NovelToon NovelToon
Istri Kecil Gus Azkar

Istri Kecil Gus Azkar

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa / Perjodohan / Tamat
Popularitas:23.7k
Nilai: 5
Nama Author: Rina Casper

Aroma melati yang merebak di gedung itu terasa mencekik paru-paru Rina. Harusnya, hari ini menjadi hari paling bahagia dalam hidupnya. Namun, di balik riasan bold dan kebaya putih mewah yang melekat di tubuhnya, ada hati yang sedang hancur berkeping-keping.

​Di sampingnya, duduk Gus Azkar. Pria itu tampak tenang, nyaris tanpa cela. Dua bulan lalu, saat Azkar datang melamar ke rumahnya, Rina tak punya kuasa untuk menolak keinginan orang tuanya. Azkar adalah menantu idaman—seorang ustadz muda yang dihormati, santun, dan memiliki garis keturunan pemuka agama yang terpandang.
​Tapi bagi Rina, Azkar adalah orang asing yang memisahkan dunianya dengan Bian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rina Casper, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 5

Rina baru saja mencapai trotoar di luar rumah sakit, mencoba mencari taksi atau ojek yang lewat di tengah malam. Tiba-tiba, sebuah mobil hitam mewah berhenti tepat di sampingnya. Rina sempat berharap itu adalah Bian, namun harapannya hancur seketika saat kaca mobil itu turun.

Di dalam sana, duduk Gus Azkar dengan wajah yang gelap dan tenang—ketenangan yang jauh lebih menakutkan daripada kemarahan.

"Masuk," ucap Azkar singkat. Suaranya dingin, nyaris tanpa emosi.

"Nggak mau! Mas jahat! Tolong!" Rina mencoba lari ke arah berlawanan, namun dua orang pria berbadan tegap—santri kepercayaan Azkar—sudah berdiri di belakangnya, menghalangi jalan.

"Saya sudah memberi kamu kesempatan untuk patuh dengan cara baik-baik, Rina," ucap Azkar sambil turun dari mobil. Ia berjalan perlahan menghampiri istrinya yang ketakutan.

"Tapi sepertinya, kamu lebih suka cara yang keras."

Azkar langsung menyambar tangan Rina yang terluka, menatap darah yang mengering di sana dengan tatapan benci sekaligus khawatir yang aneh. Tanpa aba-aba, ia memanggul Rina masuk ke dalam mobil.

"Kita pulang ke Pesantren malam ini juga. Tidak ada rumah sakit, tidak ada sekolah. Kamu akan saya kunci di dalam kamar sampai kamu paham siapa pemilikmu sebenarnya," tegas Azkar sambil mengunci pintu mobil secara otomatis.

Rina memukul-mukul kaca mobil, "Maaaas! Lepasin! Rina mau sekolah!"

Gus Azkar hanya diam, ia mengeluarkan sapu tangan dan membebat tangan Rina yang berdarah dengan kasar namun erat. "Diam, Rina. Atau ancaman saya di rumah sakit tadi akan saya wujudkan sekarang juga di dalam mobil ini."

Mendengar itu, Rina seketika membeku. Ia meringkuk di pojok kursi mobil, menangis tanpa suara, menyadari bahwa pelariannya kali ini justru membawanya ke dalam "penjara" yang lebih ketat.

Laju mobil hitam itu membelah kesunyian jalan raya menuju kompleks pesantren. Di dalam kabin yang dingin, suasana terasa mencekam. Gus Azkar masih mengatur napasnya yang memburu karena amarah, matanya menatap tajam ke arah jalanan di depan.

Namun, perlahan ia menyadari sesuatu. Suara isakan Rina yang tadi memenuhi mobil tiba-tiba menghilang. Suasana menjadi terlalu sunyi.

Azkar menoleh ke samping. Ia melihat kepala Rina terkulai lemas ke arah jendela. Wajah istrinya yang mungil itu kini tidak lagi pucat, melainkan seputih kertas. Sapu tangan yang tadi ia bebatkan di tangan Rina sudah basah kuyup oleh darah merah pekat yang merembes hingga ke jok mobil.

"Rina?" panggil Azkar. Suaranya sedikit bergetar.

Tak ada jawaban.

Azkar menyentuh pipi istrinya. Dingin. Ia segera meraih pergelangan tangan Rina untuk mencari denyut nadi, namun yang ia temukan hanyalah denyutan yang sangat lemah dan tidak beraturan. Rina telah kehilangan terlalu banyak darah akibat luka infus yang dipaksa lepas dan aktivitas larinya yang nekat.

"Rina! Bangun, Dek! Jangan bercanda!" Azkar menepuk pipi istrinya dengan lebih keras, namun Rina tetap tak bergeming. Tubuhnya lunglai seolah tak bertulang.

Antara Ego dan Rasa Takut

"Cepat! Putar balik ke rumah sakit terdekat! Jangan ke pesantren!" teriak Azkar pada santri yang menyetir.

"Tapi Gus, tadi Gus bilang—"

"SAYA BILANG RUMAH SAKIT SEKARANG!" bentak Azkar dengan urat leher yang menonjol.

