NovelToon NovelToon
Maafkan Mama, Pa

Maafkan Mama, Pa

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Kembar / Pelakor / Poligami / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh / Anak Yang Berpenyakit
Popularitas:271.9k
Nilai: 5
Nama Author: Safira

"Ma, Papa Anin masih hidup atau sudah pergi ke Sur_ga?" tanya bocah cantik bermata sayu yang kini berusia 5 tahun.

"Papa masih hidup, Nak."

"Papa tinggal di mana, Ma?"

"Papa selalu tinggal di dalam hati kita. Selamanya," jawab wanita bersurai panjang dengan warna hitam pekat, sepekat hidupnya usai pergi dari suaminya lima tahun yang lalu.

"Kenapa papa enggak mau tinggal sama kita, Ma? Apa papa gak sayang sama Anin karena cuma anak penyakitan? Jadi beban buat papa?" cecar Anindita Khalifa.

Air mata yang sejak tadi ditahan Kirana, akhirnya luruh dan membasahi pipinya. Buru-buru ia menyeka air matanya yang jatuh karena tak ingin sang putri melihat dirinya menangis.

Mendorong rasa sebah di hatinya dalam-dalam, Kirana berusaha tetap tersenyum di depan Anin.

Sekuat tenaga Kirana menahan tangisnya. Sungguh, ia tak ingin kehilangan Anin. Kirana hanya berharap sebuah keajaiban dari Tuhan agar putrinya itu sembuh dari penyakitnya.

Bagian dari Novel : Jodoh Di Tapal Batas.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23 - Istri Kedua

"Aku enggak bisa makan lele," jawab Rama.

"Kenapa? Alergi sama ikan lele?" tanya Mia.

"Bukan, tapi memang gak bisa."

"Gak suka lele?" desak Mia. Rama pun mengangguk.

"Apa karena lele itu menjijikkan?" tanya Mia dengan nada ketus.

"Maaf, aku memang gak bisa makan lele. Sama sekali tak ada maksud merendahkan mu atau para penggemar lele. Maaf," ucap Rama tulus.

"Pasti kamu doyannya makan ayam?" tebak Mia.

"Iya, kamu kok tau sih?"

"Udah keliatan jelas dari bentukanmu," cibir Mia.

"Aku paling suka sama bagian pa_ha,"

"Enggak sekalian da_da nya?"

"Lebih enak pa_ha,"

"Huft !!" gerutu Mia.

Rama kembali tersenyum melihat gerak-gerik Mia mulai dari bibir wanita itu hingga gesturnya yang terkesan apa adanya dan menarik baginya sebagai pria jomblo yang sedang mencari calon jodoh.

Aldo saja dapat dua istri. Dia masa harus terus jadi jomblo abadi yang terlapuk-lapuk, pikir Rama.

"Ayo jalan! Nanti di pertigaan depan ada penyetan lele langganan ku. Nanti kamu bisa pesan ayam penyet," ucap Mia seraya menunjukkan jalan ke warung langganan nya makan uang buka 24 jam.

"Siap berangkat," sahut Rama yang terdengar bersemangat.

"Dasar cowok aneh!" batin Mia.

Tak butuh waktu lama, mereka berdua tiba di warung lesehan penyetan yang ada di pinggir jalan. Kini mereka sedang fokus untuk mengisi perutnya.

"Biasanya cewek-cewek paling anti makan malam hari katanya takut gendut," ungkap Rama seraya membuka obrolan mereka.

"Kecuali aku gak termasuk. Kalau lapar ya makan saja daripada mati kelaparan," sahut Mia.

"Badanmu kecil tapi makan mu beneran banyak ya. Hehe..." canda Rama.

Walaupun faktanya porsi makan Mia malam ini memang cukup banyak. Entah karena dirinya sedang ditraktir oleh Rama sekarang atau memang sedang lapar.

"Kan aku tadi bilang kalau makanku memang banyak. Nanti uangmu bisa habis!" ketus Mia.

