NovelToon NovelToon
Tumbal Mayat

Tumbal Mayat

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Kumpulan Cerita Horror / Horor / Tumbal / Hantu / Iblis
Popularitas:66.3k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Desa ujung pandang kembali di hebohkan dengan mayat yang hilang dari dalam kuburan, namun sebagian orang menyangkal bahwa itu karena sudah lama di kuburkan sehingga jasad mereka sudah habis di makan tanah.

Namun sebagian lagi mengatakan bahwa itu memang di curi orang, semua ini berawal karena secara tidak sengaja seekor anjing menggali kuburan dan mereka melihat bahwa di dalam itu sudah tidak ada lagi mayat nya.

Kemana kah mayat itu pergi?
mungkin kah mayat itu memang di curi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30. Bertempur juga

"Kenapa kau terlihat sangat emosi?" Davin menatap Serigala yang ada di hadapan dia sekarang.

"Siapa saja bila bertemu dengan musuh maka sudah pasti mereka akan emosi." Bara mengusap tangan yang penuh dengan darah menggunakan rumput ilalang.

"Aku kira kau mengenal harimau itu sehingga timbul rasa emosi yang begitu kuat." lirih Davin tidak berani banyak bertanya.

"Kabut hitam?!" Bara menjadi kaget karena mendadak saja area perkuburan penuh dengan kabut hitam.

"Hah iya, Kenapa mendadak ada kabut berwarna hitam seperti ini?!" Davin juga tidak menyangka karena udara yang sebelumnya terlihat cerah malah berubah menjadi kabut seperti sekarang ini dan pandangan mereka menjadi begitu terbatas.

"Yose! cepat ikuti aku sekarang, aku harus memberitahu Yose." Bara berlari kencang karena dia ingat pria itu masih ada di kuburan milik sang istri.

"Aduh apa lagi ini? ada apa kok semakin sulit seperti sekarang!" Davin juga bingung serta panik.

"Memang ini luar biasa, harimau itu akan terus saja membuat masalah!" geram Bara.

Mereka memang harus segera menolong Jose yang masih ada di area perkuburan milik sang istri karena dia tidak akan pernah meninggalkan kuburan wanita itu walau hanya sedetik saja, Yose sangat takut bila nanti mayat Sintia akan di curi oleh orang yang tidak bertanggung jawab karena ingin di jadikan bahan.

Jadi emang sekarang dia ada di sana tanpa berpindah walau hanya sedikit saja, nanti paling kedua orang tua yang akan datang untuk mengirim dia makanan karena sudah pasti Yose juga butuh makan, Mereka takut bila nanti justru Yose akan sakit seperti pengalaman Hendra ketika di tinggal sang istri.

Ini malah suasana semakin genting saja karena timbul kabut hitam yang sangat mengerikan seperti ini, para iblis aja masih kesulitan untuk melihat keadaan sekitar sehingga sudah pasti untuk kaum manusia mereka juga akan kesulitan untuk melihat walau hanya dengan jarak begitu dekat sekali, mungkin ini adalah salah satu trik dari lawan.

Bara sudah tiba di tenda tempat Yose berada dan dia segera masuk ke dalam tenda itu untuk memberi peringatan kepada Yose, ini sudah bukan masalah biasa lagi karena keadaan yang semakin tidak karuan seperti ini dan membuat perasaan Bara saja juga kebingungan serta timbul rasa takut yang cukup besar.

Mungkin bila untuk dia sendiri masih tidak masalah karena dia hanya perlu memikirkan diri sendiri tanpa membawa orang lain, tapi ini perasaannya sangat berbeda karena ada Davin dan juga Yose yang tetap setia di kuburan sang istri sehingga dia harus menjaga kedua manusia itu agar jangan sampai terluka.

"Kau jangan pernah keluar dari dalam tenda ini dan pegang barang ini sekarang." Bara memberikan satu helai bulu Serigala.

"Ini untuk apa?" Yose tanpa sengaja memandang remeh pada bulu tersebut.

"Kau jangan memandang remeh hal yang kau anggap sepele seperti ini karena nanti akan berguna untuk hidup mu." bentak Bara.

"Ah iya, aku hanya kaget saja karena mendadak saja di beri dulu." ujar Yose sedikit takut.

"Kau masuk juga dalam sini, jangan pernah keluar apa pun yang terjadi karena aku tidak bisa menjamin kalian akan selamat." Bara memberi peringatan keras kepada dua pria ini.

"Apa yang terjadi memang nya?" Yose sedikit lupa kalau pria yang ada di hadapan dia ini adalah setan.

Bara tidak menjawab karena sekarang sudah tidak ada waktu untuk menjelaskan apa yang telah terjadi pada area kuburan, ini saja dia masih cukup berdebar karena lawan bukan hanya satu yang datang tapi sekitar ada lima harimau dan tentu saja itu cukup berat.

Yang membuat semakin berat tentu saja dengan keberadaan dua manusia ini karena nanti sambil bertarung maka sudah pasti Bara masih harus memperhatikan mereka, takut bila dia lengah dan harimau itu justru menyerang kedua manusia itu untuk di jadikan makanan atau bahkan di jadikan sandera agar dia menyerah begitu saja.

Wuuussssh.

Wuussssh.

Craaaakkk.

"Ahh!" Bara sedikit melenguh karena dia merasakan getaran kuat.

"Racun! kuku harimau ini ada racun nya, untuk manusia jelas akan berbahaya." batin Bara.

Geeeeerrrrmm.

"Ayo serang aku, kau pikir aku akan takut mendengar suara mu itu? bahkan aku juga punya suara." seringai Bara.

Aaaaauuuuuuuuu.....

Aaaauuuuuuuuuuu.

