NovelToon NovelToon
Nona Bar-Bar Kesayangan Tuan Muda

Nona Bar-Bar Kesayangan Tuan Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:238k
Nilai: 5
Nama Author: Lusica Jung 2

"Oh My God!! Pasti aku bermimpi, siapa pria tampan itu? Kenapa mukanya mirip sekali dengan aktor idolaku, Luhan?"

"Sebaiknya jaga matamu, Cinta Su!!"

"Doakan saja semoga hatiku tidak goyah, lagipula siapa yang bisa menolak seorang Tuan Muda dari keluarga kaya raya, apalagi wajahnya sangat tampan dan mirip idolaku, Luhan. Bukankah kita sebanding, apalagi banyak yang mengatakan jika aku mirip dengan Jessica Jung!!"

Cinta adalah putri bungsu dari keluarga "Su" sejak kecil dia jatuh cinta pada seniornya yang bernama Steven, namun kedatangan pria tampan dari keluarga Qin menggoyahkan perasaan Cinta untuk sang senior.

Cinta terjerat pesona dan kelembutan si Tuan Muda yang terkenal dingin dan arogan. Mampukah Cinta mempertahankan perasaannya pada Steven, atau justru dia benar-benar berpaling pada Aiden?

Hanya waktu yang bisa menjawab semuanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lusica Jung 2, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesal

Mega Kelam menyembunyikan sang mentari untuk menyinari bumi. Perlahan, rintik hujan menampakan pesona yang mengagumkan. Menciptakan deru melodi-melodi yang syahdu. Meniupkan kebekuan yang memabukan.

Di sebuah rumah yang tidak bisa dikatakan biasa-biasa saja. Seorang gadis tengah berdiri memandang langit yang tengah berselimut mendung itu dengan tatapan kesal.

Sepertinya hujan akan turun lagi hari ini. Gadis itu harus membatalkan semua jadwal yang telah ia susun rapi sejak semalam.

Ini adalah akhir pekan, seharusnya dia bisa bersenang-senang bersama teman-temannya, namun cuaca tidak mendukung sama sekali dan justru menjadi penghalang terbesar.

"Kesal lagi karena hujan?!" Tegur seseorang yang entah sejak kapan sudah ada di samping gadis itu 'Cinta'

Cinta menoleh. Menatap sebal pemuda yang berdiri disampingnya. "Diamlah Cris, jangan membuatku semakin kesal saja." Omel Cinta setengah menggerutu.

"Dasar adik durhaka, aku ini kakakmu. Kapan kau bisa memanggilku dengan sebutan Kakak?!"

Cinta mendecih, dan menatap sebal pemuda itu."Jangan berlebihan, Cris. Lagipula waktu kita lahir hanya selisih 5 menit saja. Jadi jangan pernah bermimpi jika aku akan memanggilmu dengan sebutan Kakak!!"

"Meskipun hanya beda 5 menit saja. Bagaimana pun juga aku tetap kakakmu, orang yang lahir lebih dulu darimu!!"

"Aku tau dan aku tidak amnesia!!"

Mungkin tak banyak yang tau jika Cinta terlahir kembar. Kakak kembarnya adalah seorang laki-laki bernama Cris. Cris dan Cinta memang tidak selalu bersama, bahkan mereka kuliah di tempat yang berbeda.

Dan seperti itukah hubungan mereka. Seperti tikus dan kucing, mereka tidak pernah akur dan selalu berselisih. Terkadang Gita dan Carel di buat pusing oleh tingkah si kembar.

"Cukup kalian berdua!! Kalian bukan bocah lagi, tapi kenapa masih saja bertengkar dan bertingkah seperti bocah." Tegur Gita pada Cinta dan Cris.

"Cris yang mulai duluan, Ma. Jadi kalau mau memarahi, dia saja." Jawab Cinta sambil bergelayut manja pada lengan ibunya.

