NovelToon NovelToon
Terjerat Benang Merah

Terjerat Benang Merah

Status: tamat
Genre:Percintaan Konglomerat / Romansa / Konflik etika / Balas Dendam / Perjodohan / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 5
Nama Author: santi.santi

Ternyata, teori tentang benang merah itu memang ada. Sejauh dan selama apapun berpisah, jika ada yang belum selesai makan akan tetap bertemu dengan cara yang terkadang tak masuk dalam logika.

Siapa yang sangka, Bianca akan kembali bertemu , mantan tunangan yang dulu dijodohkan dengannya dalam keadaan Bianca yang sudah tidak seperti dulu lagi.

Tunangan yang dulunya pergi meninggalkannya karena alasan tidak mencintainya, kini justru selalu terlihat dalam hidup Bianca yang begitu pelik.

Padahal mantan tunangannya itu sudah memiliki wanita yang dicintai sejak dulu menjalin hubungan dengan Bianca.

"Bisakah kau melewatiku begitu saja saat melihatku? Jangan mendekat dan jangan ikut campur terlalu jauh ke dalam hidupku!" - Bianca -

Apa jadinya jika dua orang itu justru terikat oleh sebuah teori benang merah yang tidak pernah putus diantara mereka?

Apakah mereka akan kembali bersama meski benang merah sudah terlalu rumit mengikat mereka berdua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon santi.santi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masa lalu

Bianca masih terdiam di depan guci yang menampung abu Ibunya. Rasanya, dia ingin kembali mencoba melompat dari gedung yang tinggi, atau menyayat pergelangan tangannya lagi. Hidupnya sudah tak berarti lagi, semuanya sudah hancur. Lagipula dia juga sudah tidak punya siapa-siapa lagi di dunia ini.

Dia juga tidak lagi menganggap Kakaknya yang ada di penjara itu. Dia menganggap Davis sudah mati sejak pria itu berkali-kali melibatkan Bianca dengan rentenir.

Bianca berbalik ingin pergi dari tempat itu, tapi sejak tadi dia tidak sadar kalau ternyata Elgard masih ada di sana.

Elgard memang selalu ada sejak menawarkan bantuannya untuk mengkreasi Ibunya. Rasanya ingin mengusir pria itu, tapi Bianca ingat kalau Elgard yang membayar semua biaya rumah sakit, kremasi dan pemakaman. Dia tak bisa berbuat apa-apa.

"Terima kasih untuk bantuannya Tuan. Saya berjanji akan melunasi semuanya tapi saya yakin Tuan sudah tau berapa pendapatan saya. Tentu untuk melunasinya saya butuh waktu yang lama. Tapi Tuan tenang saja, saya tidak akan ingkar janji. Atau kalau perlu, saya bersedia membuat surat perjanjian hitam di atas putih!" Dengan hutangnya yang sebanyak itu, terpaksa Bianca harus terus terlibat dengan masa lalunya itu.

Elgard menarik nafasnya dengan begitu dalam, kemudian membuangnya dengan cepat. Terlihat sekali jika dia tidak nyaman dengan ucapan Bianca.

"Bee, bisakah kita tidak seformal ini. Meskipun kita sudah lama tidak bertemu, tapi dulu kita pernah dekat!"

"Dekat seperti apa yang Tuan maksud?!" Bianca jelas tidak mau mengungkit tentang masa lalu mereka. Bagi Bianca, masa lalu mereka itu bagaikan sebuah aib yang harus ia simpan rapat-rapa, tapi ini bukan tentang aib.

Setiap melihat wajah Elgard, dia teringat tentang saat-saat menyedihkan dalam hidupnya. Keluarganya hancur karena fitnah, hubungannya dengan Elgard juga berakhir begitu saja.

Dulu dia memang sangat menyukai Elgard. Namun Bianca tau kalau Elgard sudah mempunyai kekasih. Tapi tiba-tiba orang tua Elgard menawarkan perjodohan yang tentu saja langsung disetujui oleh Ayah Bianca.

