NovelToon NovelToon
Tertembak Cinta Nona Gangster

Tertembak Cinta Nona Gangster

Status: sedang berlangsung
Genre:Mata-mata/Agen / Bad girl / Preman / Persaingan Mafia
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: Miss_Dew

Zavian Hersa mengira jalannya menuju keseriusan cinta dengan Grace akan semulus adiknya. Namun, realitas menghantam keras. Perbedaan status yang mencolok antara putra mahkota Hersa Group dan wakil ketua Gangster Blackrats menciptakan jurang yang lebar. Zavian, yang dihantui ketakutan kehilangan Grace seperti saat ia hampir kehilangan Nalea, berubah menjadi pria yang sangat posesif. Ia mencoba "menjinakkan" Grace dengan kemewahan dan perlindungan ketat, namun bagi Grace, perlindungan itu adalah penjara.

Kekosongan kepemimpinan sementara di Blackrats setelah Nalea fokus pada pendidikannya memicu gejolak di dunia bawah. Musuh-musuh lama dan baru mulai mengincar kekuasaan Blackrats. Teror silih berganti menghantui, mulai dari sabetan senjata tajam, pertumpahan darah, hingga pengorbanan nyawa.


Akankah cinta mereka bertahan di tengah pertumpahan darah dan tuntutan status sosial, ataukah mereka memilih jalan masing-masing dan merelakan cinta sejatinya?

NB: JANGAN SALFOK COVERNYA YAA😂

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss_Dew, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertarungan

"Apa kalian benar-benar tidak tahu siapa saya?" Zavian menepis tangan Codet dengan kasar.

"Memangnya Anda siapa? Anak presiden? Anak gubernur? Apa jangan-jangan Anda sendiri presidennya? Hahahaha!" tawa Codet dan anak buahnya menggelegar menghina.

"Saya Zavian Hersa, kakak kandung dari Nalea, pemimpin Blackrats. Apa kalian tidak tahu apa itu gangster Blackrats?" ucap Zavian dengan nada penuh kebanggaan.

Mendengar nama Blackrats, Mamat, Bedog, dan Decco sedikit gentar. Siapa yang tidak tahu kelompok itu? Nama Blackrats adalah momok di dunia bawah. Decco bahkan berbisik pada Codet, "Bos, mending kita cabut. Kalau beneran dia kakaknya Madam Nalea, kita habis."

Namun Codet justru tertawa sinis. "Blackrats? Madam anak asuh Jojo? Hahaha! Aku tidak takut. Dan..." Codet berjalan berkeliling melihat Zavian dari atas hingga bawah. "Anda kakaknya? Hahaha! Anda mencoba berbohong pada saya? Mana mungkin pimpinan gangster memiliki kakak tuan muda yang bersih dan rapi seperti Anda. Kalau mengarang yang realistis, Bos!"

"Sebentar lagi anggota Blackrats akan datang ke sini. Sebaiknya kalian pergi sekarang sebelum kalian menyesal!" bentak Zavian lagi.

"Banyak bacot!"

BUGH!

Zavian berhasil menahan lengan Codet yang hendak memukul wajahnya. Namun, Zavian yang tidak memiliki dasar bela diri merasakan lengannya sakit luar biasa, seperti dihantam besi.

BUGH!

Codet menggunakan tangan satunya untuk menghantam perut Zavian dengan sangat keras. Zavian tak mampu menghindar. Tubuhnya tertekuk, rasa mual dan nyeri luar biasa seketika menyerang ulu hatinya.

"Ugh..." Zavian tersungkur ke lantai.

"Hajar dia! Dan hancurkan sisa barang yang ada!" perintah Codet beringas.

Bedog dan Decco mulai menyeret staf pemasaran lainnya, sementara Mamat menendang punggung Zavian yang sedang berusaha bangun. Zavian mencoba melawan, ia memukul asal, namun tak satu pun serangannya mengenai sasaran. Sebaliknya, ia justru menjadi bulan-bulanan para preman itu. Tubuhnya nyaris babak belur, sudut bibirnya pecah mengeluarkan darah.

Saat Codet hendak menghantamkan sebuah vas bunga besar ke kepala Zavian, sebuah suara melengking menghentikan segalanya.

"Beraninya kalian kutu busuk berbuat onar! Sudah bosan hidup, hah!"

Seorang gadis dengan rambut di kuncir kuda, mengenakan jaket kulit hitam yang sangat dikenal oleh dunia bawah, berdiri di pintu dengan napas memburu. Di tangannya, sebuah tongkat baseball berbahan logam berkilau dingin.

Wajahnya pucat karena demam, namun sorot matanya memancarkan amarah yang bisa membakar seluruh gedung itu.

"Grace..." bisik Zavian lemah dari lantai, menatap sosok wanita yang seharusnya sedang berada di pelabuhan menurut cerita Nalea.

