NovelToon NovelToon
Dan Akhirnya Aku Pergi

Dan Akhirnya Aku Pergi

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Identitas Tersembunyi / Penyesalan Suami / Cinta Lansia / Tamat
Popularitas:13.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Yulianti Azis

Sofia Amara, wanita dewasa berusia 48 tahun yang hanya dipandang sebelah mata oleh suami dan anak-anaknya hanya karena dirinya seorang ibu rumah tangga.

Tepat di hari pernikahan dirinya dan Robin sang suami yang ke-22 tahun. Sofia menemukan fakta jika sang suami telah mendua selama puluhan tahun, bahkan anak-anaknya juga lebih memilih wanita selingkuhan sang ayah.

Tanpa berbalik lagi, Sofia akhirnya pergi dan membuktikan jika dirinya bisa sukses di usianya yang sudah senja.

Di saat Sofia mencoba bangkit, dirinya bertemu Riven Vex, CEO terkemuka. Seorang pria paruh baya yang merupakan masa lalu Sofia dan pertemuan itu membuka sebuah rahasia masa lalu.

Yuk silahkan baca! Yang tidak suka, tidak perlu memberikan rating buruk

INGAT! DOSA DITANGGUNG MASING-MASING JIKA MEMBERIKAN RATING BURUK TANPA ALASAN.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yulianti Azis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DAAP 6

Leta menutup mulutnya dengan kaget.

Mikaila dan Reno menatap ibu mereka dengan ekspresi tidak percaya.

Sofia, yang sedang mengaduk kopinya, akhirnya menoleh dan tersenyum tipis. "Oh, jadi kau sudah memberitahu mereka?"

Robin langsung menyadari kesalahannya. Dia tidak bermaksud membocorkan hal itu di depan semua orang, tetapi kata-kata itu terlanjur keluar.

Saskia menatap Sofia dengan ekspresi penuh amarah. "Sofia! Jangan bilang kau benar-benar meminta cerai dari putraku!"

Leta menatap putrinya dengan khawatir. "Sofia, apa yang sebenarnya terjadi?"

Mikaila menatap Robin dengan bingung. "Papa, ini hanya bercanda, kan? Mama tidak mungkin ingin bercerai, kan?"

Reno yang sejak tadi diam akhirnya membuka mulut, suaranya terdengar ragu. "Mama ... kenapa?"

Sofia meletakkan cangkir kopinya dengan tenang, lalu menatap mereka satu per satu. "Aku lelah," katanya dengan suara datar. "Aku sudah cukup mengorbankan diriku selama 22 tahun. Aku sudah cukup bersabar. Sekarang, aku ingin hidup untuk diriku sendiri."

Robin terdiam, tidak tahu harus menjawab apa.

Mikaila dan Reno langsung bereaksi setelah mendengar kata "lelah" keluar dari mulut sang ibu.

"Mama pasti cuma ngambek soal Tante Vanessa, kan?" Mikaila berkata dengan nada tidak percaya.

"Iya, Mama pasti bercanda!" Reno menimpali. "Tante Vanessa itu cuma sahabat Papa. Kami pergi merayakan ulang tahunnya, terus kenapa? Kenapa Mama harus sekekanakan ini?"

Sofia menatap mereka dengan tenang, tidak sedikit pun terguncang oleh ucapan kedua anaknya.

Leta, ibu Sofia, menghela napas dan mencoba menasihati putrinya. "Sofia, cerai itu bukan keputusan yang bisa diambil dengan emosi sesaat. Kau sudah hidup bersama Robin selama 22 tahun. Mungkin kau hanya butuh waktu untuk merenung ...."

Saskia, yang sejak tadi menahan marah, akhirnya menyambung, "Benar! Jangan bertindak bodoh, Sofia! Kau sudah menjadi istri putraku selama lebih dari dua dekade! Apa kau ingin mencoreng nama keluarga Rahardian dengan perceraian?!"

Mikaila menatap Sofia dengan mata malas. "Mama, jangan seperti ini. Apa Mama tidak ingat umur? Seharusnya Mama cukup melaksanakan tugas Mama. Mama sudah terlalu tua untuk cemburu dengan hal yang tidak pasti ..."

Reno menambahkan, "Mama harusnya lebih dewasa! Jangan bertindak kekanak-kanakan hanya karena satu masalah kecil!"

Sofia mengamati wajah anak-anaknya. Anak-anak yang dia besarkan dengan cinta dan pengorbanan, tetapi sekarang berdiri di hadapannya, membela selingkuhan ayah mereka tanpa menyadari kenyataan yang sebenarnya.

Dia tersenyum tipis, senyum yang sama sekali tidak mencapai matanya.

"Satu masalah kecil?" Sofia mengulang kata-kata Reno dengan nada datar.

Reno mengangguk cepat. "Iya! Mama terlalu berlebihan!"

Sofia menatap mereka satu per satu sebelum akhirnya berbicara, suaranya tenang tapi tegas.

"Kalau begitu, tunggu saja," katanya. "Kalian akan segera tahu seberapa kecil masalah ini sebenarnya."