Ia memang makan cukup banyak dengan lahap. Ada yang traktir makan gratisan maka harus disyukuri.

Mia tipikal orang yang tak suka membuang makanan. Mia sangat tau betapa susahnya mencari uang maka ia paling benci dengan orang yang suka buang-buang makanan.

Sebab, Mia pernah merasakan sebuah kondisi pahit kala perutnya kelaparan dengan uang di dompetnya cuma tersisa sepuluh ribu. Uang tersebut hanya mampu untuk membeli bensin motornya berangkat kerja. Alhasil Mia terpaksa menahan lapar sampai dapat uang tips dari pelanggan karaokenya demi mengisi perut.

Lagi pula Mia sengaja melakukan hal ini juga agar Rama ilfeel sama dia karena makan banyak alias terlihat rakus. Namun sayangnya, Rama justru terpesona akan sikap apa adanya Mia.

"Kamu udah kenal lama dengan Kirana?" tanya Rama pada inti pembicaraan nya dengan Mia malam ini.

"Hem,"

"Berapa lama?"

"Beberapa tahun terakhir ini,"

"Kok bisa kenal sama Kirana?"

"Dikenalin dari teman," jawab Mia terpaksa berbohong.

Mia tak mudah membuka mulut untuk menceritakan fakta sebenarnya. Ia ingin berbicara dulu dengan Kirana.

Mia tak ingin gegabah dalam bertindak apalagi menyangkut kehidupan orang lain. Apalagi Mia sudah menganggap Kirana seperti saudaranya sendiri.

"Apa Kirana tinggal satu kosan denganmu?"

"Enggak,"

"Apa boleh aku tau Kirana tinggal di mana?"

"Maaf aku tak bisa memberi alamat rumah temanku sembarangan pada orang asing yang baru kenal. Takutnya kamu mau merampok atau memper_kosa temanku,"

"Ya ampun, Kirana itu istrinya Aldo. Mana mungkin aku berbuat jahat seperti yang kamu tuduhkan itu!"

"Hati dan niat orang tidak ada yang tau. Aku hanya berjaga-jaga saja. Wajar kan,"

"Baiklah," jawab Rama seraya menghela nafas beratnya. Menghadapi Mia butuh kesabaran ekstra, pikirnya.

☘️☘️

Rama pun akhirnya membuka cerita dari versinya sebagai teman Aldo. Rama menyampaikan fakta mengejutkan pada Mia. Sebuah fakta yang pastinya Mia belum tau.

"Kirana itu istri kedua Aldo,"

BYURR...

Seketika sebuah sembu_ran air dari bibir Mia mengenai wajah Rama. Mia yang tengah meneguk minumannya tentu terkejut mendengar ucapan Rama tersebut.

Otomatis refleks terjadilah wajah Rama basah kuyup. Namun bukan karena hujan alami yang turun dari langit, melainkan sembu_ran buatan yang tak sengaja dari mulut Mia.

"Ehm, ma_af..." ucap Mia tergagap. Ia benar-benar minta maaf karena tak sengaja melakukannya.

Mia segera mengambil tisu di depannya untuk membersihkan wajah Rama yang basah karena ulahnya.

"Enggak apa-apa," ujar Rama terlihat pasrah.

"Maaf, beneran aku enggak sengaja. Aku kaget saja gara-gara kamu bilang kalau Kirana istri kedua temanmu tadi," tutur Mia.

"Jadi, kamu baru tau hal ini?"

"Iya," jawab Mia apa adanya.

Hening tercipta beberapa saat antara mereka berdua.

"Apa Kirana beneran seorang pela_kor?" batin Mia yang masih ragu atas ucapan Rama tentang Kirana yang jadi istri kedua.

Dikarenakan tampang Kirana tak mencerminkan sebagai istri kedua yang biasa dicap oleh kebanyakan orang yakni pela_kor. Terlebih kehidupan Kirana yang jauh dari kata mewah, justru terlihat miskin dan terpuruk. Membuat Mia semakin sangsi atas penuturan Rama tersebut.

