NovelToon NovelToon
PESONA MARYAM (Maryam Albatul Rahmah)

PESONA MARYAM (Maryam Albatul Rahmah)

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / CEO / Duda / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Pengantin Pengganti / Tamat
Popularitas:9.6M
Nilai: 4.6
Nama Author: Nabila.id

Pernikahan Seorang Gadis Muda Berusia 19 Tahun dengan CEO Duda Kaya Raya

Berawal dari Rencana Pernikahan Kakakku dengan Seorang CEO dingin yang berstatus sebagai Duda

Namun Karena Kesalahan Yang di Lakukan Kakaku, Membuatku harus Menerima Jika aku Harus Menggantikan Posisi Kakakku menikah Dengan CEO berhati dingin tersebut.

Pembatalan Pernikahan Yang Dilakukan Oleh Kakakku Membuat Orangtuaku Sangat sedih Dan Terancam dalam Kebangkrutan.

Apakah Aku Bisa Melanjutkan Hidupku Dengan CEO berhati dingin Tersebut, Atakah Aku Akan Menyerah

Yuk Nantikan Kisahnya

PESONA MARYAM (Maryam Albatul Rahmah)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nabila.id, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26. Perkebunan

Maryam tetap fokus melakukan tugasnya.

Sesekali Reza memandang ke arah Maryam dengan tangan yang gemetar.

Melihat Sikap perduli Maryam terhadapnya, Reza merasa senang dan bahagia, Seketika Kemarahan yang dia rasakan sebelumnya begitu saja memudar.

Hati Reza mendadak luluh dengan usapan lembut tangan Maryam.

"Alhamdulillah.. Sudah mas" Ucap Maryam lembut dengan senyuman yang dari balik cadarnya.

Meski senyum Maryam tidak terlihat, namun Reza tahu jika Maryam sedang tersenyum ke padanya melalui sorot mata yang di tunjukan oleh Maryam.

Hal itu membuat Reza merasa lebih tenang dari sebelumnya.

Deg

"Sial Apa ini, Kenapa jantungku Berdebar" Gumam Reza dalam hati

Setelah selesai mengobati Luka Reza Maryam segera membereskan Peralatan P3K miliknya.

"Sebetulnya ada apa mas ?" Ucap Maryam masih dengan mengemasi beberapa peralatan P3K Miliknya.

"Apa mas Marah dengan Maryam " Ucap Maryam lagi.

"Maafkan Maryam mas jika memang Maryam berbuat salah, Namun Maryam rasa Tidak perlu Mas Reza Bersikap Kasar dihadapan Dokter Tama" Ucap Maryam lirih dengan menundukkan pandangan

Mendengar nama Tama di sebut seketika Reza menjadi marah, Namun Reza tetap berusaha mengontrol Diri dan Kemarahannya.

"Sejauh mana Hubunganmu dengan Tama, Sepertinya Kalian Sangat Akrab" Ucap Reza dengan mengerutkan dahi.

"Maksut Mas Reza ?" Tanya Maryam merasa tidak mengerti dengan pertanyaan Reza

"Sudah lah, Tidak Perlu membantah, Kejadian Tadi di rumah sakit sudah Sangat Memperlihatkan Kedekatan diantara Kalian" Ucap Reza Lantang

"Mas!!" Sergah Maryam Kemudian

"Cukup !!" Ucap Reza

"Tapi Maryam memang tidak memiliki hubungan apapun dengan Dokter Tama" Ucap Maryam mencoba meyakinkan

"Benarkah !" Ucap Reza dengan nada tidak percaya.

"Apa kau juga berencana menjalin hubungan dengannya ??" Ucap Reza Ketus

"Mas !!" Ucap Maryam kemudian

"Apa maksut mas Reza Berkata seperti itu !!" Ucap Maryam dengan nada Menekan

Saya tidak Memiliki hubungan apapun dengan Dokter Pratama !! dan Kenapa Aku harus berbohong, Jika memang itu kenyataanya ?" Ucap Maryam tegas

"Dimana kalian saling mengenal sebelumnya ?" Ucap Reza penuh selidik

"Apa Mas Reza betul-betul tidak percaya dengan Maryam ?" Ucap Maryam kemudian .

"Mas!! Maryam dan dokter Reza itu tidak lebih dari sekedar Dosen dan Mahasiswa, Maryam merupakan Mahasiswa Dokter Tama, dan Begitu juga Dokter Tama hanyalah Dosen Maryam, Tidak Lebih !!" Ucap Maryam Dengan Tenang

"Dan mengenai dimana Maryam mengenalnya, Sudah pasti di Kampus Dan Sejak sebelum Maryam menikah dengan mas Reza, Maryam telah lebih dulu Mengenal dokter Tama !!" Ucap Maryam kemudian

"Lalu dimana letak kesalahannya mas ?, Kenapa mas Reza sangat marah hanya karna Ini ? " Ucap Maryam Lembut namun bernada tegas

Melihat reaksi Reza yang hanya terdiam membuat Maryam semakin Jengah dengan sikap Reza yang tidak mempercayai dirinya.