Setelah mengucapkan itu, Sofia berdiri dan melangkah pergi, meninggalkan mereka semua dalam kebingungan dan ketidakpercayaan.

****

Sofia menggenggam kemudi erat, pandangannya lurus ke depan, tetapi pikirannya melayang ke masa lalu.

Dia tahu hubungan dengan anak-anaknya mulai merenggang sejak mereka remaja. Bukan karena dia tidak mencintai mereka justru sebaliknya. Dia ingin yang terbaik untuk mereka, ingin melindungi mereka dari pilihan yang salah.

Mikaila pernah jatuh cinta pada seorang pemuda di sekolahnya, seorang anak laki-laki yang dari awal sudah memberi Sofia firasat buruk. Dia melihat bagaimana pemuda itu memandang Mikaila, bagaimana kata-katanya manis tapi kosong. Sebagai seorang ibu, Sofia hanya ingin menjaga putrinya dari kemungkinan terluka.

"Mikaila, dengarkan Mama," katanya kala itu. "Dia bukan orang yang baik untukmu. Mama hanya ingin kau fokus pada sekolah dulu."

Tapi Mikaila membalas dengan mata penuh amarah. "Mama selalu mengatur hidupku! Aku bukan anak kecil lagi!"

Reno pun tak jauh berbeda. Dia mulai bergaul dengan teman-teman yang menurut Sofia kurang baik. Pulang larut malam, mengabaikan tanggung jawab, bahkan sesekali Sofia mencium bau alkohol dari bajunya.

"Reno, ini bukan pergaulan yang baik," Sofia menegurnya suatu malam. "Kamu masih muda, jangan merusak masa depanmu sendiri."

Alih-alih mendengarkan, Reno justru mendengus kesal. "Mama terlalu kolot! Ini hidupku, bukan hidup Mama!"

Sofia menghela napas panjang saat kenangan itu kembali menyerangnya.

Saat itu, dia berpikir mereka hanya sedang memberontak seperti remaja pada umumnya. Bahwa pada akhirnya, mereka akan mengerti kalau semua itu dilakukan karena cinta seorang ibu.

Tapi siapa sangka, justru Vanessa yang menjadi tempat mereka mencari perlindungan.

Vanessa yang selalu membela Mikaila dan berkata, "Pacaran itu wajar, Sofia. Kau terlalu berlebihan."

Vanessa yang mendukung Reno dan berkata, "Biarkan dia bersenang-senang. Anak muda butuh kebebasan."

Perlahan, Mikaila dan Reno mulai berpihak pada Vanessa. Mereka lebih banyak bercerita padanya, lebih banyak menghabiskan waktu dengannya, bahkan mulai membanding-bandingkan Sofia dengan wanita itu.

Sofia tertawa kecil, tapi tanpa kebahagiaan.

Jadi, sejak dulu dia sudah tersingkir dari hati anak-anaknya. Dia hanya tak menyadarinya lebih awal.

Sofia kembali fokus mengemudi mobilnya. Namun, tiba-tiba tangan Sofia yang menggenggam kemudi mulai bergetar. Bayangan mimpinya semalam kembali muncul di benaknya, begitu nyata hingga ia bisa merasakan ketakutan yang menyelimutinya.

Dalam mimpi itu, tubuhnya terbaring di meja operasi, lampu bedah menyilaukan di atas kepalanya. Dia tidak bisa bergerak, hanya bisa merasakan sesuatu di perutnya, sesuatu yang diambil darinya.

Dua bayi.

Sofia melihat samar-samar seorang dokter mengangkat mereka, tapi wajahnya tertutup masker. Suara lain terdengar, suara yang familiar tapi samar.

"Aku yakin Sofia tidak akan pernah tahu hal ini."

Siapa yang berbicara? Mengapa dia ada di sana?

Sofia ingin berteriak, ingin bertanya apa yang terjadi, tapi tubuhnya begitu lemah. Selang oksigen menempel di hidungnya, alat bantu medis terpasang di sekelilingnya, seolah-olah dia baru saja melalui operasi besar.

Tapi … kapan?

Sofia menggigit bibirnya, mencoba mengingat kembali.

Seingatnya, dia hanya memiliki dua anak, Mikaila dan Reno. Dia tidak pernah melahirkan anak kembar. Tapi mengapa mimpi itu terasa begitu nyata?

Seketika perasaannya tidak enak.

Apakah itu hanya mimpi … atau kenangan yang terkubur dalam?

Sofia menepikan mobilnya di pinggir jalan, tangannya mencengkeram kemudi dengan erat. Napasnya memburu, dada terasa sesak. Mimpi itu terasa terlalu nyata, seakan bukan sekadar bunga tidur, melainkan potongan kenangan yang tersembunyi di sudut pikirannya.

Dia menutup matanya, mencoba mengatur napas. "Tenang, Sofia ... itu hanya mimpi," gumamnya, meski di dalam hatinya dia tahu, ada sesuatu yang tidak beres.

Setelah beberapa menit, dia akhirnya merasa lebih stabil. Ini bukan waktu untuk larut dalam pikiran yang belum tentu benar. Ada hal yang lebih penting yang harus dia lakukan hari ini.