"Kakak Cinta, panggil aku kakak. Bagaimana pun juga aku lebih tua darimu!!"

Cinta menggeleng. "Tidak mau!! Aku tidak akan memanggil orang yang seumuran dengan sebutan Kakak. Jadi bermimpi saja!!"

"Dasar gadis menyebalkan!!" Cinta menjulurkan lidahnya tanda dia tidak peduli."Ma, lihat Cinta. Kapan dia bisa menghargai ku seperti gadis nakal itu bersikap pada kak Carel?"

"Cih, dasar tukang ngadu. Sudahlah aku mau ke kamar saja."

Cinta mengibaskan rambut panjangnya dan pergi begitu saja. Dia tidak menoleh ke belakang sedikitpun, bahkan dia tidak peduli dengan Cris yang sedang menggerutu dan mencak-mencak tidak jelas karena ulahnya.

.

.

.

Tappp...

Langkah kakinya terhenti. Saat melihat sosok tampan yang sedang berbincang dengan kakak sulungnya diruang keluarga. Senyum di bibir Cinta mengembang seketika.

"Kak Ai." Seru Cinta dan mengintrupsi obrolan kedua pria tampan tersebut. Carel dan Aiden sama-sama menoleh pada sumber suara dan mendapati Cinta berdiri di samping tangga.

Aiden tersenyum lebar melihat gadis cantik itu. Inilah tujuan utamanya datang ke kediaman keluarga Su. Karena dia ingin bertemu dengan Cinta.

Aiden baru tau jika Cinta adalah adik dari sahabat yang merangkap sebagai partner kerjanya. Jadi dia memiliki lebih banyak kesempatan untuk bertemu dengan gadis cantik itu.

"Kalian sudah saling mengenal?" Carel menatap keduanya bergantian. Cinta dan Aiden sama-sama mengangguk.

"Ya, kami saling mengenal." Jawab keduanya nyaris bersamaan.

Carel menatap keduanya bergantian. Mereka benar-benar kompak. Pikir Carel. "Bagus sekali, kalau begitu aku tidak akan repot-repot untuk mengenalkan kalian lagi, hahaha." Carel tertawa diakhir kalimatnya.

Gita dan Cris datang dan bergabung bersama mereka bertiga. Ibu tiga anak itu menarik sudut bibirnya dan tersenyum ramah pada tamu putranya.

"Ini Ibuku, dan bocah itu adikku, saudara kembar Cinta." Carel memperkenalkan ibu dan adiknya pada Aiden.

Aiden berdiri dan membungkuk pada Gita Su. Gita pun sebaliknya. Tanpa dijelaskan pun, tentu wanita itu tau siapa tamu putranya itu. Dia adalah Aiden Qin. Putra keenam dalam keluarga Qin.

Satu-satunya orang yang digadang-gadang akan menjadi pewaris tunggal seluruh kekayaan keluarga bangsawan tersebut. Karena dia adalah satu-satunya keturuan darah murni keluarga Qin yang masih hidup.

Keempat kakaknya meninggal dalam sebuah kecelakaan bersama Ibu mereka.

Sedangkan kakak sulung Aiden bukan keturunan murni keluarga Qin, dia adalah putra dari istri pertama Ayah Aiden, juga orang yang menyebabkan kematian Ibu dan kakak-kakaknya.

"Kalian mengobrol saja. Jangan sungkan, anggap saja seperti rumah sendiri. Cris, ayo temani Mama belanja."

"Tapi, Ma, aku belum menyelesaikan game ku. Mama sama Cinta saja ya. Aku masih harus~"

"Mama tidak mau mendengar alasan apapun, lagipula apa untungnya membawa gadis ini jika tidak berguna sama sekali. Ikut atau Mama akan memotong uang jajanmu?!"

"Ancaman Mama mengerikan!! Baiklah, aku ikut." Cris hanya bisa pasrah, karena jika dia menolak, pasti ibunya akan memotong uang jajannya.