Saat itu Bianca ingin menolak karena dia tau hubungan Elgard dengan Meriana, tapi tanpa Bianca duga, Elgard justru menerima perjodohan itu.

Sampai akhirnya Bianca mengambil kesempatan itu untuk memiliki Elgard. Dia mencoba hubungan dengan Elgard meski dia tau saat itu hati Elgard masih untuk Meriana.

Bianca selalu berusaha menjadi wanita yang baik di depan Elgard dengan segala perhatian dan juga berusaha mengimbangi Elgard dengan harapan bisa mendapatkan hati Elgard.

Selama hubungan mereka terjalin, Elgard memang cukup baik kepadanya. Elgard bahkan mau menuruti keinginan-keinginan kecil Bianca saat dia mengajaknya kencan atau sekedar jalan-jalan. Tapi saat itu Bianca sadar kalau di antara mereka berdua masih ada jarak yang sengaja dibentangkan oleh Elgard.

Hingga fitnah yang berhasil menghancurkan keluarganya itu datang. Fitnah keji yang langsung membuat Ayahnya masuk ke dalam sel tanpa punya kesempatan untuk membela diri. Semua bukti yang Ayahnya berikan ditolak mentah-mentah karena ada bukti palsu yang mereka sebut lebih kuat.

Di saat itu juga hubungannya dengan Elgard langsung berakhir. Di saat Bianca butuh seseorang untuk mengadu tentang keadaannya, Elgard justru ikut meninggalkannya.

"Aku rasa tidak ada yang perlu kita bicarakan lagi. Aku menerima perjodohan ini hanya karena orang tuaku!"

"Tapi El, apa selama dua tahun ini kau tidak pernah ada perasaan sedikit saja untukku?"

"Kau seharusnya sudah tau perasaanku selama ini untuk siapa Bee!"

Bianca masih ingat jelas bagaimana ekspresi datar Elgard saat hubungan mereka secara langsung.

"Setidaknya kita masih bisa berteman Bee!"

"Maaf Tuan, saya terlalu sibuk untuk sekedar berteman dengan anda. Permisi!"

Bianca benar-bener tidak ingin lagi berhubungan dengan masa lalu. Saat ini pun dia sangat terpaksa menerima bantuan dari Elgard demi Ibunya.

Bukan dia marah karena Elgard meninggalkannya seperti barang tak berguna waktu itu, tapi yang membuat Bianca kecewa adalah, tidak ada rasa kasihan atau minimal iba pada keadaan keluarga Bianca waktu itu.

Tapi Elgard terlihat tidak peduli sama sekali. Pria itu bahkan dengan langkahnya yang tenang pergi meninggalkan Bianca begitu saja tanpa menoleh ke belakang sekalipun.

Padahal saat itu Bianca masih tetap berdiri menatap punggung Elgard, berharap kalau pria itu berbalik dan kembali menghampiri Bianca karena masih punya seidkit saja rasa peduli padanya. Tapi sampai tubuh tinggi Elgard itu menghilang dari pandangannya, Elgard tidak pernah kembali.

Dari saat itu sampai bertahun-tahun berlalu, dia tidak lagi melihat Elgard, hingga malam itu dia kembali dengan Elgard di saat dia sudah sampai pada titik terendah dalam hidupnya. Di saat dia sudah menyerah dan ingin mengakhiri hidupnya, Elgard justru kembali datang tanpa pernah ia harapkan kehadirannya.

"Tunggu Bee, aku akan mengantarmu!" Elgard menyamakan langkah Bianca yang berjalan cukup cepat.

"Terima kasih Tuan, tapi saya bisa pulang sendiri!"

"Dari sini ke jalan besar cukup jauh, tidak akan ada taksi dari sini. Jadi pulanglah bersamaku!"

"Saya sangat menghargai bantuan dari Tuan, tapi tolong biarkan saya pergi sendiri saat ini!"Bianca berhenti kemudian menatap Elgard dengan tatapan yang terlihat begitu muak.

