NovelToon NovelToon
Reborn: Ku Tinggalkan Keluarga Bias Dimanjakan Kakak Tiri

Reborn: Ku Tinggalkan Keluarga Bias Dimanjakan Kakak Tiri

Status: sedang berlangsung
Genre:Bullying dan Balas Dendam / Cinta Terlarang / Cintapertama
Popularitas:109.7k
Nilai: 5
Nama Author: Vhiy08

Plakkk
"Kau berhutang budi seumur hidupmu! Karena kau mencuri nutrisi milik Aurora sewaktu didalam rahim Mommy mu! Hingga menyebabkan Aurora mempunyai fisik yang lemah dan selalu sakit-sakitan sedari kecil, jangan pernikahan ini bahkan nyawamu pun tak cukup untuk membayarnya!" Teriak Arga sang Ayah dari 5 bersaudara.
"Alasan itu lagi, apakah Bintang bisa mencuri! Kalian pikirkan sewaktu itu aku masih berupa segumpal darah, lalu janin yang bahkan tidak mampu untuk melindungi dirinya sendiri!" Sahut Bintang dengan tersenyum getir.
"Akan aku ambil semua yang telah aku berikan pada kalian dengan tanganku sendiri!!! Bahkan jikapun aku harus mati! Aku tidak akan rela membiarkan kalian menikmati hasil keringat dan kerja kerasku!" Ucap Bintang sambil
menggerakkan samurai ditangannya dengan lincah membantai seluruh keluarga Miller walaupun dirinya tahu jika dirinya telah diracun oleh Aurora.
"Jika ada kehidupan selanjutnya, aku tidak ingin berhubungan lagi dengan keluarga ini."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vhiy08, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab35

Acara ulang tahun Nathasa kali ini hanya dirayakan di mansion Alexander saja, sesuai permintaan Nathasa.

Karena acara kali ini bukan hanya sekadar acara ulang tahun biasa, tapi sekaligus acara penyambutan kedatangan Bintang kedalam keluarga mereka.

Walaupun seperti yang dikatakan oleh Tuan besar Alexander, jika Bintang dan Pelangi, Mommy Bintang memang anggota keluarga Alexander, dan mendapatkan semua hak sebagai anggota keluarga, kemewahan, properti, bahkan perlindungan mereka.

hanya saja seperti yang sudah mereka sepakati sebelumnya, mereka sepakat jika nama Bintang dan Pelangi tidak akan pernah mereka masukkan dalam kartu keluarga mereka.

Alasannya adalah agar mereka masih bisa merasakan kebebasan memilih tanpa terikat aturan dan kewajiban pada keluarga Alexander.

Acara itu berlangsung meriah, karena Nathasa sengaja mengundang beberapa kolega bisnis mereka, kerabat Alexander dan para rekan bisnis lainnya.

Agar mereka tahu jika saat ini Bintang adalah anggota keluarga Alexander dan sekaligus berada dalam perlindungan Alexander.

*

*

*

"Nenek!!!" Teriak Axel yang langsung berlari dan memeluk penuh kerinduan lalu mencium sayang dahi Nathasa, setelah itu Axel langsung duduk disampingnya dengan manja.

"Kau ini... Hei anak nakal... Mana kadomu untuk Nenek...?" Ucap Nathasa sambil mengelus kepala Axel dengan sayang.

"Hallo Nek..." Sapa Han dan Narendra sambil memeluk wanita tua yang masih berwajah cantik itu lalu mencium tangannya.

"Selamat ulang tahun, Nenek, semoga panjang umur dan lekas mendapatkan cucu menantu..." Canda mereka dengan wajah konyol.

"Kalian ini..." Sahut Nathasa sambil menerima kado yang mereka berikan.

"Kemarilah..." Lanjut Nathasa sambil melambaikan tangannya menyuruh Han dan Narendra untuk bergabung bersamanya.

"Selamat sore Nek..." Sapa seorang gadis yang berdiri dihadapannya yang diikuti tiga Orang pria dibelakangnya.

"Nek... Selamat ulang tahun, semoga Anda diberkahi dengan umur yang panjang hingga 100 tahun, sehat, dan bahagia selalu." Ucap Aurora lembut dan gayanya yang anggun bak gadis bangsawan.

"Siapa mereka?" Tanya Nathasa sambil mengerutkan dahinya bertanya pada asistennya yang selau berdiri siaga disampingnya.

