NovelToon NovelToon
Istri Pelunas Hutang

Istri Pelunas Hutang

Status: tamat
Genre:CEO / Tamat
Popularitas:360.5k
Nilai: 4.7
Nama Author: noerazzura

Diana harus menerima kenyataan pahit, kalau suami yang dia nikahi selama dua tahun ini sebenarnya telah menyembunyikan banyak rahasia darinya.

Di depan Diana, Rafli bersikap seolah dia suami yang baik dan setia. Tapi di belakang Rafli itu tukang selingkuh dan suka berjudi.

Hingga suatu ketika, Rafli kalah judi dan menjadikan Diana sebagai pelunas hutangnya. Diana di serahkan pada seorang pengusaha yang bersedia membayar hutang judinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

Andre kembali ke rumah sekitar jam empat pagi dan saat dia kembali ke rumah. Dia melihat Diana masih duduk di ruang tamu dan pintu rumah mereka masih terbuka lebar.

"Sayang, kamu belum ti..!"

Mendengar suara Andre, Diana lantas berdiri dan menghampiri suaminya itu dengan cepat.

"Mas, bagaimana? kamu sudah menemukan Novi?" tanya Diana yang menyela apa yang di katakan suaminya.

Andre pun mengenal nafasnya, dia merasa tidak enak pada istrinya. Sangat tidak enak, karena dia belum menemukan adik iparnya itu.

Dia sudah menghubungi anak buahnya dan sudah minta Rey mengerahkan anak buah yang lebih banyak lagi. Tapi mereka benar-benar tidak menemukan Novi. Sementara Rey, mengatakan satu-satunya tempat yang belum di periksa olehnya adalah klub malam yang baru di buka beberapa minggu yang lalu. Atas nama Jonathan Federico.

Tapi Andre merasa kalau adik iparnya itu tidak mungkin berada di tempat itu.

"Maafkan aku sayang!"

Mendengar apa yang dikatakan Andre, Diana menjadi semakin cemas.

"Terakhir kali yang terlihat, dari rekaman CCtv supermarket. Novi terlihat di supermarket dan mematikan ponselnya, dia berjalan ke arah kiri supermarket itu. Anak buah ku sudah mencari semua tempat yang ada di sana, di kafe, di toko baju, di jalanan sampai ke pinggir kota. Novi tidak di temukan, mereka hanya belum mencari di klub malam...!"

"Tidak mungkin kan Novi ke sana!" sela Diana.

Diana yang memang tidak tahu masalah apa yang sedang di simpan adiknya sendirian itu sangat yakin kalau adiknya tidak akan pergi ke tempat seperti itu.

Padahal kenyataannya, Novi memang pergi ke klub malam untuk membuang penat di pikirannya. Novi mematikan ponselnya juga agar tidak di lacak oleh kakak dan kakak iparnya. Tapi dia tidak menyangka kalau akan ada yang berniat jahat padanya.

"Iya makanya aku bilang pada Rey untuk tidak perlu membuat keributan di klub yang sedang ramai itu. Novi tidak mungkin kesana!" kata Andre lagi.

"Lalu Novi kemana ya mas?" tanya Diana yang semakin cemas.

Sebab kalau keberadaan Novi belum di temukan, ayah dan ibunya juga pasti akan sangat cemas nanti kalau mereka sudah bangun dan mendapati Novi hilang sejak semalam.

"Apa mungkin dia menginap di rumah temannya?" tanya Andre yang memikirkan kemungkinan itu.

Diana terdiam sambil melihat ke arah suaminya, Diana baru sadar, kalau selama ini dia tidak pernah bertanya kepada Novi tentang lingkup pertemanan adiknya itu. Dia hanya mengurus rumah, Andre dan Dani. Setelah kembali ke kota ini, selama beberapa bulan ini, Diana sama sekali belum pernah masuk ke kamar kedua adiknya itu dan berbicara dengan mereka dari hati ke hati seperti saat di Suriname dulu.

Novi bekerja di sebuah restoran yang di buka oleh Andre bersama Reni. Diana hanya memeriksa mereka ketika akan tidur malam biasanya, dan itupun saya sekedar mengucapkan selamat malam dan selamat beristirahat. Karena dia juga harus menyiapkan segala keperluan Andre. Karena ketika semua orang tidur, maka saat itulah waktu untuk suaminya bekerja. Diana sampai tak pernah mengobrol dengan kedua adiknya secara intens.

"Mas, aku tidak tahu satupun teman Novi!" lirih Diana Yanga lantas terduduk lemas di sofa yang ada di belakangnya.

Diana mengusap wajahnya dengan kasar.

"Kakak macam apa aku ini? kenapa teman adikku saja aku tidak tahu?" sedih Diana yang matanya sudah menitihkan air matanya.

Andre lantas memeluk istrinya itu, membawanya ke dekapan hangatnya.

"Sayang jangan menangis, kita baru beberapa bulan di sini. Jangan salahkan dirimu, kamu juga sudah sibuk mengurus rumah, aku dan Dani. Jangan menangis lagi ya, Rey masih terus mencari. Kita pasti menemukan Novi!" kata Andre membuat Diana merasa tetap saja sedih meskipun suaminya sudah membesarkan hatinya seperti itu.

