NovelToon NovelToon
PENYESALAN SETELAH MENINGGALKAN

PENYESALAN SETELAH MENINGGALKAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Mengubah Takdir
Popularitas:528
Nilai: 5
Nama Author: j. seft

Pengorbananku untuk selalu mempertahankan cinta kita berakhir hancur,karena hilangnya sebuah kepercayaan mu padaku,hanya karena sebuah kesalahpahaman kamu memilih meninggalkanku .
Namun aku tidak sebodoh itu untuk meratapi kepergian mu,jika kamu meninggalkanku aku tidak akan bertindak bodoh untuk tetep bertahan menunggumu dengan cinta yang masih tersimpan di hati.
Aku akan membalas rasa sakit di hatiku agar kamu tahu bagaimana rasanya menjadi orang yang sudah tidak dipercayai lagi.



Bagaimana kisah selanjutnya..........

Selamat membaca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon j. seft, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 5

Saat damara masih fokus memarahi Alex,Alex menghentikan motornya,damara kaget lalu melihat sekitarnya , "kenapa kita berhenti di sini,rumahku masih jauh Lo,atau jangan jangan kamu lupa jalan pulang ya ,harusnya kamu bertanya padaku jangan" ucap damara panjang lebar dipotong Alex.

"stttt apa tidak pegal itu mulutmu dari tadi bicara terus,ayo turun",ucap Alex.Damara langsung turun dari motor Alex .Alex pun juga turun dari motor,lalu Alex mengandeng tangan damara masuk ke dalam tenda warung bakso .

Damara terdiam, "kalau mengoceh itu harus punya amunisi yang banyak,nah kita isi amunisi dulu,kamu mau pesan apa?" tanya Alex pada damara.Damara merengut kesal .

"Aku mau mie ayam pangsit sama minumnya es degan" cicit damara.Alex tersenyum lalu berjalan ke penjual bakso mie ayam dan memesan makanan yang diinginkan damara dan dirinya.

Setelah selesai Alex mengajak damara mencari tempat duduk karena tempat itu ternyata sangat banyak pembelinya."Alex dimana kita duduk,kursinya sudah banyak yang dipakai " ucap damara pada Alex.

Alex mengaruk kepalanya yang tidak gatal."Kita keluar aja dulu" jawab Alex.Setelah di luar tenda Alex mencari tempat duduk namun nihil . Damara kesal "kamu sih cari tempat makan yang ramai pengunjung" marah damara,Alex lalu menutup mulut damara."Diam ,maafkan aku ,aku tidak tahu kalau di dalam tenda itu banyak orang" ucap Alex.

Mata Alex melihat ke arah samping tenda ternyata ada sebuah pohon berukuran besar ,Alex lalu mengandeng tangan damara ke tempat itu."Nah kita makan di sini saja,tempatnya sejuk lagi" ucap Alex.

Damara memberengut kesal , "Terus kita makan sambil berdiri gitu" ucap damara.Alex kemudian melepas jaketnya lalu menggelarkan di tanah sebagai tempat duduk , "nih kamu duduk di sini" ucap Alex pada damara.Damara kaget.

"Ngak usah deh nanti jaketmu kotor ,aku tidak enak padamu" ucap damara.Alex tersenyum "tidak apa apa duduklah ,kalau kotor nanti kan bisa dicuci ,udah duduk aja" ucap Alex.Damara pun dengan hati yang tidak enak pun duduk di atas jaket Alex,damara lalu melihat ke arah Alex .

"Terus kamu pakai apa untuk alasmu?" tanya damara, Alex menjawab "Aku tidak pakai alas,tapi tidak apa apa kok nanti bisa aku cuci celanaku,paling kalau aku berdiri nanti kaya orang habis ngompol " ucap Alex sambil tersenyum.

Damara terkekeh lucu.Tak lama pesanan damara dan Alex datang."Haduh maaf ya neng ,mas kursinya sudah penuh ,besok besok saya beli kursi lagi deh supaya semua kebagian tempat duduk" ucap penjual.

Damara tersenyum "tidak papa papa kok pak ,lagipula di sini sejuk ,saya suka di sini" ucap damara pada penjual itu."Maaf kan saya ya ,kalau begitu selamat menikmati makanannya ,Saya permisi dulu ya banyak orang yang mengantri soalnya" ucap penjual itu.Damara dan Alex mengangguk .Penjual itu pun berjalan menjauh meninggalkan damara dan Alex.

Alex mendekatkan mie ayam milik damara ke damara, "nih makan,habiskan ya biar cepat besar" ucap Alex.Damara marah "enak aja aku udah besar ya" jawab damara."Besar umurnya bukan tubuhnya" ucap Alex.Damara memberengut kesal.

"Eh ini tidak ada saus sama kecapnya ya" ucap damara."Sebentar aku ambilkan di tenda,kamu minum air kelapanya dulu aja sambil nunggu aku"ucap Alex lalu meninggalkan damara.

