NovelToon NovelToon
Puncak Kultivasi Tertinggi

Puncak Kultivasi Tertinggi

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Romansa Fantasi / Spiritual / Action / Dikelilingi wanita cantik / Balas Dendam
Popularitas:12.4k
Nilai: 5
Nama Author: APRILAH

Di dunia yang mengandalkan kekuatan sebagai hal utama, Yan Jian— seorang Tuan Muda yang terlahir tanpa memiliki Roh Bela Diri. Namun, di saat ia benar-benar berada pada titik terendah, ia mendapatkan kepercayaan dari Permaisuri Es, sehingga Permaisuri Es pun mengorbankan dirinya untuk menjadi Roh Bela Diri Yan Jian.

Setelah mendapatkan Roh Bela Diri Permaisuri Es dan Salju, Yan Jian pun bertekad untuk membalaskan dendamnya terhadap kedua pamannya yang telah membunuh orang tuanya. Namun, perjalanannya di dunia kultivasi tidaklah mudah. Berulang kali terjatuh dan hampir mati.

Bagaimana kisah Yan Jian untuk bertahan di kerasnya kehidupan ini? Yuk, ikuti keseruan petualangan nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon APRILAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 27

'Adik! Aku harap kamu tidak berpegang teguh dengan janjimu itu!' gumam Xiao Yu di dalam hatinya.

Di tepi Arena, Xiao Yu menyaksikan pertarungan itu dengan seksama. Xiao Yu mengingat akan perkataan Yan Jian dua tahun yang lalu. Di mana saat itu Yan Jian telah bertekad bahwa dirinya akan menghunuskan pedang pertamanya hanya kepada Yan Hong atau pun Yan Chen.

Dan selama itu, walaupun Yan Jian berlatih pedang, tetapi di dalam pelatihan nyata yang dia alami selalu menggunakan tinjunya. Terkecuali jika ia berburu di Hutan, ia baru bersedia menggunakan pedangnya untuk melawan Binatang Monster.

Kali ini, bagaimana Yan Jian akan menghadapi Liu Gu jika dia tidak juga menghunuskan pedangnya. Terlebih lagi Liu Gu mempunyai tingkatan ranah yang lebih tinggi darinya.

Xiao Yu merasa bahwa tindakan Yan Jian kali ini terlalu beresiko! Walaupun ada Dewa Sungai yang mengawasi pertarungan mereka, tetapi Xiao Yu tetap merasa cemas dan takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan terhadap Yan Jian.

Saat itu, di atas Arena Pertarungan. Liu Gu terus menerus melancarkan serangannya, dan kini ia tengah berlari dan terus berlari lebih cepat lagi, menciptakan pusaran angin saking cepatnya berlari. Yan Jian yang berada di tengahnya pun berdiri dengan tenang. Pandangannya sangat serius, mencoba mengamati pergerakan Liu Gu.

Slash!

Sembilan tebasan pedang datang dari segala arah, seolah-olah ada sembilan Liu Gu yang menyerang secara bersamaan. Di saat sembilan pedang hampir mengoyak kulit dan daging Yan Jian. Tetapi Yan Jian melompat tinggi ke langit, dia berhasil menghindar dari serangan pedang itu. Namun, sembilan pedang seolah-olah telah membidik mati terhadap targetnya. Pedang itu menukik lalu naik tinggi ke langit, mengejar Yan Jian.

Di udara, Yan Jian memutar tubuhnya hingga kepalanya berada di bawah dan kakinya menuju langit.

"Hancurlah!" Yan Jian meraung panjang, seolah-olah dia adalah binatang buas. Dia mengarahkan tinjunya ke depan dengan kekuatan penuh, dan energi spiritual bertumpuk di tinjunya dan menggunakan tinjunya untuk menahan serangan sembilan pedang.

Saat sembilan pedang bertabrakan dengan tinjunya, ledakan besar pun terjadi, tabir asap membutakan pandangan.

"Bagus! Bocah itu pasti mati!" seru penonton dari tepi Arena.

"Dia terlalu meninggikan dirinya sendiri! Padahal yang dihadapinya adalah Tuan Muda Liu Gu, dasar tidak tahu diri!" celetuk penonton lainnya.

Xiao Yu yang melihatnya pun semakin merasa cemas. Xiao Yu mengepalkan kedua tinjunya dengan kuat hingga tangannya bergetar.

"Jika terjadi sesuatu pada Yan Jian, aku akan membuat keluarga Liu menanggung akibatnya!" ucap Xiao Yu dengan nada yang geram.

Namun dari dalam arena tiba-tiba terdengar suara, "Ka, ka, ka."

Dari tabir asap itu, Yan Jian melompat mundur; keluar dari dalam asap. Dan perlahan asap tebal itupun menghilang diterpa angin, memperlihatkan Liu Gu yang berdiri tegak dengan penuh percaya diri, dan Yan Jian yang terhuyung sembari memegangi sebelah pergelangan tangannya yang terasa sakit.

Liu Gu terkejut di saat dia melihat bocah kecil itu hanya menerima luka kecil setelah menahan teknik sembilan pedangnya. Membuat Liu Gu menggerakkan giginya.

"Dasar bocah sampah! Bahkan jika orang tuamu ataupun leluhurmu datang ke sini, mereka juga tidak akan mampu mengalahkan aku, dan kau ... kau hanyalah bocah lemah yang tak berguna, berani-beraninya kau tidak mencabut pedangmu untuk melawanku!" Liu Gu mencaci dengan sangat tajam.

Itu membuat Yan Jian merasakan kekesalan yang serius, tetapi dia tetap kokoh dengan pendiriannya.

