NovelToon NovelToon
Menikahi Pria Misterius

Menikahi Pria Misterius

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:17M
Nilai: 4.9
Nama Author: Delia Septiani

Rate 21+

Nashira membuka mata, ia begitu terkejut melihat tubuhnya yang polos tanpa terutup benang sehelai pun. Ia menganggap kalau semalam ia telah memanggil seorang gigolo dan menemaninya tidur. Nashira pun meninggalkan beberapa uang di atas meja untuk lelaki itu. Lalu ia kabur.

Takdir kembali mempertemukan mereka berdua, akan tetapi Nashira tidak mengingat lelaki itu. Nashira yang terlilit hutang besar akhirnya dibantu oleh lalaki asing itu dengan imbalan mau menjadi pengantinnya.

“Aku akan membantumu, tapi kau harus mengabulkan tiga permintaan untukku,” ucap seorang lelaki bernama Akash Orion Atkinson.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delia Septiani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Diusir Secara Memalukan

Nashira mengayunkan kakinya memasuki taksi online yang ia pesan lewat ponselnya. Moodnya pagi ini sedang tidak baik. Di hotel, ibunya Akash tidak ada, Akash pun sama-sama tidak ada. Sepertinya ia ditinggal sendirian. Jadi ia memutuskan pergi untuk menemui Kalala sahabatnya.

“Kamu kenapa? Kok dari tadi cemberut gitu?” tanya Kalala. Mereka sudah duduk melingkari sebuah meja di Coffe Shop yang tidak jauh dari hotel yang ditempati Shira semalam.

“Enggak apa-apa, hanya tidak enak badan saja,” jawab Shira seraya mengaduk-aduk coffe latte miliknya. Kalala menganggu-anggukkan kepalanya.

“Oh ya, Shir, kamu tahu gak di kampus kita bakalan ada pentas seni dan lomba, loh?” tanya Kalala membuka topik pembicaraan.

“Pentas seni?” Kedua alisnya beratutan.

Dengan semangat Kalala menjawab. “Iya ... sama bazar juga. Nanti, kamu harus ikut tuh lomba modelnya, lumayan tahu, kalau kamu menang tiga besar, nanti kamu bisa dapat pekerjaan jadi model beneran.”

“Serius?” Kali ini Shira begitu tertarik. Karena, bagaimana pun ia juga membutuhkan uang pemasukan untuk dirinya.

Kalala mengangguk. “Iya, ada lomba masak juga, pokoknya banyak deh. Tapi, kalau menurutku kamu paling cocok ikut lomba model, Shir. Kamu tinggi, langsing, cantik juga, dan udah pasti kamu berpengalaman kan jalan di red karpet?”

Shira mengingat kalau dirinya dulu pernah menjadi juara model pertama di kotanya. Ia juga ditawari untuk menjadi model majalah remaja, tetapi ia menolaknya karena waktu itu dirinya yang masih serba berkecukupan dan ikut lomba itu hanya untuk iseng saja.

“Baiklah, nanti aku akan daftar,” jawab Shira begitu bersemangat.

Jam sudah menunjukkan pukul sepuluh pagi. Kalala terpaksa harus pamit meninggalkan Shira karena ia harus bersiap-siap pergi ke hotel untuk bekerja. Dan kebetulan di hari Minggu ini, Kalala kebagian shift siang.

Shira masih bergeming di tempatnya, sesekali ia melirik ke arah ponsel yang tergeletak di dekat piring makanannya. Berharap kalau Akash akan menghubunginya, atau setidaknya mengirimkan pesan, tetapi itu tidak ada, membuatnya mendesah berat.

Pikirannya kembali bergelut. Akan siapa suaminya itu sebenarnya, dan apa yang dia sembunyikan darinya.

Selagi duduk termenung memikirkan Akash, dirinya kembali dikejutkan oleh suara seseorang yang tak asing di telinganya.

“Hei, upik abu!”

Shira menoleh ke belakang, di mana sumber suara itu berasal. Ternyata, ada Luna dan kedua teman wanitanya yang tengah duduk melingkar di meja yang ada di belakang Shira.

“Eh, eh, pindah yuk,” ucap Luna mengajak Sherly dan Kae teman satu gengnya.

Kini mereka bertiga berdiri mengelilingi meja Shira. Dengan wajah-wajah sok cantik dan sombong yang mereka tunjukkan di depan Shira.

