NovelToon NovelToon
Gadis Pilihan Ummi

Gadis Pilihan Ummi

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu / Keluarga / Romansa / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:8.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ummu Umar

Ammar dijodohkan dengan Safa yang merupakan anak dari adik angkat ibunya. perjodohan terjadi atas permintaan Ibunda Safa saat menjelang akhir hayatnya karena ingin anaknya memiliki pendamping setelah dirinya tiada

Sedangkan Sang Adik Ubay mengalami insiden tidak mengenakan, dia tidak ingin bertanggungjawab karena dia tak pernah merasa berbuat hal itu tapi karena permintaan sang ibu untuk menikahi gadis itu Maka dia menikahinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Umar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertengkaran Ammar dan Safa

Puas berkeliling dan membeli banyak barang mereka pun pulang kerumah terutama Fahira yang mendapatkan banyak hadiah dari ummi dan saudara iparnya ditambah dengan suaminya. Dia bahagia sekali karena keinginannya untuk memiliki baju bagus dan bermerek akhirnya terlaksana. Selama ini bahkan Gajinya tidak pernah dia nikmati, selalu diambil keluarganya begitu dia gajian tanpa mengisahkan untuk dirinya kecuali ongkos angkutan umum

"Kamu kenapa dek?? Tanya Ubay begitu melihat sang istri memandangi semua barang yang mereka beli.

"Terima kasih telah membelikan ku banyak barang seperti ini, selama ini aku bahkan tak pernah punya pakaian baru hanya untuk sekedar pergi kepesta". Ucap Fahira dengan mata berkaca-kaca.

"Itu rejeki kamu dek, kakak-kakak ipar dan juga ummi membelikan kamu karena menyayangi dan menganggapmu saudara mereka, jadi kamu pakai semua yah, hargai mereka".

"Iya kak terima kasih".

"Oh iya Kata kak Shifa dia membutuhkan ijazah SMA dan berkasmu untuk mendaftar kuliah, dia sudah mengambilkanmu formulir pendaftaran".

"Benarkah??

"Iya nanti kalian akan pergi bersama mengurus semuanya, jangan lupa bilang kakak semua biayanya, baju dan semua yang mereka berikan itu untuk persiapan kuliah, bahkan kak Safa dan kak Shifa membelikan kamu make up dan perlengkapan perempuan lain untuk menunjang penampilan kamu, kamu buka dan lihat deh,".

"Iya kak, aku akan melihatnya nanti, aku bahagia bisa berada bersma kalian".

"Iya sayang, kamu wanita yang baik, walau awalnya aku tidak mau menerima mu tapi melihat dan menyaksikan sendiri bagaimana penderitaan mu, kini aku mengerti mengapa Ummi sangat ingin kamu menjadi menantu , kamu yang dia pilih sekalipun aku tak setuju tapi semuanya sudah berlalu, aku sudah berjanji pada Allah juga ummi untuk menjaga dan melindungimu dari siapapun itu".

Fahira menghambur kepelukan suaminya, dia betul-betul bahagia dengan apa yang dia miliki sekarang, suami yang baik dan pengertian, keluarga hangat dan menyayanginya bahkan impiannya kuliah bisa terlaksana.

Sedangkan dirumah Ammar terjadi perselisihan antara suami istri itu, saat mereka datang ada paket yang diberikan kepada mereka untuk Ammar dan alangkah terkejutnya mereka melihat foto yang ada didalam nya.

Ammar membanting paket itu dan menatap tajam istrinya, harga dirinya sebagai laki-laki seperti terinjak-injak.

"Demi Allah kak, aku tidak pernah melakukan hal seperti itu". Safa menggelengkan kepalanya meminta pengertian suaminya.

Ya foto dalam paket itu adalah foto Safa bersama seorang lelaki dan kelihatan sangat mesra karena Safa memeluk leher lelaki itu dan laki-laki itu tersenyum.

"Apa kau mengenal lelaki ini difoto ini?? Ammar mengertakkan rahangnya berusaha menahan emosinya.

"Iya aku mengenalnya kak, dia lelaki yang selama ini mengejarku di kampus tapi aku tak pernah menggubrisnya". Ucap Safa penuh ketakutan melihat amarah terpendam suaminya melalui matanya.

"Terus mengapa fotonya seperti ini dek, ini bukan foto editan, aku bisa dan tahu membedakan foto editan atau bukan". Ucap Ammar berusaha menahan emosinya agar tidak berteriak pada istrinya.

"Kejadiannya tidak seperti itu kak, percaya padaku". Safa mengambil tangan suaminya membujuknya. Dia tak mau suaminya salah paham padanya.

