NovelToon NovelToon
Anak Buangan Jadi Istri Kesayangan

Anak Buangan Jadi Istri Kesayangan

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Identitas Tersembunyi / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Tamat
Popularitas:24.5k
Nilai: 5
Nama Author: Mila julia

Aneska Maheswari ratu bisnis kelas kakap yang di bunuh oleh rekan bisnisnya tapi dengan anehnya jiwanya masuk pada gadis desa yang di buang oleh keluarganya kemudian di paksa menikahi seorang pria lumpuh menggantikan adik tirinya .

Mampukah aneska membalaskan semua dendam dan menjalani kehidupan gadis buangan tersebut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mila julia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33.pembekuan Aset

Seorang maid berjalan ke arah Celine dan Kenzo yang sedang menyantap sarapan di meja makan.

“Permisi, Tuan, Nyonya. Ada seorang pengacara yang ingin bertemu dengan Tuan dan Nyonya di depan,” ucap maid tersebut, membuat Kenzo dan Celine saling berpandangan dan mengerutkan kening.

“Pengacara?…” gumam Kenzo sambil berpikir keras. “Baiklah, suruh dia masuk dan menemuiku di ruang tamu.”

Kenzo segera menyudahi sarapannya dan berjalan menuju ruang tamu. Celine pun ikut bangkit dan mengikutinya.

“Fauzan?… Ada apa kamu datang ke sini?” ucap Kenzo saat melihat pengacara pribadi mantan istrinya itu tiba-tiba berdiri di ruang tamu, setelah dulu menyampaikan bahwa seluruh harta Anes jatuh ke tangannya pasca kematian Anes.

Fauzan berdiri, lalu kembali duduk setelah Kenzo dan Celine duduk di hadapannya.

“Aku datang membawa penetapan resmi pengadilan,” jawab Fauzan datar.

“Penetapan resmi pengadilan?” ucap Celine, matanya langsung berbinar, pikirannya melayang pada kemungkinan adanya harta Anes lain yang akan mereka terima. “Penetapan apa? Apa ada harta Anes yang akan diberikan kepada suamiku lagi?” ucap Celine bersemangat, begitu pula Kenzo yang mulai berpikir hal serupa.

Fauzan tersenyum miring." Orang-orang rakus ini…" batinnya. Ia lalu membuka map yang dibawanya, mengeluarkan lembaran demi lembaran, kemudian membacanya dengan lantang tanpa memberi ruang bagi keduanya untuk menyela.

“Berdasarkan permohonan pembekuan aset yang diajukan oleh pihak berkepentingan, disertai bukti kuat berupa pelanggaran perjanjian pranikah dan perselingkuhan dalam masa pernikahan, maka pengadilan menetapkan seluruh aset atas nama Anes Maheswari untuk sementara dibekukan.”

Wajah Kenzo langsung berubah. Santainya menguap, digantikan ketegangan yang tak bisa ia sembunyikan.

“Dibekukan?” suaranya meninggi. “Apa maksudmu dibekukan?”

Fauzan menatapnya dingin.

“Mulai hari ini, kamu tidak memiliki hak untuk menjual, memindahtangankan, menggadaikan, atau menggunakan aset atas nama Anes Maheswari dalam bentuk apa pun. Termasuk mansion ini.”

Celine melangkah maju, wajahnya memucat.

“Ini tidak masuk akal! Ini rumah kami!”

Fauzan mengangkat satu alis.

“Tidak. Ini rumah Anes Maheswari. Dan berdasarkan perjanjian pranikah, jika suami terbukti berselingkuh, maka seluruh hak atas aset tersebut gugur.”

Kenzo bangkit dari sofa, amarah membakar matanya.

“Kamu menuduhku tanpa dasar!”

Fauzan mengeluarkan beberapa dokumen dan sebuah flashdisk dari dalam map, lalu meletakkannya di meja.

“Ini dasar hukum dan faktanya.”

Ia membuka salah satu berkas.

“Rekaman video di apartemen. Transaksi keuangan pribadi yang mengalir ke rekening Celine. Pengeluaran perusahaan yang tidak sah. Semua terjadi saat kamu masih terikat pernikahan dengan Anes Maheswari.”

Kenzo terdiam sejenak, rahangnya mengeras.