"Mereka ber empat adalah anak Nyonya pelangi dari Tuan Miller, Nyonya, saudara kandung Nona Bintang." Sahut Maria asisten Nathasa dengan berbisik juga.

Dan Nathasa tampak mengangguk-anggukkan kepalanya setelah mendengar jawaban dari Maria.

"Akh... Terima kasih, sudah bersedia hadir di acara keluarga Alexander, jangan sungkan walau bagaimanapun kalian tetaplah anak dari Pelangi, menantuku." Ucap Nathasa dengan tersenyum.

"Nek... Ini ada kado dari kami, walau kado ini sedikit murahan, tapi kami tulus memberikannya sebagai kado untuk Nenek." Ucap Aurora memulai aktingnya, lalu melambaikan tangannya pada kedua kakaknya untuk membuka kado mereka..

Tampak, Saka dan Kalla membuka kotak kayu itu, lalu mengeluarkan gulungan yang ada didalamnya.

Setelah itu, mereka dengan hati-hati membuka ikatannya lalu membentangkan gulungan itu, dan betul saja sesuai dengan apa yang diharapkan oleh Aurora, semua orang yang ada dalam ruangan itu tampak terkejut dan kagum pada kado mereka.

"Waou... Bukankah ini yang disebut lukisan "The staryy night karya Vincent Van Gogh, yang katanya harganya bahkan dibandrol ratusan juta?"

"Benar-benar cucu yang loyal ..."

"Ini patut menjadi cucu kesayangan, sangat tahu apa yang menjadi kesukaan tetua..."

Bisikan-bisikan yang memuji jadi dari Aurora terus terdengar, membuat Aurora tersenyum puas, dengan wajah yang malu-malu.

"Ini yang kalian katakan hadiah murah... Kalian ini sungguh merendah..." Ucap Nathasa yang hanya sekilas menatap lukisan itu.

"Kado ini murni ide dari adik perempuan kami, Aurora... Bahkan Aurora secara khusus memilih dan menyeleksi lukisan, dan akhirnya memutuskan untuk memberikan ini sebagai kado untuk Nenek." Ucap Saka yang tampak sangat bangga atas apa yang sudah Aurora lakukan.

"Kalian ini, mengapa berfoya-foya hanya untuk membeli satu kado untuk Nenek, pasti harganya sangat mahal"

"Seharusnya kalian tidak perlu repot apa lagi sampai menghabiskan banyak uang..." Sambung Nathasa dengan memberi kode pada asistennya untuk meminta kartu pengenal mereka

"Sudah ayo berikan no mu..." Bisik Saka pada Aurora, lalu tampak Aurora berjalan dengan gaya yang anggun serta berlenggak lenggok bak model yang sedang berjalan diatas Red carpet.

"Nah... Itu, sudah Nenek kembalikan 3X lipat dari harga awal." Ucap Nathasa sambil menaruh kembali ponselnya diatas meja

"Tidak usah Nek, kami memberikan ini sebagai bentuk ketulusan kami, tidak ada niat yang lain..." Sahut Aurora cepat dengan senyum dan mata yang tampak puas.

"Sudah... Anggap saja ini uang saku dari Nenek," Sahut Nathasa lalu dengan cepat mentransfer sejumlah uang pada Aurora.

Aurora yang semula menolak tampak tertegun sejenak melihat deretan nol di ujung angka itu.

Matanya tampak langsung berbinar, dengan senyum manis dan otak yang mulai berputar cepat memikirkan rencana untuk menjatuhkan Bintang.

Lalu dirinya akan datang sebagai pahlawan untuk menggantikan posisi Bintang, kehidupan mewah serta beberapa aset Alexander akan berpindah tangan me jadi miliknya. Memikirkan itu, Aurora seketika tertawa pelan tanpa disadarinya.

"Oh ya Nek... Dimana Bintang?" Tanya Aurora berpura-pura khawatir.

"Iya... Dari awal kami masuk kami tidak melihatnya sama sekali, sungguh tidak sopan sekali di acara besar begini malah menghilang," Lanjut Kalla dengan sinis.

"Harap maklum Nek, Bintang memang terbiasa seperti ini, setiap ada acara, apapun itu, Dia pasti akan menggunakan kesempatan itu untuk menyelinap pergi, biasanya akan pergi bersama beberapa pria untuk bersenang-senang."

