NovelToon NovelToon
Janda Miskin Kesayangan Tuan Mafia

Janda Miskin Kesayangan Tuan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Janda / Selingkuh
Popularitas:16.8k
Nilai: 5
Nama Author: Newbee

Maxime Brixtone adalah seorang mafia yang sepanjang hidupnya terjebak dalam perselisihan kelam dengan ibu tirinya. Di tengah hidupnya yang penuh duri dan misteri tentang bagaimana konflik itu akan berakhir, Max berada di ambang kematian akibat rencana pembunuhan yang dirancang oleh sang ibu tiri.

Tak disangka, hidupnya di selamatkan oleh seorang wanita yang telah bersuami. Max bersembunyi di kediaman wanita tersebut, hingga mereka tanpa sengaja menyaksikan sang suami melakukan perselingkuhan.

Dari titik itu, batas antara rasa terima kasih, kemarahan, dan obsesi kepada wanita penyelamat hidupnya mulai kabur.

Max pun memiliki sebuah ide gila untuk menjadikan wanita yang telah menyelamatkan nyawanya menjadi seorang janda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Newbee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 5

“Aku tidak berpikir begitu. Kau cantik.” Kata Max perlahan menggelar kasur dengan sedikit menahan rasa sakit.

Zayna tahu Max kesusahan, ia pun bergegas membantu.

“Aku tidak apa-apa. Aku juga sudah terbiasa dengan semua hinaan dari suamiku. Cepat lah tidur. Aku harus pergi bekerja besok pagi.” Kata Zayna kembali merebahkan diri dan menarik selimutnya hingga menutupi bahunya.

Max cukup lama terdiam, jelas ia merasakan kekesalan Zayna. Max sendiri tidak berfikir bahwa Zayna kumal. Justru sebaliknya. Menurut Max Zayna adalah wanita cantik, hanya saja bagian pinggul dan dada nya memang terlihat jauh lebih besar dari wanita lain. Hingga mungkin Zayna berfikir dirinya gemuk. Tapi justru tubuhnya sangat indah. Bak biola spanyol.

“Aku tidak bohong.” Kata Max lagi.

“Kau cantik.” Lanjut Max.

Zayna diam saja.

“Kau sudah tidur?” Tanya Max.

“Hm.” Jawab Zayna singkat.

Max kemudian mengurungkan niatnya, ia tidak ingin menyulut api yang sudah besar. Zayna baru saja mengalami hal luar biasa, yaitu menyaksikan suaminya sendiri berhubungan sekss di depan matanya.

Akan lebih baik jika membiarkan Zayna menenangkan dirinya.

Namun, malam malam yang panjang terjaga oleh sunyi, sunyi yang dipenuhi dengan isak tangis Zayna yang tertahan.

Pertanyaan di dalam hati dan pikiran Zayna yang tak pernah menemukan jawaban. Perselingkuhan suaminya bukan hanya meruntuhkan kepercayaannya, tetapi juga mengoyak identitasnya sebagai istri dan perempuan. Di balik dinding rumah yang tampak utuh, ia berjuang menyembunyikan luka, menimbang antara bertahan demi janji yang telah dikhianati atau melepaskan demi harga diri yang tersisa.

Drake terlalu kejam. Itulah yang kini Zayna rasakan. Bertubi-tubi Zayna berjuang demi hutang-hutang yang melilit mereka, Drake justru mencari kesenangan di luar tanpa memikirkan masa depan rumah tangga mereka.

Sepanjang malam Max pun juga tidak bisa tidur, ia merasakan nyeri di perutnya dan juga mendengar samar-samar isak tangis dari balik bahu dan punggung wanita kumal yang menyedihkan itu.

Max juga memikirkan apa yang telah terjadi. Bersembunyi di dalam almari berdua dengan seorang wanita yang sudah bersuami adalah hal yang tidak pernah ia prediksikan sebelumnya.

Namun, ada getaran aneh yang terus saja menggelitiki perasaan dan otaknya. Max mengira itu hanyalah naluri seorang pria yang berdekatan dengan wanita. Sudah sangat lama Max tidak pernah merasakan ketertarikan pada wanita manapun. Max sendiri bingung, ia bukan tipe pria yang gampang terangsangg.

