NovelToon NovelToon
Balas Dendam Suamiku!

Balas Dendam Suamiku!

Status: sedang berlangsung
Genre:Angst / Pelakor / Keluarga / Penyesalan Suami / Selingkuh
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Dya Veel

Di mata orang banyak, Arini dan Adrian adalah sepasang potret yang sempurna dalam bingkai emas. Adrian dengan wibawanya, dan Arini dengan keanggunan yang tak pernah luntur oleh waktu. Namun, rumah mereka sesungguhnya dibangun di atas tanah yang mulai bergetar.
​Kehadiran sebuah surat usang yang tiba-tiba, perlahan mengikis cat indah yang membungkus rahasia masa lalu. Arini mulai sadar bahwa selama ini ia tidak sedang memeluk seorang suami, melainkan sebuah rencana besar yang disembunyikan di balik senyum yang paling manis.

Baginya, air mata adalah sia-sia. Di balik keanggunannya yang tetap terjaga, Arini mulai menggeser bidak-bidak catur dengan jemari yang tenang. Kini, ia bukan lagi seorang istri yang dikhianati, melainkan sutradara dari akhir kisah suaminya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dya Veel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Siapa dia?

Suasana ruang meeting perlahan mulai sepi. Satu per satu rekan kerja Adrian keluar ruangan setelah rapat mingguan yang cukup melelahkan itu selesai. Harum sisa kopi dan aroma pendingin ruangan masih terasa di sana.

Kini, hanya tersisa Adrian dan asisten pribadinya, Elang.

Elang berjalan mendekat ke meja Adrian sambil membawa tumpukan map berwarna biru. "Pak, ini berkas yang perlu diperiksa dan ditandatangani hari ini. Ada beberapa poin revisi dari tim marketing juga di dalamnya," ucap Elang sopan.

Adrian tidak langsung mengambil map itu. Ia justru menyandarkan punggungnya ke kursi, memijat pangkal hidungnya, lalu menghela napas panjang. Tatapannya kosong melihat ke arah jendela besar di ujung ruangan.

"Elang," panggil Adrian pelan.

"Iya, Pak?"

"Saya mau tanya pendapat kamu. Tapi ini di luar urusan kantor."

Adrian memperbaiki posisi duduknya, wajahnya terlihat sangat serius, jauh lebih serius daripada saat membahas laporan keuangan tadi.

"Ekhem, kenapa ya wanita itu bisa berubah sikapnya? Misal sebelumnya dia baik-baik aja, trus tiba-tiba dia jadi agak menjauh gitu?"

Elang terdiam sejenak. Ia meletakkan berkas di atas meja, lalu melipat tangannya di dada dengan gaya sok bijak, seolah ia adalah pakar cinta kelas dunia.

"Oh, itu masalah klasik, Pak," jawab Elang mantap. "Menurut pengamatan saya yang sudah bertahun-tahun hidup di bumi ini, ada tiga kemungkinan."

Adrian menaikkan alisnya, tertarik. "Apa saja?"

"Yang pertama, mungkin lagi... datang bulan. Kedua mungkin dia lagi pusing. Yang ketiga.."

Elang menggantung kalimatnya, membuat Adrian makin penasaran.

"Yang ketiga apa?" kejar Adrian.

Elang sedikit mencondongkan tubuhnya ke arah bosnya itu, lalu berbisik dengan wajah sangat serius, "Bapak mungkin tidak sengaja melakukan 'dosa besar' yang bahkan Bapak sendiri tidak tahu apa itu.

"Maksud kamu?"

"Begini, Pak," Elang mulai menjelaskan dengan gerakan tangan. "Tadi pagi Bapak ada memuji artis di TV tidak? Atau mungkin Bapak tidak sengaja memberi tanda 'like' di foto Instagram teman perempuan lama Bapak? Atau yang paling parah... apakah Bapak menjawab 'terserah' saat dia tanya mau makan di mana?"

Adrian mengerutkan kening, mencoba mengingat-ingat. "Seingat saya tidak ada,"

"Oh, saya ingat! Sebelumnya saya janji sama Arini buat makan malam di rumah, tapi saya lupa dan pulang larut malam..."

"Wah, gawat itu pak! Jangan-jangan Bu Arini ngambek sama bapak!" ucap Elang.

"Iya juga ya. Trus gimana dong? Saya harus ngapain," tanya Adrian kembali.

Elang pun ikut berpikir. Beberapa saat keduanya hanya terdiam dalam keheningan.

"Mending bapak ketemu langsung deh sama Bu Arini trus ngasih dia hadiah apa gitu, misal bunga atau skincare, nah pasti Bu Arini suka tuh!" saran Elang.

Adrian mengangguk pelan, "Boleh juga tuh idenya,"

...****************...

Matahari sore menyengat peluh di dahi Arini saat mobilnya berhenti tepat di depan gerbang rumah. Arini turun dengan susah payah, kedua tangannya mencengkeram erat beberapa kantong plastik besar berwarna hitam dan merah yang terlihat penuh sesak.

