Menikah dengan bos iblis musuh bebuyutan di kantor. Apa yang akan kamu lakukan?
Begitulah yang di rasakan Shera,ia harus menikah dengan bos sekaligus musuh bebuyutannya di kantor.
"Kalian benar benar jahat! menjodohkan aku dengan lelaki macamnya yang selalu bermain dengan banyak wanita!"
Tentu saja sebagai sekretaris pribadi,Shera sangat paham berapa banyak wanita yang menggelantung di sisi kiri dan kanan pria iblis itu.
Bagaimana Shera menjalani kehidupan rumah tangga bersama sang iblis?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rain Asny Dakarai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PART 32
Pagi hari semua sudah berkumpul di ruang makan untuk sarapan bersama.
"loh, Leon dimana molly?"tanya shera
"mana aku tau?" ucap Leon cuek
"molly masih tidur, tadi mama bangunin pas mau mandiin Kenzo tapi gak bangun bangun. mungkin capek karena Kenzo semalam tidur jam 2 pagi" ucap mama shera
"kok mama tau Kenzo tidur pagi?" tanya shera.
"ya mama dengar aja dari kamar, Kenzo ngoceh terus sama molly" ucap mama shera sembari menyuapi Kenzo.
"nanti aku bangunin dia" ucap Leon
"biarin aja,kasian dia kecapaian" ucap shera.
"tapi kan hari ini kita mau ke Jogja" ucap Leon
"kan bisa kita berangkat sore. lagian semua salah kamu, bisa bisanya kamu suruh molly tidur sama Kenzo" ucap shera memarahi Leon.
"kan molly babysitter Kenzo" ucap Leon cuek
"oh, jadi kamu maunya Kenzo nurut sama babysitter daripada orangtuanya?" ucap shera kesal.
"udah,udah. sarapan dulu jangan berantem terus" ucap ayah shera menengahi.
"jadi ayah belain orang ini?" ucap shera menunjuk wajah Leon.
"ayah gak bela siapapun, tapi kan ini lagi sarapan. masa mau berantem terus" ucap ayah shera.
"humpt, shera sebel sama ayah" ucap shera membuang wajah.
"kamu ini udah nikah, anak udah mau dua, masa iya kelakuannya terus kaya anak kecil begini." ucap mama shera sembari mengacak rambut shera.
"shera kesel sama Leon" ucap shera mengembungkan kedua pipinya.
"perasaan kamu kesel terus sama aku sih belakangan ini" keluh Leon.
"ya emang kamu ngeselin, udah akh shera gak mau sarapan" ucap shera lalu berjalan meninggalkan ruang makan.
"salah lagi aja" ucap Leon sembari menepuk keningnya.
"udah sana bujuk shera biar sarapan! kasian kandungannya" ucap mama shera sembari tersenyum kepada Leon.
Leon pun meninggalkan ruang makan menyusul shera masuk ke dalam kamar.
"kamu kenapa sih sayang?" tanya Leon sembari mengusap bahu shera.
"sebel sama kamu" ucap shera mengalihkan pandangannya menatap langit langit kamar.
"kamu boleh sebel,kesel sama aku. tapi kamu harus ingat kamu lagi hamil, masa iya kamu mau nyiksa diri sendiri sama Dede bayi disini" ucap Leon mengusap perut shera.
"ikhhhhh,,, kamu tuh nyebelin" rengek shera.
Cup
"tuh kan nyebelin" rengek shera mendorong wajah Leon menjauh.
"ayo sarapan!" ucap Leon sembari menarik lengan shera.
"gendong" rengek shera merentangkan kedua lengannya.
'bener bener labil banget sih' bathin Leon sembari menggendong shera di punggungnya.
"oh iya, kayanya hamil yang ini kamu baik baik aja ya? gak kaya waktu hamil Kenzo,selama tiga bulan muntah muntah terus" ucap Leon menoleh kepada shera yang berada di punggungnya.
"mungkin dia sayang banget sama aku mangkanya gak mau aku sampe sakit karena muntah muntah" ucap shera.
