Elea dan Ghazi harus menikah karena perjodohan kilat yang di buat oleh kedua orang tua mereka yang random.
Gadis bar-bar yang tomboy harus menikah dan hidup bersama dengan pria yang tengil dan menyebalkan. Apalagi di sekitar Ghafi ada banyak wanita yang selalu menganggu rumah tangganya. Sanggupkah Elea menghadapi mereka di tengah rumah tangga yang gonjang-ganjing tanpa adanya cinta di antara mereka.
Bagaimana kehidupan rumah tangga mereka? Pastinya hanya akan di penuhi dengan pertengkaran dan keributan. Mereka tak pernah akur dan selalu adu mulut setiap bertemu seperti Tom and Jerry. Apakah pada akhirnya mereka akan saling mencintai ataukah akan memilih jalannya sendiri-sendiri?
Yuk, ikuti terus kisah cinta mereka! Cekidot!
Jangan lupa baca juga buku othor yang lain ya kak. Terima kasih.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Elea-Ghazi 13
"Loh itu bukannya Ghazi ya? Siapa sekarang wanita yang menjadi teman kencannya? Aku kok baru melihat wanita itu? Dia cantik sekali, penampilannya tak berlebihan. Apa dia adalah model baru? Kebanyakan yang mendekati Ghazi adalah para model pendatang baru untuk mendobrak karir nya kan?" bisik salah satu pengunjung di sana yang melihat Ghazi dan Elea berjalan masuk ke dalam restoran.
"Iya loh tapi lihat saja mereka sangat serasi. Bahkan aku bisa melihat tatapan Ghazi berbeda kepada wanita itu. Apa mungkin wanita ini yang akhirnya akan mendapatkan hati Ghazi? Kalau sampai dia adalah wanita yang memenangkan hati Ghazi pasti akan sangat beruntung sekali!" jawab temannya.
"Bukannya beruntung sih, lebih tepatnya akan makan hati tiap hari! Kamu tahu sendiri sifat Ghazi seperti apa? Dia itu kan sering sekali Gonta ganti perempuan cantik! Walau banyak yang menghalu katanya sampai Ghazi memberikan ini dan itu karena sangat di cintai Ghazi. Namun nyatanya mereka itu hanya hoax saja! Ghazi tak mungkin akan mengajak mereka kencan untuk kedua kalinya!" jawab yang lain.
"Tapi siapa sih yang bisa menolak pesona Ghazi? Pria tampan, mapan, keren dan juga nggak pernah perhitungan ngasih hadiah. Namun ya gitu sih! Tapi tetap saja banyak orang yang antri untuk mendapatkan perhatian Ghazi atau sekedar kencan dengan dia. Tapi kok aneh ya hampir dua bulan ini rasanya sepi berita! Nggak ada yang posting di ajak pergi oleh Ghazi. Apa karena wanita itu?"
"Eh, lihat mereka masuknya ke ruangan VIP! Ghazi kan nggak pernah mengajak para wanita yang di kencaninya ke tempat VIP. Sepetinya dia adalah wanita yang sangat istimewa nggak sih?" tanya nya.
Mereka terlihat sangat kepo. Bahkan dari tadi mereka juga tak berhenti merekam Ghazi dan Elea. Mereka terlihat sangat akrab bagi orang yang melihatnya padahal sebenarnya mereka sedang adu mulut dan berdebat perkara sepele. Ghazi sedikit gengsi mengakui jika malam ini Elea benar-benar sangat cantik. Dia memang bukanlah wanita yang selalu berdandan setiap hari. Tapi kenapa jantungnya berdebar tak karuan melihat kecantikan Elea. Bahkan sentuhan tangan di pinggang Elea sedikit dia eratkan.
"Astaga! Bisa lepas nggak sih! Masa kita duduk mau sambil gandengan terus! Udah kayak truk gandeng saja!" kesal Elea membuat kedua orang tuanya terkekeh.
"Sensi amat sih? Lagi pms ya!" cibir Ghazi menarik kursi untuk Elea.
"Tiap hari menjadi pms buat aku semenjak menikah dengan kamu! Bawaannya bikin emosi terus!" Jujur Elea.
"Sudah, sudah! Kenapa kalian malah bertengkar terus sih? Apa kalian nggak cape tiap saat bertengkar? Kami saja yang mendengarnya pusing sekali!" omel Mami Shella membuat keduanya diam.
Tak ada jaim-jaimnya mereka di depan kedua orang tua masing-masing. Seolah pernikahan mereka juga tak ada beban sama sekali. Entahlah mereka menganggap pernikahan itu seperti apa! Tapi intinya mereka terlihat tak memiliki beban apapaun. Setidaknya kedua orang tuanya berharap kedekatan mereka seperti itu akan menumbuhkan rasa cinta yang besar di hati mereka berdua.
"Makan yang banyak! Biar punya tenaga untuk ngomel lagi setelah ini!" ucap Ghazi memberikan beberapa sayur dan juga lauk lainnya di atas piring Elea.
"Ya elah banyak banget! Ini nggak akan muat di perut aku Hubby! Nantinya mubazir!" protes Elea.
"Nanti aku yang habiskan!" jawab Ghazi.
"Ya ampun Hubby ini ternyata perhatian sekali sama Wibbyyy..." ledek Mama Nara membuat wajah keduanya terlihat memerah menahan malu di ledek oleh kedua orang tua mereka.
Mereka semua makan malam dengan tenang dan setelahnya mengobrol santai. Kedua orang tua mereka mencoba untuk saling mendekatkan kedua anaknya agar lebih saling dekat satu sama lain. Mereka berharap keduanya bisa saling mencintai dan menerima apa adanya.
"Aku mau ke toilet dulu," ucap Elea.
"Aku antar!" Ghazi ikut bangkit.
"Ah elah, ke toilet doang!" jawab Elea tapi Ghazi tak peduli dan tetap mengantar Elea ke kamar mandi.
Entahlah dia mulai menjadi posesif, apalagi saat melihat penampilan Elea yang begitu cantik malam ini. Mana rela dia membiarkan istrinya di pandang oleh pria lain seperti itu.
"Loh Ghazi kamu ngapain di sini?" tanya seorang wanita cantik yang juga kebetulan akan ke toilet.
"Kamu fikir?" jawab. Ghazi ketus.
"Ghazi kapan kamu mau ajak aku dinner lagi?" tanyanya.
"Kamu siapa? Aku tak kenal!" jawabnya dengan mata yang terus awas melihat ke arah pintu toilet. Khawatir kalau istrinya keluar dari dalam kamar mandi dan tantrum melihat dia mengobrol bersama dengan wanita.
"Astaga! Aku Monica, ayolah kapan kamu ngajak aku lagi?" tanya Monica manja dan berusaha mendekat ke arah Ghazi.
"Jaga batasanmu! Aku tak akan pernah pergi dengan. Wanita yang sama lebih dari dua kali. lagi pula aku sudah menikah!" jawab Ghazi.
"apa? Mana mungkin!" tanya Monica.
"Kenapa nggak mungkin?" suara di belakang mereka mengagetkan
semoga ghazi dpt hukuman dr papi reno D asingkan k planet Pluto sebulan mh
jadinya pada mikir dih gampang Banggt yah gitu doang terhuraaaaaahhh El El kembali ke setelan aja lah lovely doply nanti kalau dia udah bucin
Thor yg Kirana ga lanjut lagi kah?
istri cuma ngikut apa yg di lakukan suaminya ga salah Dong,,
elea pingin curut itu kasihan