Pak Yono, sopir rumah yang sedang sibuk membersihkan sisa debu di halaman, langsung melongo. Begitu juga dengan Bi Ijah yang sedang menyapu teras. Mereka berdua mematung melihat majikan mereka yang biasanya tampil elegan dengan barang-barang bermerek, kini menjinjing kantong-kantong besar khas pasar grosir.

"Lho, Non Arini? Itu bawa apa banyak banget? Sini biar Bapak bantu bawakan ke dalam," tawar Pak Yono dengan wajah bingung, tangannya sudah bersiap mengambil alih beban itu.

"Enggak usah, Pak Yono. Arini bisa sendiri, kok," jawab Arini singkat sambil terus melangkah cepat masuk ke dalam rumah.

Bi Ijah mendekat ke arah Pak Yono, matanya menyipit melihat ujung baju yang menyembul dari plastik. "Itu... baju bekas, Non? Yang dari Pasar Senen itu?"

"Iya, Bi. Buat koleksi aja. Arini masuk dulu ya!" sahut Arini tanpa menoleh lagi, setengah berlari menaiki anak tangga menuju lantai dua.

Pak Yono dan Bi Ijah saling berpandangan di halaman. "Non Arini kesambet apa, ya Pak? Masa orang kaya belanja ke Senen sampai segitu banyaknya?" bisik Bi Ijah heran. Pak Yono hanya menggeleng-geleng sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal, benar-benar tidak habis pikir.

Begitu sampai di lantai atas, Arini segera masuk ke kamarnya dan mengunci pintu rapat-rapat. Ia melempar kantong-kantong belanjaan itu ke pojok ruangan—baju-baju itu hanya alasan agar orang rumah tidak curiga. Fokus utamanya adalah sebuah laptop yang tersimpan rapi di dalam tasnya.

Arini menarik napas dalam, mencoba menenangkan detak jantungnya yang berpacu. Ia menyalakan laptop tersebut, memastikan koneksi internetnya aman, dan mulai masuk ke folder rahasia.

"Hebat kamu, Gio," gumam Arini pelan.

Hanya dalam dua hari, Gio benar-benar membuktikan kehebatannya. Pemuda itu berhasil menjebol pertahanan data perusahaan Adrian. Semua ada di sana: nomor telepon rahasia, riwayat chat, email, hingga data kantor yang sangat pribadi. Namun, yang paling membuat tangan Arini gemetar adalah sebuah folder berisi rekaman CCTV dari beberapa hotel di Jakarta.

Dengan perasaan campur aduk, ia membuka salah satu file video.

Layar menampilkan rekaman hitam putih dari sudut lorong hotel. Di sana terlihat jelas sosok Adrian, suaminya sedang berjalan masuk ke sebuah kamar. Rasa panas menjalar di dada Arini. Marah, kecewa, dan benci bercampur menjadi satu.

Ia membuka video lain di hotel yang berbeda. Lagi-lagi Adrian. Namun, saat Arini mencoba memperhatikan sosok wanita yang bersama suaminya, keningnya berkerut.

"Kenapa wajahnya nggak kelihatan?"

Ia memutar ulang video tersebut berkali-kali. Aneh. Di setiap rekaman, wajah gadis itu selalu tersembunyi. Entah dia sedang membelakangi kamera, tertutup oleh bahu Adrian yang lebar, atau wajahnya tertutup rambut panjangnya saat sedang menunduk. Bahkan di satu rekaman yang cukup terang, gadis itu memakai topi dan kacamata besar yang menutupi hampir seluruh wajahnya.

Arini hanya bisa melihat siluet tubuhnya saja, ramping dan tinggi namun wajah depannya benar-benar misterius.

"Siapa kamu sebenarnya?" bisik Arini dengan tatapan tajam ke arah layar.

Rasa penasaran itu kini mulai menyaingi rasa marahnya. Adrian sudah terbukti bersalah, tapi Arini merasa rencananya belum lengkap sebelum ia berhasil mengupas siapa sosok wanita yang disembunyikan rapat-rapat oleh suaminya itu.

1
gina altira
bangkitlah Arini
Zia Zee
justru yg ngga marah itu yg bahaya
Zia Zee
muak banget, soalnya pasang watados
Lili Inggrid
lanjut
Zia Zee
Author, ttp semangat yaa nulisnya! ini novel bagus bangett!!
Zia Zee
Mulut Gio emang minta dicabein,, hahaha
Zia Zee
🤣🤣
Zia Zee
bacaa sinopsisnya menarik. makin masuk kesini alurnya rapi, diksinya bagus, tokoh utama ngga menye², cusss lanjut bacaaa
gina altira
Ooh ternyata Adrian itu aslinya Kere,, yg kaya itu Arini.
gina altira
Hadeuh bentar lg didepak tuh sama Arini.
gina altira
Sabar, jgn grasak grusuk
gina altira
Nah gini wanita berkelas, ga usah viral " an gitu
Mike_Shrye ❀∂я⒋ⷨ͢⚤
Arini kuat banget yaa😭jarang ada wanita yang bertahan dengan kepura puraan di saat suaminya telah melakukan perselingkuhan
Mike_Shrye ❀∂я⒋ⷨ͢⚤
keren kaka🔥🔥🔥
Iva Ranetta: thank youu 😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!