***

Menjelang pagi, Novi pun mulai mendapatkan kembali kesadarannya. Perlahan dia membuka kelopak matanya dan tangannya secara refleks menyentuh keningnya karena merasa kepalanya terasa agak pusing.

Novi membuka matanya dan melihat ke langit-langit tempat dia berada. Novi makin melebarkan matanya ketika dia sadar kalau langit-langit ruangan yang dia lihat itu bukanlah langit-langit kamarnya.

Novi lantas melihat ke arah kanan dan kiri, dia akhirnya menyadari kalau dia berada di sebuah tempat yang interior nya seperti sebuah hotel. Dan itu memang benar, terdapat tulisan hotel di salah satu pajangan di meja yang dia lihat.

Novi menjadi panik, dia berusaha untuk bangun. Tapi ketika dia akan bangun, seluruh tubuhnya dia rasakan semuanya menjadi remuk. Terlebih lagi di pangkal pahanya, dia merasa kepunyaannya yang letaknya di bawah perutnya terasa sangat sakit, perih, dan sangat tidak nyaman. Seperti kebas, dan bengkak. Novi kebingungan.

Apalagi ketika dia menyadari saat selimut yang menutupi tubuhnya meluncur turun karena dia mencoba untuk bangun, dia melihat pakaiannya sudah tidak lengkap lagi. Novi pun menangis sejadi-jadinya.

Novi kini mengerti kalau dia telah di aniaya oleh seseorang. Tapi dia tidak tahu siapa yang melakukannya. Dia benar-benar menyesal telah pergi ke klub malam itu. Pasti salah seorang di sana yang melakukan hal kejam ini padanya. Karena seingat Novi, dia kehilangan kesadaran terakhir kali di klub malam itu.

Novi terus menangis, dia tidak tahu apa yang akan terjadi jika keluarganya mengetahui hal ini. Novi sama sekali tidak tahu harus apa. Yang bisa dia lakukan hanya menangis dan terus menangis. Menyesali kecerobohan dan kebodohannya sendiri.

***

"Diana, wajah kamu pucat! kamu sakit nak?" tanya Murni yang melihat wajah Diana pucat.

Tentu saja pucat, Diana tidak tidur sejak semalaman.

"Dimana Novi?" tanya Murni yang tak melihat Novi sejak pagi tadi.

Diana yang belum menjawab pertanyaan Murni yang pertama tadi terlihat bertambah galau mendengar pertanyaan kedua Murni.

Hingga saat Andre juga tiba di meja makan, dia pun mengatakan pada ibu mertuanya itu.

"Novi tidak pulang semalaman Bu!" kata Andre.

Wajah Murni langsung panik.

"Tidak pulang bagaimana? bagaimana Novi bisa tidak pulang. Dia kemana?" tanya Murni cemas.

Untung saja Ahmad Subardjo yang punya lemah jantung belum bergabung di meja makan. Kalau tidak, pasti ayah mertua Andre itu bisa lebih panik daripada Murni.

"Rey sedang mencarinya, terakhir kali Novi pamit pada Diana mau pergi ke supermarket. Tapi sampai malam, Diana menunggu Novi tak kunjung kembali. Diana juga sudah menghubunginya tapi sepertinya ponsel Novi tidak aktif Bu!" kata Andre.

Andre tidak mungkin mengatakan pada Murni, kalau Novi sengaja mematikan ponselnya. Murni pasti akan sangat marah pada Novi nantinya.

"Astaghfirullah, kemana sih anak ini!" kata Murni yang begitu mencemaskan Novi.

***

Bersambung...

1
Silvi Vicka Carolina
penyakit apa hiv atau apa
Silvi Vicka Carolina
ini nulisnya mungkin seratus kali tulis hapus ...membayangkan gimna suara kereta api .....menghayati ....merasakan ...kadang yang ditulis ama yang di khayalkan berbeda ..../Drool/
Noer: wkwk 🤣🤣🤣
total 1 replies
Evy
wih.... Author...bisa aja deh ..modal jadi pelakor.gak punya malu...
Evy
cinta yang terpendam kayaknya Bos Andre...
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
menarik
Kusmawaty Kusmawaty
haduh ini cewek bener2 ya gak punya malu
Kusmawaty Kusmawaty
bagus Rey
Kusmawaty Kusmawaty
noh kawinkan sama siapa aja laki2 yg lewat, greget gue sama emak ini nikah2 Mulu, emang gampang nikah.
Kusmawaty Kusmawaty
novinya aja yg jablai, makanya cari penyakit sendiri
Dini Lestari
bentar lgi kmu dapat karma rafli
Dini Lestari
ku pastikan kmu dapat karma rafli
Angelina
Banyak Typo…
Ran Aulia
Alhamdulillah , akhirnyaaa , happy ending ... setelah mewek 😊😊😊

terimakasih author
👍👍👍👍
neng masriah
happy ending. keren 😍
neng masriah
diana...kamu cuma jadi pemuas nafsu andre....dicampakkan rafli. smoga ada keajaiban yah
neng masriah
bodohnya diana dibutakan cinta
neng masriah
suami tdk beradab begitu .... suka sama pelacur istri jadi jaminan.
yunna
salah sendiri GK jujur
YK
hamil sama pria lain kok minta pertanggungjawaban orang lain...
YK
lho, edan si murni ini...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!