“Kasian banget, Upik Abu nongkrongnya sendirian,” ejek Luna, menunjukkan mimik sedih yang dibuat-buat. “Uh... pasti kesepian ya, gak punya temen.”

“Eh, Luna tapi ini ada bekas piring orang loh,” ucap Sherly ke arah piring dan gelas bekas Kalala tadi.

“Ah, sudah bisa ditebak, pasti piring satunya lagi itu bekas babu kamu ya? Ih, hi hi hi.” Luna menunjuk piring Kalala dengan jijik.

“Kenapa gak dihabiskan makannya?” tanya Luna seraya mengambil sendok bekas dari piring Kalala.

“Mau aku suapin?” Luna mencelupkan sendok itu ke dalam cangkir kopi milik Shira, mengambilnya satu sendok lalu menuangkannya di atas spagheti milik Shira.

“Aaa... makan bodoh.” Luna menyendokkan spagheti yang sudah bercampur air kopi itu ke mulut Shira.

Shira sejak tadi hanya diam tidak menanggapi tingkah laku dan ucapan dari orang-orang sampah yang ada di depannya.

Sebelah tangan Luna menekan kuat kedua pipi Shira, hingga bibir Shira terbuka sedikit, memberi celah agar ia bisa menyuapkan spagethi campuran air kopi itu ke dalam mulut Shira.

Luna tertawa keras diikuti oleh kedua sahabatnya yang melihat bosnya itu sudah berhasil mengerjai Shira.

Bruhhh!

Shira dengan sengaja menyemburkan spagheti yang ada di mulutnya ke baju Luna.

Luna terkejut bukan main, begitu pun dengan kedua temannya yang melongo melihat keberanian Shira pada Luna.

Plak!

Luna menampar sebelah pipi Shira hingga memerah, meninggalkan bekas lima jari di pipi gadis cantik itu.

“Beraninya kau menyemburku!” teriak Luna sedikit histeris.

Shira tertunduk dengan sebagian rambutnya yang menghalangi wajahnya, ia pun menegakkan kembali kepalanya, menyingkapkan rambutnya ke belakang dengan kasar. Lalu menatap nanar kedua manik Luna.

Kedua tangannya mengepal erat, emosinya kian memuncak, ia sudah tidak tahan dengan prilaku Luna yang seenak jidat padanya.

Tangan yang sedari tadi mengepal erat itu ia layangkan ke arah wajah Luna. Luna langsung memalingkan wajahnya hendak menghindar, akan tetapi, tiba-tiba sebuah tangan kekar menahan lengan Shira, membuat pergerakannya terhenti.

Semua mata kini tertuju pada seorang lelaki yang tengah berdiri di dekat Shira.

“Haris,” lirih Luna, Sherly dan Kae bersamaan.

“Beraninya kau menyakiti pacarku!” sentak Haris dengan mata elangnya yang menatap penuh benci kepada Shira.

Tangan Shira langsung melemas, seiring dengan tatapan tajam yang ia dapat seolah menusuk relung hatinya. Entah kenapa, sentakan Haris padanya seketika membuat hatinya sakit.

“Apa kau tidak puas Shira, mempermalukan Luna untuk kedua kalinya di tempat umum seperti ini?!” Haris menepiskan lengan Shira begitu kasar, hingga tangan Shira terpental ke sisi meja, membuat gadis malang itu mengaduh kesakitan saat sebagian jari tangannya membentur keras sisi meja.

Emosi Shira semakin menjadi, gadis itu menoleh ke arah Haris, dengan tatapannya yang tajam seolah ingin membunuh.

“Heh Haris! Seharusnya kau tahu, siapa yang selalu mencari gara-gara! Aku tidak pernah memulai semuanya. Justru Luna yang selalu memancing emosi dan mencari gara-gara denganku. Dia sendiri yang mempermalukan dirinya sendiri. Bukan aku!” teriak Shira begitu kesal.

“Ada apa ini?” Satpam datang menghampiri mereka.

“Dia, Pak. Dia membuat masalah di sini,” tunjuk Sherly dan Kea ke arah Shira.

Pak Satpam melirik ke arah Shira sambil menggelengkan kepalanya. Shira yang tidak terima ia membela diri.

“Tidak Pak! Justru mereka yang mencari gara-gara dengan saya, Pak.”