"Lagipula apa tanggapan tunangan anda kalau melihat Tuan bersama saya?"

Elgard terdiam, Meriana memang sangat cemburu dengan apapun yang berhubungan dengan Bianca. Dulu saat Meriana tak sengaja menemukan gantungan kunci pemberian Bianca di dalam apartemennya, Meriana marah besar dan mendiamkan Elgard berhari-hari. Bahkan Meriana menuduh Elgard mulai jatuh cinta pada Bianca hanya karena gantungan kunci itu.

"Saya mohon sampai di sini saja Tuan. Kalau masalah hutang, nanti saya akan menemui anda kalau saya sudah mendapatkan uang. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih banyak untuk bantuan anda Tuan. Permisi!"

Kali ini Elgard hanya bisa menatap punggung Bianca yang mulai menjauh. Dia benar-benar tidak mengenali Bianca lagi saat ini. Wanita yang pernah menjadi tunangannya itu sangat jauh berbeda. Tatapannya, cara bicaranya, sikapnya, semuanya berubah drastis hingga membuat Elgard merasa canggung sendiri menghadapi Bianca yang saat ini.

Apalagi dengan panggilan Tuan yang diberikan Bianca untuknya, itu benar-benar tidak nyaman sama sekali bagi Elgard.

"Ternyata pahitnya hidup bisa mengubahmu sejauh ini Bee. Maafkan aku yang tidak tau apa-apa tentangmu dari dulu!"

1
antha mom
happy ending 👍👍👍👍👍👍👍👍
antha mom
makan thor ceritanya keren banget dan happy ending 👍👍
antha mom
bisa kok 😂😂
juwita
pdhl g udh dinpkirin dr spa itu. yg penting kenyang. klo ada sisa buat nanti mlm kan bisa drpd kelaparan🤣🤣
antha mom
uang bukan yang
antha mom
"terima kalah"atau terimakasih thor
Ayla Anindiyafarisa
karna aku cemburu bee😅😅
Ayla Anindiyafarisa
emang ayahmu setuju kalau kau sama Bianca El kurasa tidak
Ayla Anindiyafarisa
aku bacanya kok sambil nangis y thor😭😭
Ayla Anindiyafarisa
miris banget y Bianca tu beli mie aja g cukup duitnya😭
Suharti
👍👍👍👍👍👍
Suharti
ya soal cerita itu terserah otor .kan aku hanya tinggal menikmati.trimakasih.
Hera sasuwe
👍🏻
Wirly Pena
karya yg bagus thor, semangat 💪

halo temen2, jangan lupa mampir di " Aku istrimu, bukan babu mu "

terimakasih 🙏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Sudah saatnya kalian bahagia.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Salah mu karna ga bijak untuk bicarakan dulu dengan Adel sebagai iatri mu dan mengambil keputusan sendiri... iatri mana yang ga akan salah paham kalau harus berhadapan dwngan masalah yang sama dan orang yang sama di saat Adel mulai memberi kamu kesempatan dan kepercayaan Kevin.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Iya lah MUAK sama istri suruh ngirit tapi uang mu bebas keluar besar²an demi Sofia... kan ga waras
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Banyak sekali typo Thor di tiap bab, dari kekurangan kata, kadang salah penempatan kata dan kadang kata yang hilang jadi bacanya suka bingung.. coba kroscek lagi ceritanya biar enak di baca.🙏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Hmmm... syukurlah kamu sadar Sofia jadi jangan ganggu lagi RT Kwvin Adel meaki dwngan alasan minta tolong...
mending jual saja rumahnya dari pada pusing² dan jadi beban trs kalau ada sisa uang bisa beli rumah yang kecil dan kalaupun ga ada sisa yang penting angsuran gadai sudah lunas dan kamu bisa kerja lagi buat kebutuhan sehari².
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Hah syukurlah, akhirnya kamu sadar juga Vin.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!