aku berhak mempertahankan rumah tanggaku. karena bagi ku, menikah itu hanya sekali se umur hidup. bagai manapun caranya aku harus berusaha mempertahankan rumah tangga ku ini
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azalea El Kyra Riiyu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bag 35
Andre pulang menuju apartemennya. Pikirannya masih saja memikirkan Tiara, ingin rasanya ia berterus terang kepada Tiara akan perasaannya saat ini. Namun ia takut akan memperburuk hubungannya dengan Tiara yang ia jaga selama ini.
Aku bangun dari tidurku, tak ku dapati sosok Zean di kamar ini. Padahal ia sudah pulang semalam, atau ia tidur di kamar lain? aku pun mencarinya. Dan tidak juga ku temui sosok Zean di rumah ini. Atau mungkin ia pergi lagi ke rumah wanita itu. Dari pada pikiran ku kalut, Aku memikirkan jadwal yang akan ku jalani hari ini. "Mungkin aku harus pergi berbelanja dan menikmati hidup" pikir ku, aku pun bergegas mandi.
Zean menginap di tempat Melati. Dan ia pun bersiap akan pergi ke kantor.
"hy, kamu udah bangun? aku siapin kamu sarapan" ucap Melati
"hy, iya. Maaf ya semalam aku bangunin kamu buat bukain pintu. Aku mau nginep di sini semalam" kata Zean
"tumben kamu mau nginep di sini pas ada istri mu di rumah. Kalian pasti bertengkarkan?"
"nggak, aku memang berniat ingin menginap di sini"
"ya... siapa tau kan kalian bertengkar dan kamu butuh pelampiasan"
"nggak mungkin aku kyak gitu ke kamu" ucap Zean sambil mengecup kening Melati
Tiba di kantor Andre menyiapkan laporan Meetingnya hari ini. Ia menyiapkan schedule nya dengan teliti. Tiba-tiba ada pesan masuk di handphonenya
"kamu sibuk boy? aku mau belanja nggak ada supir :) semoga Tuhan mengirimi ku supir he he he" tulis pesan tersebut yang pastinya dari Tiara
Andre pun menelepon Tiara
"kamu mau belanja apa nyonya?" ledek Andre
"entahlah, aku mau shopping. Menikmati kehidupan ku yang sangat langka santai"
"Ok, jam brapa kamu berencana akan pergi berbelanja?"
"kalau pekerjaan mu udah selesai?"
"aku jemput kamu pas makan siang ok. sekalian kita makan di luar"
"setuju" ucap ku girang
Andre menutup teleponnya, hatinya sangat senang dapat menemani Tiara hari ini. "haruskah aku memesan tempat di restoran untuk makan siang nanti?" pikirnya
Ia pun bersemangat melewati hari ini dan tak sabar untuk bertemu Tiara.
Zean mengantar Melati ke kantornya terlebih dahulu, seperti biasanya yang sering ia lakukan untuk Melati.
"nanti makan siang sama bisa kan?" tanya Melati
"ok, nanti aku jemput kamu ya" ucap Zean
Melati pun mengangguk menyetujui. Ia pun turun dari mobil dan meninggalkan Zean
"aku harus cepat menyelesaikan ini semua. Ini nggak adil buat Tiara" pikir Zean
ia pun memacu mobilnya menuju kantor
Aku pun membereskan rumah, entah kenapa rasanya sangat bersemangat karena akan pergi berbelanja. Memikirkannya saja sudah bersemangat.
"owh hy mbak Anggi" sapa ku melihat Anggi yang sudah ada di dapur
"mbak Tiara udah bangun. Mau di siapin sarapan mbak?"
"nggak usah mbak, aku buat sendiri aja"
Aku pun mengirim pesan ke Dita
"aku nanti mau shopping" tulis ku
"kamu pergi belanja sendirian? tanpa mengajak ku?" balas Dita
"aku ajak Andre, kamu mau ikut?"
"mau, tapi jadwalku padat hari ini. Kamu pergilah berdua sama Andre"
"kamu ngambek?"
"nggak, tapi beliin aku oleh-oleh ya he he he"
"dasar. Siap boss"
"nikmati kebahagiaan mu Raa. Have fun ya"
Aku pun tersenyum melihat pesan Dita.
"syukurlah, ia mencoba menghibur hatinya. Aku harap ia pun bisa membuka hatinya" pikir Dita
👍👍👍