“Itu tidak membuktikan apa pun.”

Fauzan menatapnya tanpa emosi.

“Pengadilan sudah menyatakan sebaliknya.”

Celine menggenggam lengan Kenzo, suaranya bergetar.

“Kenzo… katakan sesuatu.”

Kenzo menghela napas berat.

“Tidak, kenapa ini dipermasalahkan sekarang? Jelas-jelas Anes sudah meninggal. Siapa yang kamu sebut sebagai pihak berkepentingan di sini? Aku adalah suami Anes. Tidak satu pun orang yang dia miliki selain aku di dunia ini. Aku yakin kamu mengada-ada semua ini. Kamu mau mengambil keuntungan dari semua harta istriku karena kamu adalah pengacaranya, kan?” ucap Kenzo sambil menunjuk Fauzan.

“Aku tidak rakus seperti kamu, Kenzo. Dan kenapa ini bisa dipermasalahkan, karena kamu dan Anes menandatangani perjanjian pranikah yang menyatakan jika kamu terbukti selingkuh, maka seluruh harta Anes akan dibekukan ,dan kamu walaupun sebagai suami, tidak punya hak lagi atas harta tersebut,” jelas Fauzan.

“Tidak! Kamu pasti mengada-ada! Tidak mungkin orang yang sudah meninggal bisa mengajukan tuntutan seperti ini. Sebenarnya siapa orang yang berkepentingan yang kamu maksud, ha?” Kenzo mencengkeram kerah baju Fauzan dengan emosi meledak.

Fauzan menahan kedua tangan Kenzo yang mencengkeram kerah bajunya.

“Tentunya orang yang sangat kamu kenal, Kenzo,” ucap Fauzan dingin, lalu memutar tangan Kenzo dan menjatuhkan tubuh pria itu ke atas lantai.

Di saat itu, Raline keluar dari dalam mobil Fauzan, lalu melangkah masuk ke dalam mansion, mendekat ke arah Kenzo dan Celine. Ia tersenyum miring ke arah mereka, dengan tatapan mata membara penuh kebencian yang tak lagi disembunyikan.

“Senang bisa bertemu dengan Anda lagi, Tuan Kenzo dan Nyonya Celine.”

“Raline?… kamu?” ucap Kenzo dan Celine hampir bersamaan.

Raline mendekat, lalu berjongkok tepat di hadapan Kenzo.

“Sudah aku katakan aku akan kembali dan membalas setiap keping tubuhku yang hancur,” ucap Raline menatap tajam ke arah Kenzo.

Kata-kata itu sontak membuat Kenzo dan Celine tercekat. Kenzo ingat betul, kalimat itu adalah kata-kata terakhir yang diucapkan Anes saat mereka menjatuhkan tubuh perempuan itu dari atas gedung hotel pencakar langit.

Raline tersenyum, lalu menepuk wajah Kenzo pelan.

“Jangan menatapku seperti itu. Kamu justru membuat orang-orang jadi curiga dengan kematian Anes,” ucap Raline, memperlihatkan deretan giginya.

Raline kemudian berdiri dan menatap Celine yang masih tampak syok.

“Wah… padahal baru beberapa hari menikah, tapi tampaknya perut Nyonya Celine sudah membesar, ya. Apa begitu nikmatnya batang murahan bekas suami orang ini untuk Nyonya Celine yang terhormat?” ucap Raline sengaja menyindirnya dengan kata-kata pedas.

“Ups… maaf, bukan suami orang lagi ya, tapi sudah menjadi suami Nyonya Celine, pasalnya kan Nyonya Celine sangat susah payah mendapatkannya sampai tega merebutnya dari sahabatnya sendiri.”

“Huh… sangat disayangkan. Harusnya setelah menjadi istri Tuan Kenzo kamu bisa mewarisi semua harta Anes, ya. Tapi kedok perselingkuhan justru terbuka lebih dulu. Aku turut prihatin atas apa yang menimpamu, Nyonya. Semoga saja nantinya kamu masih bisa melahirkan di rumah mewah penuh harta ini, bukan di sel penjara yang dingin,” ucap Raline.

