NovelToon NovelToon
Puncak Kultivasi Tertinggi

Puncak Kultivasi Tertinggi

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Romansa Fantasi / Spiritual / Action / Dikelilingi wanita cantik / Balas Dendam
Popularitas:11.9k
Nilai: 5
Nama Author: APRILAH

Di dunia yang mengandalkan kekuatan sebagai hal utama, Yan Jian— seorang Tuan Muda yang terlahir tanpa memiliki Roh Bela Diri. Namun, di saat ia benar-benar berada pada titik terendah, ia mendapatkan kepercayaan dari Permaisuri Es, sehingga Permaisuri Es pun mengorbankan dirinya untuk menjadi Roh Bela Diri Yan Jian.

Setelah mendapatkan Roh Bela Diri Permaisuri Es dan Salju, Yan Jian pun bertekad untuk membalaskan dendamnya terhadap kedua pamannya yang telah membunuh orang tuanya. Namun, perjalanannya di dunia kultivasi tidaklah mudah. Berulang kali terjatuh dan hampir mati.

Bagaimana kisah Yan Jian untuk bertahan di kerasnya kehidupan ini? Yuk, ikuti keseruan petualangan nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon APRILAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 14

1 Minggu kemudian.

Di dalam ruangan kamar kecil dan sederhana. Tirai merah transparan terdorong ke samping jendela. Di dalam kamar, ranjang tempat tidur berukuran 90 x 200 cm, dilapisi dengan kain putih bersih yang terpasang membungkus bantalan kasur. Lantai ruangan terbuat dari tembok batu bata, dinding tembok kayu di cat berwarna coklat cerah, dan terdapat hiasan-hiasan dinding bermotif Burung Api Phoenix.

Di atas ranjang, Yan Jian masih tertidur pulas, kedua tangannya terlipat di perut. Di sudut ruangan, kursi kayu bergoyang-goyang dengan seorang wanita yang duduk di kursi itu, gaun putihnya menyapu lantai, pandangannya menatap ke arah jendela. Dia adalah Yun Xi. Selama satu Minggu ini, dia tetap berada di kediaman Pemimpin Lembah 'Xiao Lang', memutuskan untuk menunggu Yan Jian hingga sadarkan diri.

Tok! Tok! Tok!

Suara ketukan pintu kayu dari luar kamar.

Yun Xi menoleh ringan, mata birunya yang jernih menambah kecantikannya yang tiada tanding.

"Senior Yun! Aku membawakan makanan untuk anda dan juga Yan Jian." seru suara seorang wanita dari balik pintu kamar.

Yun Xi pun menjawabnya, "Em... masuklah!" katanya, dengan nada yang lembut.

Pintu kamar pun terbuka, suara langkah kaki pun terdengar menginjak lantai kayu, dan dari balik pintu itu, seorang wanita kisaran berusia dua puluh tahunan, berjalan sembari membawa nampan makanan.

Yun Xi pun bangkit berdiri dari tempat duduknya. Ia pun segera berjalan untuk menyambut kedatangan sang pelayan keluarga Xiao, atau juga disebut sebagai pelayan di kediaman Pemimpin Lembah Hitam.

"Biar aku saja!" kata Yun Xi, mencoba mengambil nampan makanan dari pelayan itu.

Namun, pelayan itu menolaknya dan berbicara, "Ah, tidak, Senior Yun. Hamba tidak berani bersikap lancang!" ucapnya, dengan rasa penuh ketakutan, bahkan di saat ia berbicara seperti itu, alisnya melengkung, wajahnya menunduk ke bawah, pandangannya menyapu lantai tembok, tak berani mengangkat wajahnya hanya untuk melihat sang Dewi di depannya.

Yun Xi pun tersenyum, menunjukan parasnya yang cantik dan mempesona, ditambah dengan segaris senyuman yang mampu membuat orang yang melihatnya menjadi terpana.

"Eh, tidak apa-apa. Pelayan kemarin pun berbicara seperti itu! Tapi sekarang, Yan Jian adalah muridku, jadi aku merasa tidak punya batasan dengannya." ujar Yun Xi, segaris senyumannya masih menggantung di bibirnya.

Saat itu, setelah melihat kemampuan Yan Jian, pada saat menekan Monster Rubah berekor sembilan, Yun Xi pun sangat tertarik terhadap anak laki-laki bertubuh kurus itu. Selain kesamaannya yang memiliki elemen es, ia juga merasa bahwa potensi anak laki-laki itu sangatlah besar. Maka dari itu, ia pun meminta kepada Xiao Lang agar dirinya bisa menjadikan Yan Jian sebagai muridnya. Namun, Xiao Lang tidak bisa memutuskannya begitu saja, walaupun berguru kepada seseorang yang menempati peringkat tiga daftar peringkat surgawi sangatlah menjanjikan, tetapi keputusan Xiao Lang belum tentu Yan Jian akan menyetujuinya. Sehingga Xiao Lang pun hanya mempersilahkan Yun Xi untuk sabar menunggu hingga Yan Jian sadarkan diri.

 

Pelayan itu terdiam selama beberapa detik, bingung untuk berkata apa. Namun, ia pun menganggukkan kepalanya, walaupun ia merasa tidak enak, tetapi ia pun memberikan nampan makanan itu kepada Yun Xi.

