

"Itu akan terjadi jika kau menuruti otakmu yang sudah mulai gila itu. Sekarang berikan ponselmu padaku.!"

"Kenapa?"

Putri merampas ponsel Mahira dari tangannya. "Akan lebih baik jika benda ini ada denganku." Putri sengaja mematikan ponselnya itu. "Ini akan ku berikan padamu ketika kamu sudah menikah dengan Edmond."

"Tapi, Put!"

Putri menepiskan tangan Mahira yang akan mengambil kembali ponselnya. "Jangan membuang lelaki baik yang sudah siap bertanggungjawab untuk hidupmu!"

Mahira terdiam mendengar perkataan Putri. Setelah itu Putri menuntunnya kembali ke tempat tidur.

"Tidurlah yang nyenyak. Besok kebahagiaanmu akan di mulai. Aku percaya kalau kau pasti bahagia bersama Edmond." Lalu Putri mematikan lampu kamar. Ia meninggalkan kamar Mahira sambil memasukan hp sahabatnya itu ke dalam kantong piyamanya. Begitu ia membuka pintu, Edmond sudah menunggu di sana.

"Bagaimana dia?"

"Sudah tidur, Ed. Ini hp nya. Sebaiknya kau saja yang menyimpannya. Nanti besok setelah pernikahan kalian selesai, baru kau berikan pada Mahira."

Edmond nampak bernapas lega. "Terima kasih ya, Put."

"Sama-sama. Maaf kalau aku menghubungimu tadi. Aku sebenarnya sedikit panik jika Mahira berhasil menghubungi Teddy lagi. Bagaimana pun mereka 4 tahun bersama. Bukan persoalan mudah untuk melupakannya begitu saja."

"Aku takut kalau Mahira sampai berubah pikiran."

"Sahabatku itu memang mencintai Teddy namun dia tak mungkin membuat keluarganya menjadi malu. Selamat malam." Putri segera masuk ke kamarnya. Edmond menatap ke arah pintu kamar Mahira. Ia sangat ketakutan saat Putri memberitahukan kepadanya kalau Teddy menghubungi Mahira lagi. Untung saja saat makan malam tadi, Mahira meninggalkan hp nya di dalam kamar.

Edmond pun segera masuk ke dalam lift untuk kembali ke kamarnya.

**************

Oma Yohana tak dapat menahan air matanya saat melihat cucunya sudah mengenakan gaun pengantinnya.

"Nak, oma sangat bahagia. Akhirnya hari pernikahanmu tiba."

Mahira menatap omanya. Aku melakukan semua ini agar Oma tak kecewa denganku. Semoga Tuhan memberikan oma umur panjang. Batin Mahira.

Putri masuk. "Edmond dan keluarganya sudah berangkat ke gereja. Sekarang giliran mu untuk pergi. Ayo!" ajak Putri. Mahira mengangguk. Ia mengambil bunga tangannya sedangkan Putri berdiri di belakang kursi roda oma. Ia pun mendorong kursi roda oma secara perlahan dan Mahira berjalan di belakangnya.

Goodbye Teddy!

**************

Hallo semua......

semoga semakin suka dengan cerita ini

.

1
pipi gemoy
✌🏼
pipi gemoy
👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼☕🙏🏼
pipi gemoy
🌹
pipi gemoy
definisi orang yang sudah di tolong, membalas dengan menghancurkan keluarga Ed Ed ....ckckck👻
emang ratu setan si muna.....😤👻
pipi gemoy
welcome baby girl 🌹
pipi gemoy
ini karakter cwo nya kuat banget
good Ed 👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
pipi gemoy
Edmond paket komplit 🌹👻
pipi gemoy
hadir Thor ☝🏼
pipi gemoy: bukan suka lagi Thor tapi fans 🤩
total 2 replies
Novi
semuanya Novel emak the best pokokx
Gia Gigin
Mahira beruntung karena Ed nggak berubah
Gia Gigin
Edmund 😍😍😘
Gia Gigin
Edmond benar"tulus ke Maira
Gia Gigin
Wow Mahira jadi icaran cewok famous
Gia Gigin
Untuk yg ke dua kalinya 😍
Enny Olivia: terima kasih ya
total 1 replies
dream
salah paham mulu...
dream
Ra.... masa gak ada maaf, biar gitu, dia yg nolong kamu dr aib n hidup terhina
dream
kalo loe tau yg bunuh edwina si ica, matiin ya perempuan itu psikopat gila si monalisa
dream
ibu penulis, sedikit masukkan, kl pasien keguguran bukan di anorsi, tapi di kuret, agar bersih tidak ada jaringan yg tertinggal, walau dunia halu, tetep harus seimbang dgn realita🙏
Enny Olivia: iya. terima kasih
total 1 replies
Shifa Burhan
keegoisan2 wanita dalam berfikir dan dalam berkarya
1*istri tidak percaya suami, suami salah karena tidak bisa jaga perasaan istri
*suami tidak percaya istri, suami tetap salah karena hubungan harus dilandasi kepercayaan

2*PEBINOR, lelaki lain yang menyukai istri, cintanya tulus, tidak boleh dihukum apapun kesalahannya, harus berakhir bahagia
*PELAKOR, wanita lain yang menyukai suami, cinta obsesi, jalang, harus dibinasakan

3*istri buat salah, jangan dibesarkan, harus langsung dimaafkan
*suami buat salah, tidak boleh langsung dimaafkan, suami harus dibuat mengemis dan berjuang dulu

4*intraksi istri dengan lelaki lain, tidak masalah, itu hanya intraksi biasa
*intraksi suami dengan wanita lain, menjijikan, laknat

5*istri tidak Terima masa lalu suami, itu wajar, suami harus membuktikan diri
*suami tidak Terima masa lalu istri, kesalahan besar, hubungan harus saling menerima keadaan masing2

6*istri berbohong pada suami, biasa saja jangan terlalu dimasalahkan
*suami berbohong pada istri, kesalahan besar, hubungan harus saling jujur

dan ini semua ada dinovel ini dan mirisnya author selalu membela mahira dan selalu membiarkan kesalahan mahira dan selalu membiarkan kesalahan teddy (PEBINOR) tapi author membesar2kan kesalahan edmond dan edmond selalu salah dan dibuat menebus kesalahannya, mengemis cinta dan berjuang, dan pelakor dilalnat dan dibinasakan

dimana keadilan kalau sudah begini????? miris
Enny Olivia: terima kasih atas kritikannya
total 1 replies
sri uniarti sri uniartati
suka dengan karyamu thor 😍
Enny Olivia: makasi ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!