NovelToon NovelToon
Tentang Rasa

Tentang Rasa

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:599.8k
Nilai: 5
Nama Author: nasya kamila

Tak lebih indah dari intan permata
Mengurai ketulusan persemaian jiwa
Bukan dahaga pengemis duka
Bukan lara pelerai luka

Ikatan yang tak pernah berdiri
Diatas panggung perintih hati
Meski harus menari
Diatas duri-duri yang berbisik lirih

Demi ikatan yang berarti abadi
Sampai mata ini tertutup rapi
Dihadapan sang Ilahi.

***

Nadya Syafina (Nadin) harus rela dicabut uang bulanan nya oleh ayahnya. Setelah menolak dijodohkan dengan anak rekan bisnis ayahnya yang ternyata adalah mantan pacar Nadin.

Tanggung jawab terhadap Bunda nya yang sedang sakit dan adik kesayangannya memaksanya bekerja di sebuah kantin perusahaan.

Bagaimana Jika Bos perusahaan itu adalah musuh bebuyutannya dan seorang yang diam-diam mengaguminya dimasa lalu?

Bagaimana juga jika mantannya masih mengejarnya dan mengharapkannya kembali?

Lalu siapa yang akan dipilih Nadin?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nasya kamila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35 Takdirku

Aku berjalan menuju kamar hotel yang sengaja di pesan Titan untuk kami. Setelah hampir 4 jam berada di pesta yang semacam resepsi itu rasanya aku ingin segera merebahkan tubuhku.Inilah sebabnya aku tidak suka menikah dengan resepsi dengan undangan tamu yang bejibun,sangat melelahkan.

Kata Titan ini hanya pesta kecil.Segini banyaknya tamu undangan yang datang masih dibilang pesta kecil. Bisa bayangin gak kaki aku gimana rasanya. Rasanya tulang-tulangnya pengen lepas sendiri.Beruntungnya tubuhku ini ciptaan Tuhan yang Maha Esa. Andai ini ciptaan manusia.. beh.... gak jamin aku masih bisa berdiri saat ini.

Dengan langkah cepat aku berjalan. Udah bau-bau bantal nih kayaknya. Rasanya pengen segera rebahan aja. Hah.. udah gak sabar aja mengukir peta di atas bantal hotel mewah ini, kapan lagi coba.

Namun saat aku hampir tiba di kamarku tiba-tiba tanganku di tarik oleh seseorang. Seketika aku melihat siapa yang menarikku.

"Ale" Ucapku sedikit terkejut saat mendapatinya ada di sini. Matanya terlihat memerah sepertinya pria itu sedang menahan amarahnya.

"Lepaskan tanganku Le" Tambah ku sambil berusaha melepas genggaman tangan Ale. Namun agaknya usahaku sia-sia karena Ale menggenggam pergelangan tanganku dengan sangat erat.

Tiba-tiba aku merasa takut. Pria dihadapanku ini seperti bukan pria yang ku kenal selama ini.Jangan-jangan Ale udah tau kalau aku udah nikah ama Titan.

"Kenapa kamu lakuin ini padaku Nad? Kenapa kamu gak tunggu penjelasan dulu dariku?Kamu bilang kamu memberiku satu kesempatan, tapi kenapa kamu tiba-tiba saja menikah dengan orang lain? Aku bersumpah kamu hanya salah faham denganku dan Raya. Hanya kamu perempuan satu-satunya yang paling aku cintai. Kembalilah padaku Nad, aku gak akan bisa kehilangan kamu lagi"

Benarkan Ale udah tau. Apa maksudnya coba memintaku kembali padanya. Masih gak sadar aja dia.

"Lepasin tangan ku Le, sakit....... " Aku masih saja mencoba berontak. Tapi tenagaku kalah jauh dari Ale.Ingin rasanya aku menjauh dari laki-laki ini secepatnya.

