"Rania apa yang kamu lakukan di kamar berdua'an dengan papa kamu" teriak Ririn.
"ini tidak seperti yang bunda pikiran. om haikal yang memaksa aku masuk kamar bunda" Rania ketakutan.
"bohong itu sayang, anakmu ini yang goda mas" haikal memfitnah Rania.
plak
"kurang ajar kamu Rania.. berani banget goda suami bunda.. mending sekarang kamu pergi dari sini!! biar kamu tinggal dengan ayahmu saja" Rania di usir sama Ririn dari rumah nya.
Rania azura rinjani, gadis 16 tahun yang harus menjalani hidup sengsara semenjak kedua orang tuanya memilih berpisah dan mempunyai keluarga baru.
Rania dia abaikan oleh kedua orang tuanya dan lebih perhatian dengan keluarga barunya.. baik rumah ayah maupun bunda nya seperti neraka baginya.
"Tuhan gue harus kemana ini.. pulang ke rumah ayah gue pasti di siksa habis-habisan sama istri baru ayah.. menetap di sini pun tidak aman karena suami bunda yang bajingan itu pasti kembali melecehkan gue" Rania menangis di kamar.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ariyanteekk09, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 19
1 minggu berlalu, sinta sudah pulang dari rumah sakit.. Dia sangat kecewa sama Raihan yang tidak datang menjenguk nya.
"Masak mas gak punya waktu untuk jenguk aku loh! Padahal kita baru kehilangan anak kita" omel sinta.
"Ya gimana dong, mas pulang nya sangat larut tiap hari dari kantor.. Yang penting kamu baik-baik aja kan" ucap Raihan.
"Sumpah gue gedek banget sama si tua bangka ini. Sudah saatnya mas meninggalkan dunia ini" batin sinta.
Raihan merasa ada yang aneh di rumah nya, masih jam 7 malam tapi tidak ada satupun pelayan di rumah utama. Mbok darmi pun tidak kelihatan sama sekali.
"Mas cari siapa" tanya sinta.
"Pada kemana orang-orang, rumah kok sepi begini".
"Ya di Faviliun belakang lah.. Kalau Rania di kamar nya begitu pun dengan jihan".
" ohh".
"Jelas lah para pelayan tidak kelihatan, aku dan jihan sudah kasih mereka obat tidur. Karena sebentar lagi mas dan Rania akan tiada" batin sinta.
Surya dan baron sudah menunggu di salah satu kamar, mereka tinggal nunggu aba-aba dari sinta untuk keluar.
"Surya kapan kita keluar ini, saya masih banyak kerjaan" ucap baron.
Barunya tidak berani lama-lama di luar karena takut Kevin tahu dimana dia sekarang.. Kalau Kevin sampai menemukan nya bisa-bisa nyawanya langsung melayang.
Tiba-tiba lampu mati, ini bagian dari rencana sinta dan surya.. Raihan mencari hpnya tapi dia langsung di bius oleh seseorang.
"Cepat bawa si tua bangka ini ke ruangan yang telah kita siapkan.. Kini tinggal giliran Rania" ucap sinta.
Anak buah baron langsung menyeret Raihan yang tidak sadar kan diri itu kemudian mengikat nya di kursi.
"Nona muda silahkan keluar dari kamar, mereka sudah menjalankan rencananya dan ayah Nona muda sudah mereka ikat di gudang" ucap salah satu mafios dari telpon.
Rania pun keluar dari kamar, dia pura-pura ingin cari lilin di dapur. Baru membuka pintu kamar surya langsung Membiusnya dan menggendong nya ke gudang.
Setelah kedua target sudah mereka tangkap. Lampu rumah pun kembali menyala.. Kini baik sinta dan jihan sudah berada di gudang menunggu anak dan bapak itu sadar..
"Aku sudah tidak sabar hidup bergelimang harta lagi mah.. Aku bisa sepuasnya berfoya-foya" ujar jihan.
"Mama juga sayang.. Sebentar lagi semua harta mas Raihan jadi milik ku dan mas surya jadi CEO di perusahaan mas Raihan " mereka sudah berandai-andai.
Surya sudah membayangkan dirinya jadi CEO di perusahaan besar itu.. Dia akan menjual perusahaan nya yang mau bangkrut itu.
_____
Raihan sudah sadar dan dirinya terikat di kursi, Rania pun di ingat dan belum sadar. Raihan melihat sinta, jihan dan surya ada di gudang dan orang yang Raihan tidak kenal.
"sinta apa yang mau kamu lakukan pada mas dan Rania.. lepaskan gak" desis Raihan.
"mas sudah sadar ya,, mas tahu aku mau lakukan apa?? aku mau mas dan anak sialan mas itu pergi untuk selamanya dari dunia ini" jawab sinta.
