NovelToon NovelToon
Perjalanan Misi

Perjalanan Misi

Status: sedang berlangsung
Genre:Bullying dan Balas Dendam
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: author.halu

Ericka Queenca Leana Putri Maheswara anak dari Erick Maheswara dan Leana Maheswara yang sering dipanggil dengan sebutan Caca yang sangat cantik dan imut. Namun, kecantikan Caca hilang begitu saja karna Caca lebih memilih berpenampilan seperti gadis nerd agar tugas yang ia dapatkan berjalan dengan mulus.

Apakah Caca bisa menyelesaikan tugas tersebut? Atau kah dirinya yang akan selesai didunia?. Yuk baca kelanjutannya.....agar tauu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon author.halu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pembalasan dendam

Disisi lain kini tepatnya di Sekolah HIGH INTERNASIONAL SCHOOL M kini ada seorang gadis yang sedang menangis histeris seperti orang yang di tinggal mati. Padahal orang ya di tangisnya cuma pingsan dan sekarang sudah sadar, tapi gadis tersebut sangatlah berlebihan. Siapa lagi kalau bukan Elina yang sedang menangis karna mendengar kabar Caca jatuh pingsan di gudang dan ada luka lebam di beberapa bagian.

"Huaaa...Lo ngga tau apa, gue sampai mau terjungkal pas dengar Lo pingsan di gudang, pantes aja gue tungguin Lo di kelas tadi ngga Dateng Dateng, ternyata Lo di gudang..hikss...maafin gue ya, yang ngga sempat bantuin Lo" ucap Elina yang masih menangis.

"Bisa ngga Lo ngga usah nangis, gue ngga mati Elina. Gue cuma pingsan tadi dan sekarang gue dah sadar. Jadi tolong Lo berhenti nangisnya" ucap Caca yang sangat malas mendengar tangisan Elina yang berada di dekatnya.

"Ngga bisa...gue merasa bersalah karna ngga bantuin Lo..hikss" tangis Elina yang tak mau berhenti.

"Jadi Lo mau apa hah! Biar Lo mau berhenti nangisnya. Gue juga pusing dengar Lo nangis terus, jadi tolong sekarang Lo berhenti, ngga ada gunanya juga Lo nangis" ucap Caca.

"Gue mau Lo kasih tau siapa yang ngebully Lo kayak gini sampai Lo pingsan dan baru sadar sekarang?" Tanya Elina kepada Caca.

"Emang kalau Lo dah tau... Lo mau lakuin apa ke mereka, hah?" Bukannya menjawab Caca malah bertanya balik karna tak yakin jika Elina bakal membalasnya setelah Elina tau siapa yang melukai Caca.

"Gue bakal samperin tu orang trus gue Jambak, trus gue lakuin apa yang di lakuin sama Lo! Karna gue ngga terima kalau Lo di lukain sampai pingsan kayak gini. Jadi kasih tau sama gue siapa yang lukain Lo kayak gini?" Ucap Elina lagi.

"Gue ngga yakin kalau Lo mau melakukan itu!..karna Lo sendiri aja takut sama tu orang, ya kali Lo malah cari masalah yang di mana diri Lo sendiri yang bakal terluka nantinya" ucap Caca yang masih tak yakin dengan apa yang di katakan Elina.

"Gue jamin gue bakal ngebalas perbuatan orang itu, dan gue ngga bakal ngebiarin orang itu untuk ngelukain gue. Jadi tolong kasih tau gue siapa yang udah ngebully Lo sampai kayak gini?" Tanya Elina yang masih memaksa Caca untuk memberitahu siapa pelakunya.

"Salsa!" Jawab Caca singkat.

"Salsa? Temannya Mia itu?" Tanya Elina yang memastikan.

"Iya! Salsa dan Mia yang ngelakuin ini ke gue!" Ucap Caca.

"Oke...gue bakal balas perbuatan nya pada Lo, gue ngga terima tu cewe main semena mena aja sama Lo" ucap Elina. Setelah berkata seperti itu, Elina pun langsung keluar dari ruang UKS itu dan pergi meninggalkan Caca yang masih memperhatikan belakang punggungnya hingga tak terlihat lagi.