"Mas !! Tidak Semua wanita Sama Seperti mantan Istri Mas Reza !!"

Deg.

Mendengar hal itu, Kedua mata Reza terbelalak Sempurna, Memandang Maryam dengan tatapan Tajam

"Darimana Kau Tau Hal itu, Apa kakek dan nenek yang memberitahukan mu !!" Tanya Reza penuh amarah

"Bukan siapa atau darimana Maryam Tau mas, Tapi Mengapa mas Bersikap seolah semua wanita sama ? " Ucap Maryam Dengan tenang.

"Mas !! Jika kamu merasa sakit dengan perlakuan Mantan istrimu Tidak apa, Tapi Jangan Menganggap Semua wanita sama seperti dirinya "

Reza hanya terdiam mendengar penuturan yang di sampaikan oleh Maryam.

"Maryam Tau selisih dan perbedaan umur kita sangat jauh mas, Dan bukan maksut Maryam untuk menggurui mas Reza" Ucap Maryam

"Namun untuk membangun sebuah Rumah tangga, Membutuhkan Pondasi yang sangat kuat mas. Bagaimana kita akan Membangun Rumah Tangga kita jika Mas Reza saja Tidak Mempercayai Maryam?" ucap Maryam kemudian dengan nada sedikit menekan.

"Satu hal yang Maryam tahu dari mas Reza, Bahwa Bukan Usia lah yang menjadikan seseorang lebih dewasa" Tukas Maryam kemudian.

Maryam masih mendapati Reza dengan Posisi semula, diam mematung tanpa ada sepatah katapun yang keluar dari mulutnya.

"Baiklah, Maryam rasa mas Reza masih betah di sini, Silahkan Menikmati pemandangan, Tapi maaf Maryam Harus kembali ke rumah, Sebentar lagi waktunya Sholat Dzuhur" Ucap Maryam sembari berdiri dari duduknya

Maryam bergegas berlalu meninggalkan Reza yang masih duduk manis di saung.

Dari arah saung Maryam berjalan Melewati jalan Kecil menuju jalan Yang lebih luas, Namun baru Beberapa Langkah Maryam kehilangan keseimbangan.

Reza yang menyadari hal tersebut segera berlari dan Menarik Tangan Maryam agar tidak terjerembab ke tanah.

Brug..

Brug..

Karena Tarikan yang sangat kuat dari Reza. menyebabkan Maryam terpental ke arahnya dan Reza pun kehilangan keseimbangan. akhirnya keduanya terhuyung dan Jatuh Dengan posisi Reza berada di bawah dan Maryam menindih tubuh Reza dari atas.

"Akh.. !!" Pekikan Suara Reza Yang merasa kesakitan.

Bagian Tubuh belakang Reza menghantam batu kerikil Karena tidak siap menahan bobot tubuh keduanya.

Menyadari Reza sedang kesakitan, Segera Maryam untuk bangun dan Membantu Reza

"Ya Allah.. Maaa..Maaf Mas Reza" Ucap Maryam terbata.

"Apa kau selalu Ceroboh !!" Jawab Reza dengan ketus

"Mmaaaf Mas, Maryam tidak sengaja" Ucap Maryam lagi.

"Sudah lah, Bantu aku untuk berdiri" Pinta Reza

Setelahnya Maryam membantu Reza untuk berdiri dan Memeriksa Bagian tubuh Reza.

Belum sempat memeriksa keseluruhan Kondisi Reza terdengar suara dari kejauhan

"Ning Maryam?"

"Ning, Ada apa ?" Ucap pak darman, salah seorang mandor yang di tugaskan Abi Hanif untuk mengawasi para Pekerja

"Saya dengar tadi ada suara Orang Jatuh, Ning Maryam jatuh ?" Ucap pak darman lagi.

"Ohh iya pa, tadi Maryam Hampir terpeleset, Tapi Emm Alhamdulillah Maryam tidak apa-apa, Ini sudah di tolong Mas Reza"

"Alhamdulillah syukurlah Ning kalau begitu, Hati-hati Ning, Semalam hujan jadi Perkebunan Sedikit Basah dan Licin karena sisa-sisa air semalam" Ujar pak Darman

"Baiklah kalau Begitu bapak permisi dulu ya Ning, Mau lanjut lagi" Ucap pak darman kemudian

"Baik pak terima kasih, Sebelumnya" Ucap Maryam

Setelah Pak darman berlalu dari hadapan keduanya, Segera Maryam memeriksa kondisi Reza kembali, Maryam takut jika ada luka baru.

Dan benar saja ternyata ada luka di bagian siku Reza, Lecet yang lumayan lebar akibat gesekan kulit dengan batu kerikil sebelumnya.

"Astaghfirullah Mas ini berdarah" Ucap Maryam merasa panik

Reza yang menyadari terdapat luka di tangannya pun tetap acuh, dan hanya memandang Maryam sekolah.

"Bisakah lain kali lebih berhati-hati" Ucap Reza ketus

"Baiklah mas" Jawab Maryam merasa tidak enak.