"dan kami mau menyiksa Rania dulu di depan ayah supaya dia mau menyerahkan semua harta nya sama aku dan mama tapi sebelum itu aku mau pukul kaki ayah pakai tongkat ini dulu" jihan mengambil tongkat itu dan langsung memukul kaki Raihan.
Raihan menjerit kesakitan,jihan terus memukul kedua kakinya Raihan.
"ini akibatnya ayah memukul aku berapa minggu yang lalu.., mamah suruh anak buah pak baron memperkosanya Rania di depan ayah, aku mau dia merasakan apa yang aku rasakan" marah jihan.
"jangan pernah kalian menyentuh putri ku" teriak rehan.
Kami tidak akan pernah mendengar perkataan mu Raihan. Putri mu ini harus menerima balasan dari jihan dan mamanya karena perbuatan nyaa. Apalagi anakmu ini dengan sengaja membunuh anak kami yang masih dalam kandungan" ucap surya.
"Kok mas surya kasih tahu sih, ketahuan dong rahasia kita selama ini.
"Gak apa-apa sayang. Lagi pulaa kan sebentar lagi Raihan mati. Biar dia membawa kesedihan nya sampai ke kubur nya" ucap surya.
Semua orang yang ada di sana tertawa mendengar perkataan surya itu. Jihan melihat muka bapak tirinya itu biasa aja.
"Tertawa lah sepuasnya,, saya dan anak saya tidak bisa kalian buat sampai mati.. Saya sudah tahu tentang perselingkuhan kalian kok" ucap Raihan.
Sinta langsung berhenti ketawa, ternyata suaminya itu sudah tahu dirinya selingkuh. Pantes Raihan berubah pada nya berapa bulan ini..
"Sudah kan drama nya, saya sudah tidak sabar menikmati tubuh gadis cantik ini.. Sayang banget kalau tidak di cobain sebelum dia mati" ucap baron.
Baron pun menuju Rania, gadis itu sebenarnya udah sadar dari berapa menit yang lalu.
Rania menendang perut baron sampai baron terpental jauh..
"Ternyata lo juga sudah sadar Rania. Selamat datang di sini dan sebentar lagi lo akan mati!! "Ucap jihan.
"Yakin banget lo kalau gue akan di bunuh, mereka semua tidak akan bisa menyentuh gue" ujar Rania dengan santai.
"Mau mati aja, lo masih sombong sialan".
" berisik lo.. Beraninya main keroyokan aja. Apalagi sampe minta bantuan sama si pecundang ini".
"Wah punya nyali juga gadis ini.. Aku sudah tidak sabar menikmati tubuhnya yang harum ini".
"Jangan mimpi kamu.. Kalian semua silahkan masuk" teriak Rania.
"Hahahha percuma lo minta bantuan Rania.. Tidak ada yang akan nolong lo. Cepat tanda tangani berkas ini" suruh jihan.
"Mata lo buta, gimana gue mau tanda tangan kalau tangan gue masih di ikat" kata Rania.
Dengan polosnya jihan membuka ikatan yang ada di tangan Rania.. Setelah terbebas Rania langsung memukul jihan sampai terjatuh. Hidungnya mengeluarkan darah akibat pukulan Rania yang sangat keras.
"Nyonya sinta, gadis ini tidak bisa di baikin. Dia semakin ngelunjak saja. Kalian cepat tangkap dan bawa kehadapan saya" suruh baron pada anak buahnya.
Sebelum Rania di tangkap, anggota Blackwood duluan datang dan mendobrak pintu gudang.. Kini mereka lah yang di kepung balik.
baron dan yang lainnya kaget dengan kedatangan orang-orang itu,, baron tidak menyangka dan heran kenapa anak buah Kevin ada di rumah itu.
"kalian kenapa bisa masuk. bukan nya saya sudah menyuruh anak buah saya berjaga-jaga".
" anak buah mu sudah mereka lumpuh kan baron.. mari kita mulai permainan yang sesungguhnya "ucap Rania.
" mereka siapa mas surya " bisik sinta.
"mereka adalah anggota mafia Blackwood sayang" jawab surya.
"maaf nona muda kami datang terlambat, apa pecundang ini menyentuh nona muda" tanya agus.
"tidak om.. aku baik-baik saja" ucap Rania.
"nona muda!! jadi ini anak angkat si Kevin sialan itu" tanya baron.
"betul sekali saya adalah anak angkat daddy Kevin".
" apa!! " sinta dan yang lainnya.
mereka tidak menyangka Rania anak angkat dari mafia yang paling di takuti oleh semua orang.. pantesan setelah kembali sifat Rania berubah karena sudah di didik oleh seorang mafia.
agar jelas Ng ada sangkut pautnya lagi.
thanks teh 💪❤️