"Hmm...gue mau liat Elina berani atau engga, atau jangan jangan dia ngga bakal balas dendam? Entah deh, gue nunggu kabarnya aja" monolog Caca. Kini Caca langsung berbaring lagi di brankar UKS itu, karna dirinya sangat mengantuk jadi Caca memanfaatkan waktu istirahatnya dengan tidur di brankar yang empuk itu.

Kini Elina yang sudah berjalan beberapa menit menuju ke arah kelas nya salsa dan Mia berada, sekarang Elina sudah sampai depan kelas itu dan langsung membuka pintu kelasnya dengan kasar.

Gubrakk..

"Anjing/asu/babi ngepet/" umpat seisi kelas itu dengan bersamaan karna kaget suara pintu yang di buka secara paksa hingga membuat suara yang sangat nyaring.

"Lo kalau masuk liat liat dulu lah anjing! Lo kira ini kelas Lo hah! Ucap salah satu siswi yang sangat cantik di kelas itu.

"Gue ngga ada urusan sama Lo ya! Jadi ngga usah bacot!" Ucap Elina yang sebagai pelaku membuka pintu kelas dengan sangat keras.

"Hahaha...si cupu mulai berani guys!" Ucap salsa yang dari tadi memperhatikan kedatangan Elina dalam kelas nya.

Byurr..

"Aaaa...ngga ada otak Lo ya! Lo liat ni seragam gue jadi basah anjing! Lo jangan semena mena ya anjing di kelas ini!!" Triak salsa yang seragamnya basah karna di siram oleh Elina dengan air yang memang sudah ia sediakan sebelum masuk kelas itu.

"Itu belum ada apa apanya sama apa yang dah Lo lakuin ke teman gue!" Ucap Elina, yang kini berjalan mendekati salsa yang masih duduk diam di tempatnya.

Plak...

Plakk..

"Aww..." Ringis salsa yang dapat tamparan dari Elina di pipi kanan dan kirinya.

"Heh Elina! Mending Lo keluar dari kelas ini deh, cewe sampah kayak Lo ngga pantas masuk kelas ini" ucap salah satu siswi yang sepertinya tak menyukai Elina berada di kelas itu. Namun, tiba-tiba saja...

Dughh..

"Ups...sorry! Gue ngga sengaja. Habisnya Lo banyak bacot, napas Lo bau sampai sini jadi jangan banyak bicara ya!" Ucap Elina dengan santai walaupun dirinya melempar botol minum pada siswi yang mengusirnya.

Ketika siswi itu mau menghampiri Elina...siswi tersebut tiba-tiba menghentikan langkahnya karna dirinya mendengar kalimat yang mampu membukap mulutnya.

"Lo ngga usah ikut campur kalau keluarga Lo ngga mau jatuh miskin, jadi Lo jangan betingkah di sini, karna urusan gue bukan sama Lo! Jadi jangan sok mau membela" ancam Elina pada siswi tersebut.

Siswa dan siswi yang menyaksikan itu hanya bisa diam dan mendengarkan setiap kalimat yang di ucapkan oleh Elina. Namun, ada satu yang mereka bingung...kenapa siswi itu tiba-tiba saja diam dan tak berani lagi melakukan kejahatannya pada Elina. Padahal siswi itu termasuk orang yang tak suka di bantah atau pun di lawan seperti itu, apalagi tadi Elina sempat melempar botol hingga kening siswi itu terdapat luka lebam.

Mereka juga bertanya tanya mengapa siswi itu tiba-tiba diam. Apa rahasia yang di sembunyikan siswi itu hingga siswi itu takut jika perkataan Elina ada benarnya. Dan apakah cuma Elina yang mengetahui rahasia siswi tersebut?...begitu lah isi pikiran siswa dan siswi yang berada di kelas itu yang ikut menyaksikan kejadian itu.

Kembali lagi dengan Elina yang kini tiba-tiba saja memberikan senyuman manis kepada salsa, namun orang yang diberikan senyuman itu hanya berdiam diri dan seperti orang yang sedang menahan rasa takut.

"Gue ngga ada urusan sama Lo! Jadi sekarang gue mau nanya sama Lo, apa yang membuat Lo datang ke kelas ini sampai nemein gue?" Tanya salsa dengan tenang, walaupun dirinya tiba-tiba saja merasakan hawa yang mencekam ketika Elina tersenyum padanya.

"Hahaha...kenapa? Lo takut?" Ledek Elina.

