NovelToon NovelToon
A Penliba

A Penliba

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen School/College / Persahabatan
Popularitas:119
Nilai: 5
Nama Author: Kacang Kulit

"Lo tuh ngeselin!" bisik Giselle di telinga Libra.

"Udah tau." Selalu, jawaban Libra semakin membuat Giselle kesal. Gadis itu cemberut sepanjang pelajaran dimulai. Padahal hari masih pagi, tetapi dia sudah dibuat emosi oleh pemuda yang sayangnya adalah sahabatnya sendiri.

Libra tau Giselle sedang marah padanya. Namun, pemuda itu malah tersenyum geli sembari menopang dagunya menatap gadis yang sedang mengerucutkan bibirnya itu.

***

Sebuah kisah tentang dua remaja yang sedang berjuang untuk menemukan tujuan hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kacang Kulit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 11 - Perwakilan Kelas

"Hahh, emang susah sih ngomong sama rakyat jelata."

Sebuah pensil melayang ke arah Nando, tepat mengenai kepalanya.

"Aduh, kurang ajar ya sama raja!" ujar Nando kesal mencari pelaku yang melempari dirinya pensil.

Giselle tersenyum lebar karena bidikannya sama sekali tidak meleset. Sepertinya, sifat jahil Libra menular padanya. Sedari tadi, gadis itu hanya diam memperhatikan kegaduhan di kelasnya. Sama sekali tidak berniat untuk membuka suara. Sedangkan Libra di sampingnya malah memakan permen karet sembari mencorat-coret bukunya.

"Udah-udah, ayo bahas yang serius," ujar gadis bernama Yuli. Ia memang yang paling waras di kelas ini. Tentu saja, gadis itu kan peraih juara satu di kelas.

"Nah, gitu dong. Jadi kita mau ngapain? Ada yang punya usul?" tanya Nando lagi. "Kita tentuin dulu mau nampilin apa. Kalau bisa sih, lo pada harus ikut semua."

Beberapa murid mengeluarkan ekspresi tidak setuju.

"Gimana kalau bikin drama Malin Kundang?" celetuk salah satu murid.

"Males, ribet."

"Nari aja udah, suruh yang cewek-cewek tuh."

"Dih, kenapa jadi yang cewek-cewek? Sesekali yang cowok dong, cewek mulu!"

"Baca puisi aja."

"Terlalu biasa, yang lain."

"Gak usah ikut aja bisa, gak?"

Suasana kelas menjadi gaduh, karena perdebatan itu. Nando memijat kepalanya pusing.

Plak plak

"Ngomongnya satu-satu bisa gak?" ujar Nando setelah keadaan hening.

"Gini kan enak. Jadi siapa yang setuju mau bikin drama?" Nando menghitung murid-murid yang mengangkat tangannya. Sekitar 10 anak. Padahal jumlah murid di kelas ini ada 35 anak.

"Yang lain kenapa gak mau? Yang mau nari tadi siapa?" Tidak ada yang mengangkat tangan. Nando mendengus kesal.

"Danu, lo anak dance kan. Ikutan gih," ujar Nando tiba-tiba. Danu yang sejak tadi tidak peduli dengan kehebohan teman sekelasnya pun mendongak karena terkejut.

"Apa-apaan, ogah."

Nando menghela napas panjang.

"Terus apa dong sayang-sayangku? Pensinya Minggu depan, loh. Kita cuma punya waktu satu Minggu buat persiapan."

Pipit menoleh ke belakang, menatap Giselle penuh arti.

"Kenapa gak lo aja, Gi? Kan bisa nyanyi," bisiknya. Ia baru saja teringat dengan postingan Libra kemarin. Suara Giselle benar-benar merdu.

Giselle berpikir sejenak, tetapi ia tidak mau bernyanyi sendirian. Menoleh ke arah Libra, ia mencoba mengatakan isi kepalanya lewat tatapan mata.

"Ngapain, Pen?" tanya Libra pura-pura tidak paham.

"Gimana kalau Gigi sama Libra aja yang ikutan. Mereka kan bisa nyanyi, tuh," ujar Danu dengan keras. Ia merasa kesal karena ditunjuk tiba-tiba. Karena itu ia balas menunjuk murid lain.

"Lah, iya bener. Gak kepikiran," ujar Nando dengan semangat.

Libra dan Giselle yang merasa disebut sontak menoleh ke arah Danu.

"Heh, main nyuruh-nyuruh aja lo," ujar Libra tak terima. Sedangkan Giselle mau-mau saja sebenarnya.

"Ayolah, Lib. Tunjukkan bakatmu, gue udah lihat ya yang di Instagram," ujar Danu dengan semangat.

"Gimana, Giselle mau?" tanya Nando.

Giselle mengangguk sembari tersenyum lebar. "Tapi kalau Libra gak mau, gue gak mau juga."

Senyum Nando luntur, mendengus kecil, pemuda itu beralih menatap Libra.

"Gimana, Lib?"

Libra sebenarnya malas. Tetapi melihat wajah Giselle yang bersemangat membuatnya mau tak mau harus setuju. Gadis itu pasti senang bisa bernyanyi di depan banyak orang. Seperti mimpinya.

"Iya, iya."

"Oke, semua setuju ya. Giselle sama Libra bakalan jadi perwakilan kelas XI IPS 2 minggu depan."

...***...

18 Januari 2026

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!