NovelToon NovelToon
Ketika Musuh Menjadi Pengantin Pengganti

Ketika Musuh Menjadi Pengantin Pengganti

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta setelah menikah / Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak / Pelakor jahat / Menikah dengan Musuhku / Tamat
Popularitas:742k
Nilai: 5
Nama Author: Mama Mia

Sharmila, seorang wanita cantik, sedang bersiap untuk hari pernikahannya dengan Devan, bos perusahaan entertainment yang telah dipacarinya selama tiga tahun.

Namun, tiba-tiba Sharmila menerima serangkaian pesan foto dari Vivian, adik sepupunya. Foto kebersamaan Vivian dengan Devan. Hati Sharmila hancur menyadari pengkhianatan itu.

Di tengah kekalutan itu, Devan menghubungi Sharmila, meminta pernikahan diundur keesokan harinya.

Dengan tegas meskipun hatinya hancur, Sharmila membatalkan pernikahan dan mengakhiri hubungan mereka.

Tak ingin Vivian merasa menang, dan untuk menjaga kesehatan kakeknya, Sharmila mencari seorang pria untuk menjadi pengantin pengganti.

Lantas, bagaimana perjalanan pernikahan mereka selanjutnya? Apakah pernikahan karena kesepakatan itu akan berakhir bahagia? Ataukah justru sebaliknya?

Ikuti kisah selengkapnya dalam

KETIKA MUSUH MENJADI PENGANTIN PENGGANTI

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama Mia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

03. Kesepakatan

.

“Sekarang, jelaskan semua padaku!" Dewi segera mengambil tempat duduk di hadapan Sharmila.

Sharmila tersenyum. “Kemarin Vivian masuk rumah sakit dan Devan langsung pergi ke sana. Foto-foto itu aku sudah lihat tadi. Vivian yang sengaja mengirimnya, dan aku rasa dia sendiri juga yang menyebarkan ini. Menurutmu, apa tujuan Vivian?” Sharmila menatap sahabatnya penuh misteri.

“Vivian itu memang sudah gila. Devan itu kan awalnya pacarmu saat masih SMA. Lalu dia masuk dalam hubungan kalian, merebut devan darimu. Setelah bosan Dia memutuskan Devan dan kabur ke luar negeri. Lalu kenapa sekarang dia datang lagi saat kamu mau menikah dengan Devan?" Dewi menggeram marah.

Sharmila tertawa, menanggapi kekesalan Dewi dengan santai. Dia memang tahu sahabatnya itu begitu setiap padanya, dan begitu membenci Vivian.

“Vivian itu bukan gila, tapi dia terobsesi untuk melihatku hancur. Awalnya dia meninggalkan Devan karena menganggap pria itu tak berguna. Tapi kemudian dia mengetahui kalau Devan akan jadi pemimpin perusahaan setelah menikah. Tentu saja dia ingin kembali memiliki Devan." Sharmila mulai mengeluarkan analisis nya.

"Maksudmu ini pernikahan bisnis?* tanya Dewi.

“Hum." Sharmila mengangguk. “David, (ayahnya Vivian) ingin Vivian yang jadi menantu keluarga Adinata. Dia juga takut aku mewarisi semua harta Kakek. Aku rasa itu sebabnya mereka berdua menyabotase pernikahan aku.”

Dengan tenang Sharmila mengambil gelas air putih yang tersedia di meja di depannya, meneguk isinya sebentar guna membasahi tenggorokan. Mengambil nafas dalam, wanita itu tetap berpikir logis.

“Jadi, Vivian melakukan ini karena perintah ayahnya, tapi bisa juga karena dia sendiri yang dendam padaku. Semua orang bahkan tahu sejak awal Vivian memang sangat membenciku. Dia tidak ingin aku lebih unggul darinya. Makanya, dia memang sengaja ingin membuat aku malu.”

“Kamu tidak marah?” tanya Dewi tidak percaya. Bisa-bisanya sahabatnya ini tetap bersikap tenang.

Sharmila menggeleng. “Sebelum kamu masuk Devan menelponku. Dia minta acara diundur. Tapi aku bilang sama dia, pernikahan ini batal dan hubungan kami putus.” Sharmila mengedipkan matanya genit.

Dewi menutup mulutnya dengan telapak tangan. Kedua matanya terbelalak lebar. Sedetik kemudian bersorak. “Yes!" Mengangkat kepalan tangan, dan menurunkan kembali dengan cepat.

“Devan memang pantas mendapatkan itu. Pria yang tidak punya pendirian seperti dia sama sekali tak layak untukmu.” Dewi berbicara dengan Gigi gemeretak. “Awas aja kalau aku ketemu dia.” Wanita yang bahkan meninju telapak tangannya sendiri.

Sharmila tertawa tergelak melihatnya. Dewi memang seabsurd itu.

