NovelToon NovelToon
You Are My Destiny

You Are My Destiny

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama / Berondong
Popularitas:695
Nilai: 5
Nama Author: nunna namjoon

seorang mahasiswi yang menjalin hubungan yang rumit dengan seseorang tentara .. apakah mereka akan berakhir sampai menikah ? ... entahlah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nunna namjoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6

Kelas berakhir begitu saja, semua mahasiswa/ mahasiswa satu persatu keluar dari ruangan itu.

"Aku ke toilet dulu ya yoon, kebelet nih, kamu ke kantin aja nyari tempat dan pesankan aku seperti biasa" Suruh Gea.

Pertanyaan Gea hanya di balas anggukan kepala oleh yoona. Dan mereka berpisah di situ.

Ketika gea melewati ruang kelas kosong yang masiih di renovasi. Tiba-tiba ada seseorang yang menarik tangannya masuk ke dalam ruang kelas yang pencahayaan nya minim tersebut.

Pria itu membungkam mulut Gea dengan kuat, Gea tak bisa berkutik karena kekuatannya sudah jelas kalah dengan kekuatan pria yang bertubuh tinggi besar itu.

Suga yang kebetulan lewat di situ, mendengar suara seperti berontakan dan barang terjatuh. Di awal ia berpikir jika itu hanya tukang yang bekerja namun instingnya berkata lain sehingga ia memutuskan untuk mengecek ke dalam.

Dan benar sajaa ia melihat Gea yang akan di lecehkan oleh pria yang membukamnya, sekita itu suga naik pitam dan membogem pria tersebut dengan membabi buta.

Pria itu terkulai lemas namun ia masih bisa berdiri dan melarikan diri. Suga yang masih emosi ingin mengejarnya tapi ia ingat ada gadis yang ia sayangi masih dia sana.

Suga segera menghampiri Gea yang tengah syok dan menangis di sudut ruangan itu.

"Kau tak apa hah? Tenang Lha ada aku di sini!! " Ucap suga sambil memeluk tubuh Gea dengan lembut.

"Aku takut, aku takut aku takut" Titah Gea dengan lemas dan berderai air mata karna masih syok dengan kejadian barusan.

"Tenangkan dirimu, sekarang kau sudah aman, lihat Lha aku jika kau tak percaya hmm" Ucap suga dengan menatap lembut wajah Gea.

Gea tak menyangka hari ini akan terjadi hal buruk seperti itu, namun ia bersyukur masih selamat karena adanya suga.

"Mari ku bantu berdiri, kita ke ruanganku, kebetulan rektor di sini sudah menyiapkan tempat khusus untukku hari ini, kau bisa beristirahat di sana" Ajak suga.

Lututnya serasa lemas Gea tak mampu berdiri saking syoknya. Suga yang cepat peka langsung menggendong Gea ala brydal style.

Sepanjang lorong menuju ruangan nya, banyak anak-anak kampus yang kaget dengan suga yang menggendong Gea seperti itu. Terdengar beberapa gunjingan dari mereka namun suga tak menghiraukannya.

Dari kejauhan rombongan Hyuna dan kawan-kawan nya juga terkejud melihat pemandangan yang tak mengenakkan bagi Hyuna.

"Dasar jal*ang, setelah hyunjin sekarang para anggota militer itu yang kau goda, sebenarnya ia memiliki ilmu apa sampai semua pria mau tunduk dengannya" Ucap Hyuna kesal.

Di sisi lain yoona tergesa-gesa berlari menuju ruangan suga, karena sebelumnya suga menghubunginya terlebih dahulu sebelum beranjak ke ruangnya.

"Kau tak apa kn ge, apa yang terluka, siapa yang berani berbuat seperti ini ke kamu, apa kau mengenalnya" Rentetan pertanyaan yang di lontarkan yoona membuat suga risih dan menjitak dahinya.

"Aauuwww sakit kak, aku hanya kwatir sama Gea tapi kau malah menjitakku"

"Berisik" Jawab suga dengan datar.

"Lebih baik kau belikan air mineral dan obat penenang untuk gea" Lanjutnya.

"Baiklah, aku tinggal dulu ya ge, nanti aku kembali" Pamit yoona ke Gea dan langsung bergegas keluar mencari obat.

"Bagaimana keadaanmu, apa kau sudah sedikit tenang? " Ucap suga sambil menggenggam kedua tangan Gea yang menangkup di pahanya.

Gea tak menjawab ia hanya terdiam berusaha menenangkan dirinya.

Entah dapat dorongan dari mana suga langsung memeluk erat tubuh Gea, dan mencium pucuk kepalanya dengan lembut, mengelus surai panjang gea dengan sangat hati-hati.

Gea yang mendapat perlakuan itu seketika terlena karena sudah lama ia tak mendapat perlakuan seperti itu.

"Setelah ini kita pulang ya, aku akan mengurus absenmu untuk beberapa hari" Ucap suga.

"Kenapa kau seperti ini kepadaku, aku bukan siapa-siapa mu lagi, aku berusaha menghindari mu tapi takdir selalu mempertemukan kita" Titah Gea dengan di iringi air mata yang mulai menetes di pipinya.