"Baiklah Kita obati dulu mas lukanya" Ucap Maryam kemudian

"Tidak Perlu !!" Ucap Reza Ketus . dengan Berjalan Mendahului Maryam Menuju tempat dimana sebelumnya Reza memarkirkan mobilnya.

"Ta Tapi Mas Reza mau kemana ?, Biar Maryam Obati lukanya mas " Pinta Maryam dengan Berlari kecil menyusul Reza yang sudah berada lumayan Jauh di depannya.

"Mas!!"

"Mas!!"

"Mas Reza!!"

"Mas, Tunggu Mas !!" Ucap Maryam dengan Berlari kecil

Karena Maryam terlalu sibuk memperhatikan jalan setapak tersebut, hingga tidak memperhatikan jika Reza telah berhenti dan berbalik.

Brug!!

"Auch..!"

Seketika Maryam menabrak dada bidang Reza dan hampir saja Reza roboh kembali namun kali ini dengan sigap Reza memegang pinggang Maryam sehingga keduanya tidak kembali terjerembab ke tanah.

Melihat tingkah Maryam yang selalu Ceroboh Reza hanya mendengus kesal tanpa mengucapkan apa pun

"Maaf mas " Ucap Maryam dengan senyum nyengir

Bersambung

Jangan Lupa dukungan untuk Author ya, Supaya lebih semangat Nulisnya 🥰

1
amilia indriyanti
lebay....
Puspa Sella
MARYAM INI SDH KYAK MAU MATI BLNG GSK APA"
Mamah Dini11
gk tau ini selalu ada gangguan, apa sengaja thor lama karna agak bertele2 ni cerita, udh gereget lai lgi kan jdi jengkel
Mamah Dini11
kapan malpernya thir
Mamah Dini11
ayo reza jujur sm istrimu apapun itu
Mamah Dini11
gitu aja di tanyain maryam maryam reza kan duda pastikan lbh tau, polosnya kmu maryam
Mamah Dini11
blm apa apa udh ke tahuan , biar pikiran kmu tenang tuan reza pindahin maryam nya, kalau harus slalu datang di mata kuliah maryam bisa terbengkalai pekerjaanmu
Mamah Dini11
reza kalau kamu gak nyaman maryam kuliah di situ karna ada tama, me! mendingan pindahin maryam nya mau tdk mau kmu kan orang berkuasa, dn katakan pd istrimu apa yg di ucapkan tama pdmu biar jelas semuanya, mungkin dgn itu maryam juga akan mengerti
Mamah Dini11
bergidik apa merinding thor
Mamah Dini11
kok ada rasa bosan ya baca, adegan nya gitu gitu aja, maryam itu ngerti agama tpi gk ngerti ke mauan suami, mungkin kurang jelas ya nasehat uminya.
Puspa Sella: karena alur cerita nya gitu aja gak ada romantis nya
total 1 replies
Mamah Dini11
maryam kalau kau terus2an ingat pengalaman malper mu, pasti tdk akan ada ujung mlh keburukan reza yg kmu bayangkan, Udhlah mulai sekarang harus saling memaafkan dn saling memahami itu lbh baik, jgn ke jelekan suamimu yg slalu kmu ingat, kmu itu orang yg ngerti agama bkn.
Mamah Dini11
gugup terus kmu maryam, kapan tenang nya deket suami
Mamah Dini11
kenapa siiihhh slalu ada gangguan, ini art gk peka ya, kayak sengaja, lama lagi cairnya, cepat pulang aja reza bawa maryam gk aman di rumah mertuamu mh, orangnya gk pd ngerti 🤣🤣🤣
Mamah Dini11
tobatnya baru setengah nya kali si reza mh
Mamah Dini11
kurang suka ih si reza kok gitu banget katanya mau baikan karna telahbanyak nyakiti maryam tpiii mana bukti nya marah di duluin, si dok tama juga seperti sengaja menggoda maryam aduuhh ruwet ini mh
Mamah Dini11
kayak gk ada ketenangan dlm rumah tangga tuan reza mh, blm juga kelar sm maryam udh datang masalah lain, ya itu dok tama, hadehhhh maaf ya thor, turunkan ego nya suami maryam bolehkan thor, 🙏
Mamah Dini11
maryam lbh mengutamakan uminya daripada suaminya
Mamah Dini11
cari penyakit lgi si maryam dan aneh nya di novel masa gk nyambung2 sm supri nya abi hanif aneh aneh, atau sengaja ya ini perbuatan author biar maryam bertengkar lgi sm reza, ahhhh kapan cairnya ath begitu terus mh membosankan.
Mamah Dini11
untuk apa punya supri tpii ke mana2 naik taksi online, bodohnya kmu maryam
Mamah Dini11
aduuhh reza ke mana sih kmu kok tiba2 pergi baru aja baikan sm istrimu , mulai lgi arogan nya, tenang aja tuan reza Maryam milikmu bkn milik dok tama , 🤭 ayo reza ingat pesan ustd hamzah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!