NovelToon NovelToon
SEKEPING HATI UNTUK SAHABAT

SEKEPING HATI UNTUK SAHABAT

Status: tamat
Genre:Ketos / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Cintapertama / Tamat
Popularitas:402.1k
Nilai: 5
Nama Author: Anggun

Gue sebenarnya suka sama Lo, Lo mau gak jadi pacar gue?

Mata Zea terbelalak rasa bahagia tak terkira saat mendengar ucapan Fero
Namun hanya seketika rasa bahagia itu hilang saat mendengar kelanjutan ucapan Fero
Kira-kira kalau gue ngomong begitu diterima apa gak ya sama Shena?"
"Hah, Shena?"
"Iya gue suka sama Shena, Ze. Gue mau jadiin dia pacar gue. Gimana menurut Lo?"
Zea menelan salivanya dengan susah payah. Lagi-lagi dia tertipu dengan ucapan sahabatnya yang selalu menggantung itu.
Zea gadis cantik berhidung mancung yang mencintai sahabatnya sendiri. suatu hari dia pernah tidak sengaja mengucapkan perasaannya tapi malah ditertawakan oleh Fero.
Sahabat tetaplah akan menjadi sahabat tidak pernah berubah menjadi cinta. itu yang selalu Fero usapkan pada Zea
Fero yang tidak peka terhadap perasaan Zea malah berusaha mengejar cinta Shena

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anggun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SAHABAT 29

“jangan gugup,” kata Fero yang kini duduk di sebelah Zea. Pemuda itu memberikan sebuah permen, katanya biar Zea lebih rileks

Zea menoleh dan langsung mengeplak lengan Fero. “Lo bagaimana sih, Fer. Kenapa nggak bilang ke kita kalau peraturannya di rubah.”

“kenapa sih Ze? Gue baru saja datang langsung di marah,” protes Fero tak terima. Pukulan Zea tadi membuat lengannya sakit.

“Kenapa lo? Lo masih tanya kenapa? Gara-gara lo nggak bilang peraturannya di rubah, kelas kita nggak ada pangerannya! Sialan banget lo, Fer!”

Fero menghela napas lalu memegang bahu Zea. Berjaga-jaga saja takutnya Zea Ngereog dan menghajarnya. “Sorry, gue kira Aura sudah tahu, makanya gue nggak bilang ke kalian semua” pemuda itu masih saja berkilah, dia sengaja melakukan itu semua, katanya ingin memberi Zea kejutan diatas panggung nanti.

“Terus bagaimana dong?” tanya Zea, kini dia menggigit bibir bawahnya

Fero memukul pelan bibir Zea dan membuat gadis itu mendelik. “jangan di gigit, kebiasaan kalau panik kayak begitu”

“Bagaimana gue nggak panik, ini semua gara-gara lo!”

“Iya, iya gue yang salah. Sebagai penebusan rasa bersalah gue, gue rela kok jadi pangerannya”

“Gila, lo! Lo pikir dialognya bisa asal sebut saja, kita semua latihan mati-matian, biar semua sempurna, Fero!”

“Mana teksnya?” tanya Fero sambil menadah tangan kanannya ke hadapan Zea. “Gue mau baca sekilas, gue yakin otak gue yang pinter ini bisa langsung hafal”

Zea memutar bola matanya, Fero dan rasa bersalahnya bisa membuat Zea kesal

“Fer. Mending lo pergi deh, gue pusing. Ini bentar lagi giliran kelas kita, biarin deh nggak ada pangerannya, sakit kepala gue mikirnya”

Akhirnya Fero pergi, kebetulan sekali dia memang harus bersiap-siap. Urusan di panggung nanti dia serahkan pada Yang Maha Kuasa, semoga saja Zea tidak sampai pingsan melihat dia yang menjadi pangerannya.

“Peserta lomba selanjutnya dari kelas 11 IPS 1, beri tepuk tangan yang meriah!” ucap pembawa acara lantang.

Terdengar suara tepuk tangan gemuruh dari semua penonton.

Drama di mulai dengan adegan dimana Cinderella menangis tersedu-sedu melihat ayahnya yang sekarat. Disampingnya duduk seorang wanita yang juga menangis, tapi tangisnya itu palsu. Sia adalah ibi tiri Cinderella. Sementara kedua saudara tirinya memasang wajah sedih.

“Ja-ga di-ri kamu baik – ba-ik ya” ucap ayah Cinderella terbata-bata sebelum menghembuskan napas terakhirnya.

Sebenarnya yang Zea rasakan bukan sedih, melainkan kesal karena wajah Ali memang semengesalkan itu, bahkan saat dia sekarat seperti sekarang ini wajahnya membuat Zea akan mengumpat. Kalau saja Zea tidak ingat mereka sedang tampil di depan banyak orang, mungkin Zea sudah memukul wajah Ali.

Adegan selanjutnya adalah Cinderella di siksa ibu tirinya kerena di anggap tidak becus mengerjakan apa yang mereka perintah. Clara yang memerankan peran ibu tiri itu sukses membuat penonton geram, tapi apalah daya Zea memang harus menerima semua perlakuan Clara yang lebih sadis ketimbang saat latihan.

“Setan lo Cla!” pekik Zea dalam hatinya. Lagi-lagi kalau dia tidak ingat ini hanyalah drama, mungkin dia sudah balas kelakuan ibu tirinya itu.

