NovelToon NovelToon
BALAS DENDAM

BALAS DENDAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Mata-mata/Agen / Bullying dan Balas Dendam / Dendam Kesumat
Popularitas:23.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ayumi

Darren adalah anak yatim piatu yang diangkat anak oleh Jhon Meyer, Owner XpostOne. Prestasinya sangat gemilang sehingga dia sering di perintahkan oleh Jhon Meyer untuk bertugas di daerah konflik.

Umurnya sudah dua puluh delapan tahun dan belum menikah. Ia berjanji sebelum bisa membalaskan sakit hatinya kepada keluarga Blossom, ia tak mau menikah. Dulu saat berumur sepuluh tahun orang tua dan kakaknya di bakar hidup-hidup oleh keluarga Blossom.

Suatu hari ia di perintahkan oleh Jhon Meyer untuk menyelamatkan tiga orang gadis yang terperangkap didesa Beduwi. Dengan berat hati ia pergi ke Bali, tapi apa yang dia temukan di desa itu? Ilmu hitam atau Le-ak. Sangat mengerikan dan hampir saja ia menjadi tumbal.

Saat mengetahui salah satu dari ke tiga gadis itu adalah putri keluarga Blossom, ia pun membuat rencana jahat untuk menyiksa gadis itu.

Apakah yang direncanakan oleh Darren? silahkan baca sampai tamat.

Trimakasih, jangan lupa like, coment***

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB.32.TUNANGAN.

Intan hampir pingsan melihat kedatangan Darren dan Aluna dengan bergandengan tangan. Mereka berdua sangat serasi. Ia tidak habis pikir kenapa Darren bisa mendampingi Aluna. Betul-betul diluar perkiraannya. Terus Yudi dimana?

Tidak berselang lama datang pak Cahya, Jhon Meyer serta rombongan pejabat, tamu betul-betul membludak. Disamping pejabat ada terselip beberapa mafia.

"Kenapa nama pasangan Aluna berganti dari Yudi menjadi Darren, tolong jawab.." tiba-tiba seorang artis nyeletuk.

Keadaan menjadi riuh karena awal dari pertunangan itu tertulis nama Yudi, tapi sekarang di ralat menjadi Darren.

Apapun kata orang Aluna tidak mau tau, dari pertama ia katakan bahwa Darren penolongnya bukan Yudi. Walaupun masih banyak pertanyaan, tapi Aluna tetap melanjutkan acara sampai tuntas.

Setegar-tegarnya Intan, akhirnya lunglai juga, ia pingsan mendengar Yudi tinggal di rumah menjaga nyonya Yunita yang mendadak pingsan saat mendengar Aluna tidak jadi bertunangan dengan Yudi.

Pertunangan ini menyisakan tanda tanya besar yang tidak terjawab, karena Darren tidak mau membuka jati dirinya siapa sebenarnya dia. Apa pekerjaannya.

Nyonya Yunita tidak mengerti kenapa suaminya menahan Yudi dan mengatakan Aluna akan bertunangan dengan Darren. Tentu saja Yudi kecewa berat dan nyonya Yunita semaput.

Yang membuat nyonya Yunita kesal, Yudi di intimidasi oleh suaminya dan melarang mengganggu Aluna.

Intan dan Yudi sekarang lebih banyak pergi kerja daripada diam di rumah. Yudi sangat terpukul atas kejadian itu. Jarang mereka makan bersama, kalau Yudi dan Intan makan, Aluna makan di kamar. Nyonya Yunita juga sekarang lebih banyak diam dan jarang interaksi.

Akhirnya Yudi pergi dari rumah nyonya Blossom dan tinggal di rumahnya yang di kasi oleh nyonya Yunita.

Seminggu telah berlalu kehidupan Aluna kembali normal, ia sudah menemukan cinta sejatinya. Ia kembali bekerja di hotel sebagai Owner Hotel Aluna Blossom.

Ia sangat bahagia mendapatkan Darren kembali, walau Darren tidak mau tinggal di rumah Aluna, tapi Darren sering datang mengunjungi Aluna. Sebagai orang tua ia hanya bisa mendukung keputusan Aluna.

Hari ini terasa berbeda bagi Intan, karena Darren datang ke rumah Aluna, tapi Aluna belum datang dari kerja, hanya ada Intan. Kesempatan ini dipergunakan oleh Intan untuk merayu Darren.

"Darren, kenapa kamu memilih Luna untuk diajak tunangan, bukankah aku lebih siap daripada Luna?" ucap Intan ketika mereka berada di ruang tamu.

"Kami saling mencintai pada pandangan pertama dan saling berbohong mengenai status sosial kami,hehe..."

"Berarti kamu memang benar menolong Aluna saat di desa Beduwi?"

"Dulu pernah kamu bertanya hal yang sama dan jawabanku tetap sama. Bagiku

Menolong orang tidak perlu di expose berlebihan, itu perbuatan tulus ikhlas tanpa tuntutan. Aku tidak merasa rugi walaupun tidak dikasi imbalan."

"Jika aku berada di posisi Aluna, apa kamu mau menolongku dan menikahiku?"

"Siapapun yang perlu pertolongan, aku akan tolong, tapi kalau menikah itu urusan perasaan, tidak boleh di paksa."

"Darren aku mencintaimu dan berharap kamu menjadi suamiku."

"Aku sudah punya tunangan jangan bikin masalah." ucap Darren berusaha menjaga jarak dari Intan.

"Jadi selama ini kamu menganggap aku apa, selingkuhan? Kau sudah berjanji akan membantuku dan,hiks..hiks..."

Intan sengaja berkata begitu karena ia melihat bayangan Aluna mendatanginya.

"Maksudmu apa?....."