Yose dan Davin yang ada di dalam tenda tentu saja semakin merinding ketika mendengar suara serigala melolong di siang hari, takut dan juga bingung harus bagaimana Karena pikiran mereka jelas mulai dirasuki dengan berbagai macam pikiran buruk karena tenda ini hanya dari terpal biasa sehingga dengan sangat mudah akan robek.

"Suara Serigala melolong seperti itu sungguh membuat hati merasa nyeri." bisik Davin.

"Bukan hanya nyeri hati tapi aku juga takut kalau tenda ini nanti malah jebol." Yose berkata dengan nada gelisah.

"Ya mau bagaimana lagi, tidak mungkin juga kau membuat rumah di atas kuburan milik Sintia." celetuk Davin membuat Yose membuang muka.

Benar juga apa yang di katakan oleh Davin tadi bahwa tidak mungkin dia harus membuat rumah panggung di atas kuburan milik Sintia ini hanya karena ingin menjaga kuburan itu agar tetap aman, kalau menggunakan terpal memang begitu mudah parah hewan biasa atau bahkan maling akan masuk ke dalam tenda tersebut.

Wuuuussssh.

"Nah kan ada sambaran, aduh gimana ini nanti kalau jebol!" pekik Yose.

"Eh bulu yang tadi di berikan malah menyala seperti itu mirip lampu." Davin salah fokus ketika melihat bulu Serigala tadi.

"Iya ya, pantas aja dia memberikan bulu ini agar kita bisa melihat keadaan sekitar dengan seksama." Yose juga baru sadar.

Wuuussssh.

"Ya Allah jangan sampai tenda ini terbang dan kuburan Sintia akan terbuka." Yose sudah berdoa keras karena dia begitu takut.

"Kau pegang tiang yang ada di sebelah sana karena aku akan memegangi bagian sini agar tenda tidak terbang." Davin juga sibuk sendiri di dalam tenda tersebut.

Maka Yose bergerak menuju yang paling ujung agar bisa memegang gagang tenda itu, takut sekali bila nanti mendadak malah tenda tersebut akan terbang karena saking kuatnya angin yang ada di sekitar area kuburan ini, bila itu sampai terjadi maka harimau yang ada di hadapan Bara bisa melihat keadaan mereka berdua dan tentu saja Bara menjadi semakin kewalahan.

Buaaaaak.

"Alah Ya Allah ini apa?!" Davin mencari kerasa karena tenda yang bagian tanah dihantam oleh sesuatu.

"Awas robek, Vin!" Yose memang ketakutan sekali.

"Lah Ya aku juga tidak tahu ini kok sampai menghantam tenda seperti itu." sahut Davin dengan nada yang sangat cemas.

Rasa cuma semakin besar saja karena suara hantaman itu berulang kali ada di sebelah tenda sehingga kemungkinan besar pertarungan masih terus berlangsung di area tersebut, andai saja Davin masih memiliki khodam maka sedikit bisa membantu Bara juga karena menurut dia sekarang Bara pasti sedang berjuang seorang diri agar bisa mengalahkan rombongan para harimau pagi.

Davin agak kasihan juga kepada barang yang terus berjuang untuk melawan para harimau jahat itu, padahal tadi sudah mengalahkan satu ekor harimau tapi sekarang malah diserang langsung seperti ini dan jumlah mereka cukup banyak sehingga pasti akan sangat kewalahan.

Selamat siang besti, jangan lupa like dan komen nya.

1
K & T K & T
MET mlm jg Bess...
musuh licik tp purnama bisa lebih licik👻
takut bgt aku klo musuhnya adalah orang yg di kenal ky Nino dulu🙁
cuplis
ini kebalik siluan babinya jadi baik harimaunya jadi jahat,kan biasanya babi itu jadi babi ngepet 🤭🤭🤭
mifta
ah mosok Ahmad sih,kan yg di curi mayat laki2 bukan mayat perempuan
Ayu Putri
Ku kira tadi yg datang bantu bara si Nana,gak tau nya si Lutfi,si Lutfi senang dpt korban siluman harimau 2,harus sering latihan si Lutfi biar tambah kuat
Ayu Putri
kuat jg itu khodam nya Lutfi Thor,gak kalah jg adu suara SM siluman harimau🤣🤣
Ayu Putri
Thor itu yg dpt khodam knp yg selalu penakut,dulu Digo jg kan orgnya penakut skrg si Lutfi,tp biarin dah biar tambah membernya mba pur🤭🤭
Nureliya Yajid
semangat thor lanjut
Eli Rahma
mlm thor...tambh seru ..tmbh mnegangkan..tmbh penasaran..tambh up tong..😆
Siti Sarifah
selamat malam kak author... makin seru saja 💪💪💪💪💪💪💪.... Lutfi jadi hebat
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
wkwk awal nya aq kurang yakin sama khodam si Lutfi ternyata hebat juga ya walaupun babi geh 🤣
Nana zweety
akhirnya bara dapat bantuan... ayo lutfi semangat membantu mbak purnama... biar jiwa penakutnya hilang
Ela Jutek
emakkkk kuranggg
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
semoga aja bara bisa menang melawan siluman harimau itu
Nureliya Yajid
semangat thor
ρυтяσ✨
semoga Bara bisa melawan rombongan harimau
zoeyy
❤️❤️
ρυтяσ✨
ini pasti sudah lama menganut ilmu'y, maka'y sudah bisa pake kabut hitam segala...
Ass Yfa
Bara...dikeroyok 5 macan...member lainnya mana kok ndak ada yg muncul
tse
waduh kasihan Bar di keroyok..
semoga aja Bara bisa melumpuhkan semua harimau2 itu
Eli Rahma
lanjuutt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!