Tak berapa lama, di tengah malam ponselnya bergetar.

Max melirik ke arah Zayna yang masih memunggunginya, tidak terdengar lagi isak tangis. Mungkin Zayna sudah terlelap karena kelelahan.

Ternyata ada pesan masuk dari pengawal pribadinya. Memberikan kabar jika mereka sudah menjemputnya dan berada disekitar Max.

Max perlahan bangun dan melihat wanita yang menolongnya benar-benar tertidur dengan mata basah.

Tanpa berpamitan Max pun keluar dari rumah dengan sangat hati-hati agar tidak membangunkan Zayna.

Mobil-mobil sedan berwarna hitam pekat yang mewah dan cukup banyak sudah berderet menunggunya di jalanan ber gang sempit.

Para pengawal mengenakan setelan jas serba hitam, dan terlihat berjaga. Cukup banyak hingga bisa membuat 2 tim sepak bola.

“Tuan Max mohon maafkan saya, karena saya terlambat.” Kata salah satu pengawal menundukkan kepala dengan wajah cemas.

Saat Max hendak masuk ke dalam mobil, sang pengawal memberikan mantel di bahu Max dan membukakan pintu.

Max pun masuk.

Mobil-mobil pun beriringan melesat melewati jalanan yang lengang karena saat itu masih pukul 4 pagi.

“Bleiz. Lain kali tidak perlu seheboh ini.” Kata Max.

“Maaf kan saya Tuan. Terlalu berbahaya jika kita tidak membawa banyak pengawal setelah insiden kali ini.”

“Ibuku memang luar biasa. Semakin hari semakin pintar merekrut orang. Tapi tetap saja tidak cukup bisa membunuhku.”

“Tapi kali ini… Anda terluka Tuan. Mereka mampu melukai anda.”

Max meraih menyentuh perut kanannya yang sudah di balut perban oleh Zayna, dan kemudian memegang pelipisnya yang di temples plester bergambar kartun lucu.

“Hanya pukulan ringan dan tusukan pisau yang tidak cukup berarti. Aku langsung membunuhnya tanpa memberi belas kasihan. Ku pikir ibuku sudah tidak mengincarku karena akhir-akhir ini dia begitu tenang.”

“Apakah kita harus melapor pada Tuan Besar? Beberapa pengawal kita sempat membereskan para anak buah ibu tiri anda di sekitar anda bersembunyi.”

“Tidak perlu. Cari tahu saja, dengan siapa dia bersekongkol kali ini, karena mereka semua cukup terlatih.” Kata Max.

“Baik Tuan. Tapi apakah kita akan tetap langsung menuju ke tempat acara tuan? Bagaimana jika kita panggil Dokter lebih dulu?”

“Tidak perlu. Kita selesaikan acara hari ini lebih dulu.”

“Tapi tuan…” pengawal itu nampak cemas

”Jangan cemas Bleiz.” Max menenangkan pengawal pribadinya yang bernama Bleiz.

“Ya tuan. Pakaian anda sudah di siapkan di sana. Ibu anda mungkin mengira anda sudah mati.”

“Jadi ini akan menjadi kejutan lagi untuknya.”

Mobil-mobil sedan berwarna hitam melaju berurutan dengan kecepatan sedang menuju tempat yang akan di datangi Max.

Di tempat lain, perlahan Zayna membuka matanya. Sekilas kenangan terbesit satu demi satu di kepalanya. Hingga kemudian Zayna mengingat seluruh kejadian semalam dalam satu waktu.

Zayna pun langsung melihat ke belakang, terlihat kasur sudah di lipat dengan rapi. Di rasa orang yang ia cari tidak ada, Zayna pun berdiri dan memeriksa seluruh ruangan rumahnya. Semuanya nihil tidak ada jejak pria yang bersembunyi dengannya tadi malam.

Namun, saat Zayna melihat ranjang yang nampak sedikit berantakan karena asal di bereskan oleh Drake setelah menjadikan tempat pribadi itu untuk hubungan terlarang. Zayna pun merosot jatuh di atas lantai. Tatapannya kosong, namun air matanya kembali keluar.

