NovelToon NovelToon
GADIS MANJA DAN PANGERAN DINGIN

GADIS MANJA DAN PANGERAN DINGIN

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Romansa-Teen school / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:30.9M
Nilai: 4.7
Nama Author: Mae_jer

Akibat trauma masa lalu, Chaby tumbuh menjadi gadis yang sangat manja. Ia hidup bergantung pada kakaknya sekaligus satu-satunya keluarga yang peduli padanya.

Di hari pertamanya sekolah, ia bertemu dengan Pika, gadis tomboi yang mengajaknya loncat pagar. Kesialan menimpanya, ia tidak tahu cara turun. Matanya berkaca-kaca menahan tangis. Disaat yang sama, muncul pria tampan bernama Decklan membantunya turun.

Decklan itu kakaknya Pika. Tapi pria itu sangat dingin, dan suka membentak. Tatapan mengintimidasinya selalu membuat Chaby menunduk takut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae_jer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 27

Dengan berbagai macam alasan yang di lontarkan Pika, akhirnya Danzel percaya. Pika melambai-lambai ke Chaby dan kakaknya yang mulai meninggalkan area sekolah itu. Setelah mobil itu benar-benar tidak terlihat lagi, ia langsung bernapas lega.

Hufft...

Kenapa susah sekali mendapatkan  kepercayaan seorang lelaki tegas seperti kak Danzel. Ia bahkan harus menjelaskan dengan sedetail mungkin.

Pandangannya menatap berkeliling area sekolah yang sudah sepi itu, sebaiknya ia pulang saja.

Saat tiba dirumahnya, ia melihat Decklan dan kedua sahabatnya sedang asyik dengan kesibukan mereka masing-masing diruang tamu.

Gadis itu memutar bola matanya malas dan dengan cueknya melewati mereka menuju kamarnya, tak lupa membanting-banting kakinya di anak tangga.

"Ngapa tuh adek lo?" tanya Andra berpindah-pindah menatap Decklan dan Pika yang hampir menghilang dibalik tangga.

Decklan ikut melirik adiknya sebentar. Ia lalu mengangkat bahu acuh tak acuh dan kembali sibuk dengan buku bacaannya.

"Bar, lo gak ada niat gitu buat minta maaf?" kali Andra menatap Bara.

Bara diam saja namun tampak berpikir. Sejujurnya ia masih merasa tidak enak pada Chaby karena kejadian beberapa waktu lalu.

Pria itu menghentikan kegiatannya dan menoleh ke Andra. Ia tahu maksud pria itu. Bohong kalau ia pura-pura tidak peduli, ia adalah jenis pria yang amat pandai menyimpan rahasia bahkan rasa bersalahnya yang begitu besar ke Chaby tertutupi dengan wajah dinginnya.

Meski begitu ia sadar kalau dirinya salah dan harus minta maaf. Ia sudah kasar waktu itu, karena terlalu terbawa emosi.

Decklan memperhatikan Bara dari sudut matanya. Raut wajahnya datar, tidak terbaca.

"Decklan!"

Suara teriakan mamanya kedengaran dari dapur. Ia dan teman-temannya saling berpandangan. Pria itu lalu bangkit berjalan menuju dapur, ia tahu mamanya pasti mau menyuruhnya kalau sudah manggil begitu.

"Beliin belanjaan mama yang kelupaan yah, mama nggak bisa soalnya lagi masak buat kalian. Nih udah mama catet di kertas semuanya." pinta mamanya menyodorkan kertas kecil berisi daftar belanjaan.

Decklan mengangguk kalem, mengambil kertas kecil dari tangan mamanya dan berbalik keluar dapur.

Ia adalah tipe anak yang taat sama orangtua, ia tidak pernah berani menolak kalau perintah itu langsung dari mama atau papanya.

"Gue ke supermarket bentar." ujarnya ke Bara dan Andra yang masih asyik main. Tangannya menggapai sebuah kunci motor diatas meja lalu berbalik pergi.