Selepas kepergian Gita dan Cris, di ruang tamu menyisakan Cinta, Carel dan Aiden. Setelah meminta ijin pada Carel, Aiden mengajak Cinta untuk makan siang di luar. Dan dia mengijinkannya, karena menurut Carel itu sangat bagus untuk hubungan mereka kedepannya.

-

-

-

Steven menghentikan mobilnya di sebuah cafe. Dia ada janji untuk bertemu dengan teman-temannya di sana. Selain itu, sudah lama dia tidak berkumpul dengan teman-teman lamanya.

"Wow, lihatlah siapa yang datang, Tuan Muda kita."

"Dari mana saja kau, Steve? Kenapa baru tiba?"

"Aku sibuk, kalian pesanlah apapun yang kalian inginkan. Hari ini aku yang traktir. Pak tua itu memberiku banyak uang hari ini." Ujarnya.

Steven menunjukkan beberapa gepok uang yang jumlahnya lebih dari 100 juta Won pada mereka berlima. Itu adalah uang yang dia dapatkan dari kakek buyutnya, dengan cara yang tidak baik pastinya.

Salah satu dari mereka mengambil uang tersebut lalu menciumnya dan menghirup dalam-dalam aromanya. "Sangat harum, jadi begini ya aroma uang itu."

Steven menyahut uang tersebut lalu memasukkannya kembali ke dalam saku jaketnya. "Jangan terlalu lama memegangnya, kau bisa lupa diri nanti." Pria itu mendecih, sebal dengan sikap Steven yang sangat sombong dan arogan.

"Kau terlalu perhitungan, baru memegang uang sebanyak itu saja tapi sikapmu sudah sangat menyebalkan!!"

Steven yang terpancing emosi langsung melayangkan pukulannya pada wajah temannya itu. "B*ngs*t, orang kurang mampu sepertimu berani sekali mengomentari ku. Kau sudah bosan hidup ya!!" Amuk Steven penuh emosi.

"Tuan cukup!! Jika ingin membuat keributan, sebaiknya Anda keluar." Seorang pelayan menghampiri Steven dan temannya itu.

Dia berusaha memisah dan menasehati mereka berdua. Tapi apa yang dia dapatkan. Dia malah dihajar habis-habisan oleh Steven. Akibatnya pemuda arogan itu harus digiring ke kantor polisi karena perbuatannya.

"B*ngs*t!! Berani sekali kalian melakukan hal ini padaku?! Apa kalian tidak tau siapa aku?! Lepaskan, atau kalian akan menanggung akibatnya!!" Steven terus saja berontak dan menolak untuk di bawah ke kantor polisi.

"Ada apa ini?" Tegur seorang pria melihat kekacauan itu.

"Paman keenam?!"

-

Bersambung.

1
Uty Shity Sara
Luar biasa
MAYZATUN 🥰🥰🥰al rizal
😁😁
Elly Rasmanawati
di villa keadaan sdh tdk aman,mendingan pulang aja cin......
Elly Rasmanawati
baru menyimak tapi sdh berkenan dihati... ditunggu up selanjutnya....
sella surya amanda
lanjut
Ellnara: TAMAT!!!
total 1 replies
sella surya amanda
next
sella surya amanda
lanjut
Jeissi
ga usah nyalahin orang lain, semua itu karena kesalahan kamu sendiri 😏
Jeissi
🤣🤣🤣🤣🤣
Jeissi
tuh kan benar bukan kakek kandung aiden, tapi malah sok berkuasa... dih...
Jeissi
Aiden keren 😎
Jeissi
jangan² bukan kakek aslinya aiden lagi, kok kayaknya mencurigakan sih 😏
sella surya amanda
next
sella surya amanda
lanjut
sella surya amanda
next
sella surya amanda
lanjut
Elly Rasmanawati
baru menyimak.....
sella surya amanda
next
sella surya amanda
lanjut
Kania Rahman
bagus banget ceritanya Thor 💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!