Grace tidak melihat ke arah Zavian. Matanya terkunci pada Codet. Ia mencengkeram erat tongkat baseball-nya. "Kalian menyentuh miliku... itu berarti kalian memilih mati."

Codet menyeringai, meski ada keraguan di matanya. "Jadi ini kekasih tuan muda ini? Cantik juga—"

SRAK!

Belum sempat Codet menyelesaikan kalimatnya, Grace sudah melesat maju. Tongkat baseball-nya berdesing di udara, siap menghancurkan apa pun yang menghalangi jalannya.

Suasana di dalam kantor yang tadinya penuh dengan suara barang pecah, mendadak berubah menjadi arena eksekusi. Grace bergerak seperti bayangan hitam yang haus darah. Begitu ia melangkah masuk, ia tidak memberikan kesempatan bagi Codet untuk membela diri.

WHUUT—TAK!

Tongkat baseball logam di tangannya menghantam betis Codet dengan kekuatan penuh. Bunyi tulang yang retak terdengar mengerikan, disusul teriakan melengking dari pria berwajah parut itu. Namun, Grace belum selesai.

BUGH! BRAK! DUGH!

Setiap hantaman tongkatnya mendarat di titik-titik vital; tulang belakang, pundak, dan betis. Suaranya ritmis, seperti genderang perang yang menuntut nyawa. Codet tersungkur, berguling di lantai sambil mengerang kesakitan.

"Grace, sudah! Cukup! Nanti dia bisa mati!" teriak Zavian dengan suara parau. Ia mencoba berdiri meski perutnya masih terasa mual luar biasa.

Dua anak buah Codet, Mamat dan Bedog, sudah berlutut dengan wajah pucat pasi. "Boss, ampun Boss! Maafkan kami! Kami sudah bilang ke Codet tadi untuk tidak macam-macam, tapi dia keras kepala!"

Grace mengatur napasnya yang memburu. Matanya yang merah menoleh ke arah dua anak buah yang ia bawa dari Blackrats. Ia hanya memberikan kode singkat dengan dagunya. Tanpa perintah verbal, kedua anggota Blackrats itu menyeret Mamat dan Bedog, lalu menghantam ulu hati mereka masing-masing dua kali dengan pukulan profesional.

"Uhuk! Ampun, Boss... kami janji tidak akan pernah menginjakkan kaki di wilayah ini lagi!" ratap mereka sambil memegangi perut.

Codet, yang masih berusaha mempertahankan sisa-sisa harga dirinya meski sudah babak belur, meludah ke samping. "Dasar pengecut! CUIH! Nyali kalian cuma seujung kuku!"

Grace menoleh perlahan, tatapannya sedingin es. "Eh, masih bisa bicara kamu, hah?"

PLAK! BUGH!

Grace menendang wajah Codet dengan ujung sepatu boot-nya yang keras. Kepala Codet terhentak ke lantai.

"Grace, aku bilang cukup! Kamu ingin dia mati di sini?!" Zavian akhirnya berhasil meraih lengan Grace, menahannya dengan sisa tenaga yang ada. Pipinya yang bengkak membuat bicaranya sedikit tidak jelas.

Codet terkekeh jahat, mulutnya penuh darah. "Hahaha... bunuh saja, Sundal! Apa kamu berani? Lihat... pria kesayanganmu bahkan sudah ketakutan melihat betapa kasarnya kamu. Kamu itu monster, bukan wanita!"

Rahang Grace mengeras. Namun, melihat Zavian yang bersusah payah berdiri di sampingnya, ia melunakkan sedikit cengkeramannya pada tongkat baseball. Ia membantu Zavian duduk di sebuah kursi yang masih utuh.

"Kamu itu wanita, Grace... tidak baik kasar seperti itu. Kamu punya anak buah, tidak seharusnya kamu membuang tenaga untuk menghajar sampah masyarakat seperti mereka," bisik Zavian. Tangannya yang gemetar mengelus tangan Grace yang kasar dan kapalan, tangan yang baru saja hampir mematahkan leher orang.

Grace tertegun sejenak. Ia menyentuh sudut bibir Zavian yang sobek dan mengeluarkan darah. "Abang yang terlalu lembek," gumamnya pelan, namun matanya memancarkan rasa bersalah yang dalam.

Di sudut ruangan, Codet berusaha bangkit. Tulang-tulangnya mungkin retak di beberapa bagian, tapi harga dirinya sebagai penguasa wilayah itu tidak membiarkannya menyerah begitu saja.

"Jadi, kamu pimpinan Blackrats yang sekarang? Mana Madam kalian yang sombong itu? Hah?" Codet berteriak serak. "Kamu cuma berani menyerangku dengan alat! Kalau melawan dengan tangan kosong, pasti kamu sudah sujud di kakiku! Dasar wanita arogan, kamu pasti akan merintih di bawah kungkunganku jika kita adu otot di ranjang!"

