NovelToon NovelToon
Giok Purba: Multiplikasi Abadi

Giok Purba: Multiplikasi Abadi

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Sci-Fi
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: aryaa_v2

Di ambang kematian setelah dikhianati dan dikubur hidup-hidup, Leo Akira secara tidak sengaja meneteskan darahnya pada sepotong giok kuno yang ternyata menyimpan kekuatan primordial: Multiplikasi 1000× dan Ruang Penyimpanan Abadi. Apa pun yang dia sentuh dapat digandakan seribu kali lipat ke dalam ruang tak terbatas; siapa pun yang dia targetkan akan membuat Leo mendapatkan kemampuan orang itu—dengan kekuatan seribu kali lebih hebat.

Dari titik terendah, Leo bangkit dengan satu tujuan sederhana: menghancurkan orang yang menjatuhkannya dan menjadi orang terkaya di dunia. Tapi takdir membawanya lebih jauh. Dia tak hanya mengubah nasibnya, tetapi juga mengangkat peradaban manusia dari level teknologi rendah menuju Tingkat 1 Skala Kardashev, bahkan melampaui alam semesta yang dikenal.

Inilah kisah tentang seorang manusia yang menjadi entitas tak terkalahkan, penjaga umat manusia, dan pengembara di antara bintang-bintang dimulai dari satu tetes darah dan sepotong giok.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aryaa_v2, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nebula Hati dan Dewan yang Terpecah

Perjalanan ke jantung galaksi bukanlah garis lurus. Itu adalah penyelaman melalui arus gravitasi, menghindari wilayah-wilayah yang dikuasai Pengadilan, dan menembus awan molekuler yang mematikan. Selama tiga minggu perjalanan sub-ruang, Leo mempraktikkan Metode Pengerasan Jiwa yang diperoleh dari Sybil. Itu adalah disiplin yang ketat dan elegan—bukan tentang menekan kelaparan, tetapi tentang menganyamnya ke dalam struktur jiwanya, membuatnya menjadi benang dalam permadani keberadaannya, bukan api yang membakarnya.

Setiap siklus meditasi, ia memasuki Vault internalnya, yang tidak lagi hanya sebagai ruang penyimpanan, tetapi sebagai istana jiwa. Di sana, dia menghadapi "bentuk"-nya sendiri—sebuah siluet yang terdiri dari cahaya hijau (kesadarannya) dan kegelapan hitam (kelaparannya). Dengan menggunakan metode kuno, dia mulai merajut kedua hal itu bersama-sama, menciptakan pola yang lebih kuat dan lebih kompleks. Mortal Soul-nya, yang sudah berada di Tier 9, mulai berubah. Itu bukan lagi tentang tingkat mortal. Itu sedang bertransisi menjadi sesuatu yang lain, fondasi untuk naik ke Planetary Core Tier 3 dan seterusnya.

Selama proses ini, dia juga memproses dua fragmen tambahan yang telah menyatu. Pengetahuan dari fragmen planet es memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang hukum termodinamika dan entropi pada tingkat konseptual. Dia sekarang bisa, dalam wilayahnya, sementara membalikkan entropi dalam area yang sangat kecil—menyebabkan pecahan kaca yang berserakan untuk melompat kembali dan menyatu, misalnya. Itu adalah kekuatan yang hampir ajaib, tetapi menguras tenaga yang sangat besar.

Fragmen dari Sybil memberikan sesuatu yang lebih berharga: peta hubungan. Sebuah jaringan samar dari "jejak" Fragmen Jantung lainnya di seluruh galaksi, dan yang lebih penting, peta hubungan di antara entitas-entitas yang memegangnya. Dia bisa merasakan beberapa simpul—beberapa redup dan hampir padam (mungkin simbiosis yang gagal atau tersembunyi), beberapa berdenyup dengan kekuatan liar (mungkin telah menjadi monster), dan satu... terang dan stabil, jauh lebih terang daripada yang lain, berada di dekat koordinat Sanctum. Mungkin itulah sumber pesan kasar itu.

Akhirnya, dia muncul dari sub-ruang di tepi Nebula Hati.