Damara melihat kepergian Alex."Ternyata dia bisa seperhatian itu ya,padahal awal bertemu kemarin dia begitu pemarah dan nakal banget" batin damara.

Tak lama Alex datang membawa dua botol ,satu botol kecap dan satu botol saus.Damara yang melihatnya tersenyum jahil."Nih saus sama kecapnya" ucap Alex."IHH sambelnya mana ,aku kan mau yang pedas " jawab damara.Alex pun menghela nafasnya kasar "iya iya sebentar aku ambilin" pasrah Alex,Alex kemudian kembali ke tenda untuk mengambil sambal.

Damara yang melihatnya tertawa kencang."Hahahaha kalau dia lugu begitu lucu banget,beda banget sama kemarin" ucap damara.Alex pun kembali lagi dengan membawa sambal di tangannya."nih udah buruan makan nanti dingin lagi makanannya" ucap Alex.

Damara tersenyum lalu mengangguk dan mulai meracik mie ayamnya .Alex yang melihat damara menuang banyak sambal di mie nya pun menegurnya "jangan makan sambal terlalu banyak nanti kamu bisa sakit perut " ucap Alex.

"Aku udah terbiasa makan pedas,tenang aja"jawab damara."Ya udah kalau kamu ngeyel,yang penting aku udah menasihatimu" ucap Alex.Alex dan damara pun menikmati makanan mereka masing masing.

Beberapa menit kemudian damara dan Alex selesai makan.Alex pun berjalan ke tenda diikuti damara di belakangnya yang membawa mangkok bekas makannya tadi . "Bang berapa totalnya ?" tanya Alex.Penjual itu pun menjawab .Selesai membayar Alex dan damara naik motornya lagi.

"Wahh puas banget aku bisa makan mie ayam ,sudah lama aku tidak makan mie" ucap damara.Alex kaget "memangnya kamu tidak makan mie kenapa?" tanya Alex ."Aku punya penyakit tipes bapakku melarangku makan mie sebenarnya ,tapi sesekali Ndak papa lah hehehe" ucap damara.

"Nah udah tahu punya penyakit tipes kenapa makan pedas tadi ?" tanya Alex dengan marah."Ishh jangan marah marah dong,kan cuma sekali,tidak papa lah,ciyee kamu khawatir sama aku ya" ucap damara.Alex gelagapan "ngak ,nanti kalau kamu kenapa Napa aku dimarahin Tante ,nanti Tante pikir aku tidak menjagamu" bela Alex.

Damara hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.Saat perjalanan menuju rumah damara ,damara melihat ke arah lapangan ,"wahhh ada pasar malam ,Wahh nanti malam aku kesini ah"ucap damara sendiri.

Tak lama damara dan Alex sudah sampai di rumah damara ,terlihat sapi milik damara sudah sampai dan sudah diturunkan dari truk .

"Dodii" teriak damara turun dari motor Alex dan berlari ke arah Dodi."Terima kasih ya udah mengantar sapiku,ayo masuk " ucap damara sambil mengandeng tangan Dodi masuk ke rumahnya.

Sampai di dalam rumah ibu damara kaget "loh damara kamu udah pulang " ucap ibu damara."udah Bu,baru saja "jawab damara."Terus mana nak Alex ,nak Alex tidak mampir ?" tanya ibu damara.

"Nih nak Alex malah ditinggal begitu saja di depan rumah,astaga damara bapak tidak pernah mengajarkanmu berperilaku tidak sopan ,harusnya kamu berterima kasih sama nak Alex dan ajak mampir dulu" omel bapak damara pada damara.

Terlihat Alex yang berada di belakang bapak damara menjulurkan lidah pada damara.Damara mengepalkan tangannya , "maafkan damara pak" ucap damara

"Ya udah ,ayo semua duduk dulu,kita ngopi bareng" ucap ibu damara pada semua orang.Semua pun duduk sambil menikmati kopi dan cemilan buatan ibu damara."Nak Dodi gimana kabarnya,sudah lama tidak main kesini sejak pindah kampung" tanya ibu damara."Maaf Bu,Dodi belum sempat main ke sini,tapi nanti kalau ada waktu luang Dodi banyak banyakin deh main di rumah ibu" jawab Dodi.

"Ibu minumku mana?" tanya damara."Itu di depan kamu kalau bukan minuman apa damara?" ucap ibu damara.Damara merengut kesal "kan damara tidak suka kopi" jawab damara kesal . Ibu damara menepuk dahinya "ibu lupa damara,sebentar ibu buatkan minuman lainnya untukmu ,nak Dodi sama nak Alex apa mau sekalian ganti minuman?" tanya ibu damara.

"Samakan sama damara aja Bu" ucap Alex dan Dodi bareng.Alex dan Dodi saling tatap tajam

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!