Zhou Xin adalah pemuda desa berusia 10 tahun.
dia hidup bersama kakeknya yang miskin.
saat dia mencari kayu bakar di sebuah twins forest dia bertemu monster LV menengah battle bear dan mengalami cidera yang hampir merenggut nyawanya, tiba-tiba liontin peninggalan orang tua nya menyala saat terkena tetesan darah miliknya dan merubah hidupnya
setelah mendapatkan kekuatan dari liontin tersebut Zhou Xin mulai berlatih bela diri.
di usianya yang 10 tahun dia telah mencapai tingkat Pemula.
Tingkatan kekuatan dalam perfect world adalah :
- benih kelahiran
- Dasar
awal,tengah,akhir
- Pemula
awal,tengah,akhir
- kebangkitan inti
awal, menengah,akhir
- inti Raja
awal, menengah,akhir
- inti kaisar
awal, menengah,akhir
- Dewa Neraka atau langit
awal,menengah,puncak, kebangkitan
- Abadi
hingga suatu saat kakek nya meninggal dan dia meninggalkan desa di usia 15 tahun dan telah mencapai tingkat pemula tengah.
Ikuti kisahnya dalam perjalanannya mencari jati diri dan mencapai keabadian.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr.Mounyenk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MEMASUKI JALAN KULTIVASI - SAKTE KEGELAPAN
"Aku tidak tahu," jawab Zhou Xin. "Tapi aku ingin tahu."
Zhou Xin dan Ling memutuskan untuk menyelidiki penginapan itu. Mereka mendekati pintu dengan hati-hati dan mengintip ke dalam.
Pemandangan yang mereka lihat membuat mereka membeku ketakutan.
Di dalam penginapan, sekelompok orang berjubah hitam sedang berkumpul di sekitar altar yang dipenuhi dengan simbol-simbol aneh. Mereka sedang melakukan ritual yang mengerikan, menyanyikan mantra-mantra gelap dan mempersembahkan korban darah.
"Sekte Kegelapan,"
Bisik Zhou Xin.
"Para pemuja Iblis Kegelapan."
"Kita harus pergi dari sini," kata Ling dengan nada ketakutan.
"Tidak,"
Jawab Zhou Xin.
"Kita harus menghentikan mereka.Kita tidak bisa membiarkan mereka melanjutkan ritual ini."
"Tapi mereka terlalu banyak,"
Kata Ling.
"Kita tidak akan bisa mengalahkan mereka semua."
"Kita harus mencoba,"
Kata Zhou Xin.
"Jika kita tidak melakukan apa-apa, mereka akan terus menyebar dan menebar teror di seluruh dunia."
Zhou Xin dan Ling memasuki penginapan itu dengan berani. Mereka menyerang para anggota Sekte Kegelapan dengan amarah.
"Hentikan ritual ini!"
Teriak Zhou Xin.
"Kalian tidak akan lolos dari keadilan!"
Para anggota Sekte Kegelapan terkejut dengan kedatangan Zhou Xin dan Ling. Mereka berhenti melakukan ritual dan menatap Zhou Xin dan Ling dengan tatapan marah.
"Siapa kalian?"
Tanya pemimpin Sekte Kegelapan dengan suara yang dingin.
"Beraninya kalian mengganggu ritual kami?"
"Kami adalah Zhou Xin dan Ling,"
Jawab Zhou Xin.
"Kami adalah pendekar yang akan menghentikan kejahatan kalian."
"Kalian bodoh,"
Kata pemimpin Sekte Kegelapan. "Kalian tidak tahu dengan siapa kalian berhadapan?"
"Kami adalah pengikut setia Iblis Kegelapan. Kami memiliki kekuatan yang tak terbayangkan."
"Aku tidak takut pada kalian,"
Jawab Zhou Xin.
"Aku akan mengalahkan kalian semua dan membebaskan desa ini dari pengaruh jahat kalian."
Zhou Xin dan Ling menyerang para anggota Sekte Kegelapan dengan kekuatan penuh.
Zhou Xin menggunakan Teknik Teratai yang telah ia kuasai, melayangkan pukulan dan tendangan yang cepat dan mematikan.
Ling menggunakan kelincahannya dan pedangnya untuk menghindari serangan para anggota Sekte Kegelapan dan melancarkan serangan balik yang tepat.
Pertarungan berlangsung sengit.
Para anggota Sekte Kegelapan menggunakan sihir dan kekuatan gelap untuk melawan Zhou Xin dan Ling.
Mereka melancarkan serangan yang mematikan, mencoba untuk melukai dan membunuh Zhou Xin dan Ling.
Namun, Zhou Xin dan Ling terlalu kuat.
Mereka mampu menangkis sebagian besar serangan para anggota Sekte Kegelapan, dan mereka terus menyerang dengan kekuatan yang tak henti-hentinya.
Mereka dengan cepat mengalahkan para anggota Sekte Kegelapan, menjatuhkan mereka ke tanah dengan pukulan dan tendangan yang mematikan.
Pemimpin Sekte Kegelapan menyaksikan kekalahan anak buahnya dengan tatapan marah.
Ia maju ke depan dan menyerang Zhou Xin dengan pedangnya yang dilapisi dengan sihir gelap.
"Kau akan mati!"
Teriak pemimpin Sekte Kegelapan.