"Aku tidak akan melepaskanmu sebelum kamu mau kembali padaku

"Lupakan aku Le, maafkan aku karena tidak bisa kembali lagi padamu.Aku sudah memberimu kesempatan tapi lagi-lagi kamu menghianatiku"

"Sudah aku bilang, kamu hanya salah faham Nad.Kamu harus percaya padaku. Aku hanya membantu Raya dengan memperkerjakan nya di kantorku. Tidak ada hubungan apa-apa antara aku dan dia.Saat kamu masuk dia hanya kebetulan terjatuh di pangkuanku.Kamu lihat sendiri kan waktu kamu datang masih banyak karyawan yang lembur. Itu kerena kami sedang mengerjakan proyek baru.Dan setelah kesalahpahaman itu aku gak bisa langsung nemuin kamu karena proyek baru itu juga.Aku tegaskan sama kamu Nadin, aku hanya cinta sama kamu" Perlahan Ale melepas cengkraman nya dan menakup kedua pipiku.

Sepertinya ini kesempatanku melarikan diri dari pria ini. Meskipun kulihat kejujuran di matanya tapi tetap saja. Rasanya sulit untuk mempercayainya lagi.

Ya... aku harus pergi dari sini. Sepertinya Ale gak akan mau menerima kenyataan jika aku sudah menikah.

Begitu Ale lengah aku segera berlari menuju lift kembali. Bukan kamar tujuanku tapi aku harus kembali ke tempat Titan berada. Namun saat baru sampai di depan Lift Ale berhasil mengejarku dan menangkapku.

Ya iyalah Ale bisa ngejar aku, secara saat ini aku pakai heels yang tinggi banget. Jadi gak mungkin aku bisa lari cepat.

Sreetttt

Ale malah memojokkan diriku kedinding dan meletakkan kedua tanganku kedinding lalu mencengkramnya dengan erat.

Tapi aku tak akan mampu melawannya. Mungkin sekali lagi aku akan bicara baik-baik dengannya.

"Please Ale, biarin aku pergi. Aku minta maaf aku gak bisa lagi sama kamu. Aku sudah memilih Titan. Malam itu aku memang sengaja menemui kamu untuk memutuskan pilihanku. Aku terjebak dengan Titan dan aku pun sudah berjanji padamu. Sayangnya aku melihatmu menghianati ku dan aku langsung memutuskan memilih Titan saat itu juga"

"Tapi sekarang kamu tau kan kalau aku tidak menghianati mu. Maka kembalilah padaku"

"Aku gak bisa"

"Kenapa Nadin? Kenapa? Masih belum terlambat kan? Dan walaupun sudah terlambat aku akan tetap menerimamu kembali"

Aku makin bingung. Sepertinya Ale sudah sangat dikuasai oleh Nafsu dan obsesinya padaku.

Ya Tuhan....

Sekarang apa yang harus aku perbuat. Semoga segera Engkau kirimkan penolong padaku.

"A-a-ku gak bisa Le, Aku gak mau mempermainkan sebuah ikatan suci. Bagaimanapun Titan sudah jadi suamiku. Mungkin kita memang tidak bejodoh dan mungkin kita bisa berteman saja"

"Jadi kamu tidak mau kembali padaku Nadin? "

Dengan sedikit keberanian aku menggelengkan kepalaku.

"Maaf" Ucapku lirih.

Awalnya aku fikir Ale mau mengerti saat aku mengucapkan maaf dan kemudian dia melepas cengkraman tangannya dan meletakkan tangannya di pinggangnya. Namun aku salah ,sedetik kemudian Ale kembali mencengkram tanganku dan menarikku dengan paksa menuju kamarku.

"Kamu mau apa Le? " Tanyaku ketakutan

"Kalau kamu gak mau balik sama aku dengan cara baik-baik maka aku akan bikin Titan ninggalin kamu"

"Maksud kamu? "

"Akan ku buat kamu jadi milikku selamanya. Setelah itu Titan akan ninggalin kamu"

"Gak.. aku gak mau. Jangan hancurin hidup aku Le. Please lepasin aku"

Dengan sekuat tenaga aku mencoba melawan. Bahkan aku sampai duduk untuk mempersulit Ale. Sayangnya Ale sudah dibutakan oleh nafsunya dan sekarang malah menyeret ku.

Sakit, tapi lebih sakit hatiku. Aku semakin takut saat hampir sampai di depan kamar. Bahkan aku sudah tak bisa membendung air mataku.

