Salahkah seorang gadis miskin mencintai seorang pemuda kaya , sehingga begitu kuat nya mereka ingin memisahkan cinta kedua anak manusia itu
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putrioktober, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pernikahan Restu dan Wilda
Segala persiapan pernikahan semua nya sudah beres tinggal menunggu pelaksanaan nya saja
Wilda sudah di rias di dalam kamar pengantinnya ,dia kelihatan sangat cantik mengenakan gaun pengantin hasil rancangan mamanya Dava
Dia sangat puas dengan polesan makeup dari para perias pengantin
" Masya Allah mbak ,mbak nya cantik banget pasti calon suami nya mbak sangat beruntung memiliki calon istri seperti mbak" ujar perias pengantin itu memuji kecantikan Wilda
" Ah mbak bisa aja " ujar Wilda tersipu malu
" Iya lho mbak ,mbak ini cantik banget kayak putri di negri dongeng " ujar perias pengantin itu tak henti hentinya memuji Wilda
Wilda pun tersenyum senang mendengar pujian dari perias pengantin itu ,dia saja sangat terkesima ketika melihat diri nya di kaca besar di dalam kamar nya .
Para tamu undangan sudah banyak yang datang , acara pun segera di mulai restu sudah duduk di hadapan pak penghulu dan tinggal menunggu kedatangan Wilda saja
Tak lama Wilda pun keluar di iringi oleh perias pengantin di belakang nya ,lalu dia pun di dudukan di samping restu
Acara akad nikah pun terlaksana dengan hikmat dan lancar,kini Wilda sudah sah menjadi istri nya restu
Para tamu undangan sudah pada meninggalkan rumah Wilda karena memang acara nya di buat sederhana saja itu atas permintaan restu sendiri
Mama restu dan Nina pun masuk ke dalam kamar mereka yang sudah di siapkan oleh mbok ulas mereka rencana nya menginap di rumah itu selama 3 hari saja
Karena mamanya restu mau mengecek toko cabang mereka yang ada di sana.
Sedangkan Wilda sudah masuk duluan ke dalam kamar karena dia merasa gerah dengan pakaian pengantin yang dia kenakan .
" Akhir aku pun menjadi istri nya restu ,duh senang nya " ujar wilda tersenyum senang di balik pintu kamar nya
" Kalau begitu aku harus cepat bersih bersih nanti ketika restu masuk aku sudah selesai "
Kemudian Wilda pun membersihkan bekas riasannya dan langsung beranjak ke kamar mandi
Setelah selesai membersihkan diri Wilda pun mengambil paper bag yang tadi dia bawa ,dan dia pun tersenyum melihat isi paper bag tersebut
"Restu kau tidak akan tahan melihat kemolekan tubuh ku " ujar Wilda dalam hati sambil tersenyum senang
Setelah Wilda mengenakan lingerie merah yang dia bawa tadi lalu Wilda pun keluar dari dalam kamar mandi dan merias wajahnya dan mengenakan parfum untuk memikat hati restu
" Walaupun hendak tidur aku harus kelihatan cantik " ujar Wilda sambil memoleskan lisptik berwarna merah menyala dan menyemprotkan minyak wangi ke tubuh nya
Setelah dirasanya cukup cantik Wilda pun naik ke tempat tidur sambil menunggu restu masuk ke dalam kamar
Lalu dia menutupi diri nya dengan selimut yang ada di tempat tidur nya, sesekali mata nya melirik ke arah pintu menunggu kedatangan restu
" Kali ini kau akan bertekuk lutut kepada ku restu ,duh rasanya sudah tidak sabar " ujar Wilda dalam hati sambil membayangkan malam pertama dengan suaminya itu
Tapi yang di tunggu tunggu tidak kunjung masuk juga ke dalam kamar , perasaan Wilda menjadi gelisah
Tanpa di ketahui oleh Wilda ,ketika dia mandi tadi restu masuk ke dalam kamar lalu Menganti pakaian nya dan keluar kembali dan tidur di sofa di ruang tengah
\*\*\*
Karena sudah setengah jam Wilda menunggu restu di dalam kamar dengan perasaan kesal Wilda pun turun dari tempat tidur dan mengenakan baju kimono nya untuk menutupi baju kurang bahan nya itu
Alangkah terkejutnya Wilda ketika di lihatnya restu sedang tidur nyenyak di sofa ruang tengah
Dengan perasaan kesal Wilda pun menghampiri restu yang sedang tertidur pulas di sana
" Restu "
" Restu ,ayo bangun kamu apa apaan sih tidur di sini " ujar Wilda sambil menggoyang tubuh restu
Restu pun membuka matanya dan melihat ke arah Wilda yang sedang berdiri di hadapannya
" Restu kau sadar tidak sih ,kalau malam ini malam pertama kita kenapa kau tidur di sini ? apa pikiran mereka tentang kita ?