"Jelaskan padaku bagaimana kejadiannya". Ucap Ammar penuh penekanan.

"Kemaren itu waktu dikampus aku hampir tertabrak motor dan waktu itu lelaki itu menolongku, itu tingkah refleks saat ada orang yang menarik tangan kita, aku memeluk lehernya bukan karena ingin tapi terkejut, kakak bisa lihat sendiri ekspresi ku seperti apa".

"Seperti nya ini kejadian yang disengaja, karena foto ini adalah foto yang diambil oleh fotografer profesional". Ammar kembali mengamati foto itu dan benar yang dikatakan istrinya ekspresi Safa memang seperti orang terkejut hanya lelaki itu yang tersenyum.

"Aku tahu kak, tolong percaya padaku, aku tidak mungkin melakukan hal itu, aku sudah miliki kakak dan segalanya, tidak mungkin aku berselingkuh dengan orang lain".

"Tapi foto ini seperti sangat meyakinkan Safa". Ammar masih berusaha untuk mencari tahu.

"Kakak, aku ini sudah tak punya siapapun lagi selain kakak dan keluarga, bagaimana mungkin aku melakukan hal yang akan membuatku terbuang dari semua yang kumiliki sekarang".

"Baiklah, aku akan mencari tahu semuanya, jika kamu bersalah maka bersiaplah". Ammar meninggalkan sang istri yang kini menangis karena suaminya tak mempercayai perkataannya.

Ammar keluar dari rumah untuk memenangkan diri sekaligus mencari tahu fakta tentang foto ini, dia juga meminta bantuan temannya yang kerja di kampus Safa untuk mencari tahu identitas lelaki yang ada difoto itu.

"hahaaha ". Seorang lelaki dan perempuan tertawa bahagia karena rencananya berhasil membuat Safa dan Ammar bertengkar.

"Kita harus menghancurkan rumah tangga mereka, aku tidak akan membiarkan Safa terus-menerus mengambil Ammar dariku dalam waktu lama, Sudah cukup setahun ini aku membiarkan mereka hidup tenang". Ucap Salah satu dari mereka.

"Tapi apa ini tidak keterlaluan Sal, Safa kan sepupumu sendiri". Tanya lelaki itu dengan khawatir.

Dia memang menyukai Safa dan ingin memiliki nya tapi jika menghancurkan hidupnya, dia juga kasian. Bagaimanapun dia menyukai gadis itu dan ingin memilikinya bukan menghancurkan kehidupannya.

"Aku tidak perduli, kak Ammar harus menjadi milikku, aku lebih dulu menyukainya tapi Malah Safa yang mendapatkan nnya". Geram Salwa.

Wanita itu adalah Salwa yang tidak lain adalah sepupu Safa dan lelaki yang bersamanya adalah orang yang berada didalam foto bersama Safa. Dia masih belum bisa melepaskan cintanya pada Ammar malah semakin terobsesi padanya, apalagi dia bisa melihat bagaimana kebahagiaan Safa dengan keluarga Ammar yang membuatnya iri.

"Terserah kamu saja, asal jangan sakiti Safa, kamu tahu sendiri aku sangat mencintainya".

"Tenang saja, bukan kita yang akan menyakitinya tapi dia akan langsung dibuang sama kak Ammar karena Kak Ammar tidak akan mau menerima istri yang berselingkuh".

"Bagaimana kau tahu hal itu?? Tanya Daffa penasaran.

"Dulu waktu masih kuliah, kak Ammar pernah berkata pada temannya, satu-satunya yang tidak bisa dia maafkan adalah perselingkuhan dari pasangan, karena orang yang berselingkuh selain menginjak harga diri pasangannya, dia juga orang yang kotor karena tak bisa menjaga dirinya, itulah sebabnya dia sangat menjaga diri dari perempuan yang bukan mahramnya karena dia mau jika pasangannya juga menjaga dirinya karena dia tak mau perempuan seperti itu ".

" Seperti nya kau sangat mencari tahu tentangnya selama ini??

"Aku sudah menyukai dan mencintainya dari usia kami yang masih muda, selain tampan, mempesona dan juga soleh serta kaya, dia juga lelaki yang memuliakan perempuan yang dia cintai dan sayangi, kamu bisa lihat sendiri bagaimana perlakuannya pada Safa dan juga ibunya, bahkan kakak iparnya saja dia menghormatinya dan menjaga pandangan nya pada mereka".

"Sainganku berat ternyata, pantas saja Safa tidak tertarik padaku

1
Chalista Adara
aku suka banget sama cerita ini mulai dari keromantisan tokoh tokoh yang ada di dalam cerita dan keseruan lainnya semangat ya thor😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊
Ummu Umar: thanks
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!