NovelToon NovelToon
Hari Aku Memilih Untuk Menghilang

Hari Aku Memilih Untuk Menghilang

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Balas Dendam
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Clarissa19

lelah, satu kata yang mewakili keadaan yang Rania rasakan saat ini. sudah 3 tahun pernikahan nya dan kevin berjalan. namun tidak sehari pun Kevin menganggap Rania sebagai istrinya.
" kapan kamu berhenti berselingkuh? dan menganggap aku sebagai istri mu?" tanya Rania dengan suara pelan dan nada lelah.
" saat kau mati" jawab Kevin dingin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clarissa19, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 4_ siapa dia?

3 tahun berlalu......

Sudah genap 3 tahun Rania pergi dan meninggalkan Kevin sendirian dengan rasa Sesal yang tak pernah terobati.

Kini kehidupan Kevin berubah drastis. Dari Kevin yang dulu hobi bermain wanita kini sama sekali tidak memiliki pasangan.

Kevin yang dulu sering tidur dengan banyak wanita kini tidak pernah lagi merasakan hal tersebut. bahkan hasrat nya untuk itu tidak pernah lagi muncul.

Di otak nya hanya ada kerja untuk meneruskan hidup. Meskipun hidup nya tidak lagi terasa ringan. Dan hatinya hanya di isi oleh Rania seorang.

Tiap malam dia tidur sambil memeluk bingkai foto pernikahan mereka. tidur nya tidak pernah nyenyak, hanya Jika dia bermimpi bertemu Rania yang bisa membuat nya tidur nyenyak dan ogah untuk bangun.

" aku pergi dulu" pamit Alaska

Yaa, saat ini mereka berdua sedang berada di cafe biasa tempat mereka nongkrong. Selamat tiga tahun ini mereka lebih sering bertemu karena Kevin tidak lagi sibuk menemani para wanita nya.

" mau kemana? Masih jam 9" tanya Kevin.

Biasanya mereka akan pindah ke bar di jam 10 malam dan akan pulang pada jam 12 malam. Tumben sekali Alaska pulang lebih cepat.

" gw mau jemput teman gw di bandara" jawab Alaska

" siapa? Cewek, cowok?" tanya Kevin penasaran.

tidak biasanya Alaska terlihat bersemangat ingin menjemput temannya. Biasanya dia paling malas membuang waktu santai nya.

" nggak usah kepo" ujar Alaska menolak untuk memberi tahu " gw pergi dulu" pamit nya lagi lalu segera pergi karena terburu-buru.

Kevin menatap kepergian Alaska dengan rasa penasaran yang mendalam. Tidak biasanya Alaska seperti ini. Dia sangat mengenal Alaska. Wanita mana yang berhasil menarik perhatian Alaska?

" gw ikut ah" gumam Kevin lalu bangkit dari duduknya dan segera pergi mengikuti Alaska secara diam diam.

Sebelum ke bandara Alaska lebih dulu mampir di toko bunga. dia membeli satu buket bunga matahari. Dan hal itu membuat Kevin semakin yakin jika yang mau Alaska jemput itu buka teman biasanya. Pastinya seorang wanita sepesial.

Setelah dari sana Alaska segera ke bandara. Dia duduk di kursi tunggu menunggu seseorang. Sedangkan Kevin berada di jarak aman agar tidak ketahuan.

Alaska nampak gelisah sekaligus senang. Sesekali dia menyentuh dadanya mungkin karena deg degan. dia juga sering menghembuskan nafas berat untuk menenangkan dirinya. Matanya tidak henti menatap ke arah para penumpang pesawat yang sedang berlangsung lalang.

Alaska segera bangkit dari duduknya saat dia melihat seorang wanita yang dia tunggu sudah keluar. Bahkan senyuman manisnya langsung terbit dengan tulus.

" hy, welcome back to Indonesian" ujar Alaska pada wanita tersebut sambil memberikan buket bunga matahari tersebut.

"thanks you al, kamu udah repot repot jemput aku dan siapin bunga"

Deg!

jantung Kevin seolah berhenti berdetak saat melihat wanita tersebut. Wajahnya, sangat tidak asing baginya. Meskipun sedikit berbeda tapi ini terlalu mirip.

