NovelToon NovelToon
Suami Untuk Zivanya

Suami Untuk Zivanya

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: e_Saftri

Zivanya Aurelia Wardana (20) pergaulan bebas membuatnya mengalami mimpi terburuk dalam hidup. Menjadi ibu diusia yang masih begitu muda

Amarah Keluarga membuatnya mengambil keputusan besar untuk mengakhiri hidupnya. Namun hal itu bisa dicegah oleh seorang dokter tampan bernama Zionathan (24)

Ziva memberontak, memberi syarat pada Zio untuk mencarikan ayah bagi bayinya, menggantikan sang kekasih yang pergi entah kemana

Tak disangka jika Zionathan menjadikan dirinya sendiri sebagai ayah untuk bayi itu sekaligus suami untuk Zivanya

Bagaimana pernikahan atas dasar tanggung jawab itu dapat bertahan? dan bagaimana Zio bertindak saat ayah kandung bayi itu datang dan meminta Zivanya serta anaknya kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e_Saftri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Diculik

"Oma pulang dulu! Pokoknya kamu belajar menggambar saja dan jangan belajar menghitung!"

"Oke Oma!" Tak tahan, wanita paruh baya itu mengecup pipi gempal nya

"Daah sayang!"

"Daah Oma, daah opa!" Tangan kecilnya melambai hingga mobil mewah itu keluar dari halaman rumah itu

"Oma itu telnyata baik yaa! Tadinya Zena pikil Oma itu jahat" Celetuknya

"Sayang! Zena gak boleh berpikir seperti itu. Oma pasti sayang kok sama Zena, hanya dengan cara yang sedikit berbeda!" Jelas Ziva

"Kemalin Oma malah kalena Zena makan pelmen!"

Ziva tersenyum "Itu karena Zena salah, Papa juga marah kan kalau Zena makan permen!"

Gadis kecil itu mengangguk, Ziva lalu mengecup kening sang putri dengan lembut

***

"Tadi Papa sama Mama kesini loh!" Ujar Ziva, sementara sang suami tengah sibuk mengenakan pakaiannya setelah membersihkan diri

"Papa sama Mama kamu?"

Ziva menggeleng membuat sang suami mengerutkan keningnya "Mama sama Papa kamu!"

Zio tak percaya, angin apa yang membawa sang Mama mau datang kerumahnya. Jika Akbar memang kerap datang tapi Mala? Rasanya ia tak percaya

"Mama? Kok bisa?"

"Aku juga sempat kaget, tapi Mama kesini bawa puding kesukaan Zena!" Ziva menceritakan kedatangan sang ibu mertua dengan begitu antusias

"Zena memang menggemaskan, siapapun gak akan tahan sama dia! Dia itu pelita untuk semua orang" Ujar Zionathan

"Aku bersyukur karena Zena hadir ditengah orang-orang yang begitu sayang sama dia, saat ayah kandungnya gak mau mengakui dia!"

Zio mendekat, duduk di sisi tempat tidur berhadapan dengan sang istri "Dia putriku! Hanya putriku!"

Ziva tersenyum haru, ia peluk tubuh kekar itu dengan erat. Satu hal yang paling ia syukuri adalah pernikahannya bersama Zionathan

Pagi-pagi sekali Zio telah siap, hari ini ada pekerjaan yang penting dirumah sakit

"Hati-hati yaa kak! Jangan sampai lupa makan!" Ziva membantu mengancingkan kemeja milik suaminya

"Iya sayang, kamu juga hati-hati dirumah!" Zio menyempatkan diri mengecup mesra kening wanitanya itu

"Oh iya kak, hari ini aku mau ke supermarket yaa! Mau belanja beberapa barang!"

"Kenapa gak bi Siti aja? Biasanya kan juga bi Siti yang belanja!"

"Iya, tapi ini ada beberapa barang yang penting, makanya aku pengen belanja sendiri!" Ujar Ziva

"Ya udah, tapi jangan lama-lama pulangnya dan harus hati-hati!"

"Pasti kok kak!" Ziva tersenyum manis membuat sang suami tak tahan untuk mengecupnya

Setelah kepergian sang suami, Ziva bersiap untuk pergi belanja. Sebenarnya supermarket itu hanya berjarak satu kilometer saja dari kediaman mereka

"Mama mau kemana?" Tanya gadis menggemaskan itu saat melihat sang ibu turun dalam keadaan rapi

"Mama mau ke supermarket sebentar, Ziva disini aja sama bi Siti yaa!"

Zenata melipat tangannya diatas perut, bibirnya mengerucut menandakan jika ia tengah merajuk

"Zena mau ikut?" Tanya Ziva membuat wajah menggemaskan itu terlihat antusias

"Benelan Zena boleh ikut?" Tanyanya, dan anggukan kepala Ziva berikan sebagai jawabannya

Keduanya melangkah keluar rumah, masih kedalam mobil berwarna putih dan siap melaju

"Zena mau beli esklim stlowbeli yaa Mah!"

"Boleh sayang!"

Ziva mulai mengisi trolinya dengan berbagai macam barang, Zena juga terlihat antusias memilih eskrim

Setelah belanja, gadis kecil itu merengek ingin ketaman yang tak jauh dari supermarket

"Ya udah boleh, tapi gak lama yaa sayang! Soalnya Mama mau masak takut Papa pulang cepet!" Ujar Ziva dan sang putri mengangguk

"Iya Mah, Zena cuma pengen makan esklim nya di taman"

"Ya udah ayo!"

