NovelToon NovelToon
Penjara Cinta Kakak Ipar

Penjara Cinta Kakak Ipar

Status: tamat
Genre:Duda / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.6
Nama Author: fitryas

Vanila Fedora, gadis berusia 27 tahun itu tiba-tiba di culik oleh kedua orang tuanya yang dulu sudah menelantarkan dirinya. Wanita itu dipaksa menikah dengan mantan suami kakaknya demi anak kecil yang bernama Baby Fiona Barnett. Vanila juga di paksa oleh Calvin Barnett pria yang akan menjadi suaminya untuk melahirkan seorang putra yang akan menjadi penerus keluarga Barnett. Seperti apa kehidupan rumah tangga Vanila dan Calvin ? Yuk kepoin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fitryas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32

“Lalu mau susu apa? Susu dingin?” Tanya Vanila ia kira Calvin tidak menyukai minuman hangat. Namun pria itu tetap menggelengkan kepalanya sambil menatap sayu ke arah Vanila.

Kening Vanila mengernyit saat melihat wajah Calvin yang memerah, ia segera duduk di dekat Calvin di tepi ranjang.

“Apa Kakak sedang sakit?” Tanya Vanila, sejak kepulanganya Calvin memang tidak bicara sejak tadi.

Ia pun mengulurkan tanganya untuk menyentuh kening, lalu beralih ke leher pria itu.

Calvin pun memiringkan kepalanya dan mengelus tangan Vanial dengan pipinya, dengan kedua mata yang terpejam.

Sunggung melihat wanita cantik di kamarnya, Calvin tidak bisa mengontrol dirinya sendiri.

“Kalau begitu lebih baik minum obat, tunggu sebentar.” Ucap Vanil, ia hendak berdiri dan melangkah pergi. Namun Calvin langsung menarik tangan Vanila hingga wanita itu terjatuh di pelukanya.

“Ma-mau apa?” Tanya Vanila, tubuh wanita itu perlahan di rebahkan begitu dengan Calvin ia ikut merebahkan tubuhnya tapi bukan di atas ranjang melainkan di atas tubuh Vanila. Lebih tepatnya ia mengungkung tubuh mungil Vanila.

“Cukup cium saja, aku pasti sembuh.” Ucap Calvin dengan suara serak dan rendahnya, ia mendekatkan wajahnya di wajah Vanila. Perlahan bibir itu menempel di bibir ranum Vanila.

Vanila segera menutup matanya dengan dada yang berdegup kencang, sungguh ini bukan ciuman pertamanya lagi dengan Calvin namun entah mengapa dadanya terus berdegup kencang setiap kedua bibirnya saling bertautan.

Tanpa aba-aba Calvin mencium Vanila dengan tidak sabaran, sampai membuat tangan Vanila meremat kuat tangan Calvin.

Tak lama Calvin melepas ciuman itu, ia menurunkan tubuhnya dan menyendarkan kepalanya di dada Vanila sampai membuat wanita itu kebingungan karena waktu berciumanya hanya sebentar di banding ciuman yang sebelumnya.

“Kenapa Kak?” Tanya Vanila hawatir, ia takut jika terjadi sesuatu pada suaminya itu.

“Tidak apa-apa, tidurlah.” Ucap Calvin sambil memejamkan matanya dengan frustasi. Bagaimana tidak frustasi, Calvin sedang berusaha menahan hasratnya yang saat ini sedang memuncak.

“Tidak, aku tidak boleh melakukannya. Aku takut kejadian dulu terulang kembali.” Ucap Calvin dalam hatinya, ia takut jika ada malaikat kecil lainya yang akan terluka lagi seperti Baby.

Entah mengapa Calvin juga tiba-tiba merasa takut jika Vanila akan bersikap sama dengan Bella menelantarkan dirinya dan Baby, apalagi saat tau jika Vanila dan Edgar saling mengenal. Calvin berfikir jika hubungan mereka bukan hanya sekedar teman.

Calvin semakin mengeratkan pelukanya sampai membuat Vanila ketakutan jika detak jantungnya mengganggu pendengaran Calvin yang sedang tidur.

“Dasar duda sialan! Sudah lama tidak melakukannya aku sampai tidak tahan saat melihat wanita bening seperti Vanila berada di kamarku. Rasanya aku ingin mematahkan benda panjang ini.” Pekik Calvin dalam hatinya, ia terus memejamkan matanya seolah dirinya sedang tidur, padahal ia mati-matian menahan hasratnya.

“Tunggu!” Ucap Calvin dalam hatinya namun ia membuka mata dan menatap lekat Vanila. “Aku kan bukan duda, aku suaminya! Aku boleh melakukannya tapi jangan pakai perasaan karena aku hanya membutuhkan anaknya kelak.” Ucapnya lagi dengan tegas namun masih di dalam hatinya.

Vanila yang tiba-tiba di tatap jadi bingung sendiri. “Jadi mau minum obat? Atau kakak lapar?” Tanya Vanila, ia kira Calvin akan berubah pikiran.

“Iya aku lapar.” Jawabnya, ia pun beranjak dari atas tubuh Vanila, dan membiarkan Vanila bangun.

“Kalau begitu aku akan ambilkan nasi untukmu.” Jawab Vanila santai dan berjalan ke arah pintu, ia bahkan tidak sadar jika Calvin mengikutinya dari belakang.

Calvin langsung mengangkat tubuh Vanila yang berjalan di depanya.

“Apa yang Kakak lakukan?” Tanya Vanila sambil menahan suaranya agar tidak mengganggu tidur Baby, hampir saja ia berteriak saat Calvin mengangkat tubuhnya.

“Aku memang lapar, tapi bukan nasi yang ku butuhkan.” Ucap Calvin sambil tersenyum penuh arti saat menatap Vanila.

“La-lalu apa?” Tanya Vanila takut-takut saat Calvin membawanya keluar dari kamar dan masuk ke kamar sebelah.

.

To be continued…

1
SUSANTI SUTISNA
asik seru ceritanya tdk bertele2. love dah pokoknya
ayu cantik
bagus
Desi MA
seru sekali...
singkat,padat dan jelas..
terimakasih author...
terus semangat oke..
Ayiek Sundoro
Bella gila nya nurun dari mama citra
aryuu
seruuuu...
Linda Purnama Sari
aku selalu melayani suami ku semua nya tapi aku senang seharian capek di luar dirumah tinggal santai makan aja tinggal ngunyahh doang
Indradavais
Yaaah ngk ada visualnyaaa
Indradavais
Seruuu pinter juga vanila
Indradavais
Penasaran gmn endingnya
lontongletoi
keren bnget Thor simple padat seru 🥰❤️
lontongletoi
vanilla kmu keren 🔥🔥
lontongletoi
buat mati aja itu si bela sama mami citra Thor cuman jdi duri dalam daging aja unfaedah banget 😭🤣🤣🤣
lontongletoi
orang tua vanila sama Kevin apa ga ada yang waras ya otaknya ko gini amat sih 🤔
lontongletoi
semangat vanila aku padamu 🥰❤️
lontongletoi
🤣🤣🤣🤣🤣 lucu gemes
bucin bucin bucin
lontongletoi
mantap keren kamu vanila Badas syekali 🤣🤣🤣
lontongletoi
satu kata EGOIS
meri angraini
Luar biasa
Dewi Sri
Buanyak sekali typo tulisan
♊Gemini06
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!