NovelToon NovelToon
Sang Pewaris Yang Terbuang

Sang Pewaris Yang Terbuang

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Contest / Anak Yatim Piatu / Trauma masa lalu / Selingkuh / Pihak Ketiga / Tamat
Popularitas:17.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: Desi Ratnasari

Sakia Anidia Putri, Wanita Cantik Baik dan penyayang, Sakia adalah , Anak Yatim Piatu, Kedua orang tua nya meninggal karna Kecelakaan ,
pesawat, Sakia adalah Anak tunggal, Dia tinggal sendiri saat Kedua orang tua nya meninggal.


Saat Sakia Menempuh Pendidikan menegah, Ia bertemu dengan Pria yang membuat Hari-hari nya kembali Ceria.


Arka Damian Dia adalah Pria yang sangat mencintai Sakia, Kebaikan dan Kelembutan Sakia meruntuhkan pertahanan nya tidak memiliki Kekasih sampai ia Lulus Sekolah.


Mereka sangat bahagia, Orang-orang banyak yang iri dengan kemesraan mereka, Mereka melalui masalah bersama-sama.


Sampai Sakia kembali menelan rasa kekecewaan saat melihat Arka berpeluka bersama Sahabat nya sendiri.


"Aku Minta maaf, Kia, Aku sudah mengkhianati cinta Kita, Aku dan Tia saling mencintai..." Kata-kata itu masih tergiang diotak Sakia, Ia benar-benar tidak percaya, Arka yang begitu sangat mencintai nya meninggalkan nya, Dalam Kedalam Berbadan Dua, Apa yang harus Ia lakukan.


Mampukah Sakia melewati masalah yang menimpa nya?
Dan apa yang harus ia lakukan, Apakah ia harus mengatakan jika dia sedang hamil anak Arka??

Jika berkenan Baca Kisah nya.

JANGAN LUPA BACA KARYA PERTAMA SAYA....

KETIKA CINTA BERTAHTA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desi Ratnasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Minta maaf pada Mommy

Arga berjalan pelan keruang makan terlihat Sakia sedang menenggelamkan wajah nya diatas meja dan menangisi sesenggukan, air mata Arga yang tadi nya sudah berhenti kini tumpah lagi saat mendengar tangisan Mommy yang terdengar begitu pilu....

Arga semakin mendekat dan menarik tangan Mommy nya, Sakia menoleh dan melihat Arga berurai air mata...

"Arga minta maaf Mommy, arga janji tidak akan mencari Ayah lagi..."Ucap Anak kecil itu menghapus air mata nya, Sakia hanya tersenyum dan mengangkat tubuh putra nya kekursi tak lama kemudian Winda pun datang...

"Makanlah yang banyak, Supaya kamu cepat besar dan bisa bertemu Ayahmu..."Ucap Sakia seraya mengambil Makanan untuk Arga, Selesai mengambil makanan untuk Arga Sakia pun bangkit dari meja makan menuju kamar nya...

Winda menghampiri Arga yang sedang menangis melihat kepergian Sakia, Bocah kecil itu sangat sakit hati melihat Sikap Mommy nya yang dingin terhadap nya, Ia memandang Winda yang tersenyum kearah nya...

"Mommy ngak mau maafin Arga tante, Arga berdosa sama Mommy..."Ujar Arga menangis kencang Winda segera memelukai Bocah Kecil itu dan berusaha menenangkan nya...

"Mommy ngak Marah Kok Sayang, dia cuman butuh waktu saja, Sekarang kamu berhenti menangis habis itu makan, nanti kalau kamu sakit Mommy sama Tante jadi sedih...."Arga pun mengangguk dan memakan makanan yang sudah disiapkan oleh Mommy nya, Setelah selesai makan Arga berjalan menuju Ruang tamu, Ia menyalakan tv dan berbaring disana dengan air mata yang mulai keluar dari pelupuk mata nya....

Winda yang berniat masuk kemar seketika menghentikan langkah nya saat melihat Arga sedang tidur dikursi ruang tamu, ia segera menghampiri keponakan nya itu...

"Kamu Kok Tidur disini Ga, Ngak masuk kamar nanti kamu masuk angin loh kalau tidur disini?..."Tanya nya mengusap kepala Arga lembut, Arga yang semula berbaring kini mengubah posisi nya menjadi duduk, ia mengusap air mata nya dan memaksa senyum nya...

