NovelToon NovelToon
Gadis Bar Bar Dan CEO Arogan

Gadis Bar Bar Dan CEO Arogan

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Keluarga / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta pada Pandangan Pertama / Harem / Cintapertama
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: giyonk17

" jadi aku harus menikah dengan nya "!! gumam seorang gadis yang sedang ber si tatap dengan laki laki tampan di hadapnya saat ini.
"aku tidak bisa membayangkan jika punya istri seperti dia"! gumam laki laki tersebut di dalam hati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon giyonk17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 5

Siang itu jam menunjukan angka 1 .30 para murid berhamburan meninggal kan sekolah elit tersebut, begitupun dengan alea dan sarline.

Kedua gadis itu beriringan berjalan keluar dari kelas .

"Al, aku main kerumah mu boleh"!? Tanya sarline kepada sahabatnya yang tidak pernah mengizinkan dirinya main kerumahnya, dengan alasan takut sarline yang notabene nya anak orang kaya raya nanti tidak nyaman dengan kondisi rumahnya yang sederhana tapi begitu nyaman.

" Tapi,line"!! Sahut Alea ingin menolak tapi entah dengan alesan apalagi.

"Ayolah, sekali saja ya, aku penasaran sekali dengan rumah mu, padahal kita sudah hampir 2 tahun sahabatan". Rengek sarline sambil bergelayut ke lengan sahabatnya itu.

"Haaah"!! Dengan terpaksa Alea pun mengangguki nya .sarline tersenyum dengan hati yang sangat bahagia.

"Kalau begitu ayo kita ke supermarket dulu". Celetuk sarline dengan antusias.

"Mau ngapain ke supermaket "! Tanya Alea nampak bingung .

" Kita beli mie instan,aku sangat penasaran sekali dengan rasanya' "! Bisik sarline yang tidak ingin di dengar oleh orang lain.

"Apaa"! Pekik alea kaget setengah ingin semaput.

"Jadi selam ini kamu tidak pernah makan mie instan,"!? Sarline menggeleng pelan sambil tersenyum kecut ke arah sahabatnya itu.

"Kau ini hidup di zaman apa sih sampai rasa mie instans saja tidak tahu". Celetuk Alea sambil geleng gelang kepala.

"Ya sudah ,ayo tapi izin dulu sama mama mu,jangan sampai para bodyguard suruhan papa mu itu mengintai kita seperti maling ya". Celetuk Alea yang memang benar kenyataan nya.

"Hahaaa ," sarline tergelak lalu mengambil ponsel yang berada di tasnya dan menghubungi sang mama.

Sarline "!! Gumam mama Zahra saat melihat panggilan masuk dari anak gadisnya.

"Hallo sayang"! Sapa mama Zahra dari seberang telpon.

" Ma ,sarline pulang telat ya, sarline mau main sebentar ke rumah Alea"!

" Biar diantar supir,sayang"! Sahut mama Zahra memberi izin.

"Baik ma, terimakasih mama"! Kata sarline lalu mematikan sambungan telpon setelahnya.

"Bagaimana ,"!? Tanya Alea memastikan.

"Aman,ayo berangkat keburu lapar aku".sahut sarline sambil menarik tangan alea begitu saja.

Sebuah mobil hitam mewah sudah terparkir di depan sekolah elit tersebut,sarline segera membawa Alea masuk kedalam mobil mewah tersebut .

" Line, mobilnya mewah sekali" bisik Alea yang tak enak hati dengan supir yang memakai baju hitam di depanya.

"Ini tidak beberapa,kalau kamu baik mobilnya kak saka ,bisa bisa baru masuk langsung tertidur pulas kamu"!

"Hah, memang itu mobil apa obat tidur "! Sahut Alea tak percaya.

" Mobil setengah obat bius , pokonya nyaman nya tidak ketulungan "! Jelas sarline ,namun sangat jarang sekali sarline di ajak saka naik mobil pribadinya yang jarang sekali dia gunakan.

Sesampainya di sebuah mini market yang tak jauh dari rumah Alea, mobil yang di tumpangi dua gadis random tersebut pun berhenti .

"Apa ini yang di maksud supermarket,Al"! Tanya sarline sambil menatap ke arah mini market di depanya.

"Sudah kalau di supermaket kelamaan keburu cacing cacing di perutmu meronta ronta nantinya"! Celetuk Alea sambil menarik tangan sarline untuk mengajaknya masuk.

"Tidak perlu beli mie instan, di rumahku banyak kalau cuma mie saja".

"Lalu kita masuk untuk membeli apa"! Tanya Alea kebingungan.

"Beli telur, sepertinya telur di rumahku habis hehee"! Sahut Alea di iringi tawa.

"Baiklah ,ayo kita beli telur." Sarline  segera membawa keranjang dan menaruh telur cukup banyak di keranjang tersebut, membeli makanan ringan dan minuman dingin.

"Kamu mau makan mie atau mau buka warung, kenapa beli sebanyak ini"! Celetuk Alea sambil menatap sekeranjang penuh belanjaan yang berada di dalamnya.

"Sudah diam saja, aku yang bayar jadi kamu menurut saja"! Mendengar itu Alea hanya menggelengkan kepalanya.