"Gue bukan takut sama Lo! Gue ngga mau aja masuk ruang BK hanya karna meladenin orang bodoh kayak Lo!" Ucap salsa yang tak mau jujur bahwa dirinya memang sedang ketakutan.

"Yayaya...gue juga ngga peduli! Intinya sekarang gue mau Lo ikut gue dan Lo harus bertanggung jawab dengan apa yang Lo lakuin ke temen gue Caca" ucap Elina.

"Oh, hahaha...ternyata Lo kesini karna mau bantuin tu cewe untuk nyuruh gue datang ke hadapannya trus minta maaf ke dia? Gitu? Hahaha...jangan ngelawan dong! Emang sejak kapan gue mau minta maaf sama orang jelek kayak gitu, hah! Sorry ya...takut gue terlalu bersih untuk berjabat tangan dengan cewe cupu dan sampah itu" ucap salsa yang keras kepala.

Bukannya menanggapi perkataan salsa, Elina malah menarik tangan salsa dengan kuat hingga sang empu yang di tarik pun hanya berteriak kesakitan dan salsa juga berusaha memberontak, namun selalu gagal karna kekuatan Elina lebih kuat darinya.

"Aww...sakit anjing! Lepasin ngga!!!" Triak salsa yang berusaha memberontak.

"Husstt...jangan teriak teriak, nanti tenggorokan Lo putus gue buat, kalau seandainya Lo ngga bisa diam!!" Ucap Elina yang menajamkan penglihatannya. Salsa yang mendengar itu pun kini langsung diam dan semakin mengeluarkan air matanya, karna genggaman tangan Elina yang semakin kuat di pergelangan tangannya.

'gue mohon siapa pun tolong gue! Gue takut' batin salsa yang sangat takut dengan Elina. Apalagi semenjak Elina berubah dan ternyata bukan hanya penampilannya yang berubah, melainkan sifat dan perilakunya pun ikut berubah. Itulah mengapa kini dirinya sangat takut dengan Elina.

"Eh itu bukannya salsa si Ratu bullying ya? Kok sekarang malah terbalik sih?" Tanya salah satu siswi yang melihat Elina menarik salsa dengan kuat.

"Lahh iya ya? Kok terbalik? Bukannya dulu Elina yang sering di tarik dan di bully oleh si salsa? Kok sekarang malah kebalikannya" ucap siswi yang di sebelahnya.

"Nah gue juga bingung...tapi kalau di liat liat lagi, Elina yang sekarang lebih seram njir, dari pada Elina yang dulu" ucap siswi itu lagi.

"Benarnya juga kata Lo, tapi kok bisa berubah kayak gitu ya dia" ucap siswi itu. Dan masih banyak lagi tanggapan siswa dan siswi HIGH INTERNASIONAL SCHOOL M yang mengatakan bahwa Elina sudah berubah dengan yang lebih Badas dan sangat menyeramkan menurut mereka. Apalagi bagi mereka yang kini menyaksikan Elina menarik sang queen bullying.

Bruk...

"Aww..sa-sakit!" Ringis salsa yang sikunya terluka karna terbentur di lantai akibat ulah Elina yang mendorongnya begitu saja. Kini

Apakah yang ingin dilakukan Elina pada salsa? Apakah Elina akan melakukan kejahatan yang lebih parah? Atau Elina melukai salsa dengan luka yang sama dengan Caca?

BERSAMBUNG.....

Hai guys.....

Maaf kalau banyak typonya ...

Karna Mimin manusia

Bukan nabi boy...

kalau suka jangan lupa like,komen, subscribe dan vote ya..

Biar Mimin semangat terus untuk menulis novelnya, karna Mimin juga butuh support dari kalian hihihi...

Makasih guys....love you banyak banyak untuk kalian🤍🤍🤍

1
cowettttttt
belum paham aku, ini pu wanita ny caca?? trs yg tadi mau bls dendam siapa??
Lyly: hehehe...ntar kakak ngerti kok☺️
total 1 replies
Aini Nurcynkdzaclluew
Jangan diam aja thor, para pembaca sudah gak sabar nih!
Amiichan206
Kekuatan kata yang luar biasa
Nơi đầy ánh nắng
Penulis memiliki kemampuan luar biasa dalam menciptakan atmosfir.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!