"Arga tidur disini aja Tante, Arga ngak mau ganggu Mommy...."Ucap Arga dengan suara bergetar menahan tangis nya yang ingin pecah, Winda langsung memeluk Arga dan ikut menangis, dia benar-benar merasakan sakit dihati nya saat mendengar Anak yang baru umur 2 tahun ingin tidur dikursi karna tidak ingin menganggu Mommy nya...

Dari kejauhan, Sakia menangis pilu mendengar ucapan anak nya, dia sama sekali tidak marah pada Arga, dia hanya menyesal karna tadi dia membentak putra nya, Sakia memukul dada nya yang terasa sesak, Segera ia hapus air mata nya dan berjalan keruang tamu...

"Ehm..." Sakia berdehem dan membuat Kedua Insan yang berbeda usia itu saling melepas pelukan nya dan melihat kearah sumber suara...

"Cuman tante Winda nih yang dapat pelukan Mommy Enggak?..."Tanya nya pura-pura sedih, Winda tersenyum, ia tau jika Sakia sama sekali tidak marah, dia hanya menyesal karna membentak Arga...

Ragu-ragu Arga bertanya pada Sang Mommy...

"Apa Mommy masih marah Sama Arga?..."Tanya nya polos, Sakia tersenyum tetapi didalam nya berteriak kencang memaki diri nya karna telah membuat Putra nya menangis...

Sakia mendekat dan memeluk putra nya, ia mengecup Kening mata pipi dan hidung putra nya...

"Mommy tidak marah sama Arga, Mana mungkin Mommy marah sama Putra yang Mommy sangat cinta..."Ujar Sakia tulus....

"Terus kenapa Mommy tadi pergi?..."Tanya Bocah kecil itu memandang Mommy nya...

"tadi Mommy mau buang air kecil sayang...."Ujar Sakia berbohong, Arga hanya mengangguk dan memeluk Sang Mommy dengan Erat, Mereka bertiga pun saling memeluk, Arga berjanji dalam hati tidak akan mencari atau bertanya tentang Ayah nya lagi, Cukup dia bersama Mommy dan tante nya walaupun menahan rindu pada Sang Ayah...

Setelah drama penuh tangis itu selesai Sakia membawa Arga kekamar dan menidurkan nya, tak lama kemudian Winda pun masuk membawa bantal dan selimut, Sakia hanya tersenyum melihat Wanita yang sudah ia anggap sebagai Kakak nya itu, dia tau jika Winda ingin tidur bersama...

"Untung Ranjang nya sudah diganti yang lebih besar dari yang dulu, Kalau tidak ngak bakal muat sama tubuh mungil ini..."Ucap Winda merebahkan tubuh nya disamping Arga, ia mencolek pipi gembul Arga membuat Sang empuh merengek kesal...

"Tante tu yang gendut...."Ujar nya membalas, seketika Winda membuka mata nya yang sudah terpejam karna mendengar ucapan Arga...

"Emang Tante Gendut Ya? Kia aku gendut ya?..."Tanya nya khawatir, Sakia tertawa melihat Wajah Winda yang begitu cemas...

"Mbak ini percaya aja Sama Arga..."Ujar nya setelah capek tertawa, Arga yang mendapatkan tatapan tajam dari Winda menggeser tubuh nya, ia berniat ingin lari tetapi dengan sigap Winda menarik tubuh nya dan menggelitik Perut Arga...

"Ampun Tante, Geli!!!..."Seru nya meminta ampun, Winda sama sekali tidak berhenti, tangan nya masih terus bergerak menggelitik perut dan Telepak Kaki Arga...

"Terima kasih Tuhan engkau telah mengirim Anugrah yang begitu besar untuk Hamba, Berkat kehadiran nya aku bisa tersenyum kembali dan melupakan beban hidup yang aku jalani...."Ucap nya dalam hati, ia begitu bersyukur karna Arga hadir dikehidupn nya yang membuat hari-hari nya terasa ringan walau hanya melihat wajah sang putra....