Zhou Xin menangkis serangan pedang pemimpin Sekte Kegelapan dengan tangannya yang telah diperkuat dengan Qi.
Ia merasakan sakit yang menusuk di tangannya, tetapi ia tidak menyerah.
Ia melancarkan serangan balik ke arah pemimpin Sekte Kegelapan, melayangkan tendangan yang kuat ke dada pemimpin Sekte Kegelapan.
Pemimpin Sekte Kegelapan terpental jauh karena tendangan Zhou Xin. Ia terhuyung-huyung bangkit, wajahnya dipenuhi dengan rasa sakit dan keheranan.
"Bagaimana... bagaimana kau bisa begitu kuat?!"
Tanya pemimpin Sekte Kegelapan dengan suara yang gemetar.
"Aku memiliki kekuatan keadilan,"
Jawab Zhou Xin. "Dan aku akan menggunakan kekuatan itu untuk mengalahkan kejahatanmu."
Zhou Xin menyerang pemimpin Sekte Kegelapan dengan kekuatan penuh.
Ia melayangkan pukulan dan tendangan yang bertubi-tubi, menghantam pemimpin Sekte Kegelapan tanpa ampun.
Pemimpin Sekte Kegelapan tidak bisa mengimbangi kekuatan Zhou Xin. Ia jatuh ke tanah, terluka parah dan tidak berdaya.
"Ini belum berakhir!"
Erang pemimpin Sekte Kegelapan dengan suara yang lemah.
"Iblis Kegelapan akan kembali, dan ia akan membalas dendam atas kekalahan kami."
Zhou Xin mengabaikan kata-kata pemimpin Sekte Kegelapan.
Ia mengikat pemimpin Sekte Kegelapan dan para anggota Sekte Kegelapan yang masih hidup. Ia akan menyerahkan mereka kepada pihak berwenang untuk diadili.
Setelah mengalahkan Sekte Kegelapan, Zhou Xin dan Ling membebaskan desa itu dari pengaruh jahat.
Mereka membantu para penduduk desa untuk membangun kembali rumah mereka dan memulai kehidupan baru.
Para penduduk desa sangat berterima kasih kepada Zhou Xin dan Ling. Mereka menganggap mereka sebagai pahlawan.
"Terima kasih sudah menyelamatkan kami,"
Kata seorang penduduk desa kepada Zhou Xin.
"Kau adalah orang yang baik."
"Aku hanya melakukan apa yang benar,"
Jawab Zhou Xin dengan rendah hati.
Zhou Xin dan Ling tinggal di desa itu selama beberapa hari, membantu para penduduk desa dan memulihkan kekuatan mereka.
Kemudian, mereka melanjutkan perjalanan mereka, siap untuk menghadapi tantangan-tantangan baru yang menanti mereka di depan.
Pertemuan dengan Sekte Kegelapan telah membuka mata Zhou Xin terhadap ancaman yang lebih besar.
Ia menyadari bahwa Iblis Kegelapan memiliki banyak pengikut yang tersebar di seluruh dunia, dan bahwa ia harus menghentikan mereka sebelum mereka melakukan lebih banyak kerusakan.
Ia bertekad untuk mengumpulkan informasi sebanyak mungkin tentang Iblis Kegelapan dan para pengikutnya, dan untuk mempersiapkan diri.
Setelah meninggalkan desa yang telah mereka bebaskan dari pengaruh Sekte Kegelapan, Zhou Xin dan Ling melanjutkan perjalanan mereka.
Mereka memutuskan untuk menuju ke Kota Pedang, sebuah kota terkenal yang dihuni oleh para ahli pedang dan kultivator terampil.
Zhou Xin berharap dapat menemukan informasi lebih lanjut tentang Iblis Kegelapan di sana, serta meningkatkan kemampuan pedangnya.
Perjalanan menuju Kota Pedang memakan waktu beberapa minggu.
Mereka melewati hutan lebat, sungai deras, dan padang rumput luas. Di sepanjang jalan, mereka bertemu dengan berbagai macam orang, baik yang ramah maupun yang berbahaya.
Zhou Xin dan Ling selalu berhati-hati, siap menghadapi segala kemungkinan.
Akhirnya, mereka tiba di Kota Pedang. Kota itu tampak megah dan ramai.
Dengan di pimpin oleh pendekar tingkat raja inti keamanan kota pedang pun sangat terjaga.
Tembok-tembok tinggi mengelilingi kota, dan gerbang-gerbangnya dijaga ketat oleh para prajurit bersenjata lengkap.
Jalan-jalan di dalam kota dipenuhi dengan orang-orang yang berjalan mondar-mandir, para pedagang yang menjajakan barang dagangan, dan para pendekar yang berlatih pedang.
"Kota Pedang,"
Kata Zhou Xin dengan kagum.
"Tempat ini benar-benar luar biasa."
"Mari kita cari penginapan dan beristirahat,"
Kata Ling.
"Kita akan menjelajahi kota ini besok."
Mereka menemukan sebuah penginapan yang nyaman dan terjangkau di pinggiran kota.
Setelah check-in dan beristirahat sejenak, mereka keluar untuk menjelajahi kota.
Menyelusuri setiap sudut kota dan Ling terlihat sangat antusias berada di kota pedang.
...*BERSAMBUNG*...