Terlahir tanpa memiliki Roh Bela Diri bawaan. Membuat Yan Jian di anggap sebagai sampah dan dijadikan sebagai Budak Tambang, setelah kedua orang tuanya di bunuh.
Namun, takdir langit berkata lain. Saat dirinya benar-benar berada di ambang kematian, ia mendapatkan kekuatan dari Permaisuri Es, yang membuatnya bangkit kembali.
Selain mendapatkan kekuatan dari Permaisuri Es, Yan Jian juga mendapatkan Cincin Ruang Ajaib dari Ratu Iblis Yao Huo, di mana di dalam cincin ruang itu, terdapat Dunia Terpisah.
Sejak saat itu, Yan Jian pun memulai perjalanannya di dunia kultivasi yang kejam. Bertemu musuh-musuh kuat, dan juga terlibat dalam kisah cinta segitiga yang rumit.
Bagaimanakah Kisah Yan Jian di dunia kultivasi yang kejam ini? Yuk, ikuti kisahnya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon APRILAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Melarikan diri
Awan Hitam menyelimuti langit, matahari tenggelam, bintang dan bulan kehilangan cahayanya. Yan Jian terkejut dengan kemarahan Liu Jin Tian. Tapi, orang tua yang mana yang tidak akan murka? Di saat dia melihat anaknya sendiri dibunuh di depan mata kepalanya sendiri.
Untuk saat itu, Yan Jian tidak menyesali perbuatannya, dia merasa bahwa yang dia lakukan itu benar, membela keluarga, dan membalas perlakuan Liu Gu yang keji.
Namun, saat serangan demi serangan itu datang menghantam tubuh Yan Jian, dia sangat kesulitan untuk melawan. Terlebih lagi, Liu Jin Tian adalah sosok Praktisi Ranah Raja Tempur, dan masih ada empat tetua lainnya yang memiliki tingkatan ranah Ahli Bela Diri tahap puncak.
Di bawah tekanan Keluarga Liu, Yan Jian hanya bisa bertahan dan menghindari beberapa serangan. Namun, tubuhnya semakin lemas. Darah itu mengalir dari pelipisnya setelah menerima tinju energi yang dikeluarkan oleh Liu Jin Tian. Bahkan, ia merasakan dua sampai tiga tulang rusuknya yang patah setelah serangan bertubi-tubi yang dilancarkan oleh para tetua keluarga Liu.
Untuk sesaat, tubuh Yan Jian yang lemas kembali mengeluarkan aura kematian berwarna putih dan hitam. Namun, Permaisuri Es tidak ingin Yan Jian menggunakan kekuatan seperti itu lagi. Dia tahu bahwa kekuatan itu mampu memberikan Yan Jian kekuatan yang sangat menakutkan, tetapi itu juga menggerogoti jiwa dan tubuhnya, bahkan telah memakan usia Yan Jian hingga kehilangan 20 tahun usianya.
Kini, tubuh Yan Jian seperti tubuh seorang pria berusia hampir empat puluh tahunan yang penyakitan. Lemah, dan tak berdaya, itulah yang menggambarkan sosok pemuda malang itu saat ini.
Dengan nada yang dingin, Ratu Iblis berbicara; "Apa kau akan diam saja melihat bocah kecil pilihanmu di bunuh orang, Bing'er?" tanya Ratu Iblis kepada Permaisuri Es.
"Aku? Energi itu mengandung kekuatan kegelapan! Seharusnya, kau yang harus bertindak!" bentak Permaisuri itu sembari mengibaskan jubah biru di tangannya.
Mendengus! "Cih! Aku tidak terikat apapun dengan bocah itu, aku hanya meminjam sebidang lautan jiwa di alam kesadarannya. Jika dia mati ... jiwaku masih bisa melepaskan diri dan mencari inang baru!" jelas Ratu Iblis, "Sebaliknya kau ... saat ini, kau adalah Roh Bela Diri yang memiliki kesadaran jiwa sendiri, jika anak itu mati, maka kau juga akan menghilang dari dunia ini!" sambungnya, dengan nada yang tegas.
