Tanda tangani ini, dan semua hutangmu dianggap lunas," ucap Minghua Zhang sambil melemparkan kontrak pernikahan ke atas meja yang penuh puntung rokok. Chen Song menatap angka di kertas itu, lalu menatap wajah dingin Luna di pojok ruangan. Baginya, ini bukan pernikahan, ini adalah tiket keluar dari neraka—yang tanpa ia sadari, justru akan membawanya ke neraka jenis baru.
Chen Song adalah seorang pria dari kelas menengah ke bawah yang memiliki kecanduan judi yang parah. Dalam sebuah permainan berisiko tinggi di kasino bawah tanah, ia kehilangan segalanya. Ternyata, lawan mainnya adalah seorang kolektor hutang kejam yang bekerja untuk relasi bisnis keluarga Zhang. Chen Song berhutang dalam jumlah yang mustahil ia bayar miliaran yuan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon richard ariadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
dunia sekuler
Berdirinya Eternal abadi Group di jantung Bhurut Sarenteng menjadi titik balik bersejarah bagi negara yang selama ini dikoyak peperangan tersebut. Dibawah kepemimpinan Presiden Bo Fakyu, Bhurut Sarenteng adalah negara yang lelah dengan konflik, di mana garis antara pemerintah sekuler dan dunia kultivator sangat kaku dan dingin.
Dahulu, para jenderal perang di Bhurut Sarenteng sering menggunakan jasa kultivator untuk saling bantai, yang menyebabkan kerusakan lingkungan masif. Karena kehancuran itu, dibuatlah Traktat Sarenteng.
Dunia Sekuler Diperintah oleh Presiden Bo Fakyu dengan hukum sipil dan militer biasa.
Dunia Kultivasi Diatur oleh Asosiasi Seni Bela Diri, tersembunyi di gunung-gunung dan dimensi rahasia.
Presiden Bo Fakyu adalah pemimpin yang pragmatis. Ia tidak peduli pada ilmu hitam atau energi batin, selama pajak dibayar dan ketertiban umum terjaga. Namun, kehadiran Chen Song dan Luna mulai mengaburkan garis tersebut.
Melihat pertumbuhan ekonomi Eternal Song Group yang meroket, Presiden Bo Fakyu mengundang Luna dan Chen Song ke istana kepresidenan. Ia ingin memastikan bahwa "raksasa" baru ini tidak akan memulai perang saudara lagi.
Presiden Bo Fakyu "Nyonya Luna, Tuan Chen... Negara ini sudah cukup berdarah. Aku tidak peduli kalian punya kekuatan dewa atau iblis, tapi jika kalian membawa kekacauan ke jalanan Bhurut Sarenteng, aku akan menggunakan seluruh kekuatan militer sekuler untuk menghancurkan bisnis kalian. Apakah kita paham?"
Luna tersenyum tenang, sementara Chen Song hanya berdiri diam, auranya membuat para pengawal elit kepresidenan merasa lutut mereka lemas.
Luna memberikan dokumen kerjasama yang tidak bisa ditolak oleh Bo Fakyu:
Investasi Infrastruktur Luna akan membangun kembali kota-kota yang hancur akibat perang lama.
Teknologi Pertahanan Luna menawarkan sistem radar yang bisa mendeteksi pergerakan kultivator liar yang mencoba masuk ke kota tanpa izin.
Janji Netralitas Luna menjamin bahwa selama pemerintah tidak mencampuri urusan internal keluarga Song, mereka akan menjaga stabilitas ekonomi Bhurut Sarenteng.
Langkah Luna dan Chen Song menempatkan mereka di posisi yang sangat berbahaya:
Dicurigai Asosiasi Mereka dianggap terlalu dekat dengan pemerintah sekuler, yang bisa memicu kecemburuan para ketua sekte lama.
Dicurigai Militer Para jenderal di bawah Bo Fakyu merasa terancam karena senjata api mereka tidak berguna melawan kecepatan Chen Song.
Kini, Luna dan Chen Song hidup di antara dua dunia. Mereka adalah taipan bisnis yang dihormati di bawah hukum Bo Fakyu, namun mereka juga penguasa bayangan yang ditakuti di dunia persilatan.