Saat hamil Kenzo hampir seminggu sekali shera masuk rumah sakit karena kekurangan nutrisi. Bayangkan Nyonya keluarga Widjaja yang terkenal,setiap Minggu ke rumah sakit dalam kondisi pingsan karena kekurangan nutrisi? benar benar memalukan.
"waktu hamil Kenzo kamu susah banget buat makan, asal makan sedikit langsung di keluarin lagi. sampe sedih aku lihatnya" ucap Leon.
Leon mendudukkan shera kembali di ruang makan.
"ini susu hangatnya" ucap Leon menyuguhkan susu hangat kepada shera.
"oh iya mah, kak Daniel sama kak Nico gak pulang ke solo?" tanya shera
"kak Nico sibuk sama perusahaan,Donita juga sibuk ngurus si kembar. kalo kak Daniel kamu tahu sendiri dia sibuk banget di rumah sakit" ucap mama shera.
"oh,, iya iya" jawab shera sembari menyuap roti selai cokelat kesukaannya.
Pukul 10:00 siang, molly keluar dari kamar dengan muka bantalnya dan rambut berantakan.
"pokoknya molly gak mau tidur sama Kenzo lagi" ucap molly memarahi Leon yang sedang duduk di ruang keluarga.
"ikh bau iler, sana mandi dulu" ledek Leon.
"mana ada? emang molly itu kak Leon yang kalo tidur berdengkur sama ngiler" ucap molly sembari berjalan kembali ke kamar.
"kalo gak percaya ngaca aja sana" teriak Leon.
Satu jam kemudian molly sudah rapi, ia berjalan menghampiri Leon yang masih berkutat dengan pekerjaannya.
"kak shera mana?" tanya molly sembari duduk di sisi Leon.
"tuh di luar" ucap Leon sembari melirik ke arah pintu.
"kita jadi ke Jogja?" tanya molly
"harusnya kita berangkat ke Jogja tuh pagi, gara gara kamu kebo tidurnya,terpaksa kita pergi sore" ucap Leon
"cihhh gak sadar diri! kalo bukan karena kak Leon yang otaknya mesum maunya mesra mesraan terus sama kak shera, aku gak bakal bangun siang" omel molly.
"udah bangun? makan dulu gih sana!" ucap shera saat melihat molly sedang bertengkar dengan Leon.
"kak shera, kak Leon jahat tuh" rengek molly berlari memeluk shera.
"kenapa sih kamu seneng banget cari gara gara?" omel shera kepada Leon sementara molly menjulurkan lidahnya kepada Leon.
"gak begitu sayang, masa kamu salahin aku terus sih" ucap Leon sembari menundukkan wajahnya.
Cup
Shera mengecup pucuk kepala Leon, membuat Leon mendongak menatap shera yang sedang tersenyum kepadanya.
"kita bisa berangkat ke jogja setelah makan siang" ucap shera memeluk kepala menempel pada perutnya.
"oke baby" ucap Leon sembari mencium perut shera.
"akh,, kak shera labil nih! masa tadi marahin kak Leon sekarang malah merata mesraan sama kak Leon" dengus molly kesal.
"kamu ya! seneng banget liat aku berantem sama istriku. kamu gak tau pagi tadi gara gara kamu,aku di cuekin" kesal Leon membuat molly tertawa.
"emang enak!" ledek molly.
"udah udah jangan berantem terus, aku sama mama mau masak dulu buat makan siang" ucap shera melepaskan pelukan Leon di perutnya.
Shera pun meninggalkan Leon dan molly yang masih asik berdebat tentang kepemilikan shera. Molly bilang shera itu sayang sekali kepada molly, Leon bilang shera itu istrinya jadi dia bakal lebih sayang sama suaminya. benar benar perdebatan anak kecil yang membuat shera sakit kepala sementara Kenzo menatap bingung kepada papa dan tantenya secara bergantian.
sejak Rey di bawa plg dr singapore...koq ga ada kabar lg...?
Dan wkt Shera kabur sembunyi di pobtianak hny membawa Zozo....bgmn dgn Rey....
and ank siapakah Rey koq bisa mirip Leon....apakah anak Ray kembarannya Leon...?