Dominan para pela_kor pasti hidupnya mewah dan tak perlu repot-repot bekerja. Jadi pela_kor, cukup gak tau diri dan siap buka kakinya pada suami orang. Itu yang ada di benak Mia dan sebagian orang di luar sana pada umumnya.

Sedangkan Kirana yang ia tau, setiap hari harus bekerja keras mencari uang. Sampai-sampai Kirana rela melakukan pekerjaan tambahan sebagai pemandu karaoke bersamanya.

"Aku beneran harus bicara sama Kirana. Kalau dia memang pela_kor, aku akan suruh dia bertaubat. Kasihan Anin kalau sampai tau ibunya jadi pela_kor," batin Mia.

Bersambung...

🍁🍁🍁

1
Al Fatih
Kirana....,, tolong peka dan tegas sama si Bastian,, jangan smpe kamu d akalin sama si Bastian itu.

Bang Aldo dulu nikah sama Hana kan karna d jodohkan sama orang tuanya kan,, jujur saja bang Aldo kalo dirimu menikahi Hana karna desakan orang tua dan karna kasihan saja sama Hana,, ga ad perasaan cinta sama si Hana.
As Lamiah
jujur lebih baik dari segalanya Aldo jujurlah pada kedua orang tua mu terang fakta sesungguhnya tentang Kirana dan kehidupan yg dijalani kirana dulu saat Kirana hamil dan melahirkan sikembar mungkin saja bunda dan papa Seno Sudi membantu dan mengupayakan kebahagiaan mu aldo
Erna Wati
jgn mau Kirana sama Bastian . ayo Aldi jgn plin plan KLO kmu cinta Kirana harus pilih dia aja. lupakan Hana jahat
Teh Euis Tea
aldo cinta kirana, sm hana cm kasihan
Mom Ilham
anin diserahin ke aldo biar aldo mau cerai ama kirana dan bastian kan gak suka anak kecil, licik bgt ya bastian biar dpt kirana🤭😄
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
Bastian tak akan bisa meraih hati anin
Tutik Karlos
pasti soal perceraian....Aldo harus menceraikan Kirana ...
karna Bastian jatuh cinta PD kirana
oyen
syarat nya mungkin kudu cere sama kirana
Zuhril Witanto
apa syaratnya harus bercerai
Zuhril Witanto
sibuk tidur 😂😂
Sunaryati
Lanjuut emak tunggu
Sunaryati
Bastian suka sama ibunya saja, karena Kirana ada Anin terpaksa belajar suka dengan Anin, tapi sepertinya Aldo tidak akan melepas Kirana, apalagi Anin. Namun biarkan jika bersama Bastian agar Aldo sadar jika Kirana tidak mau jadi madu, tahu rasanya cemburu, jadi juga bisa merasakan diduakan itu tidak enak. Dan Kirana sadar tindakannya salah, walau istri pertama tidak bisa menjalankan perannya sebagai istri secara utuh, terutama tentang kebutuhan batin.
Anonymous: aldo ini tipe yang harus di gebukin dulu baru sadar
total 1 replies
Indriani Kartini
jangan terhasut Kirana, kmu juga jangan egois dan keras kepala, pentingkan kesembuhan anin
Indriani Kartini
jangan egois Kirana,
Teh Euis Tea
bastian jgn bilang syarat ketemu anin aldo suruh cerai sm kirana awas aj tak jewer kupingmu
Helnita Febriana
aldo bukan orang begok bastian, bisa jadi lu sendiri yang akan diancam ma aldo, apalagi aldo dah tau kebenaran tentang anin
Ari Atik
bastian/Curse//Curse//Curse/
Ayesha Almira
tp aldo dh tau keberadaan anin..
Iccha Risa
Bastian ini mah buat keuntungan diri sendiri, licik pantes Anin ga sukaa... Kirana peka doong nie org suka kamu... halangan buat bersama selalu ada
Jumi Nar
toloooong othor solehot syaratnya jngan tanda tangan surat cerai please🙏🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!