Restu yang mendengar Omelan Wilda hanya diam saja dan melengos pergi masuk ke dalam kamarnya
" Restu tunggu jangan pergi aja " ujar Wilda sambil mengejar restu
Restu pun membalikkan tubuh nya secara tiba-tiba , sehingga Wilda menabrak tubuh restu dan membuat nya terhuyung ke belakang
"Mau kamu apa sih ?! tadi aku tidur di luar kau sibuk membangun kan diri ku ,ini aku mau masuk ke dalam kamar kau bilang tunggu !" ujar restu kesal melihat tingkah Wilda
" Iya tapi tidak begini juga cara nya " ujar Wilda menjawab perkataan restu
" Ah sudahlah terserah pada mu saja " ujar restu sambil terus melangkah masuk ke dalam kamar
Wilda pun merapatkan gigi nya dengan geram melihat tingkah restu barusan
Karena tidak ingin membuat keributan akhirnya Wilda pun mengekor mengikuti restu masuk ke dalam kamar
Restu pun langsung membaringkan tubuh nya dan menarik selimut untuk menutupi dirinya dan membelakangi Wilda
Wilda hanya bisa mengusap dada nya saja melihat perlakuan restu kepada dirinya di malam pertama mereka
Malam pertama yang di impikan nya kandas lah sudah ,restu sama sekali tidak ingin menyentuh dirinya
Dengan perasaan kesal Wilda pun naik ke tempat tidur dan membelakangi restu
Matahari sudah meninggi tapi restu dan Wilda belum juga terbangun dari tidurnya
Nina dan mamanya sudah menunggu mereka di meja makan untuk sarapan bersama
" Nina bangun kan abang mu ,hari sudah siang tapi mereka belum bangun juga " ujar mamanya restu menyuruh anak gadis nya untuk membangunkan abangnya
" Malas ah ma ,mama saja yang bangunkan mereka " ujar Nina tidak bergerak dari tempat duduknya
" Mama segan nin, mereka pengantin baru "
"Itu mama tahu ,jadi kenapa mama nyuruh Nina membangunkan mereka " ujar Nina sambil mengigit roti oles nya
Tak lama Wilda pun keluar dari dalam kamar dengan wajah yang cemberut sambil duduk di kursi makan
" Duh pengantin baru jam segini baru bangun " ujar mamanya restu meledek mantunya
Wilda pun hanya diam saja mendengar ledekan mama nya itu sambil menarik kursi makan
" Wajah mu kenapa Wilda kok cemberut aja " tanya mamanya restu ketika melihat wajah menantu nya itu yang kelihatan masam
Wilda hanya melengos saja sambil memoles roti isi nya dan menggigitnya dan mengunyah nya secara pelan pelan
Tak lama restu pun bergabung sarapan dengan mereka ,dia pun menarik kursi makan dan duduk di samping nya Wilda
" Ma ,restu boleh pinjam handphone mama tidak ,soalnya restu mau menelpon Mirna karena dari semalam kita sampai di sini restu belum sempat menelpon dirinya " ujar restu ke mamanya
Wilda yang mendengar restu menyebut nama istri pertama nya langsung menoleh ke arah restu dan beralih menatap wajah mertuanya
untuk restu.... mndingan km op kelamin ajalah.... jdi laki kok lembek amat... g tegas... /CoolGuy/
setelah km puas.... barulah nyesel dan menangis..... atas smua kezdolimanmu trhdp mirna slm ini....