aku si gadis sederhana yang miskin, di perebutkan tiga pria tampan,,,
mampukah aku memilih salah satu diantara ketiganya....
Visual
VISUAL
GARRA ALEXANDER
SAGARA ANDERSON
BARRA ALEXANDER
ANGEL/ mantan tunangan SAGA
TATA anak paman dan bibi
ELSA
Itu anggap aja visualnya ya gayyyyssss......
Diarena balap ....
wer wer wer....
riuh suara motor saling bersahut sahutan...
banyak gadis gadis yang datang dengan pakaian terbuka....
mereka bersorak sorai menyambut jagoan mereka....
"itu kakk barra dari the judge... wahhh malam ini tampan bangettt" sorak sorai penonton
"selamat datang bos... gimana gimana, kabar gadis cambuk itu.... " tanya satria penasaran....
"dia sepakat kerja ikut gue, dengan sedikit ancaman tentunya.... " ha ha ha tawa mereka...
"gilla lo bos... tapi cantik sihh, cuma gaya pakaiannya aja yang masih kampungan... " ucap krisna...
"ngomong ngomong boleh dong buat gue, lagi jomblo nihh" kata aldo menimpali...
"awass aja kalian kalau ada yang mendekatinya,, guee abisin usaha lo" peringatan dari barra tajam...
ok ok ucap mereka serempak....
"jangan jangan bos jatuh cinta sama dia... secara bos kan playboy... he he he" ucap alex....
"lexx..... idihhh mana mau gue sama dia, cewek kampungan,, nohh yang antri gue cakep cakep.. ilfil banget gue deket deket cewe... cewek sekarang sama aja cuma butuh duit doang" ucap barra...
"tapi bos, dia kan beda... " tanya aldo...
"Diam... " suara barra menggelegar...
dan mereka semuapun terdiam...
acara balapan pun dimulai dan seperti biasa pemenangnya adalah barra ......
riuh suara penonton meramaikan malam itu....
"kak barra, kenalin aku tata... boleh nggak aku duduk disini " ucap tata menghampiri...
"hmm... duduk aja lagian tempatnya masih luas"
jawab barra tanpa menoleh, ia masih asyik degan minumannya....
"makasihh kak" ucap tata selembut mungkin...
Asyik kak barra merespon aku... batin tata sambil senyum senyum...
"bro, gue cabut duluan, lexx, urus hadiahnya... " ucap barra sambil berdiri dan memakai jaketnya...
"siapp boss" ucap alex dan di tirukan yang lain...
"lho kak barra, aku kan baru duduk, kok kak barra malah pergi sih, ngobrol dulu yuk.. " tanya tata panik... padahal dia baru aja duduk, barra udah mau pergi aja....
barra pun tak menghiraukannya....
"kak kak barra" panggil tata terus menerus, tetapi barra tak menghiraukannya, ia lalu melajukan motor kesayangannya...
Sampai di rumah SAGARA...
"Mbok, kak saga udah makan? " tanya barra pada mbok sum...
"belum den... den saga dari tadi siang nggak mau makan.. " kata mbok sum...
"ya sudah, biar aku yang antar ke kamar kakak mbok, mbok siapin ya makanan nya tambah susu stroberinya ya mbok" kata barra...
"iya den mbok siapin dulu.. permisi"
mbok sum pergi kedapur menyiapkan makan malam untuk saga...
"den barra,, sudah den" kata mbok sum mencari barra...
"makasih mbok, biar barra yang bawa" kata barra dengan lembut...
huffff.... barra menghela nafas panjang...
tok tok tok...
"Kak, aku masuk ya.... " barra membuka pintu kamar saga...
Saga duduk di kursi roda menghadap ke jendela ,mendengar pintu kamar di buka, saga menoleh lalu kembali memandangi jendela kamarnya....
"kak, kak saga makan dulu ya, biar barra temani" kata barra lembut sambil berjalan menghampiri saga...
"kakak masih kenyang" jawab saga...
"kak, sampai kapan kakak mau seperti ini, kakak harus makan supaya cepat sembuh... " bujuk barra sambil jongkok dekat kakaknya...
"keluar... kakak mau sendiri.. " jawab saga..
"kakk.... "
"keluarrr... aku bilang keluarr" teriak saga menggelegar...
barra pun bangun dari duduknya, ia berjalan menuju pintu keluar...
"baik, barra keluar kak,maaf barra nggak bisa nginep... besok barra datang lagi membawa pelayan pribadi untuk kak saga, kali ini barra ingin ini pelayan terakhir sampai kakak sembuh" barra menutup pintu saga...
arghhhhhh....
teriak saga.....