Setelah nampan berada padanya, Yun Xi pun mempersilahkan pelayan itu untuk keluar dari kamar tersebut. Dan ia pun segera berjalan ke samping ranjang tempat tidur, ia meletakkan nampan itu di atas meja kayu. Namun, tiba-tiba ia terkejut ketika Yan Jian tiba-tiba berbicara; "Di mana ini?" suaranya terdengar lemah dan sedikit berat.

Yun Xi yang mendengarnya pun sangat begitu terkejut bercampur senang karena Yan Jian telah sadarkan diri. Ia pun segera duduk di atas ranjang, di samping Yan Jian. Lalu, membantu Yan Jian untuk bangun.

"Pelan-pelan, kamu sudah tertidur selama satu minggu." ujar Yun Xi, sebelah tangannya menopang punggung Yan Jian, dan sebelah tangannya memegang tangan Yan Jian.

Yan Jian pun duduk, ia memandang wanita di sampingnya dengan tatapan yang penuh tanda tanya.

"Kamu ... siapa kamu?" Yan Jian bertanya dengan nada yang berat, wajahnya masih pucat pasih.

"Hm! Panggil aku, Guru!" sahut Yun Xi, sembari tersenyum. Kemudian menuangkan teh hangat ke dalam gelas.

"Minumlah, ini masih hangat." katanya, lagi. Memberikan segelas teh hangat.

Yan Jian pun menerima teh itu. Walaupun merasa ragu dan canggung, tetapi ia pun meminum teh itu, seketika rasa hangat itu menghangatkan perutnya yang keroncongan, membuat suara [Krukr!] perut yang meraung meminta makanan.

"Ah— kamu pasti lapar, kan?" Yun Xi pun mengambil semangkuk sup untuk Yan Jian.

Di saat Yun Xi hendak memberikan semangkuk sup kepada Yan Jian, Yan Jian hanya terdiam dengan kedua matanya yang menatap serius terhadap Yun Xi, seolah-olah ia tengah mengingat-ingat wajah wanita yang berada di depannya.

Tiba-tiba, Yan Jian teringat akan masa lalunya. Di mana ia mengingat ketika ia memajang sebuah lukisan wajah seorang wanita, menempatkannya di dinding kamarnya. Dan wanita itu tidak lain adalah seorang wanita muda yang menempati peringkat ketiga dalam daftar sepuluh peringkat surgawi.

Mengingat kemiripan wanita dihadapannya saat ini dengan lukisan wajah yang sangat ia kagumi, Yan Jian pun mundur beberapa jarak, kemudian menumpukkan kedua tangannya di depan dada, ia pun menundukkan kepalanya.

"Ternyata Dewi Yun Xi, dari Sekte Gadis Suci!" ucap Yan Jian, nadanya sedikit bergetar karena kaget.

1
Nanang Supriyatna
update lagi Thor semangat Thor 💪💪🔥🔥🔥🌹🌹🌹🌹
APRILAH: Siyap kak
total 1 replies
Nanik S
Mcnya tengil juga... lebih bagus cerita ini jika Mcnya tdk gampang tergoda caewk
APRILAH: wkwkwk, kalo di cerita ini mah beda sama Xiao Chen, kalo Xiao Chen dia friendly, kalo Yan Jian dibikin tengil
total 1 replies
Suci Nurhanifah
Lanjut
APRILAH: siyappp
total 1 replies
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Cerita dimulai dari derita 🐉🌀
APRILAH: /Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
Nanang Supriyatna
update lagi Thor, jgn di potong begitu Tho ceritanya..🔥🔥🔥
APRILAH: siyapp kak Nanang 🙏
total 1 replies
desember
Mantap Jiwa ❤️❤️
Seru dan sangat mudah dimengerti alurnya Thor. Tapi agak lambat buat naikin kekuatannya Yan Jian. Semangat thor
APRILAH: Hehehe, terimakasih bintang lima nya kak
total 1 replies
desember
Seru Thor 💪💪 satu vote meluncur 🙏🙏
APRILAH: semoga bisa terus menghibur ya kak
total 1 replies
desember
lanjut
desember
mantap juga nyalinya Yan Jian /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
APRILAH: /Grin//Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
desember
Ayo bangkit Yan Jian 💪💪💪
desember
Muncul lagi dua hama 👊
desember
kasih paham Lang
desember
Puihhhhh!!! busuknya itu pak tua Yan Hong 👊👊 pengen banget kupatahkan lidahnya /Panic//Panic//Panic/
APRILAH: /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
desember
Bagus
APRILAH: terimakasih kak
total 1 replies
desember
Seorang bocah kecil harus menanggung pahitnya kenyataan. Kasian banget Yan Jian.
Nanik S
Lanjut
APRILAH: siyap kak nanik
total 1 replies
Nanik S
Yan Jian.... tolak saja Cewek keluarga Liu yang Arogan
APRILAH: mwehehehe
total 1 replies
Wang Yuxiu
lanjutkan ketua
APRILAH: siyapp
total 1 replies
Nanang Supriyatna
update lagi Thor, jadi grogi gitu mc nya...🔥🔥🔥🌹🌹🌹🌹
APRILAH: Siyap kak
total 1 replies
Nanik S
Harusnya Mcnya dingin pada tiap Cewek jangan asal karena Cantik agar Cerita ini seru Tor 🙏🙏
APRILAH: iya kak, dia cuma ramah aja
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!