                                ***

Hari ini Danzel meeting dengan kliennya di sebuah restoran. Pria itu membawa Chaby. Galen punya urusan lain jadi mau tak mau ia harus membawa adiknya bersamanya. Ia terlalu takut meninggalkan gadis itu sendirian di apartemen.

"Duduk disini, jangan kemana-mana. Kakak nggak bakal lama, ngerti?" ucap Danzel menatap lurus Chaby. Ia mendudukan gadis itu di sebuah meja yang tak jauh dari tempatnya meeting dengan kliennya, maksudnya biar dia bisa jangkau terus keberadaan adiknya itu.

Chaby mengangguk patuh.

Danzel lalu pergi setelah memesankan makanan buat gadis itu.

Tak sampai sepuluh menit, menu yang di pesan Danzel datang. Chaby menatap lama pesanan yang sudah siap makan di atas meja itu. Ia tidak berselera makan di restoran itu.

Sebenarnya sejak tadi pandangannya tidak lepas dari supermarket yang ada didepan restoran itu.

Pasti ada ice cream di supermarket itu. Chaby mulai mengkhayal makan ice cream sambil sesekali menjilati bibirnya. Kesana nggak yah, batinnya mulai beradu.

Pandangannya berpindah ke tempat sang kakak yang tak jauh dari situ, senyum lebar menghiasi wajahnya. Sepertinya keberuntungan memihaknya, kakaknya lagi sibuk ngobrol dengan temannya. Tanpa pikir panjang ia memutuskan keluar.

Dan disinilah gadis itu sekarang

Berdiri tegak di depan supermarket dengan wajah penuh kebahagiaan, seperti baru menang lotre saja.

Dengan langkah cepat ia masuk mencari-cari  tempat ice cream. Ia tak sadar sejak tadi sepasang mata sedang mengamati gerak-geriknya dengan raut wajah heran.

Decklan.

Pria itu hendak keluar setelah membayar belanjaan tapi langkahnya terhenti ketika melihat seseorang yang ia kenal memasuki toko itu.

"Chaby?"

Gumamnya dalam hati.

Ia mengernyit heran, ngapain tuh cewek disini, sendirian lagi. Pria itu cukup tahu kalau gadis manja seperti Chaby dengan segala kekurangannya itu pastinya tidak akan mendapat ijin keluar sendirian.

Ia mengedarkan pandangan ke segala arah namun tidak juga menemukan orang lain bersama gadis itu. Kemana kakaknya? tidak mungkin kakaknya yang tampak sangat protektif padanya itu membiarkan dia sendirian di luar.

Mungkin itu tampak berlebihan bagi orang lain, tapi ingat, di dunia ini masih ada jenis-jenis orang dengan sifat langka seperti Chaby ini.

Fokusnya kembali ke gadis yang sekarang berhenti di tempat ice cream.

Decklan terus mengamatinya dari jauh. Sesekali ia terkekeh pelan karena raut wajah Chaby yang menurutnya lucu seperti anak kecil.

Cukup lama gadis itu berdiri didepan tempat ice cream itu namun belum ada tanda-tanda ia mau beli, hanya melihatnya. Decklan berdecak gemas, ia melangkah mendekati gadis itu.

"Kalo mau beli ambil aja, nggak usah diliatin terus."

Gimana guys?