Itu bukan nebula biasa. Bentuknya seperti jantung manusia yang berdenyup, memancarkan cahaya merah muda, ungu, dan emas yang hidup. Gas dan debunya bergerak dengan ritme yang teratur, seperti denyut nadi raksasa. Di pusatnya, tersembunyi di balik tabir cahaya, ada sebuah struktur—bukan bintang, tapi sesuatu yang dibangun. Sanctum.

Dan mengelilingi Sanctum, seperti bulan-bulan yang mengorbit sebuah planet, ada lima puing-puing besar. Kapal-kapal generasi, stasiun-stasiun, bahkan sebuah planet kecil yang diubah—semuanya mati, hancur sebagian, dan masing-masing memancarkan tanda tangan samar dari sebuah Fragmen Jantung. Ini adalah kuburan para simbiosis. Mereka yang berhasil mencapai Sanctum, hanya untuk menemui ajal mereka di sini.

Ini... bukan tempat perlindungan, pikirnya, hati menjadi berat. Ini adalah medan perang yang membeku.

Pesan itu datang lagi, kali ini lebih kuat, lebih jelas, dan terdengar seperti beberapa suara yang berbicara bersamaan, namun tidak selaras:

"PEMBAWA... DATANG... BAWA FRAGMEN-MU... MASUK... BERSATU... ATAU... MUSNAH..."

Leo tidak langsung masuk. Sebaliknya, dia memperluas wilayahnya dengan hati-hati, merasakan lingkungan sekitar. Nebula itu sendiri hidup dalam arti tertentu—medan energinya bertindak seperti sistem kekebalan tubuh. Itu mendeteksi energinya yang asing, dan dia bisa merasakan tekanan yang halus, mendorongnya untuk masuk atau pergi.

Dia juga merasakan lima tanda tangan Fragmen di puing-puing sekitarnya. Empat di antaranya redup, hampir padam. Yang kelima—yang dari struktur terbesar, sebuah kapal berbentuk spiral yang pecah—masih berdenyup dengan kekuatan yang mengancam. Itulah sumber pesan itu.

Memutuskan untuk berhati-hati, Leo mengarahkan dirinya ke puing-puing yang paling redup terlebih dahulu—sebuah stasiun berbentuk kubus yang terbelah dua. Saat dia melayang melalui reruntuhannya, ceritanya langsung jelas: pertempuran. Bekas luka energi di dinding, tubuh-tubuh makhluk asing yang aneh yang membusuk menjadi debu. Dan di pusat kendali, dia menemukan fragmennya—sebuah giok kecil yang retak, hampir gelap, diletakkan dengan hormat di atas sebuah konsol. Simbiosis di sini telah meninggal lama sekali, mungkin secara damai, setelah mengamankan fragmennya.

Leo menyentuhnya, dan fragmen itu larut menjadi debu, energinya yang tersisa diserap oleh gioknya sendiri. Sebuah kilasan ingatan: sebuah peradaban amfibi yang mencapai simbiosis damai, hidup selama ribuan tahun sebelum akhirnya mati karena usia tua. Tidak ada kekerasan. Hanya akhir.

Dia mengunjungi dua puing lainnya, dengan temuan serupa—simbiosis yang mati karena sebab alami, fragmen yang menunggu. Setiap yang dia serap memperkuatnya sedikit, membawa potongan-potongan pengetahuan yang tenang dan filosofis.

Lalu, dia mendekati kapal spiral besar—sumber sinyal yang mengancam.

Sebelum dia bisa masuk, sebuah proyeksi muncul di depannya. Bukan hologram, tapi manifestasi energi mental kasar. Itu adalah makhluk seperti serangga raksasa dengan cangkang kristal, dengan giok hijau yang retak tertanam di dahinya. Matanya—banyak matanya—menyala dengan cahaya hijau yang gila.

"BERHENTI!" suaranya meraung, memenuhi ruang. "ENERGI-MU... MILIKKU! FRAGMEN-MU... MILIKKU! AKU ADALAH K'THARIX, PENGUASA TERTINGGI! AKU AKAN MENJADI SATU-SATUNYA!"