"Jangan pernah berkata jelek terhadap kedua orang tuaku, Tuan Muda Liu!" Yan Jian berbicara dengan nada yang dingin, memperingati Liu Gu.

Namun bagi Liu Gu, celotehan dari bocah kecil itu seolah-olah tidak berarti apapun. Dia mengibaskan sebelah tangannya dan tertawa lantang, "Ha haa!"

Liu Gu mengangkat pedangnya, menunjuk tajam Yan Jian menggunakan pedangnya, dan di saat ia memandang Yan Jian, kedua sudut matanya melebar.

"Kau benar-benar tidak tahu diri! Sepertinya ... Kedua orang tuamu juga merupakan pasangan pecundang, hingga mereka melahirkan bocah tak berguna sepertimu!" kata-kata yang keluar dari mulut Liu Gu itu membuat Yan Jian sangat marah.

Namun, Yan Jian tidak berkata sepatah katapun, tetapi tubuhnya mengeluarkan aura berwarna hitam yang bercampur dengan warna putih.

'Jian, jangan impulsif! Kendalikan dirimu!' kata Lin Bing, dari alam kesadaran Yan Jian.

Namun, Yan Jian acuh tak acuh, mengabaikan perkataan Lin Bing. Dan saat itu, dari kedua sudut matanya mengeluarkan asap hitam.

Di dalam alam kesadarannya, ruang hitam yang bahkan tidak dapat dimasuki oleh Lin Bing itu kini bertolak. Raungan Binatang buas terdengar sangat menakutkan, bahkan Lin Bing yang berada pada peringkat tiga Binatang Monster itu merasakan ketakutan yang mendalam.

"Sosok seperti apa sebenarnya yang bersemayam di alam kesadaran anak ini?" tanya Lin Bing kepada dirinya sendiri, dia memandang ruang hitam yang sangat gelap.

Di arena pertarungan. Langit menjadi gelap, awan kelabu menggantung rendah, kilatan guntur terus bergemuruh, badai angin sangat kencang, membuat Liu Gu menancapkan kedua kakinya di atas permukaan lantai arena.

"Ada apa ini?" ucap Liu Jin Tian, kepalanya terangkat tinggi menatap langit di saat dia berbicara seperti itu.

Yang lebih mengejutkannya lagi! Bahkan sosok Dewa Sungai yang memiliki kekuatan yang kuat pun harus berusaha untuk menahan badai angin yang sangat mengerikan.

Dewa Sungai menatap Yan Jian yang terus mengeluarkan aura yang sangat menakutkan. Yan Jian berdiri menatap Liu Gu dengan sangat tajam dan niat membunuh yang begitu kejam.

"I— ini ... ini Energi Kematian?" ucap Dewa Sungai, terkejut.

1
Wang Yuxiu
nah loh, tahu rasa
APRILAH: /Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
Nanik S
Habisi Liu Gui... jangan kasih ampun... porak porandakan Klan Liu
APRILAH: /Determined//Determined//Determined/
total 1 replies
Agus Rose
Ya ilah thorrr!!
seorang Xiao Lang kaisar tempur masa kalah sama raja tempur.
sudah jekas tingktan nya lebih tinggi Kaisar tempur dri raja tempur.!!
Agus Rose: Ah yg benar ??
coba baca di chapter ini ketika mereka dtg menyerang Xiao lang dsitu dsebutksn Raja tempur b 3.
total 2 replies
Agus Rose
Hahaa tidak salah kh thorrr !!
Raja tempur itu kan di bawah Kaisar tempur,masa menghadapi 2 orang raja tempur kalah si Xiao kang yg tingktan nta Kaisar tempur yg lebih tinggi.
APRILAH: hehehe,
total 1 replies
Suci Nurhanifah
Akhirnya sang MC menunjukan. kekuatannya 👍
APRILAH: /Determined//Hammer//Hammer/
total 1 replies
Zhao Xiang'er
Walah🤭 rupanya Yan Jian memiliki kekuatan tersembunyi 💪💪💪
APRILAH: /Grin//Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
Nanang Supriyatna
update lagi Thor semangat Thor 💪💪🔥🔥🔥🌹🌹🌹🌹
APRILAH: Siyap kak
total 1 replies
Nanik S
Mcnya tengil juga... lebih bagus cerita ini jika Mcnya tdk gampang tergoda caewk
APRILAH: wkwkwk, kalo di cerita ini mah beda sama Xiao Chen, kalo Xiao Chen dia friendly, kalo Yan Jian dibikin tengil
total 1 replies
Suci Nurhanifah
Lanjut
APRILAH: siyappp
total 1 replies
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Cerita dimulai dari derita 🐉🌀
APRILAH: /Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
Nanang Supriyatna
update lagi Thor, jgn di potong begitu Tho ceritanya..🔥🔥🔥
APRILAH: siyapp kak Nanang 🙏
total 1 replies
desember
Mantap Jiwa ❤️❤️
Seru dan sangat mudah dimengerti alurnya Thor. Tapi agak lambat buat naikin kekuatannya Yan Jian. Semangat thor
APRILAH: Hehehe, terimakasih bintang lima nya kak
total 1 replies
desember
Seru Thor 💪💪 satu vote meluncur 🙏🙏
APRILAH: semoga bisa terus menghibur ya kak
total 1 replies
desember
lanjut
desember
mantap juga nyalinya Yan Jian /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
APRILAH: /Grin//Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
desember
Ayo bangkit Yan Jian 💪💪💪
desember
Muncul lagi dua hama 👊
desember
kasih paham Lang
desember
Puihhhhh!!! busuknya itu pak tua Yan Hong 👊👊 pengen banget kupatahkan lidahnya /Panic//Panic//Panic/
APRILAH: /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
desember
Bagus
APRILAH: terimakasih kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!