"Sayank........"

Darren kaget melihat Aluna sudah berada di belakangnya. Wajah Aluna terlihat merah padam, dia begitu saja melewati mereka dan naik ke lantai atas.

"Yank...Yank"

Darren mengejar Aluna, Intan tersenyum puas melihat Aluna marah.

"Sayank, aku tidak ada apa-apa dengan Intan. Kamu jangan begini..." ucap Darren meraih tangan Aluna.

Tiba-tiba tangan Aluna melayang ke pipi, Darren. Intan tetkejut, ia cepat memeluk Darren. Tambah Aluna marah melihat pemandangan itu.

"Plaakkk...Plaakkk...Plaakkk"

Darren membeku, ia memegang pipinya, matanya seperti silet menatap Aluna. Dia terbayang wajah kakaknya ditampar oleh Blossom sebelum disiram bensin dan dibakar hidup-hidup.

"KAU..."

Suara Darren menggantung, ia tidak menyangka Aluna akan bertindak kasar, tak sesuai dengan penampilannya. Hati Darren seketika sakit merasa terhina, Aluna bersikap begitu mungkin merasa kaya raya.

Aluna masuk kamar dengan bantingan di pintu, ia menangis, menyesal menampar Darren. Tadi ia begitu marah karena Intan dan Darren begitu mesra.

"Sekarang kamu tau kalau Aluna sangat kasar, arogan dan cemburuan. Makanya nyonya Yunita tidak senang kepada putrinya. Hanya pak Cahya yang peduli kepada Aluna." ucap Intan menghasut Aluna.

Dengan wajah sendu Intan memegang tangan Darren dan mengajak pria itu ke kamar Aluna.

"Tookkk...Tookkk...Tookkk"

Intan masuk menggandeng tangan Darren ia menghampiri Aluna yang duduk di tepi ranjang.

"Luna aku yang salah, jangan marah kepada Darren, maafkan aku." ucap Intan dengan wajah sendu.

"Buat apa minta maaf, kalian berdua pasti akan mengulanginya lagi."

"Luna, sebelum ketemu kamu kita sudah dekat, karena kita kerja sama dalam bisnis obat. Kalau papamu tidak memaksa Darren bertunangan, saat ini Darren masih bujangan."

"Darren, kenapa kamu diam, kasi faham Intan supaya dia mengerti porsinya. Aku paling benci perselingkuhan."

"Kami tidak selingkuh, jika itu terjadi berarti kamu tidak bisa menjaga tunangan mu."

"Berarti ini salahku?"

"Ya! Kamu asal menuduh dan selalu punya pikiran negatif. Kita hanya teman bisnis, jika kami terlihat mesra itu semata-mata karena kami sudah akrab." timpal Darren menatap Aluna.

"Jadi kamu membela diri dan aku yang bersalah?"

"Aluna, kamu dari dulu iri padaku dan selalu menghinaku, tapi aku diam saja. Jika aku sekarang berteman dengan Darren itu semata-mata bukan salahku, itu salahmu yang tidak mengerti jiwa Darren."

"Kamu sombong merasa kaya dan dengan seenaknya menampar orang, tanpa pikir panjang. Aku salah pilih, ternyata sifat aslimu sangat menjijikan!"

Ucapan Darren yang pedas membuat Aluna terdiam, dadanya tiba-tiba sesak dan tubuh gemetaran. Sesakit ini rasanya di sanksikan oleh orang yang dicintai.

"Darren, mari kita ke Apotik, biarkan dia merenung apa yang telah di perbuat. Dia pikir tiap orang bisa diperlakukan sekasar itu. Untung hanya ada aku, dia pikir orang laki tak punya harga diri." ucap Intan sengit lalu menarik Darren keluar.

Mereka turun dan berpamitan kepada bibi Atun, yang melongo melihat Intan dan Darren bergandengan tangan keluar dari rumah.

"Tidak usah kamu hiraukan panggilan Aluna, kasi dia pelajaran. Dari kecil di manja jadinya tidak tau sopan santun."

"Aku memikirkan bayi yang dikandungnya pasti dia ikut sedih jika ibunya sedih." ucap Darren ragu untuk pergi. Wajahnya mendongak melihat Aluna di lantai dua sedang menangis. Intan cepat membuka pintu mobil dan mendorong Darren masuk mobil.

****

1
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
liat saja intan.. karma pasti tak salah jalan pulang...
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ᵒᶠᶠ'ᴳᶜ
bisa JD mereka berdua pelaku nya yg membuat nyonya kecanduan nrkba
VicSel 1996
takut juga kan Darren makanya jngn menyakiti Aluna terus...
VicSel 1996
serba salah nya jdi Luna...
VicSel 1996
sakit bnget jdi Luna, entah sampai kapan Darren menyiksa batin nya...
VicSel 1996
Darren ih jnganlah pedas2 kata2nya kasihan Aluna...
VicSel 1996
buat apa menumbuhkan dendam toh kamu juga cinta mati sma Aluna...
mending buang ego masing2 kalian harus bersatu untuk mengalahkan Intan...
VicSel 1996
jangan mudah tepancing Aluna tahan emosi apalgi sedang hamil...
D⁵¹
yuhu hadir
D5⁰
jangan sedih lun
D⁴9
sabar ya lun
D⁴⁸
bu lurahnya gak tau tentang intan
D⁴⁷
menyeramkan
D⁴⁶
hm deg"an bacanya
D⁴⁵
kasian aluna. orang tuanya gak sayang lagi
D⁴⁴
intan ditolong malah ada maunya
D⁴³
wah misi baru
D4²
jangan khawatir lun
D⁴¹
kalian harus baikan
D⁴⁰
ada yang gak jujur kayaknya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!