Keduanya kembali masuk kedalam mobil, lalu mobil yang dikendarai Ziva itu tiba disebuah taman yang jaraknya tak jauh dari perumahan dimana mereka tinggal

"Ini! Habiskan eskrim nya lalu kita pulang!"

Sepasang ibu dan anak itu benar-benar hanya menikmati eskrim, Ziva segera membawa sang putri untuk pulang

Zio tak mengizinkan jika dua kesayangannya itu berada diluar rumah terlalu lama mengingat jika Richie mungkin saja merencanakan sesuatu yang buruk

Benar saja, begitu ia hendak masuk kedalam mobil. Tiba-tiba saja beberapa orang pria berbadan besar menghampiri mereka

Tubuh Ziva didorong hingga terjerembab. Dengan cepat seorang dari mereka meraih tubuh kecil Zena dan membawanya kedalam sebuah mobil Van yang telah menunggu

"Mama tolong!"

Ziva berusaha bangkit walaupun tubuhnya terasa sakit "Tidak.. ZENA!"

Ziva berteriak, mencoba mengejar mobil Van itu namun mobil yang membawa putrinya telah melaju meninggalkan taman

Mungkin karena matahari cukup terik hingga taman tersebut dalam keadaan sepi. Beruntung Ziva masih bisa berpikir jernih dengan mengambil foto plat nomor kendaraan Van tersebut

Zivanya meraih ponsel, mencari nomor sang suami dan melakukan panggilan. Beberapa kali mencoba namun nomor milik Zio tak bisa dihubungi

Ziva sadar jika suaminya mungkin tengah bekerja dan tidak mungkin menggunakan ponsel, hingga ia mencari nomor milik Zavier

Pada dering ketiga barulah Zavier menjawab telepon, dahinya mengkerut karena tidak biasanya adik perempuannya itu menelepon

"Halo Ziva, ada apa?" Tanya Zio

"Kak Zavi"

Mendengar suara sang adik yang terdengar panik dan menangis membuat pria dua puluh enam tahun itu panik hingga bangkit dari kursinya

"Ada apa Ziva? Bicara yang benar!"

"Zena kak, Zena!" Suara Ziva tersengal karena suara tangisannya membuat Zavier kian merasa khawatir

"Ada apa sama Zena?" Tanya Zavier terlihat panik

"Zena, Zena diculik!"

Tubuh Zavier tersentak, keponakan kesayangannya diculik "Kamu dimana sekarang? Sudah telepon suamimu?"

"Kak Zio lagi ada pasien, gimana ini kak!"

"Kamu jangan panik! Sekarang kamu dimana? Biar kakak kesana sekarang" Zavier berusaha terdengar baik-baik saja

"Aku di taman deket komplek!"

Tanpa menunggu, pria tampan itu meninggalkan ruangannya. Berjalan cepat keluar gedung perusahaan

"Halo Pah!" Zavier berusaha menelepon Jefry sang ayah

"Ya Zav, ada apa?" Sahut Jefry dari seberang sana

"Pah, Zena diculik! Papa sekarang temuin Ziva! Dia ada di taman deket komplek perumahan dia!"

Ucapan itu sontak membuat Jefry panik, ia yang tengah bersantai bersama sang istri sontak berdiri, membuat Zalika mengerutkan keningnya

"Ada apa mas?" Tanya Zalika

Jefry memutus sambungan telepon lalu menyimpan benda pipih itu disaku

"Mas!"

"Zena sayang! Zena diculik!"

Zalika panik, cucu kesayangannya diculik "Aku ikut!"

"Ayo! Sebelum ayah bangun, mas takut kalau ayah akan kepikiran!"

Keduanya melangkah tergesa meninggalkan rumah. Zavier telah memberi alamat dimana Zivanya berada

Ziva duduk di trotoar jalan taman, wajahnya panik dan ketakutan. Ia berlari dan menabrakkan diri pada tubuh sang kakak

"Kak Zavi.."

"Sabar dek! Kita pasti bisa temuin Zena" Zavier membelai punggung sang adik dengan lembut

"Gimana ceritanya kok bisa Zena diculik?"

1
Dew666
🪻🪻🪻🪻🪻
Dew666
🌹🌹🌹🌹🌹
Oma Gavin
beneran richie yg culik zena habislah kamu kali ini richie saat ziva hamil.kamu kabor sekarang pengen culik dasar goblok
Dew666
💜💜💜💜
Oma Gavin
wah yg nanam benih datang semoga siva tetep mencintai zio jgn mau sama richie lucknut yg kabor saat tau kamu hamil
Dew666
👍👍👍👍👍
Oma Gavin
dokter mala dan Laura memang cocok silahkan saja jadikan menantu bila ngebet pengen.punya menantu seprofesi dan dianggap lebih pantas buat zio, pastinya siva juga ikhlas ngga ngereog santai aja
Dew666
🏆🏆🏆🏆🏆
Dew666
🪸🪸🪸🪸🪸
Dew666
🪻🪻🪻🪻🪻
Dew666
🍡🍡🍡🍡🍡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!