"KAU...!" Zavian hendak menerjang, namun Grace menyingkirkan cekalan tangan Zavian dengan kasar.

Kilatan amarah yang lebih besar dari sebelumnya kini meledak di mata Grace. Penghinaan itu bukan hanya untuknya, tapi juga merendahkan martabat Blackrats dan Madam Nalea.

"Ingin adu kekuatan tangan kosong?" Grace melempar tongkat baseball-nya ke lantai hingga menimbulkan dentang nyaring. "Sini... kita sparing di luar. Jangan kotori kantor ini dengan darahmu."

Codet menyeringai licik. "Ingat, jika kamu kalah, bersiaplah malam ini kamu menjadi mainanku!"

"BACOT!"

1
Tiara Bella
kasian Grace....semoga bang zavian segera tw ya....
❤️⃟WᵃfRahma 💋🅚🅙🅢👻
maka nya kalo kesel tuh jangan mabuk²an sekarang akibat nya jadi fatal banget buat orang lain 😒
❤️⃟WᵃfRahma 💋🅚🅙🅢👻
aduh siap² aja kalo disitu ada cctv pasti kamu udah menyesal berat Andreas 😒,untung aja Miller datang kalo gak?
❤️⃟WᵃfRahma 💋🅚🅙🅢👻
saking cantiknya Grace sampai dikira kalo Grace itu keturunan konglomerat,tapi siapa tau bener loh 🤔
❤️⃟WᵃfRahma 💋🅚🅙🅢👻
hati² loh Vian nanti cemburu lagi liat kedekatan Grace sama andreas
❤️⃟WᵃfRahma 💋🅚🅙🅢👻
wkwkw panik gak kalian para tikus got enak aja mau mempermainkan Grace padahal dibelakang Grace masih ada zavian 😼
❤️⃟WᵃfRahma 💋🅚🅙🅢👻
Panik gak kau Hendry orang jelas² Grace itu bukan cuma sekedar pengawal biasa 😹
❤️⃟WᵃfRahma 💋🅚🅙🅢👻
modyar aee si gio ini mana ada paman yang menginginkan nyawa ponakan nya sendiri cuma gara² posisi pemimpin dan harta 😒
❤️⃟WᵃfRahma 💋🅚🅙🅢👻
kalo insting si Grace gak kuat pasti si Andreas udah ketusuk gara² penyamar 😏
❤️⃟WᵃfRahma 💋🅚🅙🅢👻
hmm apakah jangan² selama ini Grace bukan yatim piatu ?🤔
❤️⃟WᵃfRahma 💋🅚🅙🅢👻
waduh² ada saingan baru ni 😼,ayo zavian balik cepetan nanti malah diambil loh si Grace
❤️⃟Wᵃf🤎Vella☘𝓡𝓳●⑅⃝ᷟ◌ͩѕ⍣⃝✰
karena kamu sedang mabuk berat makanya tidak sadar
❤️⃟Wᵃf🤎Vella☘𝓡𝓳●⑅⃝ᷟ◌ͩѕ⍣⃝✰
aduh benar2 hilang kendali, kasian juga grace harusnya istirahat malah mendapatkan perlakuan yang membuat nya terluka
❤️⃟Wᵃf🤎Vella☘𝓡𝓳●⑅⃝ᷟ◌ͩѕ⍣⃝✰
memang benar tapi grace punya tanggung jawab yang besar jadi tidak bisa berdiam diri hanya untuk istirahat
❤️⃟Wᵃf🤎Vella☘𝓡𝓳●⑅⃝ᷟ◌ͩѕ⍣⃝✰
waw Zavian sudah kuat sekarang ya sudah sebanding sama grace
❤️⃟Wᵃf🤎Vella☘𝓡𝓳●⑅⃝ᷟ◌ͩѕ⍣⃝✰
aduh grace kasian sekali kamu, pasti tersiksa dengan luka itu
❤️⃟Wᵃf🤎Vella☘𝓡𝓳●⑅⃝ᷟ◌ͩѕ⍣⃝✰
eya panik eya gagal deh dpat uang cuma2 karena ada grace
❤️⃟Wᵃf🤎Vella☘𝓡𝓳●⑅⃝ᷟ◌ͩѕ⍣⃝✰
silahkan saja turun tangan sendiri gimana menghadapi blackrats biar kena pukulannya grace. jangan marah2 aja bisanya
❤️⃟Wᵃf🤎Vella☘𝓡𝓳●⑅⃝ᷟ◌ͩѕ⍣⃝✰
bilang aja mau deket2 sama grace. tapi memang benar sih grace punya insting yang bagus dn lebih waspada
❤️⃟Wᵃf🤎Vella☘𝓡𝓳●⑅⃝ᷟ◌ͩѕ⍣⃝✰
lagian kenapa gk langsung pulang aja tadi. malah keliling dulu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!