NovelToon NovelToon
Be The Antagonist'S Wife

Be The Antagonist'S Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Transmigrasi ke Dalam Novel / Selingkuh / Sistem / Cintapertama / Berbaikan
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: lailararista

Georgio Cassano adalah antagonis paling menyedihkan yang pernah Selin baca. Dimana sedari kecil dia tidak pernah mendapat perhatian keluarganya,cinta pertamanya malah menikah dengan rivalnya, dan istrinya berselingkuh. Sang Antagonis mendapat akhir trangis, Perusahaan yang dibangun dengan hasil kerja kerasnya sendiri bangkrut, dan dia meninggal dibunuh protagonis pria.

"Andai saja aku yang menjadi istri antagonis. Pasti aku akan membuat dia bahagia." Kata-kata yang diucapkan Selin malah membuatnya memasuki tubuh Cassandra, istri antagonis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lailararista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Novel Mine

Annabella adalah gadis manis, ceria, dan penuh pesona. Kehadirannya selalu menjadi cahaya di manapun ia berada. Pada pesta ulang tahun perusahaan besar milik Adrian Immanuel, Annabella hadir sebagai tamu undangan. Malam itu pula, Jordan Immanuel putra sulung Adrian, jatuh cinta pada pandangan pertama kepadanya.

Namun, hatinya tercekat ketika Georgio, saudara tiri sekaligus rival lamanya, memperkenalkan Annabella sebagai kekasihnya.

Sejak kecil, Jordan memendam kebencian pada Georgio. Bukan semata karena iri, tetapi karena luka yang diwariskan keluarganya. Jordan selalu merasa ibunya tersingkir oleh ibu Georgio, perempuan yang dianggap merebut kasih sayang ayahnya. Ayahnya, Adrian, lebih sering menghabiskan waktu dengan keluarga barunya daripada bersamanya. Luka itu tumbuh menjadi iri, lalu berubah menjadi kebencian pada Georgio yang selalu tampak bahagia di sisi sang ayah.

Ketika akhirnya Jordan pindah ke rumah besar keluarga Immanuel, ia tidak pernah benar-benar menerima Georgio. Diam-diam, ia menghasut ayahnya, membuat Georgio terlihat buruk di mata keluarga. Bagi Jordan, cukup sudah Georgio menikmati kasih sayang yang harusnya menjadi miliknya.

Saat sekolah menengah atas, tekanan itu membuat Georgio tak tahan lagi. Ia memilih meninggalkan rumah dan hidup mandiri. Ia bahkan menanggalkan nama "Immanuel" dari dirinya, dan memilih memakai marga ibunya. Dari sanalah ia membangun hidupnya sendiri, jauh dari bayang-bayang ayahnya.

Di kampus, ia bertemu Annabella, junior yang manis, polos, dan penuh kebaikan hati. Georgio jatuh cinta padanya, dan hubungan mereka tumbuh tulus tanpa campur tangan siapa pun. Dua tahun kebersamaan membuat Georgio yakin, Annabella adalah rumahnya.

Namun, kehadiran Annabella justru membuat api kebencian Jordan semakin menyala. Ia tak bisa menerima kenyataan bahwa Georgio, yang selama ini dibencinya, mendapatkan gadis yang juga menjadi incarannya.

Jordan pun mulai menyusun rencana. Baginya, Annabella bukan sekadar cinta, ia adalah lambang kemenangan, sekaligus cara paling kejam untuk menghancurkan Georgio.

Dengan kekuasaan keluarga Immanuel di tangannya, Jordan mengancam Annabella, jika ia menolak menikah dengannya, perusahaan kecil milik keluarga Annabella akan hancur dalam sekejap.

Annabella terpaksa mengakhiri hubungannya dengan Georgio. Hatinya hancur, namun ia tak bisa melawan kekuasaan Jordan. Tidak lama, Annabella akhirnya menikah dengan Jordan.

Kabar itu membuat Georgio terpukul. Amarahnya semakin menjadi ketika ia tahu ayahnya, Adrian, lebih membela Jordan daripada dirinya. Bahkan, Adrian mengatur pernikahannya dengan Cassandra, seorang wanita dari keluarga sedikit berpengaruh, ayah adalah pengusaha sukses. Semua itu atas saran Jordan, yang takut Georgio akan kembali merebut Annabella.

Georgio mencoba menolak, ia memohon, namun ayahnya mengacuhkannya. Rasa sakit itu berubah menjadi tekad, jika cinta dan kebahagiaannya direnggut, maka ia akan mengambil alih segalanya.

Dari nol, Georgio mulai membangun perusahaannya sendiri. Ia bekerja keras, menggali kekuatan dari sakit hati yang tak pernah sembuh. Perlahan, ia bangkit, menjadi sosok yang disegani di dunia bisnis.