Chen Song "Bo Fakyu pikir dia memegang kendali atas negara ini. Dia tidak tahu bahwa aku bisa memutus jalur napas setiap prajuritnya dalam satu petikan jari. Tapi demi ketenanganmu, Luna... aku akan membiarkannya merasa menjadi raja sedikit lebih lama."
Perekonomian di Bhurut Sarenteng kini memasuki fase yang sangat berbahaya. Keberhasilan Eternal abadi Group yang terlalu cepat memicu kecemburuan para taipan lama yang selama ini menguasai negara.
Karena mereka tahu tidak bisa melawan Luna Zhang melalui hukum legal atau kekuatan militer Presiden Bo Fakyu, para pesaing ini mulai bermain di zona abu-abu: Menyewa Kultivator Bayaran.
Tiga perusahaan terbesar di Bhurut Sarenteng—United Steel, Sarenteng Oil, dan Giri Finance—secara rahasia membentuk aliansi untuk menjatuhkan Luna. Mereka mengalokasikan dana triliunan untuk menyewa Kultivator Liar (Rogue Cultivators) yang tidak terikat pada aturan Asosiasi Seni Bela Diri.
Modus Operandi Para kultivator ini menyamar menjadi pengawal pribadi (bodyguard) berpakaian setelan jas hitam, namun di balik pakaian mereka, mereka membawa senjata yang telah diperkuat energi (Qi) dan teknik pembunuhan senyap.
Sabotase Bisnis Mereka tidak menyerang Luna secara langsung, melainkan menghancurkan gudang-gudang logistik, memutus jalur distribusi giok, dan mengintimidasi para pemegang saham Eternal Song Group.
Suatu malam, saat Luna mengadakan pertemuan dengan para investor di gedung barunya, tiga pengawal dari perusahaan saingan mencoba melakukan infiltrasi. Mereka menggunakan teknik "Langkah Tanpa Jejak" untuk melewati sensor keamanan elektronik.
Namun, saat mereka baru sampai di pintu ruang rapat, mereka mendapati Chen Song sudah berdiri di sana, sedang menikmati secangkir teh dalam kegelapan.
Chen Song "Kalian membawa hawa busuk ke gedung istriku. Apakah majikan kalian tidak memberitahu bahwa tempat ini adalah wilayah terlarang bagi tikus-tikus seperti kalian?"
Luna tidak tinggal diam. Ia menggunakan kekayaan dan kecerdasannya untuk melawan balik tanpa harus meneteskan darah di depan publik:
Penyaring Energi (Qi-Scanner) Luna memasang teknologi baru di setiap pintu masuk perusahaannya yang menggabungkan sensor infra-merah dengan kristal pendeteksi energi. Siapa pun yang memiliki aliran Qi di atas manusia normal akan langsung terdeteksi dan dikunci dalam ruang vakum.
Kontra-Bayaran Luna tidak menyewa tentara bayaran, melainkan menggunakan kerabat keluarga Zhang yang telah ia "saring" dan beri pelatihan dasar kultivasi untuk menjadi intelijen domestik.
Situasi ini membuat Presiden Bo Fakyu mulai gerah. Ia melihat banyak "kecelakaan" aneh terjadi di perusahaan-perusahaan besar—seperti gedung yang tiba-tiba beku atau mesin pabrik yang meleleh tanpa api.
Ia memanggil para pimpinan perusahaan saingan dan Luna ke istana.
Presiden Bo Fakyu "Aku tahu apa yang kalian lakukan. Kalian membawa 'orang-orang gunung' itu ke kota. Jika perang kultivator pecah di jalanan ibu kota, aku akan menyita semua aset kalian tanpa pengecualian!"
Luna berbisik kepada Chen Song malam itu, "Song, jika kita membiarkan tikus-tikus ini terus berkeliaran, bisnis kita akan terganggu. Kita perlu memberi mereka pelajaran bahwa uang mereka tidak bisa membeli keselamatan dari kita."
Chen Song tersenyum dingin. Ia sudah menyiapkan "Daftar Hitam". Setiap kultivator bayaran yang berani menginjakkan kaki di wilayah mereka akan menghilang secara misterius, hanya menyisakan lencana perusahaan majikan mereka di meja kantor sang CEO keesokan harinya.