Semoga kalian suka sama ceritaku yah

Jangan lupa di kasih like dan comment

biar aku lebih semangat nulisnya 🙏

1
Mamah Dini11
bknnya kurang baik hubungan chaby dn danzel sm papanya , kan suka menyiksa chaby , dan memang bisa chaby lama2 di seucol , sekolahnya gimana kan bkn waktu libur juga
Mamah Dini11
sabar deck mungkin blm takdir kalian bersatu. , tpiii jgn berkecil hati chaby. setia sm kmu, pdahal aku setuju sm ide kmu , tpiii mau gimana lgi , papa chaby sakit.
Mamah Dini11
moga danzel setuju pd akhirnya, biar tenang hati decklan nya bang
Mamah Dini11
si chaby itu keterkaluan tega sekali ngasih cewe ompong ke andra, decklan gimana kalau kmu nikah sirih dulu sm chaby biar hatimu tenang ninggalin nya , gk apa msh sekolah juga kan nikah nya Diam2 dulu cuma untuk mengikat , kurasa gk APA2
Mamah Dini11
gk nyangka pika juga cewe lemah kayak chaby dikira pemberani , belajar ilmu bela diri gih sm chaby biar kalian jadi perempuan yg kuat
Mamah Dini11
😄😄😄😄😄😄😄😄😄😄😄😄. aduh chaby chaby sakit perut tau aku , gk kuat ngakak banget mana lgi. sendiri lgi , apa kata dunia chaby2 blm juga menikah udh berani kentut di dekapan pacar lgi. memalukan , kalau di daerah ini itu do anggap gak sopan chaby tpi biarlah kan decklan bucin m kmu , jadi Sah2 aja kali 😄😄😄😄😄😄👍👍🤭🤭🤭
Mamah Dini11
ah blm waktunya dah ketahuan, tpiii patut di acungi jari decklan itu instingnya kuat banget tau gelagat orang👍👍keren kmu dec gk salah chaby pilih kmu
Mamah Dini11
gasken decklan hati2 ,pacarmu banyak yg menyukainya
Mamah Dini11
lewat aja. thor decklan. udah jadi doktr dn nikah sm chaby lbh seru kayaknya
Mamah Dini11
dasar s elsa ular, kmu tak akan berhasil. memprokasi. decklan elsa sia2 usahamu
Mamah Dini11
kalau pika jgn di samain kayak chaby ya Thor. biar maksud bara cepet. di. mengerti pika agar cepet peka pika nya agar gk bertele2
Mamah Dini11
kenapa kakak chaby atau galen gk punya inisiatif mem bawa ke psikiater dari dlu kalau memang mereka menyangi chaby , malah decklan yg punya pikiran ke sana , iya bawa aja dec biar chaby sembuh total, gk menganggu mentalnya 👍👍
Mamah Dini11
gak peka si decklan mh
Mamah Dini11
kok si nana
Mamah Dini11
alhmdulilah pika udah sadar waras lagi, alhmdulilah danzel gk jadi mati. walau membohongi semua orang , makasih author, hampir q mau udahan bacanya 🙏🙏🙏 😄😄😄😄😄
Mamah Dini11
setuju setuju setuju kak sangaaaaattt gk adil buat chaby ,semoga pika gk lama komanya, biar chaby gk Terus2an menyalahkan diri nya ,oh iya galen cari aja ART buat mengurus chaby sekalian bisa menemani chaby biar gk ke sepian, kan gk mungkin bara terus nemenin chaby bara harusdn kmu. juga galen masing2 punya kesibukan, ok👍👍
Mamah Dini11
ahhhh malessss danzelnya di bikin meninggal mh ,pika di buat koma Kok jadi runyam ke sini sih
Mamah Dini11
ahhhh gk asik gk seru kalau danzel di tiadakan mh kasian chaby. sendiran ,dan perempuan glia itu msh berkeliaran ITU bahaya buat chaby , ayo thor masukin ke RS jiwa mama nya chaby, dan untuk danzel bikin pinsan aja jgn di bikin meninggal ,dn selamatkan pika juga thor pliiiiissss 🙏🙏
Mamah Dini11
gimana tanggapan guru nya ya muridnya terang2 pacaran APA GfK masalah, eh kok chaby gk jujur mlh berbohong gk terus teranng itu perbuatan si nana keparat , moga aja ketahuan perbuatan si nana ITU, secepatnya
Mamah Dini11
kayaknya mama nya si chaby niii , kok gitu gaya bicaranya jahat bingit , kalau iya masa bertahun2 gk sadar2 kelakuan nya , aduhhhh danzel harus hati2 kmu kalian ada yg mengintai ,masa seorang IBU GfK ada tobatnya mau jahat terus sm anak2. sendiri ,tolong thor lindungi chaby dn kakanya, dari pamfir manapun
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!