Keyakinan dan ketegasan yang tadi ia tunjukkan runtuh seketika. Azkar segera menarik tubuh Rina ke dalam pelukannya. Ia mendekap kepala istrinya erat di dadanya, mencoba memberikan kehangatan. Ia bisa merasakan sisa-sisa napas Rina yang pendek dan dangkal.

"Maafkan Mas, Dek... Mas mohon, bertahanlah," bisik Azkar lirih. Nada suaranya bukan lagi seperti ustadz yang menghukum santrinya, melainkan seperti seorang pria yang hampir gila karena ketakutan kehilangan miliknya yang paling berharga.

Egonya yang ingin mengurung Rina di pesantren seolah menguap. Melihat Rina yang meregang nyawa karena ulahnya sendiri dan paksaan pernikahan ini membuat hati Azkar seperti disayat sembilu. Ia menatap tangannya yang kini berlumuran darah Rina—darah istrinya yang baru berusia 17 tahun, yang seharusnya masih duduk di kelas 2 SMA dan tertawa bersama teman-temannya.

"Cepat sedikit!" teriak Azkar lagi pada sopir, sementara tangannya menekan kuat luka di tangan Rina agar darahnya berhenti mengalir.

Di tengah kepanikan itu, Azkar sadar; jika terjadi sesuatu pada Rina, ia tidak akan pernah bisa memaafkan dirinya sendiri, dan ia tidak akan pernah bisa mendapatkan hati gadis itu selamanya.

1
Qaisaa Nazarudin
Waahh gak ada basa basinya,To the point banget..Noh Gus langsung punya Rival tuh..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Masih pake seragam SMA bukan kah tadi Azkar sudah nyuruh tukar ya bajunya saat di kamar? Atau Outhornya lupa 🤔🤔
Rina Casper: hhehe iya saya lupa kak maaf ya🙏soalnya saya buat novel gak cuma ini doang😭trimakasih sudah mampi☺️
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
gak pake kerudung Rina?
Qaisaa Nazarudin
Apa bedanya,tetap juga kata talak dengan kesedaran nya,apapun alasannya..seorang yang lebih faham agama pasti nya dia akan tau dengan apa yg diucapkannya..
Qaisaa Nazarudin
Ini anak maunya apa sih? Katanya mau bebas,tapi saat mau dibebasin malah gak mau..Kebanyakan DRAMA..
Qaisaa Nazarudin
Nih baru Nongol mereka,noh liat dari Ulah kalian..
Qaisaa Nazarudin
Baru nongol sekarang heran deh,Pesakit di ICU dibiarin orang membesuk sesuka hati,mana ada kayak gitu..🤦
Qaisaa Nazarudin
Bisa ya ruang ICU dibesuk gitu?? mana nih dokternya? Harusnya kalo masih diruang ICU gak diizinkan besuk kerap gitu,harus satu orang yg masuk dlm satu waktu,itu juga gak boleh lama2 ,kalo mau lama2 sambil cerita itu mah nunggu dipindahkan ke ruang perawatan ya..
Nih anak kecil ngenyel banget..🤦
Qaisaa Nazarudin
Orang mana ya yg panggil BAK bukan MBAK?? 🤔
Qaisaa Nazarudin
Cepat banget sadarnya,Kima seminggu dua minggu kek,biar sampai Ortu kamu dtg menyaksikan penderitaan kamu kayak gini,aku oengen liat,ada gak rasa bersalah dan penyesalan dlm hati dan diri mereka..ckk gak sesuai dengan Ekspektasi aku..🙆🙆
Qaisaa Nazarudin
Bak Rina?? BAK itu apa? 🤔🤔MBAK maksudnya??
Qaisaa Nazarudin
Kenapa hanya Azkar yg Hancur?? Harusnya keluarga Rina sekalian,Kemana mereka?? kenapa tdk dikabarin??
Qaisaa Nazarudin
Harusnya Doktor mengatakan ke Ortunya Rina yg gila itu gimana keadaan anak mereka selama ini dan hingga saat ini..
Qaisaa Nazarudin
Aku suka peran cewek yg TEGAS,BAR-BAR,JUDES,TANGGUH,dan BUKAN CEWEK LEMAH..tapi disini peran utama ceweknya adalah CEWEK LEMAH..yang taunya CUMAN NANGIS mulu 🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Kenapa Seorang Gus nekad banget menikahi anak dibawah umur? Aku jadi tambah penasaran,Kayaknya Gus Azkar emang udah lama mengenali dan mencintai Rina,Gak mungkin kan saat kuliah dan diluar pasantrennya gak ada wanita dewasa yg dia suka? Kenapa harus Rina yg masih sekolah yg jadi pilihan nya?? 🤔🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Oh Bian udah 23 tahun? Ku pikir Kakel nya Rina gitu??
Qaisaa Nazarudin
Udah tau gitu, Kenapa kalian paksa?? 🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Kasian banget mereka,Tuh pak ustaz apa gak ada ustazah dan santri dipondok yg dia sukain,kenapa harus Risa yg sudah punya KEKASIH juga masih sekolah yg menjadi pilihannya??ckk
muna aprilia
lanjut
angel
egois sekali azkra ini kenapa pemeran ceweknya gak dikasih sekolah sih😔😔
Rina Casper: nanti ke atas bab di sekolahin kok😇
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!