“Tunggu!" Tiba-tiba Dewi berseru, seolah dia baru tersadar akan sesuatu. “Kamu bilang sudah membatalkan pernikahan dengan Devan. Lalu kenapa kamu suruh Jeni melanjutkan persiapan?" Wajah Dewi terlihat begitu bingung dan cemas.

Tetapi Sharmila menanggapinya dengan santai. “Tunggu saja, tenanglah pengantin prianya sudah ada.” Sharmila mengedipkan mata penuh misteri.

Dewi mengerutkan kening, “Benarkah? Siapa?” bertanya dengan wajah penuh penasaran.

Sharmila mendekatkan mulutnya ke telinga Dewi dan berbisik, “Arya" Sharmila tertawa geli setelah menyebut nama itu.

"What…?!" Seketika mulut Dewi terbuka lebar. Begitupun matanya yang terbelalak tak percaya.

“Maksudmu, Zayden Arya Pratama si bad Boy? Serius kamu memilih dia sebagai mempelai pengganti?” Dewi benar-benar tidak percaya. Apa sahabatnya ini sudah gila? Sejak jaman abu-abu dulu, mereka adalah musuh bebuyutan. Bagaimana mungkin sekarang mereka berdua akan menikah?

“Kenapa tidak Arya adalah orang yang sangat dibenci oleh Devan. Melihat Arya menikah denganku akan membuat Devan kebakaran jenggot. Lagi pula Arya lebih kaya daripada Devan. Itu sekaligus akan membuat Vivian mendapat pukulan telak. Ia pasti tidak akan menduga, aku gagal menikah dengan Devan malah mendapat sultan.” Sharmila berbicara sambil menaik turunkan alisnya.

Dewi bertepuk tangan gembira, bagaikan baru saja mendapat jackpot besar. “Wah idemu benar-benar cemerlang. Aku benar-benar ingin tahu reaksi mereka saat mengetahui bahwa suami penggantimu adalah Zayden.”

Sharmila tertawa terkekeh melihat wajah Dewi.

“Mila, aku masih bisa menjadi pendamping pengantin kan?” tanya Dewi tiba-tiba.

“Tentu saja! Kalau bukan kamu siapa lagi? Apa mungkin Vivian?” Sharmila terkekeh geli sedikit mencemooh.

“Yes. Aku akan ambil banyak foto dan video nanti. Aku akan tandai Vivian dan Devan. Hahhh, sayang sekali gak bisa lihat muka mereka.”

Sharmila hanya tersenyum geli melihat tingkah sahabatnya.

.

Beberapa saat lalu, setelah menerima telpon dari Devan, dan sebelum Dewi masuk dalam ruang rias.

“Vivian. Jangan pikir aku akan diam dan menangis di pojok kamar. Kamu salah besar!"

Sharmila kembali membuka ponsel yang baru saja ia tutup setelah bicara dengan Devan. Tangannya sibuk menggulir mencari satu nama yang mungkin bisa ia mintai tolong. Hingga satu kontak dalam grup kelas membuat jarinya berhenti bergerak.

“Arya," gumamnya. Sharmila terdiam beberapa saat menimbang keputusan yang akan ia ambil, hingga kemudian ia tekan juga kontak itu.

Sementara itu di luar gedung, Zayden yang baru saja memutar kontak mobil, menarik tuas dan bersiap menginjak pedal gas, menghentikan gerakannya ketika ponselnya berdering.

“Mila?" gumamnya sambil mengerutkan kening saat melihat kontak pemanggil. Zayden mengucek matanya berkali-kali takut salah melihat.

“Ini benar kontak Mila. Ada apa dia menghubungiku di saat seperti ini?" Setelah menetralkan degup jantungnya yang bertalu-talu akibat rasa bahagia, Zayden menggeser tombol hijau.

“Halo," sapanya datar.

"Ini aku, Sharmila.” terdengar suara yang benar-benar ia rindukan di seberang sana. Zayden memegang dadanya yang seakan mau meloncat keluar.

“Nona Sharmila Natakusuma. Aku kira aku salah lihat tadi. Bukankah Nona muda Natakusuma sedang bersiap untuk menjadi pengantin? Tapi kenapa masih sempat menelponku?” tanya pria itu dengan gaya tengil.

“Arya, berani-beraninya kamu mengejekku!” terdengar suara kesal dari seberang sana. Dan Arya, Sharmila satu-satunya yang pernah memanggilnya dengan nama itu.

Zayden tertawa terbahak-bahak. “Mana mungkin aku berani? Baiklah Nona Sharmila, sekarang katakan, ada apa Nona Sharmila menelponku?”

"Aku ingin buat kesepakatan denganmu. Menikahlah denganku! Aku akan bayar mahal untuk itu. Aku jamin kamu tidak akan merasa dirugikan.”