Celine memucat, seolah tidak satu kata pun bisa ia ucapkan. Otaknya terasa berhenti berpikir, bahkan satu pun kata-kata kasar yang biasa ia lontarkan tak mampu terucap. Dadanya berpacu hebat menatap Raline yang berdiri di hadapannya. Begitu pula Kenzo yang masih terkapar di atas lantai, menatap Raline dengan wajah pucat.

“Satu kali dua puluh empat jam, mansion ini harus segera dikosongkan. Tidak satu pun harta yang atas nama Anes Maheswari boleh dibawa. Jika terbukti ada harta yang hilang, akan segera diproses di pengadilan nanti,” ucap Fauzan, lalu pergi berdampingan dengan Raline keluar dari mansion tersebut.

Celine seketika menjatuhkan dirinya ke atas sofa.

“Tidak… tidak mungkin dia adalah Anes, kan?” ucap Celine pada Kenzo.

“Dia benar-benar Anes. Kamu tidak dengar kata-katanya? Kata-kata itu adalah kata-kata terakhir yang diucapkan Anes saat dia jatuh dari gedung hotel,” jawab Kenzo sambil memegang tangan Celine. “Bagaimana ini, Celine? Dia benar-benar hidup kembali. Semuanya akan hancur. Apa kita akan dipenjara, Celine?” ucap Kenzo dengan suara gemetar.

“Tidak… tidak. Aku tidak ingin masuk penjara. Kita harus segera pergi dan melarikan diri dari sini,” ucap Kenzo, bergegas berdiri hendak kabur.

“Kamu pikir kita bisa kabur dan bertahan hidup tanpa harta Anes? Satu-satunya yang kita punya hanya saham di perusahaan Dirgantara milik Anes. Jika kita pergi, kita tidak punya apa-apa lagi.”

“Lalu kita harus apa, Celine!” teriak Kenzo putus asa.

“Jika Raline benar-benar Anes, maka kita harus menghabisinya lagi,” ucap Celine dingin.

“Dan tender kali ini tidak boleh jatuh ke tangannya jika kamu masih ingin tetap bertahan di perusahaan. Kita harus menyusun rencana untuk membunuhnya!” ucap Celine.

.

.

.

💐💐💐Bersambung💐💐💐

Lanjut Next Bab ya guys😊

Lope lope jangan lupa ya❤❤

Terima kasih sudah membaca bab ini hingga akhir semua ya. jangan lupa tinggalkan jejak yaa, like👍🏿 komen😍 and subscribe ❤kalian sangat berarti untukku❤

1
Aisyah Suyuti
menarik
vj'z tri
🎉🎉🎉🎉🎉
vj'z tri
🎉🎉🎉🎉 di tunggu karya wokeh selanjut nya Thor
Cindy
lanjut
vj'z tri
apa lagi ini thor 😭😭😭😭😭😭😭😭
vj'z tri
apa lah author ini 😭😭😭😭😭😭 jangan Sampai anes terluka lagi dah mati hidup lagi masak harus mati lagi 😭😭😭😭
vj'z tri
lagi lagi lagi lagi 🎉🎉🎉🎉
Cindy
lanjut
vj'z tri
kamu bertanya kamu bertanya-tanya🤣🤣🤣🤣🤣
Osie
lah malah dimasukin kulkas bukannya dibawa ke RS...stres dah nih laki
Anaraka Ana
Raline terlalu sombong,senjata makan tuan👎👎👎👎👎
vj'z tri
lanjuttttt 🎉🎉🎉🎉
vj'z tri
bener tepat betul🤧🤧🤧🤧 horang yang sama
vj'z tri
what gak terima akoh beneran gak terima 🤧🤧🤧🤧kenapa begini Thor 🤧🤧🤧
Mila Julia: biar melekat sifat manipulatif nyaaa, sabar2 yaa belum saat nyaaa😅😅
total 1 replies
vj'z tri
Alhamdulillah 🤲🤲🤲🤲🤲 kawus orang koe
vj'z tri
lanjutttt Thor 🤭🤭🤭
Osie
nahkaaann karma makan makan nih utk celine🤣🤣🤣🤣🤣
vj'z tri
iya iya iya iya di bayar cash no keri keri keri 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
vj'z tri
🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉hayoooo siapa yang mau tantrum guling guling di lantai
vj'z tri
termasuk akoh juga kaget 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!