NovelToon NovelToon
GAURI, PENGANTIN PILIHAN DEVAN

GAURI, PENGANTIN PILIHAN DEVAN

Status: tamat
Genre:Dokter / Anak Yatim Piatu / Teen School/College / Romantis / Cintamanis / Idola sekolah / Tamat
Popularitas:988.3k
Nilai: 5
Nama Author: Mae_jer

Devan kaget saat tiba-tiba seseorang masuk seenaknya ke dalam mobilnya, bahkan dengan berani duduk di pangkuannya. Ia bertekad untuk mengusir gadis itu, tapi... gadis itu tampak tidak normal. Lebih parah lagi, ciuman pertamanya malah di ambil oleh gadis aneh itu.

"Aku akan menikahi Gauri."

~ Devan Valtor

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae_jer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ruang guru

Di ruang guru, seperti para murid cewek, di kalangan guru-guru wanita pun semuanya sibuk bergosip tentang foto Devan dan Gauri yang menyebar. Kebanyakan guru muda, termasuk Diana yang seumuran sama Devan.

Diana dari awal tidak suka dengan Gauri. Karena gadis sakit itu sering mengganggu tiap kali dia mengajar di kelas XII⁴, kelasnya Ares. Ares bahkan berani melawannya sebagai guru, cuma demi membela gadis itu.

Sekarang, foto yang tersebar, yang memperlihatkan kedekatan Gauri dan Devan membuatnya bertambah panas. Dia kan suka Devan diam-diam dari jaman sekolah dulu.

Ruangan guru yang awalnya berisik dengan bisik-bisik penasaran guru kini hening karena Devan muncul. Seperti biasa, lelaki itu selalu gagah dan tenang. Sudah hampir seminggu dia mengajar di sekolah ini, tapi belum ada satu pun guru yang akrab dengan dia. Guru laki-laki ada yang sering berbincang dengannya, tapi hanya seadanya. Devan tidak terlalu suka bicara.

Diana memberanikan diri mendekati guru tampan itu.

"Pak Devan,"

Devan menaikan wajah menatap Diana. Diana tersenyum manis, sedikit merapikan rambutnya, berusaha terlihat profesional meski hatinya penuh kehebohan.

"Mm, nanti ada wawancara dari pihak yayasan, pak. Mereka mau ambil beberapa dokumentasi dan data guru baru. Saya tadi ditunjuk bu wakil kepala sekolah buat ngasih info ke bapak."

Devan mengangguk, tenang seperti biasanya.

"Kapan?"

"Jam istirahat kedua. Di ruang BK." Diana melirik sekilas ke arah guru-guru lain yang diam, semua pura-pura sibuk membaca berkas, padahal telinga mereka mengarah ke percakapan ini.

"Kalau bapak mau, saya bisa dampingi."

"Tidak usah, terima kasih," jawab Devan langsung, suaranya datar.

Jawaban itu membuat Diana seketika kaku, tapi dia cepat menutupi rasa tidak nyamannya dengan senyum canggung.

"Oh… baik, pak."

Devan kembali menunduk menata buku di tangannya, seolah percakapan sudah selesai. Namun Diana tidak menyerah begitu saja.

"Pak Devan," panggilnya lagi, kali ini lebih pelan.

"Tentang … foto yang beredar itu… bapak tidak apa-apa? Soalnya di grup guru lumayan ramai dibicarakan."

Beberapa guru spontan menahan napas. Topik yang mereka bisikkan dari tadi akhirnya muncul juga. Bu Diana berani juga, menurut mereka.

Devan menutup buku, lalu menatap Diana dengan mata teduh namun dingin.

"Tidak ada yang perlu saya jelaskan. Saya memang kenal Gauri, apa salahnya saya bersama dia?"

Nada suaranya pelan tapi sekaligus keras, membuat Diana otomatis mundur setengah langkah. Ada perasaan menusuk yang ia sendiri benci, cemburu. Cemburu pada seorang gadis yang bahkan tidak sekolah, yang selalu sakit mentalnya, tapi mendapat perhatian Devan yang selama ini ia inginkan.

"Maaf kalau saya lancang," ucap Diana cepat, menunduk.

"Saya cuma khawatir murid-murid bergosip berlebihan sama bapak."

"Khawatirkan saja masalah anda sendiri." balas Devan menohok.

Suasana ruangan yang tadinya hening berubah makin tegang. Diana tersenyum, dan melangkah pergi, wajahnya merah padam, antara malu dan patah hati yang ia pura-pura tidak rasakan.

Pada saat yang sama seseorang masuk ke dalam ruang guru tersebut. Tanpa ijin, tanpa malu, tanpa peduli ada banyak guru di dalam sana. Siapa lagi yang bisa melakukan itu kalau bukan Gauri.

"Kakak ganteeng ...!

Gadis itu berlari kencang ke arah Devan. Melewati semua guru yang melihatnya dengan tatapan yang berbeda-beda. Devan sendiri kaget melihat Gauri sudah datang pagi-pagi begini. Ia cepat-cepat menggeser bangku kosong agar kalau gadis itu sampai di dekatnya, tidak akan langsung naik ke pangkuannya dan memeluknya seperti yang biasanya dia lakukan.