Adegan beralih saat seorang utusan dari istana kerajaan menyebarkan undangan pesta, saat itu Cinderella yang masih berpakaian gembel duduk di tepi jendela, membayangkan dia pergi ke pesta dan bertemu pangeran tampan

Tiba-tiba muncul ibu peri yang di perankan oleh Aura. Sangat bertolak belakang sekali dengan keseharian gadis itu, seharusnya Aura mendapat peran nenek sihir ketimbang peran ibu Peri

“Kau harus kembali sebelum jam 12 malam” ucap Aura lembut, saking lembutnya Zea ingin sekali muntah, tapi lagi-lagi ini hanya peran semata.

Kini adegan Zea di beri labu besar oleh ibu peri, dimana labu itu di perankan oleh Boni. Bayangkan saja betapa besar Effort MUA yang Boni sewa agar Boni menjadi seperti labu, kemudian berubah menjadi kereta kencana.

Kelas Zea memang sengaja tidak menggunakan properti, seperti buah labu sungguhan dan kereta kencana yang di buat dari bahan-bahan bekas. Kelas mereka malah memanfaatkan badan Boni yang gemuk untuk di jadikan labu dan kereta kencana yang di hias menggunakan kain atau sebagainya.

Zea kini sudah menjelma menjadi gadis cantik bergaun mewah dan bersepatu kaca. Penampilan Zea mampu menyihir semua mata yang memandangnya, gadis itu benar-benar cantik. Entah bagaimana cara MUA-nya bekerja sehingga bisa mengubah tampilan Zea yang awalnya seperti gembel, sekarang berubah seperti putri kerajaan.

MUA itu hanya membutuhkan waktu 10 – 15 menit untuk mengubah penampilan Zea, itupun ia kerjakan saat adegan pemeran yang lainnya. Karena hanya itu kesempatan Mua itu mengubah semuanya. Sepertinya Zea akan memberi tips kepada MUA-nya itu karena bekerja sesuai ucapannya.

Kini saatnya adegan yang di tunggu-tunggu Zea, yaitu bertemu dengan pangeran di pesta kerajaan. Gadis itu gugup setengah mati, ia membayangkan Ali yang muncul dengan wajah menyebalkan itu.

Tiba-tiba lampu panggung mati, ini semua di luar skenario. Alih-alih panik. Mereka semua malah berusaha tetap santai dan tetap di peran mereka masing – masing. Itu semua berkat komando dari Aura. Ternyata Aura memang bisa di andalkan meskipun sedikit alay.

Tiba-tiba lagi lampu sorot berwarna putih menyala dan menyorot seorang laki-laki berpakaian pangeran kerajaan. Wajahnya belum terlihat karena saat ini dia membelakangi Zea.

Laki-laki itu berbalik dan menatap Zea, gadis itu terbelalak dengan mulut menganga. Ekspresi seperti itulah yang diharapkan para guru yang menilai. Terkejut dan terpesona dalan satu waktu. Ekspresi Zea dapat sekali.

“Fero” gumam Zea. Dia masih tidak percaya jika yang berdiri di hadapannya itu adalah Fero, sahabat sekaligus crush-nya

Ketakutan Evan tidak terjadi, Fero memerankan peran pangeran dengan begitu sempurna. Baik dari segi dialog dan penampilan, semuanya sangat sempurna. Tidak ada acara kelupaan dialog yang mempermalukan dirinya sendiri.

Dan akhirnya di tutup dengan cinderella dan pengeran menikah dan hidup bahagia selamanya.

“Kiw kiw! Menyala Feroku!” teriak Evan dari kursi penonton yang sampai berdiri.

Penampilan Fero dan Zea tadi membuat cewek-cewek baper, mereka berharap mendapatkan pasangan seperti Fero. Tampan dan kaya raya. Sementara para laki-laki berharap mendapat pasangan seperti Zea.

“Anjir lo Fer! Gue sudah bayangin Ali yang jadi pangerannya” kata Zea setelah mereka pergi ke belakang panggung.

Fero mendelik dan menoyor kening Zea “Dosa lo ngomong kayak begitu sama suami sendiri”

Kini giliran Zea yang menoyor kening Fero “Suami apaan?”

“Lupa lo kalau kita suami istri di panggung tadi?”

“Ish....” zea membuang wajahnya tidak berani menatap mata Fero

“Cie, baper ya?” ejek Fero

“Dih, apa gue baper” sangkal Zea tak terima, padahal saat ini dia memang baper karena ucapan Fero tadi

1
Rainnaaa
Wkwkwk 🤣😭
Rainnaaa: Sama sama kak april
total 4 replies
listia_putu
bab yg bkin ngakak🤣🤣🤣
Mira Astria
bagùs
Evi Lusiana
dasar anak muda,sekolah sakarepe dewe
Risalah. M
bagus
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya, siapa tau Kaka suka.

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
Nadira ST
kampreeettt emang udah dibela belain galau nangis streeesss endingnya jodohnya sendiri
Nadira ST
dasar si Fero sama Nando sableng,tapi seru masa masa sekolah
Raisanero
/Joyful//Joyful//Joyful/
Raisanero
Thor yg bener Tante Indri apa Tante Rani ?
Fayrene Cyprian
😆
Fayrene Cyprian
🤣
Mariatul
novel nya gokil Thor, seneng baca nya
Mae Munah
mampir nih kak..ternyata ok juga ceritanya...
Romai Romailah
/Heart/
T€RL∆NJURG∆L∆U
hadehhhh Boni oh Boni😅
Ovie Ajha
good tjor
Ovie Ajha
/Grin/
Ovie Ajha
lanjut
Ovie Ajha
wahai manusia brengsekk😄
Ovie Ajha
/Facepalm/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!