Namun, di balik ambisinya, ada dendam yang terus membara.

Georgio hanya menunggu waktu untuk mengembalikan semua luka yang pernah ia terima, kepada ayahnya, kepada Jordan, dan kepada keluarga Immanuel.

Dan ketika waktunya tiba, satu per satu topeng akan jatuh. Termasuk milik Jordan, yang cintanya pada Annabella ternyata bukan cinta sejati, melainkan obsesi beracun yang perlahan melukai gadis itu.

...★★★...

Suara ketukan pintu terdengar pelan. Selin atau tepatnya Cassandra, terperanjat. Jantungnya berdegup kencang ketika pintu kamar terbuka, menampakkan sosok pria tinggi dengan wajah tegas.

Dengan setelan jas yang masih melekat rapi, ia tampak gagah sekaligus dingin. Tatapannya tajam, tapi ketika jatuh ke arah Cassandra, ada semburat kelembutan yang samar, atau mungkin Selin hanya berhalusinasi.

“Sudah bangun?” suaranya berat, rendah, dan entah kenapa membuat dada Selin berdebar.

Selin berusaha tetap tenang. “I-ya.”

Georgio menatapnya sejenak, lalu masuk tanpa permisi lebih lanjut. Ia meletakkan tas kerjanya di sofa, lalu melepas dasi dengan gerakan yang santai, seolah ruangan itu sepenuhnya miliknya.

Selin mematung, bingung harus berkata apa.

Lalu Georgio berbicara. “Mama kamu telepon lagi? Wajahmu kelihatan muram.”

Nada suaranya terdengar peduli?

Selin menelan ludah. “Ya, aku lelah.”

Georgio mendekat, dan tanpa diduga ia menyentuh dagu Cassandra dengan lembut, mengangkat wajahnya agar mata mereka bertemu. “Kalau lelah, berhentilah memikirkan hal yang tidak penting.”

Panas menjalari pipi Selin. Ia buru-buru menepis tangan Georgio. Bukan karena terbawa perasaan, Selin tentu kaget pertama kali bertemu seorang Georgio yang ternyata sangat diluar ekspektasi nya. Dia sangat tampan melebihi songkang, aktor korea kesukaan nya. Oke itu lebay.

“Aku bisa urus diriku sendiri.”

Sekilas, kilatan emosi melintas di mata Georgio. Namun ia hanya tersenyum tipis. Senyum yang dingin “Seperti biasanya. Kamu memang keras kepala.”

Selin menggertakkan gigi, mencoba mengimbangi peran Cassandra yang ia tahu dari novel, wanita yang sering bersikap sinis pada suaminya meski jelas-jelas ia bergantung pada kemewahan yang diberi Georgio.

“Kalau aku keras kepala, itu karena aku tidak suka di atur,” ucap Selin ketus.

Georgio tertawa kecil, hampir terdengar mengejek. Ia lalu duduk di tepi ranjang, jarak mereka hanya sejengkal. “Sayangnya, Cassandra, kamu sudah lama bukan hanya hidup untuk dirimu sendiri. Dan kamu tau itu.”

Selin tercekat. Kata-kata itu terasa menusuk, seolah Georgio sedang berbicara pada Cassandra asli, yang mungkin memang menikah demi uang, demi status, demi ibunya yang tamak. Tapi Selin rasa juga tidak. Bukannya ayah Cassandra orang kaya?

Namun, di mata pelayan yang kebetulan melintas di depan kamar, pasangan itu tampak begitu intim. Sang suami duduk dekat istrinya, berbicara dengan nada rendah, seakan penuh perhatian. Sang istri tampak menunduk malu-malu. Gambaran sempurna rumah tangga bahagia.

Padahal, di balik pintu, ada perang dingin yang tak terlihat.

Georgio tiba-tiba berdiri, meraih jasnya kembali. “Aku ada rapat. Jangan tidur terlalu larut. Wajahmu pucat.”

Sebelum pergi, ia berhenti sejenak di depan pintu. Suaranya terdengar berat, hampir seperti bisikan.

“Kamu tau kan, Cassandra, aku tidak akan pernah melepaskan mu.”Ucapnya lalu menghilang bersama dengan pintu yang tertutup rapat.

Selin terdiam, tubuhnya gemetar. Ia tak tahu, apakah itu ancaman… atau pengakuan cinta? Untuk pengakuan cinta, Selin merasa itu tidak mungkin. Jelas di dalam novel, Georgio masih mencintai Annabella, mantan pacarnya.

Lalu, apa maksud dari tindakan suami Cassandra ini?

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!