Leo mendarat di lambung kapal yang rusak, menjaga wilayahnya tetap aktif. "Aku tidak datang untuk berperang. Aku datang mencari jawaban. Sanctum. Entitas Cahaya."

"BODOH! MEREKA TELAH PERGI! HANYA KAMI YANG TINGGAL! YANG Kuat DAN YANG LEMAH! DAN AKU AKAN MEMAKAN YANG LEMAH!" K'tharix meluncur keluar dari kapal, tubuh energinya yang besar dan tidak stabil menggelembung. Dia adalah simbiosis yang rusak. Kelaparannya telah memakan sebagian besar jiwanya, meninggalkan hanya keserakahan dan kegilaan. Dia mungkin Planetary Core Tier 4, tetapi tidak terkendali, liar.

Dia menyerang tanpa peringatan lebih lanjut, melontarkan semburan energi hijau pekat yang mendidih dengan kebencian murni.

Leo menghindar, tetapi semburan itu mengenai sayap puing-puing di dekatnya, mengubah logam menjadi cairan lalu menjadi uap. Kekuatannya sangat besar, tetapi tidak fokus.

Kita bisa melawannya, pikirnya, dan naluri bertarungnya yang terintegrasi bangkit. Tapi akan merusak. Dan mungkin membangunkan sesuatu yang lain di Sanctum.

Alih-alih melawan, Leo menggunakan teknik baru dari fragmen planet es. Dia memfokuskan kehendaknya pada ruang di antara dia dan K'tharix, dan membalikkan entropi secara lokal, tapi hanya pada informasi.

Semburan energi hijau yang mendidih, saat mencapai wilayah yang dimanipulasi, tiba-tiba berubah menjadi kupu-kupu cahaya yang tidak berbahaya, lalu menjadi melodi yang terdengar, lalu menjadi aroma bunga yang samar sebelum menghilang sama sekali. Dia tidak membatalkan serangannya; dia mengubahnya menjadi sesuatu yang lain, sesuatu yang tidak berbahaya, menggunakan energi yang sama.

K'tharix berhenti, bingung. "APA...? MAGIC KOTOR!"

"Ini bukan sihir," kata Leo, suaranya tenang namun memotong di keheningan nebula. "Ini adalah pemahaman. Kau memegang fragmen bukan sebagai mitra, tapi sebagai budak. Itu sebabnya kau sakit. Kau bisa sembuh. Kita bisa membantumu."

"SEMBUH? AKU TIDAK BUTUH SEMBUH! AKU BUTUH KEKUATAN!" K'tharix mengumpulkan energinya lagi, kali ini lebih banyak, mengisap cahaya dari nebula di sekitarnya.

Tapi sebelum dia bisa melepaskannya, sesuatu yang lain bergerak di Sanctum.

Sebuah cahaya, lembut dan putih, memancar dari pusat nebula. Bukan serangan. Sebuah penenang. Gelombang energi yang menenangkan menyapu mereka, dan K'tharix menjerit—bukan karena sakit, tapi karena kehilangan. Energi liar yang dia kumpulkan bubar seperti kabut di bawah sinar matahari.

Dari cahaya itu, sebuah sosok terbentuk. Sebuah proyeksi, tetapi dengan kehadiran yang jauh lebih besar dan lebih tenang daripada K'tharix. Itu adalah seorang wanita tua dengan rambut panjang berwarna perak dan jubah sederhana, dengan giok hijau sempurna yang bersinar dengan cahaya stabil di dadanya. Matanya penuh dengan kesedihan dan kebijaksanaan yang tak terhingga.

"CUKUP, K'THARIX," suaranya lembut namun tak terbantahkan. "KAU TELAH MENGOTORI TEMPAT SUCI INI CUKUP LAMA. TIDAK LAGI."