Zayden terbelalak sesaat. Berita tentang Devan yang sedang ramai di media bersama dengan Vivian, dia sudah melihat. Melihat kebiasaan Sharmila selama ini, dia juga sudah menduga Mila akan melakukan itu. Tapi dia tidak menyangka jika orang yang akan menjadi pilihan Mila adalah dirinya, mengingat selama ini mereka adalah musuh.

“Baiklah, katakan apa yang bisa aku dapatkan dari kesepakatan ini?"

"Bukankah kamu tertarik dengan proyek milik perusahaan Natakusuma yang ada di kota BB? Kalau kamu menikah denganku, aku akan berikan proyek itu padamu.”

“Wah, wah. Apakah Nona Sharmila benar-benar akan melepaskan proyek itu untukku?” Pria yang tersenyum lebar. Selama ini dia berusaha mendekati Mila dengan berbagai cara, termasuk mengejar proyek Natakusuma grup yang sebenarnya tidak terlalu berarti baginya. Namun, ia tak pernah berhasil. Tapi, kini kesempatan itu datang dengan sendirinya.

“Aku akan berikan kesempatan itu padamu. Kamu ke sini sekarang, kita menikah. Jangan khawatir aku tak kan mengikatmu selamanya. Kita bercerai setelah satu tahun.”

Zayden tertawa terbahak-bahak, namun dua tangannya terkepal dan rahangnya mengeras. Sorot matanya seakan bisa membakar apapun yang ada di hadapannya.“Mila, bukan kamu yang tidak akan mengikatku. Tapi aku yang bersumpah tak akan melepasmu selamanya," gumamnya dalam hati.

"Kenapa tertawa? Kamu nggak berani?" ejek Sharmila. Sejatinya wanita itu sedang khawatir jika Zayden menolak tawarannya.

“Nggak usah manasin aku,” sahut Zayden. "Duduklah dengan tenang, dan tunggu saja, aku pasti datang untuk menikahimu. Ngomong-ngomong, mahar apa yang kamu inginkan?”

“Aku tidak perlu apapun. Jika aku mau aku bisa beli sendiri. Jadi terserah kamu saja."

“Baiklah. Aku akan datang dalam lima belas menit."

1
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨
awas ya klo sampai kamu jatuh cinta sama dewi,
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨
trus lo lebih suka bersarang di sembarang tempat gitu? jangan dong jo
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨
emansipasi wanita ya dew... ky marisa. gpp wong cinta memang harus diperjuangkan kok. jgn ky sharmila, malu malu meong tp mau.
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: 😜😜😜😜😜
total 2 replies
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨
ini dewi kenapa? dia tidak mabok kan?
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: lha iyo
total 2 replies
mei
tak ada air mata kesedihan
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: ah, sepertinya itu yg lebih cocok. terima kasih
total 1 replies
mei
heran diman mana tetap ad jalang y neriak jalang 🤣
ora
Makanya dulu banyak-banyak bersyukur Vivian ....
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya.🙏

Hai Kak, Baca juga di novel ku yang berjudul "TABIR SEORANG ISTRI"_on going, atau "PARTING SMILE"_The End, Biar lebih mudah boleh langsung klik profil ku ya, Terimakasih 🙏
total 1 replies
Cinta Rodriques
k asihan jg ya,jngn trll percaya PD orang,mereka ada KLO kita punya,
Wahab Abdi
Ini sih yg mbatin bkn zayden, tp othornya 😆😆
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: 🙈🙈🙈🙈🙈
total 1 replies
Wahab Abdi
Vampir, cabul pula🤣
Dew666
👄👄👄👄
chess🍂
padahal udah sama2 ngungkapin saling cinta masa masih ragu sih mil...
Wahab Abdi
🤣🤣🤣
Bungatiem
GW baca novel kalo penjahat nya ga abis abis kaya sinetron udah males nerusin
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: Tristan cm muncul sekilas kok kak
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya.🙏

Hai Kak, Baca juga di novel ku yang berjudul "TABIR SEORANG ISTRI"_on going, atau "PARTING SMILE"_The End, Biar lebih mudah boleh langsung klik profil ku ya, Terimakasih 🙏
total 1 replies
Yati Jenal
lanjut thor lanjut
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya.🙏

Hai Kak, Baca juga di novel ku yang berjudul "TABIR SEORANG ISTRI"_on going, atau "PARTING SMILE"_The End, Biar lebih mudah boleh langsung klik profil ku ya, Terimakasih 🙏
total 1 replies
Yati Jenal
lanjut thor jgn bikin penasaran lagi anak sharmila dan Arya jga blm lahir
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: kaburrrrrrr 🏃🏃🏃🏃🏃


/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
Cindy
lanjut kak
mama yogi
⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️
itin
zayden
zaidan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!