Yang bersangkutan hanya terdiam tak mampu menjawab, jujur saja suga masih amat sangat menyayangi Gea.

Batin suga "aku tak mampu melupakanmu Gea, hati ini penuh dengan namamu dari pertama kita bertemu hingga sekarang".

"Ciiee kalau mau pelukan di rumah aja jangan di sini nanti banyak yang lihat gimana" Ucap yoona yang baru kembali dari apotik.

Suga langsung melepas pelukan itu dan bertingkah gagap.

"Susah ya kalau gagal move on, balikan aja gih, lagian kalian pasangan yang serasi kok dari dulu sampek sekarang" Cerocos yoona dengan frontalnya.

"Berisik, mana obatnya?" Jawab suga dengan spontan.

"Ihh galak banget sih, pantesan Gea minta putus"

Suga yang mendengarnya langsung menatap tajam ke arah yoona. Gea yang merasa terhibur akibat olah mereka berdua mulai bisa tersenyum akibat tingkah mereka berdua.

"Tuh liat kak, Gea langsung tersenyum, yoona memang cocok sekali kalau di jadikan pelawak" Ucap yoona sambil tertawa renyah.

"Minumlah, setelah itu ku antar kau pulang" Ucap suga seraya mengulurkan obat ke tangan Gea.

"Aku ikut ya kak, tak asik jika tak ada Gea di kampus, yang ada malah di ganggu oleh hyuna and the geng" Sahut yoona.

"Lagi pula kejadian tadi sudah di usut oleh pihak kampus, untuk sementara kamu cuti kuliah dulu ge" Lanjut yoona.

"Aku harap kalian jangan memberi tahu orang tuaku, aku takut mereka kwatir" Ucap Gea sambil menunduk.

Setelah meminum obatnya, Gea suga dan yoona pergi menuju parkiran.

"Kalian tunggu di depan gerbang, aku akan mengambil mobilku" Suruh suga.

Tak menyita waktu lama suga keluar dengan mobilnya dan mereka berdua segera naik dan meninggal kan kampus menuju rumah Gea.

********

dad : ( hyunjin-ah setelah kuliah cepatlah pulang, jangan lupa nanti malam kita akan pergi makan malam ke tempat rumah teman Ayah ,ok!!)

Hyunjin : ( baiklah)

Sebenarnya hyunjin sangat malas dengan acara seperti itu, lebih baik iya tidur/ mengurus perusahaan milik ayah nya daripada menghadirinya.

Selain menjadi mahasiswa S2 di kampus ia juga sudah bekerja meng-handle perusahaan ayahnya, namun tak ada orang tau jika hyunjin adalah assisten CEO, kebanyakan ia bekerja di balik layar, ia datang ke perusahaan hanya saat ada rapat besar, tanda tangan berkas, dan tentu saja jika ia merasa bosan dengan kehidupan nya.

Malam pun tiba hyunjin sudah bersiap dengan penampilannya yang kasual namun terlihat seperti seorang CEO dengan penampilan nya kerennya.

"Tampan sekali anak mama, Ngomong- ngomong teman ayahmu itu punya anak gadis yang cantik, mungkin nanti kau akan terpesona melihatnya nak" Ucap mamanya hyunjin.

"Ma stop it, jangan pernah menjodoh jodohkan ku lagi dengan siapapun okay, aku ingin focus mengurus perusahaan appa" Balas hyunjin berbicara lembut dengan menangkup wajah mamanya.

"Mari kita berangkat, sebelum malam, pasti keluarga tuan Gerald sudah menunggu kita" Ajak tuan hwang.

Mereka bertiga bergegas menuju kediaman tuan gerald, dan tak lupa mamanya hyunjin membawa beberapa bingkisan untuk keluarga tuan Gerald.

Sesampainya di sana tuan Gerald dan istrinya Hana sudah menunggu di depan rumah untuk menyambut mereka.

Hyunjin yang aagak malas memilih berjalan paling belakang.

"Silahkan masuk, hidangan di dalam sudah menunggu kalian, akhirnya kita bisa berkumpul kembali setelah sekian lama" Ajak tuan Gerald

Setelah mereka duduk di meja makan, hyunjin nampak tak asing setelah melihat beberapa foto anak kecil yang terpajang di dinding namun ia tak menghiraukannya.

"Di mana gadis kecilmu itu Gerald, pasti dia sudah tubuh jadi gadis cantik sekarang" Ucap tuan hwang.

"Sebentar lagi dia akan turun, dia masih seperti dulu hwang" Balas tuan Gerald.

Beberapa menit kemudian Gea menuruni anak tangga menuju ruang makan.

Tetapi langkahnya terhenti ketika melihat hyunjin yang datang ke rumahnya.

Hyunjin yang menyadarinya juga terkejud dengan apa yang di lihatnya.

Hana yang melihat mereka berdua saling adu pandang hanya tersenyum.

"Apa kalian saling mengenal hhmm" Tanya hana.

Gea segera tersandar dan menjawab pertanyaan mamanya.

"Ii Iiya ma, dia teman sekelas Gea" Balas Gea dengan gugup.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

..

.

Terima kasih para readers yang sudah membaca ceritaku hingga sampai sini

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!