" siapa wanita itu? Kenapa dia mirip Rania?" gumam Kevin dengan mata yang terus memandangi wanita itu.

bunga matahari, itu bunga kesukaan Rania. Kenapa Kevin baru sadar? apa wanita itu Rania? Rania pura pura meninggal?

wanita itu menoleh ke arah Kevin, mungkin karena dia merasa ada yang menatapnya. Tatapan mereka bertemu, tapi hanya sekilas karena setelah itu wanita tersebut segera mengajak Alaska pergi.

" jika itu benar, berarti selama ini Alaska tahu semuanya? Dan dia diam saja? " gumam Kevin merasa kecewa

Kevin pergi dari sana. Dia tidak lagi mengikuti mereka. Moodnya seketika buruk. Dia belum siap bertemu Rania dalam keadaan seperti ini. Meskipun dia sangat merindukan wanita itu.

" terimakasih nona, selamat datang kembali di Indonesia" ujar wanita yang bekerja mengecek indentitas penumpang pesawat pada seorang wanita yang baru tiba.

" CK! Kau ini!" ujarnya kesal " kapan kau selesai bekerja? Aku sudah sangat merindukan Makanan Indonesia"

Wanita pekerja itu terkekeh geli " sabar lah best, aku lembur malam ini. Besok aku akan menemanimu"

" oke, aku tunggu di apartemen " ujar wanita itu " aku pergi dulu"

sebelum pergi dia memakai kembali kacamata hitam nya. Lalu berjalan dengan elegan sambil mendorong koper hitam pink nya meninggalkan bandara. Dia berjalan melewati Kevin yang berjalan lesu menuju mobilnya.

*ting tong*

Bel pintu apartemen milik gizel berbunyi. Wanita cantik dengan rambut sebahu itu berjalan membuka pintu apartemennya.

*Cekleek*!

" kau baru bangun? " tanya luna

Luna adalah wanita yang bekerja di bandara kemaren. dan gizel adalah wanita yang memakai kacamata hitam itu. Yaa, sekarang Luna ingin menepati janji nya untuk menemani gizel.

" Yap! Ayo masuk" ajak gizel Santai lalu berjalan masuk lebih dulu.

Padahal ini sudah jam 10, tapi gizel masih menggunakan piyama tidur dan rambut berantakan yang belum sempat di urus.

" cepat sana siap siap, jangan bikin hari libur ku sia sia" ujar Luna.

Luna bukan wanita single, dia adalah ibu rumah tangga yang sudah memiliki 2 anak yang satunya sudah bersekolah paud dan satu lagi baru berusia 3 tahun.

biasanya hari libur seperti ini dia akan menemani anak anaknya bermain. tapi khusus hari ini dia akan menemani gizel. Sahabatnya yang sudah lama di luar negeri.

" sabar dong beb" ujar gizel " aku mandi sekarang" lanjutnya lalu segera masuk ke kamar mandi.

1 jam kemudian, gizel sudah siap dengan style andalan nya. dia berdiri di depan cermin full body lalu mengambil gambar dirinya sendiri.

![](contribute/fiction/13262356/markdown/52126059/17894835990.jpeg)

" perfect, aku sangat keren kan? " tanya gizel dengan percaya diri penuh.

" yaa, kamu memang yang paling cantik. Minusnya janda" ujar Luna memuji sekaligus meledek.

Gizel mendelik kesal. lalu dia mengunggah foto nya di sosial media. Dalam hitungan detik postingan itu langsung di banjiri oleh banyak like dan komentar positif.

" jangan lupa, kamu juga janda ya" balas gizel sambil menyimpan ponsel nya di dalam tas " ayo kita pergi, aku belum sarapan"

" ini bukan waktunya untuk sarapan lagi izel, ini sudah waktunya makan siang " balas Luna.

Mereka berjalan berdampingan meninggalkan area apartemen yang salah satu unit nya milik gizel. gizel membeli apartemen ini belum lama ini, dia sengaja membelinya karena ingin menetap di Indonesia.

" kamu ingin makan di mana?" tanya luna

" di *wildflower kitchen restoran*" Jawab gizel " apa restoran itu masih ada? Aku rindu makanan di sana"

" ada, sekarang malah semakin terkenal" jawab Luna.

Restoran wildflower kitchen memang sudah sangat terkenal sekarang. restoran yang di dekor dengan menggunakan berbagai bunga liar yang tentunya aman tanpa racun.

Restoran tersebut juga menyediakan area outdoor. jika kita memilih makan di area tersebut kita dapat meningkatkan suasana taman yang di penuhi berbagai bunga dengan berbagai warna yang indah. Serta air pancur yang sengaja di dekor untuk memperindah suasana.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!