Tubuhnya mendadak sangat lemas dan ia benar-benar tidak ingin bekerja.

Tak berapa lama suara dering telepon pun terdengar, sontak saja suara itu langsung membuatnya terkejut.

“Kriiingg… Kriingg…”

Dengan cepat Zayna menggapai gagang telepon tersebut dan menempelkannya di telinga.

”SUDAH WAKTUNYA BAYAR HUTANG!!! NANTI MALAM AKU AKAN MENUNGGUMU DI DEPAN RESTORAN BIASA KAU BEKERJA. KAU HARUS MENYETOR UANGNYA!!”

Panggilan pun di akhir secara sepihak.

Zayna mendadak lemas kembali. Keinginannya untuk istirahat di rumah membuatnya mengurungkan niatnya.

Dengan lemas ia memeriksa dahinya sendiri, bahkan demam nya belum sembuh, dia sempat lupa bahwa dirinya juga sedang demam.

Tak berapa lama tombol pintu di tekan. Zayna pun berdiri dan langsung menuju ruang tamu, ia melihat ke arah pintu. Tatapannya tak berkedip sedikitpun.

Saat pintu di buka, seorang pria masuk dan melepas sepatu.

“Aku ada lembur di kantor semalaman, jadi aku tidak sempat pulang. Aku pulang hari ini hanya untuk mengganti pakaian. Bau ku sudah seperti ikan asin.” Kata Drake masuk ke dalam kamar.

“Kau sudah masak? Aku lapar. Aku juga mau mandi, siapkan air hangat.” Perintah Drake pada Zayna.

Bersambung

1
Mita Paramita
lanjut Thor 🔥🔥🔥
penguntit suruhan nevari belum tuntas yg kemarin 🤣🤣🤣
Umi Zein
kamu gak tau yg sebenarnya Max/Sob/, klo kamu tau tentang kebenarannya bencinya kamu pasti akan berbuah syang 0d ayahmu/Whimper//Chuckle/
☆𝙎𝙊𝙇𝙀𝘿𝘼𝘿☆ ⚫3
Apa penguntit itu suruhan nevari???
hemmm mau ketemu istri orang aja adaaa saja gangguannya😏
ceritanya nggantung lagi dah kayak kates
Hanima
lanjut Maxxx
Umi Zein
ya seneng bahagia laah! wong dapet jatah dr istrinya orang😂😂
🎀𝔸ᥣᥙᥒᥲ🎀
Gas Max, Bisa jadi benihhhmu juga sdh tumbuh. Jadi tanggung jawablah, perjuangkan Zayna sampai titik darahhh penghabisan🤭🤣
🎀𝔸ᥣᥙᥒᥲ🎀
Anggap saja Max adalah obat untuk luka yang diderita zayna.
🎀𝔸ᥣᥙᥒᥲ🎀
Semoga saja Drake segera menceraikannn Zayna. takut bangeet Zayna goyah dan dibodohiii drake. karena mereka sd impas sdh merasakan kehangatan bersama orang lain.
🎀𝔸ᥣᥙᥒᥲ🎀
demi zayna max rela melakukan apapun🤭
Hanima
Lanjuttt Max
Hanima
semuaaaanya 🤭
Hanima
👍👍
☆𝙎𝙊𝙇𝙀𝘿𝘼𝘿☆ ⚫3
gak papa drake sekarang bergaya dulu ala ala CEO yang terkenal dingin dan tak tersentuh😁🤭
sombonge ndhisek ajooorrre kari wkwkwk
Anonymous
Thor kok blm update
☆𝙎𝙊𝙇𝙀𝘿𝘼𝘿☆ ⚫3
duuuuh bolak balik ngintipin up apa blom🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Umi Zein
ooh jdi si Max sengaja ngasih posisi itu ke Drakula biar dia bisa mantau trus. licik tp pinter jg si Max /Proud//Joyful//Joyful/
Achimedess
keren
Achimedess
siipp
dlups
lanjukan
dlups
upp
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!