🌺 Arsenio Putra Atmadja * Bianca Mahendra 🌺
Judul sebelumnya "Aku Ingin Hidup Sekali Lagi!"
Sebuah janji sepuluh tahun lalu membawa Bee dan Arse bertemu kembali dalam situasi rumit.
Bee yang menjadi arwah karena koma mencari cara untuk kembali ke tubuhnya dan mempertemukannya dengan Arse sang penyelamatnya yang dianggapnya sebagai jodohnya kelak.
Hingga akhirnya Bee menyadari cara kembali ke tubuhnya adalah dengan menyadari perasaannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mengikuti Bellena
...
Saat ini Bellena, Arse dan kedua orangtua Arse berada ditaman Mansion, mereka tampak asyik membicarakan mengenai rencana pernikahan. Kedua orangtua Arse berharap setelah menikah putranya tidak akan berperilaku aneh dan berhalusinasi seperti yang mereka lihat di video.
Mereka sepakat pernikahan akan diadakan seminggu lagi, lebih cepat lebih baik pikir mereka. Dengan uang dan pengaruh mereka merencanakan pernikahan dengan waktu singkat tidaklah sulit.
Sementara disisi lain Bianca yang melihat tampak gusar, bagaimana caranya dia akan membatalkan pernikahan mereka pikirnya? sepertinya dia harus membicarakan ini dengan Arse, maka di langkahkan kakinya ikut bergabung dengan empat orang itu. Toh, tidak ada juga yang bisa melihatnya.
"Hey, bule cabul aku ingin bicara" bisik Bianca di telinga Arse saat sudah berada disamping Arse.
Arse yang tengah asyik mengobrol pun kaget, beraninya hantu tengil itu mengganggunya bukankah sudah dia bilang jangan mengikuti dan mengganggunya.
Karena tidak ingin dianggap aneh dan gila lagi akhirnya Arse pamit dengan alasan mau ke kamar sebentar. Dia tidak ingin Bianca membuat ulah dan dia keceplosan berbicara sendiri lagi.
Sesampainya di kamar,
"Hantu tengil, kenapa kau menggangguku?" tanya Arse gusar.
"Kau tidak boleh menikah!" kata Bianca dengan tegas.
"Hey, kau siapaku bisanya melarangku menikah?"
"Bukan begitu, kau kan sudah berjanji akan membantuku dan sekarang tubuhku ini sudah mengalami perubahan kalau kau menikah kau akan sibuk dengan urusanmu sendiri sementara tubuhku tidak akan bertahan lama lagi sebelum kau kembali ke rumah sakit waktu itu Dokter sudah menyarankan agar alat penunjang kehidupanku di lepas" kata Bianca dengan menggebu.
"Kau pikir aku menikah cepat gara gara apa, bukankah gara gara dirimu, mereka semua menganggapku gila!" ketus Arse.
"Tapi setidaknya menikahlah saat aku sudah kembali" lirih Bianca.
"Ck! aku pasti akan membantumu, tenanglah" decak Arse sebenarnya di satu sisi Arse juga belum tenang jika Bianca belum kembali ke tubuhnya.
"Kenapa aku tidak yakin dengan ucapanmu ya?"
"Percayalah, aku ini pria manly yang tidak akan mengingkari janjinya, dan memang sebelum bertemu denganmu aku dan Bellena akan segera menikah" Ucap Arse lagi.
Bianca hanya mendengar ucapan Arse tanpa ingin menjawab lagi sepertinya dia harus menjalankan rencana cadangan, dia akan mengikuti Bellena. Dia akan memastikan agar Bellena jangan sampai memutus kontrak kerjanya setidaknya pernikahan akan ditunda bukan kalau Bellena sibuk. Aha! Tapi bagaimana caranya?
Yang penting dia ikuti saja saat Bellena keluar dari mansion. Dia tidak akan memberitahu Arse pasti dia akan melarangnya jika ketahuan ingin mengikuti Bellena.
...
Satu jam kemudian akhirnya Bellena pamit pulang karena tadi dia naik mobil sendiri jadi Arse tidak perlu mengantarnya. Bianca dengan diam diam mengikuti dan ikut masuk ke dalam mobil.
Mobil melaju dengan kecepatan sedang, hampir setengah jam berkendara akhirnya mobil berhenti di sebuah apartemen.
Bianca mengernyitkan dahinya, sebelumnya dia pernah mengikuti Arse saat mengantar Bellena waktu pulang dari rumah sakit waktu itu dan dia masih ingat dimana apartemen mewah Bellena berada tapi kenapa sekarang Bellena malah menuju apartemen lain. Walaupun tak semewah apartemen Bellena waktu itu tapi apartemen yang dituju Bellena juga tak kalah bagus. Mungkin dia ke tempat temannya pikir Bianca.
Dengan terus mengekori Bellena dari belakang Bianca terus mengikuti Bellena melangkah dan akhirnya masuk ke salah satu unit, Bianca pun ikut masuk ke dalam unit tersebut.
"Kyle.. " panggil Bellena. Apartemen ini adalah apartemen yang sebelumnya Bellena dan Kyle tinggali jadi Bellena tahu betul dimana Kyle berada dan Kyle tidak pernah mengganti password apartemennya sehingga Bellena dengan mudah masuk ke dalam.
Kyle? pikir Bianca, sepertinya nama itu tidak asing. Dan benar saja saat Kyle keluar dari kamarnya Bianca nampak terkejut, itu kan asisten bule cabul waktu itu karena saat dirumah sakit Bianca sempat melihatnya. Wah, ada apa ini pikir Bianca.
"Ada apa kesini Bell?" tanya Kyle pada Bellena.
Bellena segera menghambur memeluk Kyle, "Aku merindukanmu" kata Bellena.
Kyle tidak menanggapi tapi mencium Bellena dengan begitu mesra sejurus kemudian ciuman lembut menjadi ciuman panas. Mereka berdua yang sedang dilanda gairah pun menuntaskan hasratnya, dibimbingnya tubuh Bellena menuju kamar dan terjadilah pergulatan panas diantara mereka.
Bianca begitu syok atas apa yang baru saja dia lihat, jadi Bellena dan Kyle berselingkuh?
Tak lama Bianca mendengar suara rancauan dan desahan didalam kamar dia pun bergidik ngeri.
Kenapa dia yang masih polos harus berhadapan dengan percintaan orang dewasa seperti ini. Berada di dekat Arse sepertinya dia harus membiasakan dengan hal hal vulgar seperti sekarang, kehidupannya yang hanya diisi dengan kesibukan kuliah dan bermain dengan sahabatnya berbanding terbalik dengan kehidupan orang dewasa seperti Arse, Bellena, Kyle dan dua sahabat Arse lainnya.
Apa kehidupan orang dewasa memang seperti ini?
"Faster Kyle!" pekik Bellena.
"Ahh, ouch.. Ahh.. " rancau Bellena lagi.
Bianca hanya bisa menutup telinganya, "Sepertinya aku harus segera pergi, aku harus segera memberitahu bule cabul itu, wah kasian sekali kau bule mesum dikhianati calon istrimu!" Ucap Bianca dalam hati.
makin kesini makin kesana
endingnya bikin termehek-mehek.. 😭😭😭
wes g usah banyak komen, intinya cerita ini luar biasa banget..
jangan dilewatkan untuk dibaca.. 🥰🥰🥰
sehat2 terus ya kak..
jgn capek untuk terus berkarya...
mau lanjut baca oh my bee😘😍🤩🥰