Haris mendelik, seraya tersenyum kecut. “Pak! Bapak bisa lihat ‘kan? Baju pacar saya yang kotor seperti ini? Ini semua gara-gara perempuan ini, Pak! Bukan pacar saya yang mencari masalah!” ungkap Haris memfitnah.

“Apa benar, baju Nona ini menjadi kotor akibat dari perbuatan Anda?” tanya Pak Satpam.

Shira terperangah. “Apa?!”

Ia tidak bisa membela. Akhirnya Pak Satpam pun dengan paksa membawa Shira keluar dari coffe shop itu. Shira di usir dengan tidak sopan. Dan ia menjadi pusat perhatian pengunjung di sana.

Shira benar-benar merasa kesal dan malu, ia pun berjalan menuju jalan raya. Wajahnya sudah memerah menahan amarah, tangannya ia kepalkan erat, pun kakinya yang menginjak-injak jalanan beraspal itu dengan kasar. Ia berjalan penuh emosi.

"Sialan! Kurang ajar mereka, beraninya playing victim padaku! Argh!!!" Tidak henti-hentinya Shira terus menggerutu mengumpati mereka.

Selagi kesal seperti itu, ada pula hal baru yang membuatnya semakin kesal tingkat badai. Yaitu, saat mendengar suara klakson yang teramat mengganggu telinganya.

Tit, tit, tit, tit ... suara klakson mobil mengarah padanya. Membuat Shira yang tengah berjalan kesal semakin merasa kesal.

Tit, tit, tit, tit. Klakson mobil itu tidak berhenti mengikutinya, saat dirinya mempercepat langkah kakinya.

“Gila! Siapa sih!” Ia menghentakan kakinya dengan kasar, lalu membalikkan badan ke arah mobil berwarna kuning yang kini terparkir di dekatnya.

“Siapa kau hah? Mau cari gara-gara denganku?!” teriak Shira dari luar.

Tapi, tiba-tiba, ia begitu terkejut saat kaca jendela mobil itu turun dan menampilkan seseorang di dalam sana. Kedua matanya membuat sempurna, mulutnya menganga. Kali ini, dirinya pasti akan mendapat masalah baru yang benar-benar akan memalukan bagi dirinya.

“Ya ampun ....”

Bersambung...

Bantu like komen dan share ya mentemen, terima kasih.

1
Jee Ulya
Ndengerin Audiobook enak juga yaah😍
Muawanah
😱😱🤣🤣🤣🤣🤭bisa aja si Shira 😁😁😁
Muawanah
mampir kak... mdh2n cerita nya menarik ya
Eemlaspanohan Ohan
lanjut
Mas Tista
bikes
Mas Tista
Shira aneh
Mas Tista
pantesan infonya shira idiot yaaa
Mas Tista
Luar biasa
Mas Tista
lanjutlaaahhh
Meriana Erna
wah ud tamat,gmn kbr jakshson
Meriana Erna
kasian edwin
Meriana Erna
kesian si Jakson 😔😔😔akibat keserakahan ibu ny dia jd korban
Meriana Erna
ayah ny si akash ni egois x
Meriana Erna
ih si pelakor ini TK sadar diri ,knp bukan pelakor ini j yg d bw Marvel trs mati
Meriana Erna
mngkny jgn berurusan dgn org kaya lw kau masih pemula🤦🏼‍♀️🤦🏼‍♀️🤦🏼‍♀️🤣🤣🤣
Meriana Erna
Ap mungkin bakker & austin ini di jodohkn ?
krn ssuatu hal jd bakker tk bs menceraiknny,nampak bakker tw lw istri kedua ny jahat
Meriana Erna
agak ny si boy ni org suruhan ny jakscon
Meriana Erna
shira ni istri pembangkang 🤦🏼‍♀️🤣🤦🏼‍♀️🤣 smua hal mw di kerjain sendiri gk prnh mw izin dgn suami,bhkn stts ny j sengaja di sembunyikkn ny🤦🏼‍♀️🤦🏼‍♀️🤦🏼‍♀️
Meriana Erna
shira pun sllu gk minta izin suami stiap melakukan sesuatu🤦🏼‍♀️🤦🏼‍♀️🤦🏼‍♀️kk author knp karakter shira ni tipe istri durhaka y???
Meriana Erna
ud di bilang lw ad masalah hubungi suami ny dasar istri pembangkang🤦🏼‍♀️🤦🏼‍♀️🤦🏼‍♀️😏😏😏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!