****

"Bagaimana Jihan, apa kamu sudah menemukan Cucuku?...."Tanya Oma lili kepada Jihan, Terlihat Wanita Muda itu menunduk lusuh dan menggelengkan kepala nya...

"Maafkan Jihan Oma, Jihan belum bisa menemukan Nona Muda, Yang Jihan dapat hanya Kuburan Nyonya Besar beserta Tuan Besar...."Ujar Jihan lemah, Oma Lili hanya menunduk, Rasa penyesalan selalu menghantui nya, Seandainya dulu dia bisa menerima Menantu nya itu pasti dia tidak akan kehilangan mentari dan Cucu nya, Saat dia mendengar Jika Mentari dan Suami nya meninggal dia pun langsung menyuruh bawahan nya untuk mencari Pemakaman Sang Anak dan mencari keberadaan Cucu nya, tetapi sama sekali tidak ada yang berhasil mencari Cucu yang diketahui berjenis kelamin perempuan itu....

"Mentari Sebegitu benci nya kamu sama Mama sampai kamu menutup rapat identitas Putrimu...."Ujar nya lemah, Ia pun mengibaskan tangan nya memerintahkan Jihan untuk keluar dari Kamar nya...

"Aku harus mencari Nona Muda kemana? kenapa sulit sekali mencari keberadaan nya, Nonya beesar sangat pandai menyembunyikan identitas nya.."Ujar nya lemah, Jihan mendesah panjang Ia segera menuju kamar nya untuk beristirahat, rasa lelah mencari Nona muda nya selama seminggu ini benar-benar menguras tenaga nya, Tetapi Jihan berjanji akan mencari Nona muda sampai ketemu....

"Semangat Jihan demi orang yang sudah menolong mu....Ujar nya menyemangati diri nya sendiri, dia akan melanjutkan mencari Nona Muda besok....

1
Susi Hirawati
Jihan definisi perempuan tolol cinta tapi sok2n mau berkorban buat perempuan lain,di kira barang ap sesuka hatinya menyerahkan jio sama cinta,merasa si paling korban
imoe nawar
👍
Susi Hirawati
puas bnget liat Jihan di gituin,makanya jngan bodoh,sdah tau jio cinta mati sama dia Mlah dok2n mau berkorban cinta demi gadis lain yng sekarat,kalo cinta ga semudah itu buat melepasnya bersama yng lain
Susi Hirawati
mulai dari bab awal smpe skrng hampir smua berisi flashback,mana amburadul bngt lgi,ntah knapa bisa smpe bnyk yng baca,kirain krna bnyk yng baca krna ceritanya bgus tau2
Susi Hirawati
tapi jujurly saya juga ga setuju dia dengan Reno,harusnya balas dengan menikah dengan laki2 yng lbih berpower dan tegas jdi dia bisa membalas si mantan dengan telak,ini malah di buat sama Reno yng sma2 pekerja rmah mkan,thor2 kurang jauh main mu
Susi Hirawati
ya ampun Thor masak kita lepas dri arka malah dapatnya Reno,harusnya pria yng jauh lbih baik dan mapan dri arka lah
Yus Nita
dasar klrga Toxic, demi kenewahan rela menjual anakk dan cucu ny sendiri.
benar2 titisan Dahhal nech orzng tya
Yus Nita
sedikit demi sedikit, jati diri sakia terkuak.
dengan ke cerdasan ny Jio
Yus Nita
oo.. oo.. siapa kah gerangan lelaki misterius tersebut. apa ada hubungan ny dengan kakek ny Om Ganteng atau Tiara..
Yus Nita
tuchdi kakek ksh Sianida aja. kik tega menghancur kan kehiduoan cucu nydemi memenuhi Ego ny
Yus Nita
benar kata orang2 pintar, dsrah lbh kental dari pada air
Queensyaa
kia kepo juga yah🤭
Queensyaa
cinta bertepuk sebelah tangan
Joey Joey
tu kan
Joey Joey
apa Leo itu , tn mk
Joey Joey
sakia
Joey Joey
OPO dia tuan yg mencari nona muda ya , yg tau kan orang sekitar sakia aja
Joey Joey
siapa Reno sebenarnya???
Joey Joey
ketemulah suami istri yg terpisah karena keadaan
Joey Joey
OPO paman e yg tamak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!