Ini ruang guru, ada banyak pendidik. Kurang baik rasanya kalau Devan membiarkan gadis itu melekat di pangkuannya.

Gauri berhenti tepat di depan Devan, masih terlalu dekat untuk ukuran ruang guru, matanya berbinar seperti anak kecil menemukan mainan favoritnya.

"Kakak ganteng! Ayo ikut sini!" serunya tanpa volume yang dikecilkan sedikit pun.

Beberapa guru otomatis saling pandang. Ada yang tercengang, ada yang geli, ada yang makin penasaran. Diana yang baru saja hendak keluar, membeku di ambang pintu dengan wajah menegang. Tidak jadi keluar.

Gauri tidak duduk di kursi yang sudah Devan sediakan untuknya, justru gadis itu menarik tangannya dengan sekuat tenaga.

"Mau ke mana Gauri? Kenapa kamu udah ke sini pagi-pagi banget? Kamu ada jadwal di ijinin ke sini kan?" ucap Devan lembut. Terlalu lembut untuk seorang guru tampan yang biasanya berkata dingin, datar dan ketus.

"Gauri pengen nagih cokelat ke tante. Ares mau belajar, nggak bisa temenin. Kakak temenin Gauri." ucap Gauri fasih. Tapi gayanya memang seperti anak-anak.

"Tapi kakak juga mau ngajar habis ini Gauri. Entar aja ya kakak temenin kamu. Sekarang kakak anterin kamu balik ke rumah sakit, mau?"

Wajah Gauri berubah seketika.

"Nggak, Gauri mau cokelat sekarang, tante udah janjiin hari ini." Gauri kembali menarik tangan Devan. Mau tak mau pria itu berdiri, membiarkan dirinya di tarik oleh gadis itu. Bel masuk masih ada sekitar dua puluh menit. Tidak apa-apa dia menemani Gauri sebentar. Hanya sebentar, pikir Devan.

Semua guru terheran-heran Devan malah patuh pada gadis yang mentalnya terganggu itu. Mereka menatapi pria itu yang mau saja di tarik oleh Gauri keluar dari sana. Diana yang paling tidak senang. Semua kebenciannya terhadap Gauri makin terpupuk.

"Pak Devan kok bisa ya? Patuh pada gadis yang terganggu pikirannya?"

"Betul, padahal dia itu killer abis. Tapi sama gadis itu.

Semua terus bergosip mengatakan pandangan mereka yang berbeda-beda tentang Devan, serta rasa tidak senang mereka pada Gauri. Banyak yang mengatakan makin terganggu dengan keberadaan Gauri.

1
Rita Juwita
luar biasa thor seruuu... /Good//Good/
Azzahra Sevita Hanum Dimitry
cerita Agam sama sari kapan Thor...???
rose🦋
hahaaaa mamposss
rose🦋
🤣🤣🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
laahh udah tamat aja, padahal belum puas Thor.🤭🤭

ceritanya bagus meski harus ada perbaikan karna kadang typo dari nama yang ke tuker dan beberapa yang harus dikoreksu lagi.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Gino kamu selalu jadi pendukung mereka tapi kamu sendiri yang menyedihkan karna belum ada pasangan.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Ayoo Gam, waktunya kamu bangkit untuk menata masa depan kamu dan Sari mungkin sosok yang pantas buat pendamping kamu pilihan Author...🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
👏👍👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hmmm ga di sangka ternyata saling berhubungan, Rena sepupu Sari tapi juga anak dari sodara tiri papahnya Gauri... Wooowww, sombongnya Rena cuma numpang dari harta Gauri ternyata, malu ga tuuhh.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ampuuunn Devan ga tau tempat... maaf Thor aku scorlnya cepat biar ga ke baca yang intim²nya karna lagi puasa.🤭🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Gauri badas juga ternyata hadepin orang toxic.👏👏👍

babang Devan tahan jangan deket² dulu itu masih dinsekolah wooyy.. bucinnya orang killer ga ada obat jadi absurd.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
mulai beraksi nih Gauri.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
🫣🫣🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
👏👏🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ga apa² malu²in sama suami mah Gauri asal di waktu dan tempat yang tepat... 🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ga usah malu Gauri.🤣🤣🤣
Agam siap² saja setiap waktu di suguhin bucinnya Devan... 🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Owh ternyata ga reinkarnasi cuma mungkin jeda waktunya ga Author tulis jadi aku bacanya salfok.🤭🤭
sabar ya Devan tipis² Gauri bakal inget sepenuhnya sama kamu.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Loohh kok Gauri di RS bukannya tadi di rumah rumah sama Devan ya, jangan bilang kalau reinkarnasi lagi Thor.. kalau bener berarti dia belum nikah dong.🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hadeuuhh perlu di sleding si demitRena pake alat kejut tuh ot4knya biar eling... ada saja hamanya.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
🫣🫣🫣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!