NovelToon NovelToon
Perangkap Cinta Putri Mafia

Perangkap Cinta Putri Mafia

Status: tamat
Genre:Mafia / Cintapertama / Tamat
Popularitas:2.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: emmarisma

Karena kesalahpahaman, Mavra dan Enrique berpisah cukup lama. Namun, dengan bantuan saudara kembarnya, Mavra berhasil mengatur skema untuk menjebak Enrique. Pada Akhirnya Enrique masuk dalam jebakan Mavra si putri mafia.

Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Simak kisah mereka di sini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon emmarisma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31. Kejutan

Mark dan Ralph menatap majikannya dengan kagum dari dalam mobil. "Nona Mavra benar-benar mengesankan. Tidak heran tuan Enrique begitu mati-matian mendapatkannya," ujar Ralph.

"Siapapun orangnya, pasti akan mempertahankan mati-matian orang yang dia cintai," kata Mark puitis. Dia terus memperhatikan Rocco dan Ramona yang sedang berdebat setelah kepergian nona mudanya.

Di kelas, Mavra kehilangan minatnya untuk menuntut ilmu. Entah mengapa semenjak Enrique pergi, dia enggan melakukan apapun sesuai kebiasaannya.

"Sepertinya aku sudah mulai bodoh," gerutu Mavra. Gadis itu membenamkan kepalanya di lipatan kedua tangannya yang ada di atas meja.

"Hay, cantik. Long time no see." Mavra mengangkat kepalanya dan berdecak malas. Mati satu tumbuh sepuluh ribu. Baru kemarin dia menyelesaikan Claude. Kini Mavra dihadapkan lagi pada mantan pacarnya yang bernama Rex.

"Ada apa?"

"Aku merindukanmu."

"Sayangnya aku tidak. Jadi pergilah. Kau membuat pagiku terasa buruk, Rex."

Rex tersenyum mesum sembari memegangi dada kirinya. "Oh, rasanya sakit sekali mendengar kata-katamu, Darling."

"Rex!" Mavra menggebrak meja dengan kasar. Matanya melotot sangking kesalnya.

"Wow, calm Darling. Aku hanya menyapamu saja. Sudah lama kita tidak bertemu."

"I don't care. Pergi sekarang juga, Rex." Iris kecoklatan mata Mavra tampak berkilau tertimpa cahaya dan memancarkan kemarahan yang jelas.

"Baiklah. Baik. Aku akan pergi, tapi aku akan kembali lagi nanti."

"Tidak perlu. Menjauhlah dariku."

Beberapa mahasiswa yang sudah mengisi sebagian kursi di kelas tampak memperhatikan Mavra dan Rex. Sayangnya semuanya tidak ada yang berani mendekat. Mereka semua takut pada Mavra.

Setelah Rex pergi, Mavra menghempas tasnya di atas meja. Dia menghela napas panjang.

"Seharusnya sebelum aku berangkat aku melihat ramalan bintangku dulu. Sial sekali, pagi-pagi sudah dipertemukan dengan orang-orang menyebalkan," ujar Mavra kesal.

Mata kuliah Mavra selesai tepat waktu. Gadis itu memutuskan untuk pulang ke apartemen Enrique saja karena hari sudah sore. Mark dan Ralph sudah tidak ada di tempat. Mereka menerima tugas untuk membuntuti Ramona.

Mavra menghentikan taksi untuk mencapai apartemen Enrique. Dia sebenarnya bisa jalan kaki karena letak apartemen Enrique ada di belakang kampus. Namun, Mavra malas. Dia bersandar di jok sambil memijat pelipisnya.

"Kepalaku pusing sekali," gumam Mavra.

"Kita sampai, Nona."

"Ah, terima kasih pak."

Mavra bergegas keluar dari taksi setelah membayar ongkos taksinya. Gadis itu terlihat sedikit pucat. Dia berjalan dengan lunglai menuju lift.

Mavra tiba di unit apartemen Enrique. Dia melemparkan tubuhnya di sofa, gadis itu bahkan masih belum melepas sepatunya. Kaki mavra menjuntai di lantai. Dia menutup kedua matanya dengan lengan kanannya.

"Apa kau lelah?"

DEG!

Mavra membelalak begitu dia mendengar suara merdu Enrique. Gadis itu mengucek matanya, tapi tak lama kemudian dia menertawakan dirinya sendiri.