"Kakak... Jangan bongkar kebusukan Bintang disini, depan banyak orang, itu akan membuatnya malu," Ucap Aurora sambil menutup mulutnya dengan telapak tangan seolah sedang emosi, lalu menyembunyikan senyuman yang tidak dapat Dia tahan lagi.

"Maaf Nek... Jika sikap Bintang ini membuat Anda tertawa, lain kali kami akan mendisiplinkan anak itu." Ucap Dewa sambil melangkah maju, lalu tampak membungkukkan tubuhnya dihadapan Nathasa yang sedang duduk di sofa.

"Sikap Princess tidak ada yang busuk seperti yang Lo ucapin itu bangsat!" Teriak Axel dan langsung berdiri menunjuk Dewa dan Saka.

"Tenang, kalian baru tiga bulan hidup bersama Bintang, kami yang sudah tinggal bersamanya sedari kecil, jadi kami tahu betul seperti apa sikap dan kelakuan liarnya." Ucap Saka menyakinkan.

"Brengsek...! Siapa yang kau sebut berkelakuan liar?!" Ucap Narendra yang juga langsung berdiri disamping Axel.

"Kalian berdua! Kembali ketempat kalian semula..." Perintah Nathasa sambil menekan pelipisnya.

"Nek...!" Protes kedua remaja itu, tapi duduk kembali saat melihat Nathasa yang mengedipkan matanya.

"Apa yang kalian katakan? Bintang berkelakuan liar?" Lalu Nathasa bertanya dengan mata yang menyorot tajam.

"Selama Bintang tinggal bersama kami, tidak ada satupun sikapnya yang mencerminkan kepribadian yang seperti itu?" Ucap Nathasa dengan raut wajah yang capek.

"Malah, aku sangat menyukai sikapnya yang lemah, lembut, serta terutama tulus dan baik hati." Ucap Nathasa datar.

"Anda tidak tahu dengan Bintang, Nek, Dia sangat pandai memanipulasi, jangan sampai Anda dirugikan..." ucap Aurora lembut dan penuh perhatian.

"Tapi, sikap liar dan murahannya itu pasti akan sangat sulit dihilangkan..." Ucap Saka sinis.

"Siapa yang kalian maksud bersikap liar?!" Terdengar suara datar dari pintu masuk dengan disertai 2 sosok pria yang menarik lembut tangan seorang gadis remaja dengan gaun berwarna cream.

#####

Maaf ya para reader 🙏🙏🙏 jika di ujung bab agak kacau, jadi buat para reader yang budiman agak kurang nyaman buat bacanya, maklum author nya lagi ngantuk🤣🤣🤣🤣

Ini sudah author revisi... Semoga bisa diterima ..

1
Rina Rina
ini udh tamat?
Anbu Hasna
samurai itu orang, bukan pedang
Anbu Hasna: samurai itu orang, bangsawan yang masuk militer, pedangnya katana.
total 2 replies
Shelvia Amanda Dika
maaf kak, aku masih bingung dgn jln ceritanya. kn td xavier cekik bintang terus cerita selanjutnya malah udh dirumah aja
Dwi Hallina: ya ceritanya lompat" jd bingung bacanya
total 1 replies
Uthie
Luccuuuu 😂😂😂👍👍👍
Uthie
halunya ketinggian tuhh cewek😏
Uthie
ikut campur melulu tuhhh keluarga sampai 😡
Uthie
Good Guys 👍😏
Uthie
rasain tuhhh mereka 😡
Uthie
dasar manusia keji mereka 😡
Uthie
😂😂😂😂😂
Uthie
kocak banget para trio jomblo dan sang jendral yg kepanasan 😂😂
Uthie
😁😁😁😁😁
Uthie
Sukkkkaaa BANGETTT ceritanya 👍👍👍👍👍
Uthie
Sukkkkaaa ceritanya 👍👍👍
Uthie
Axel lucu 😁
Uthie
sepertinya soal nama-nama nya perlu di perhatikan lagi dalam menuliskan dialog siapa nya.. 😁
Soalnya aga bingung jadinya itu dialog punya siapa.. dan kadang koq malah nama itu tertulis, tapi di selanjutnya gak ada nama itu di situasi dialog nya 😁🙏
Uthie
Wahhh... sepertinya apakah akan ada rasa cinta untuk adik tirinya di hati Xavier 😂
Uthie
Xavier hnya tidak suka wanita yg penuh ambisius dan modus 👍👍😏
Uthie
Awal yg sangat menyakitkan bacanya 👍👍👍
Sashimi Bee
Kenzo?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!