Permaisuri itu terdiam. Dia tidak tahu metode apa sebenarnya yang digunakan oleh Ratu Iblis. Namun, permaisuri itu juga membenarkan apa yang telah dikatakan oleh sang Ratu Iblis. Tetapi, jika dia mengambil alih kontrol tubuh Yan Jian, itu juga akan sangat beresiko bagi Yan Jian.
Kekuatan sang permaisuri yang sesungguhnya telah berada pada tingkatan ranah samsara. Jelas tubuh Yan Jian tidak akan mampu menanggung beban itu semua. Namun, sang permaisuri pun tidak memiliki pilihan lain, dia mengerahkan tiga puluh persen kekuatannya untuk mengendalikan tubuh Yan Jian, tetapi dengan kondisi Yan Jian saat ini, itu hanya bisa berlangsung selama sepuluh menit saja.
Namun, dalam satu tarikan nafas, Liu Jin Tian melepaskan dua puluh pukulan keras yang menghantam langsung wajah Yan Jian. Sehingga wajahnya pun babak belur, bibirnya pecah, hidungnya mengeluarkan darah. Yan Jian benar-benar dibuat tidak berdaya.
Buk! Satu pukulan terakhir menghantam perutnya, membuat Yan Jian bersuara "Wha!" seteguk darah segar keluar dari mulutnya. Kini, tubuhnya pan tergeletak di atas lantai arena yang hancur.
Untuk sesaat, dia menatap langit yang ditutupi awan hitam. Tidak ada sedikitpun bintang yang menampakkan dirinya, dan bulan seolah-olah menghindar, menjadikan malam ini adalah malam yang paling gelap.
"Aku tidak akan membiarkanmu mati dengan mudah, bocah sialan!" ucap Liu Jin Tian dengan nada yang geram. Liu Jin Tian pun mengeluarkan tombaknya, dan berjalan, menyeret tombaknya. Namun, lantai arena yang hancur itu tiba-tiba membeku, hawa dingin menyebar luas, langit menjatuhkan salju, angin berhembus kencang.
Liu Jin Tian terkejut. Waspada, dia pun melompat mundur, pandangannya tertuju ke bawah, menyapu lantai arena yang dilapisi kristal es beku, tetapi segera pandangannya berkeliling.
"Salju? Kenapa turun salju? Ini masih musim panas, kan?" dia berbicara, pandangannya melihat satu-satu para tetua keluarga Liu.
Belum sempat para Tetua itu menjawab pertanyaan Liu Jin Tian. Tiba-tiba tubuh Yan Jian bangkit, seolah-olah sesuatu yang tak kasat mata tengah menarik tubuhnya untuk bangkit berdiri.
Saat itu, Ratu Iblis berjanji kepada Permaisuri Es dan Salju, bahwa ia akan membantunya untuk keluar dari situasi ini. Dan di saat Permaisuri itu mengendalikan kontrol tubuh Yan Jian, tiba-tiba lubang hitam pun muncul di udara, tanpa sedikitpun aba-aba.
Dengan kemampuan Permaisuri Es dan Salju, melawan Liu Jin Tian dan empat tetua dengan tingkatan ranah Ahli Bela Diri, bukanlah hal yang sulit. Tetapi Permaisuri itu memilih untuk melarikan diri, karena tubuh Yan Jian masih sangat lemah.
Tubuh Yan Jian, yang sedang dalam kendali Permaisuri Es dan Salju pun melompat, memasuki lubang hitam. Di mana lubang hitam itu, adalah lubang ruang kehampaan, satu jalur ruang yang dibuat oleh Ratu Iblis.
"Sial, dia ingin melarikan diri!" kata Liu Jin Tian dengan nada yang tinggi.
Liu Jin Tian pun melompat, dia hendak menghentikan Yan Jian, tetapi dia terlambat! Lubang hitam itu menghilang, dan juga Yan Jian yang berhasil melarikan diri melewati Lubang Hitam.
setidaknya sekarang merasakan manisan labu dr xiao lang 😊
ayo makan yang banyak yang jian 💪🏻