"ELDER AELIA!" raung K'tharix, tetapi dengan rasa takut sekarang. "DIA ADALAH PENYUSUP! AKU—"

"DIA ADALAH PEMBAWA YANG BERHASIL. DAN KAU ADALAH PERINGATAN BAGI SEMUA TENTANG APA YANG TERJADI JIKA KITA MELUPAKAN JIWA KITA." Aelia memandang Leo. "SELAMAT DATANG, LEO AKIRA. KAMI TELAH MENUNGGUMU. MARI KITA BICARA DI TEMPAT YANG LEBIH TENANG. ABAIKAN SAUDARA KITA YANG SAKIT INI. DIA TIDAK AKAN MENGGANGGU LAGI."

Dengan gerakan tangan, Aelia membuat sebuah jembatan cahaya dari Sanctum ke tempat Leo berdiri. K'tharix, tampaknya dicekik oleh kehendak Aelia, tertahan di tempatnya, menggeram tapi tidak berdaya.

Leo, setelah mempertimbangkan sejenak, melangkah ke jembatan itu. Saat dia melakukannya, dia merasakan kekuatan Aelia—Planetary Core Tier 7, mungkin lebih tinggi. Tapi kekuatannya tidak seperti Mordath yang dingin. Itu hangat, organik, seperti sebuah pohon raksasa atau sebuah samudra yang tenang.

Jembatan itu membawanya melewati tabir cahaya nebula, ke dalam Sanctum.

Dan apa yang dia lihat membuatnya terkesiap.

Itu bukan bangunan. Itu adalah pohon. Sebuah pohon yang terbuat dari cahaya dan kristal, dengan akar yang tertanam di nebula dan cabang-cabang yang mencapai ke dalam sub-ruang. Di sekeliling pangkalnya, di platform-platform yang mengambang, ada puluhan sosok. Beberapa seperti Aelia—humanoid dengan giok yang stabil. Beberapa adalah makhluk energi murni. Beberapa adalah kombinasi biologis-mekanis yang aneh. Semuanya memancarkan tanda tangan Fragmen Jantung yang stabil. Ada lebih dari tiga puluh simbiosis yang berhasil di sini.

Mereka adalah Dewan yang Terpecah.

Dan mereka semua sedang menatapnya.

1
Abady Ehm
cerita taik
arya_v2: mohon maaf kak ini cerita tema Sci-fi, gak ada tema romance atau comedy jadi kalo mau benar-benar mau memahami alurnya harus dibaca pelan-pelan karena tidak semua orang bisa memahami Sci-fi🙏
total 1 replies
Sang M
dancokk. ribet tambah masalah. bosan stop aja
arya_v2: mohon maaf bang, kan ini untuk membangun peradaban tingkat tinggi, maklumlah banyak konflik dan nanti kalau sudah lanjut baca mungkin akan mengerti seperti apa alur ceritanya 🙏
total 1 replies
Sang M
Bikin susah aja cerita ini. dapat system kok bermasalah menyedot energy.. Cerita yg benar kau, Thorrrr
arya_v2: kalo cuma dapat sistem pengganda item/skill mah udah mainstream, ini gw tambahin resiko sekalian kalo kebanyakan gandain skill, yakali pake sistem gak ada resikonya keenakan MC nya nanti😅
total 1 replies
Sang M
Cukup penjelasannya, Thorrrrrrr..... Langsung praktek dg kelebihan system. Bertele2 aja, lu.....
arya_v2: baca sampe chapter terbaru bang, ntar paham sendiri dengan sistemnya🙏
total 1 replies
Sang M
gak usah bacot. berubah dan bantaiii para musuhmu...
arya_v2: siapp bang, kalo ada musuh bacotnya gw dikitin dah abis itu langsung war😅
total 1 replies
Arya Saputra
jangan-jangan ada identitas tersembunyi nih dari batu akiknya, jadi penasaran🤔
Arya Saputra
yok lah bisa otw ke peradaban tipe 1 nih
Arya Saputra
Jujur ini cerita yang layak masuk rekomendasi sih, perkembangan karakter Leo yang signifikan dari diinjak-injak bahkan dikubur lalu bangkit dengan identitas berbeda dan merubah sikap 180°, sistem kekuatan giok juga logis dibarengi cerita sains.
Arya Saputra
saya suka nih kalo ada cerita bertemakan sains🤩
Arya Saputra
awal yang lumayan bagus👏🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!