Kecewa

Aku gak pernah menyangka Ale bisa berbuat sejauh ini. Pria yang selalu menjagaku dengan baik itu berubah menjadi orang lain saat ini.

Saat aku diterpa keputusasaan tiba-tiba harapan muncul. Titan datang lalu menghajar habis-habisan Ale. Hingga wajah Ale yang biasanya tampan itu berubah menjadi babak belur.

Melihat Ale dipukuli Titan seperti itu membuatku tidak tega. Bagaimanapun Ale hanya sedang emosi saja. Pria itu hanya tidak bisa menerima kenyataan saja. Lagipula aku juga tidak ingin Titan jadi seorang kriminal. Melihat bagaimana marahnya Titan terhadap Ale.

Dengan susah payah akupun berhasil membujuk Titan menghentikan perbuatannya memukuli Ale. Titan kemudian menghubungi security untuk membawa Ale keluar dari hotel itu.

"Are you ok hon?, " Tanyanya padaku. Aku hanya menganggukkan kepalaku.

"Mana yang sakit hon, aku lihat pria kurang ajar itu menarik-narik tanganmu. Coba sini biar aku lihat dulu" Titan meraih kedua tanganku tampak pergelangan tanganku yang sudah membiru karena cengkraman tangan Ale tadi.

"Maaf ya hon, karena aku kamu jadi seperti ini. Harusnya aku bisa menjagamu. Tapi baru semalam saja aku sudah gagal" Ucapnya kecewa terhadap dirinya sendiri.

"Kamu sudah jagain aku dengan baik kok. Buktinya kamu datang untuk selamatin aku kan. Terimakasih karena kamu bersedia menjagaku"

Aku serius mengatakan itu. Entah apa yang terjadi jika Titan tidak segera datang. Mungkin aku hanya jadi perempuan kotor yang selamanya meratapi nasibku.

Dari itu aku semakin yakin jika Titan memang tercipta untukku. Ya pria itu yang mungkin ditakdirkan menjagaku hingga kami menua nanti.

*

*

*

1
Herlini
suka benar, alur cerita dan bahasanya tdk membosankan,, ak beri 5 bintang deh
Dwi Laras Anggreni
good
Fitriyani
iiih,,,kesel bgt aq sm titan,,,be*o bener,,,baik boleh,tp jgn t*l*l...😠
Fitriyani
setuju aku sm kamu Ale...
Fitriyani
mf lg y thor,mgkn q slh 1 istri yg beda dr istri2 yg lain,klo q ada d posisi Nadin,suami yg kita cinta trnyta nyakitin hati n perasaan,bkn hanya lewat kata tp jg sikapnya,wlwpun sbnrnya itu adlh kebohongan,aq g bs dgn mudah maafin Dy,aplgi dsni mnrt aq Titan bkn nya lgsg mnjlaskn apa yg sbnrnya trjd,malah jd playing victim,klo aq jd Nadin g semudah itu aq mmafkn,,
mf y thor,ini cm pendpt q sndr aja🙏
Fitriyani
mf y thor, sbnrnya q udh feeling sih,tp ttp aja kesel sm Titan 😠
Pipit Sopiah
puassss,,, sukurin mari jogged sama sama
Pipit Sopiah
mak lampir cabe cabean muncul
Pipit Sopiah
seru ceritanya menarik
Pipit Sopiah
mungkin devan anak kakaknya x
Pipit Sopiah
lanjut lagi bacanya
Pipit Sopiah
wah ngakak aku🤣🤣
Pipit Sopiah
aneh ya pelakor dimana mana otaknya ga waras,,
Pipit Sopiah
semangat kamu bisa nad
Pipit Sopiah
sabar nad nad🤭
Pipit Sopiah
lanjut lagi bacanya
Pipit Sopiah
Masih hadir langsung like
Kamila Azmi Rokhit: makasih kak semoga suka ya🤣
total 1 replies
Sriza Juniarti
hempaskan pelakor💪💪👍👍
Sriza Juniarti
aku mampir kk..seru kayaknya
Kamila Azmi Rokhit: Terima kasih banyak kak. Semoga suka
total 1 replies
Fitri Sagustine04
nyimak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!