"Ini pasti karena aku merindukannya," gumam Mavra. Namun, dia dikejutkan dengan tarikan tangan Enrique.

"Mo_mon Cherry!"

"Aku tahu kau pasti sangat merindukanku."

"Ini, ini~"

"Ini nyata, Mi amor. Bukan halusinasi," jawab Enrique, membelai wajah Mavra, gadis itu tersenyum senang dan langsung memeluk Enrique erat.

"I miss you so bad," bisik Enrique.

"Me too," jawab Mavra tanpa berpikir panjang. Enrique tertawa, dia mengangkat Mavra dan menggendongnya seperti bayi koala. Keduanya kini saling berpagut melepaskan rindu. Padahal baru berpisah sehari.

"Kenapa kau ada di sini?"

"Mommy yang memintaku untuk kembali. Dia tidak mau jika calon menantunya nanti kabur lagi."

"Jadi kau tidak istirahat sama sekali?"

"Aku tidur di pesawat tadi."

"Kau tidak merasa jetlag?"

"Hmm, sedikit. Tapi senang akhirnya bisa memelukmu seperti ini."

"Kau memberiku kejutan yang sangat manis," bisik Mavra

...----------------...

1
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
laahh anda dan keluargamu sendiri yg salah dan serakah bukannya sadar malah mau balas dendam tak beralasan tuan Barley.🤦‍♀️🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Lucia cerobohnya ga pernah hilang ga mikir apa bahaya selalu mengintainya... biarpun keluar deket apartemen tp yg namanya musuh ga akan pandang itu yg penting ada kesempatan ya mereka bergerak.🤦‍♀️🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Mavra sudah bukan gadis lagi thor, statusnya sudah jadi wanita
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
orang dingin sekalinya jatuh cinta mengerikan kayak Marvel.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
kenapa ga langsung di utarakan saja tuan Robert tentang unek² mu daripada ngedumel... paling tidak setelahnya hodupmu dan keluargamu ga bakal di bikin tenang sama Marvel dan keluarganya.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Zafia dan Raiden thor bukan Zafia dan Regan.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Emely lucu... kalau sudah di kasih tau namanya bukan rahasia lagi atuh.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Mavra keras kepala apa salahnya selalu denger masukan kekasihmu dan orang lain, karna sehenat²nya kamu... pasti membutuhkan orang lain.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
busyet buruk parah gaya pacarannya, di depan sepupu dan adiknya saja berani tanpa batas... ga buat contoh anak remaja dan single, Mavra perempuan tp ga bisa jaga marwahnya kayak mommy Celine yang ga gampangan.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
saking playgirl'nya Mavra sampe mantan kayak kacang berserakan.🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
ceritanya di buat wow semua alias sempurna untuk kekayaan, dan pasangan tapi minusnya kenyamanan dan m3ntal yg jadi konpliknya.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
mending kabari uncel Kack atau keluarga calon mertuamu Enq, biar mereka bisa menjaga Mavra selama kamu ga ada dan kamu juga tenang fokus dengan kakek dan nenekmu
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
unrung Enrique pergi tepat waktu jadi ga ketemu Ramona tapi Mavra juga harus berhati² jangan terlalau sombong dengan kemampuanmu karna itu akan membuatmu bisa lengah karna jumawa.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
lebih baik Mavra ikut dari pada Enrique terus di sana bersama Mavra sedangkan kakek Gerry sedang ga baik² saja.. akan lebih bijak lagi Enrique harus mengutamakan menengok kakeknya
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
pemaham sendiri Enrique, padahal apa hubungannya bersin² dengan di hubungkan karna sedang di bicarakan orang lain ya.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
owh ternyata Beatrice di sekap toh bareng Claoude
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
ini si Rocco kenapa ga kapok² gangguin Mavra, trs hama Betrice kemana ya setelah rumahnya hancur ga nongol lagi.🤔🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
efek negatif kesalahan Mavra ya itu harus di Cap buruk sama orang lain karna banyak mempermainkan laki²..
mau ga mau sudah terjadi dan terima, kedepannya bisa lebih baik lg dalam mengambil sikap di saat ada masalah.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
wkwkwk giliran Enrique berubah romantis kamu malah salting Mavra.🤭🤭🤭
cukup jadi pelajaran unruk kedepannya supaya komunikasi lancar keterbukaan di utamakan.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
ga apa² karna kalian sebagai pelengkap cerita dari Mavra.🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!