"Orang kaya mah bebas, " gumam Alea dalam hati sambil memperhatikan sarline yang sibuk sendiri.

Setalah keluar dari mini market dengan dua tas belanjaan ,keduanya kembali masuk kedalam mobil dan menuju rumah Alea yang terletak di sebuah  perumahan sederhana di kota tersebut.

"Berhenti pak". Kata Alea saat sudah sampai di depan rumahnya.

"Ini rumahmu"! Tanya sarline menatap rumah BTN satu lantai di hadapanya.,rumahnya tidak begitu mewah namun terlihat bersih dan nyaman,halaman nya pun tidak Seluas halaman mansion kediaman nya yang sudah seperti lapangan golf itu.

"Pak nanti jemput aku jam 5 ya,kalau pak nanang mau makan siang atau ngopi tidak apa apa"! Kata sarline kepada supir pribadi nya.

"Baik neng"! Sahut pak Nanang mengangguk singkat setelah membantu Alea dan sarline mengangkat barang belanjaan mereka.

" Sudah ayo cepat aku sudah lapar ini,"! Kata sarline sambil mengelus elus perut ratanya.

Alea pun mengangguk lalu berjalan mendekat ke arah pintu yang masih tertutup rapat .

"Assalamualaikum,Bu"! Kata Alea sambil membuka pintu tersebut dan masuk kedalam rumah di ikuti oleh sarline.

"Walaikum salam ,baru pulang ,nak". Kata seorang wanita paruh baya dari dapur yang tak lain adalah Bu Hanik yang sedang sibuk dengan aktifitas membuat kue kue.

"Bu, kenalkan ini ada temanku ikut main kesini"! Kata Alea, mendengar itu Bu Hanik langsung mengalihkan pandanganya menatap ke arah gadis cantik yang sudah tersenyum manis ke arahnya.

"Selamat siang Tante,kenalkan saya sarline teman Alea";  kata sarline memperkenalkan diri. Bu hanik mengangguk dan membalas senyuman sarline kepadanya.

"Bu mie instan masih"! Tanya Alea sambil berjalan mengambil panci dan menyalakan kompor.

"Masih, lagian ibu sudah masak,Al, kenapa malah diajak makan mie instan temanmu"! Tanya hu Hanik yang kembali fokus dengan cetakan kue ditanganya.

" Memang niatnya dia kesini mau numpang makan mie instan Bu"! Celetuk Alea dan langsung mendapatkan pukulan maut dari sarline.

Bugh'"!

"Tidak sejujur itu juga kali Al "! Bisik sarline gemas rasanya.bu Hanik hanya menggelengkan kepalanya melihat dua gadis random di hadapanya.

"Lebih baik kau duduk manis sambil menunggu mangkok di sana ,dari pada itu nanti tanganmu terkena panci panas ini"! Sahut Alea yang merasa risih sedari tadi sarline sudah heboh sendiri di dekatnya.

Ok"!! Sahut sarline sambil mengangkat satu jempolnya ke udara Dan dengan bodohnya sarline pun duduk di kursi meja makan dengan dua mangkuk di hadapnya.

"Taraaa"!! Pekik alea sambil mengangkat panci berisi mie yang sudah matang dan membawanya menuju meja makan.

"Wah Al, harum sekali baunya"! Celetuk sarline sambil mencium aroma mie instan yang menyeruap tersebut.

"CK, sejak dulu bukanya bau mie instan seperti ini, harum dari mana "! Gumam Alea dalam hati sambil menuangkan mie tersebut ke dalam mangkok.

"Tante mari makan"! Ajak sarline kepada pemilik rumah.

"Sudah kalian makan saja, Tante sudah bosan makan mie terus"! Sahut Bu Hanik yang memang benar adanya.

30 menit berlalu sarline pun menyandarkan tubuhnya pada kursi yang dia duduki,dengan tangan yang sudah mengusap usap perutnya.

"Aku kekenyangan"! Gumanya baru kali ini dia merasakan makan sampai sekenyang ini.

**

Disisih lain tepatnya disebuah restoran.dimana saka juga sedang makan siang bersama Asisten Dika setelah selesai meeting dengan klain nya.

" Boss bagaimana dengan wanita itu''. Kata Asisten Dika sambil menunjuk seorang wanita berwajah cantik dan bertubuh seksi.

Saka pun menoleh dan menatap kearah wanita yang di maksud oleh asisten Dika. Dan saat saka menatap wanita tersebut, wanita itu langsung saja mengerlingkan satu matanya nakal ke arah saka.

Glek"!!.

"Kau gila ya"! Pekik saka sambil menelan ludah nya kasar.

"Kenapa memangnya boss"!

" Apa matamu sudah rabun , kalau kau mau ambil saja tu wanita jadi jadian, bisa bisa kau mau memberiku wanita yang juga punya pentungan sama denganku"! Jelas saka Dengan wajah kesalnya.

1
Siti Khoyimah
🤭🤭 saka aq ikut traveling lo
Reni Anjarwani
ya ampun seru , otaknya pada ngeres semua
Siti Khoyimah
semngat thor ,aq suka saka mode CB
Reni Anjarwani
seru bgt thor ceritanya doubel up thor
Siti Khoyimah
lnjut
Reni Anjarwani
lanjut thor seruu bgt
Siti Khoyimah
🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!