Sofia menyalakan kembali mesin mobilnya dan menekan pedal gas. Dengan tekad bulat, dia melanjutkan perjalanannya ke pengadilan agama.

Hari ini, dia akan mengajukan gugatan cerai.

1
LarasatiAtiqahGunawan
hm... kluar kamar trus ke meja mkn ga sikat gigi dulu? minimal kumur2 pk mouthwash lah. plus raub/cuci muka
Siti Iatifah
itu semua adalah ajab
Siti Iatifah
buktikan bawah kamu bisa hidup tanpanya
Siti Iatifah
bagus sofia buat pelajaran
Anisah SH
lanjutannya bagaimana ?
Anisah SH
suka banget ceritanya, ke lu harga yg betul2 harmonis
Anisah SH
mendengar berita dan kenyataan yg di ulit diterima seseorang pasti kaget, bingung dan hancur rasanya
mahira
terima kasih atas ceritanya kk
Sorah aku
novel ke 2 yg aku baca sedah bikin aku penasaran baru baca bab awal selama semingguan ini, semoga kelanjutannya ga boring lagi🤣🤣
Iryani levana khrisna Khrisna
terimakasih Thor tetap semangat dalam berkarya
Athe indra
/Rose//Rose//Rose/
Srihandayani
maaf Thor...
terlalu sering menggunakan kata elegan
Nor Azlin
thor ada tidak season dua nya bagai mana kisah Elleanor sama si xander yah penasaran ni pasti ada kan😂😂sukses selalu thor
Nor Azlin
Alhamdulillah syukur akhirnya tamat juga aku baca nya sangat Keren ...thor cerita mu banyak pengajaran buat kita semua yah ...semoga dengan membaca cerita ini kita bisa memperbaiki & belajar banyak pengajaran dari cerita mu 👍👍👍semoga ketemu di lain novel mu yang lain yah thor😂😂😂lanjutkan thor
Yeni Yeni: dapat pelajaran berharga dari novel ini, seperti menasehati anak remaja.. dan lain-lain
total 1 replies
Nur Janah
aku kasih kopi Thor semangat 💪💪
Nor Azlin
bisa lagi hamil tu yah mereka ada peluang buat hamil lagi jangan risau deh pasti ada adik kecil buat Elleanor juga Edward nya yah ...semoga mereka di kurniakan anak lagi kerana umur seperti kalian masa h bisa menimang anak kecil lagi tu😂😂...setelah pulang bulan madu nya sudah ada adik bayi yah thor ... lanjutkan thor
Nor Azlin
kamu kira si Elleanor itu orang miskin dasar bodoh & kamu kira Elleanor itu seperti Mikaila juga Rani yang bisa2 nya merebut pacar teman nya sendiri gitu kamu itu salah bahkan Elleanor itu lebih mampan dari keluarga mu yah ...pria kayak kamu tidak pantas seujung kuku pun buat Elleanor tau😂😂😂 semoga kalian pergi jauh2 yah kalau kakak nyasi Edward itutau mampus kamu belum lagi papa nya yah ...semoga kamu selamat dari amukan keduanya yah ...lanjutkan thor
Nor Azlin
jalang yang takut miskin sudah habis uwang bagian nya sudah tentu lah mau mengambil kesempatan yah mama tau hasil nya dapat kali ini yah😂😂😂 kenapa juga tidak di hapuskan dari muka bumi ini yah para pelakor nya😂😂😆😆semoga tidak terjadi apa-apa pada Sofia lagi yah ...jalang satu lagi sufldah pergi datang lagi jalang tidak Sadar diri lagi yah CK CK CK semoga si Riven menempatkan orang-orang nya untuk melindungi Sofia sama Elleanor deh ...lanjutkan thor
Nor Azlin
bukan nya sama proses seperti dia lakukan oleh Riven pada Sofia mereka juga membuat proses seperti itu juga deh itu satu nya yah & satu nya yang aku tau juga yah mereka senyawakan dulu di dalam tabung persenyawaan lepas itu mereka masukan benih2 yang sudah jadi 😂😂😂bagi orang kayak Robin kan gampang bagi nya kerana waktu banyak uwang bisa buat apa ada nya yah ...butuh uwangkan jual aja anak mu itu kan bisa 😏😏mau menefaatkan Sofia lagi dasar gila ni
Nor Azlin
Reno pasti menghamili anak orang ni kelihatan nya dia panik amat ni pasti berkaitan dengan perempuan juga tu ...kedua anak mu sudah hancur total di tangan ibu sambung Alias ibu kandung nya 😂😂😂kalian sudah hancur sehancurnya deh ...lihat hasil dari didikan mu vanessa kedua anak mu yang Sofia tatang bagai minyak yang penuh kamu cemari dengan trik jalang mu jadi lah mereka bermasalah sungguh miris sekali kamu menanam kan kebencian pada mereka untuk membenci Sofia namun kamu lebih menjerumuskan mereka pada lembah yang paling hina mengikuti lah kalian berdua yah ...lanjutkan thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!