Sinopsis
Menikah dengan pria yang kita cintai dan keluarga nya pun menerima kita dengan baik, jelas membuat kita bahagia tapi semua nya ngak akan semudah itu dalam mencari kebahagiaan . Karena saat ini suami nya malah meninggal dalam kecelakaan, selama itu juga Anggita tak pernah sama sekali menikah .
Apalagi dirinya hanya seorang anak yatim piatu, tidak memiliki keluarga sama sekali dan dibesarkan di panti asuhan di daerah pinggiran kota. Setelah suami nya meninggal, dia tak pernah menikah lagi hingga kedua mertua nya berniat menjodohkan nya dengan adik ipar nya yang usia nya tiga tahun di bawah nya .
Adik ipar nya sama sekali menolak dijodohkan, dia malah menganggap kalau kakak iparnya hanya ingin mencari keuntungan dari keluarga nya tapi saat malam itu dia masuk dan memaksa kakak ipar nya untuk melakukan hubungan suami istri karena dia mabuk tapi ternyata kakak ipar nyaaaaa.....
Bagaimana nasib Anggita kedepan nya ? Yuk mulai ikuti novel ku ya ,makasih 🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
rasa bersalah
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
"Nggi....minggu depan mas mau ke luar kota ,di rumah sakit luar kota . Butuh dokter dan sukarelawan, karena banyak yang keracunan dan kurang tenaga medis "
Rendra menjelaskan semua nya ,panggilan amal seperti ini sering terjadi. Anggita pun mengangguk dan tersenyum, dia tau kalau hal ini akan terjadi tapi dia juga merasa sedih karena pagi tadi dia mendapatkan tamu bulanan maka rencana malam pertama bakalan tertunda
"mas....maaf ,aku ngak bisa melayani mu hari ini. Aku ....tadi pagi kedatangan tamu bulanan" jelas Anggita dengan wajah bersalah nya, karena tadi malam mereka ngak jadi unboxing karena panggilan dari rumah sakit dan sekarang dirinya malah kedatangan tamu
"Ngak apa apa ,masih banyak waktu kan . Siapa tau pas aku pulang ,kamu sudah selesai menstruasi nya " jawab Rendra yang entah mengapa merasa lega ,dia ngak ingin kalau dia harus menyentuh Anggita. Dia merasa berdosa sudah bersetubuh dengan wanita yang bukan istri nya, merasa dirinya kotor.
"Maaf ya mas" ucap Anggita yang kini sudah memeluk tubuh rendra dari samping, dia benar benar merasa bersalah
Rendra pun merasakan hal yang sama ,dia tak berani mengatakan apa pun hingga akhirnya Anggita bangkit. Dia berjalan menuju pintu kamar mandi yang berada didalam kamar ,bersiap untuk menyiapkan air hangat buat rendra agar bisa berendam dan membuat tubuh nya rileks
"Aku siapkan air hangat ya mas ,mas mandi dulu habis itu baru tidur " ucap Anggita dengan semangat, kemudian dia masuk kedalam kamar mandi setelah melihat rendra mengangguk
Rendra hanya bisa menghela nafas nya dan menarik nafas nya dengan panjang ,dada nya terasa sesak mengingat semua yang terjadi pagi ini . Kebaikan Anggita juga bayangan percintaan nya dengan Sulas,dia bahkan sudah merasakan batangan nya bereaksi saat ini karena membayangkan miliknya memasuki bagian inti milik Sulas
"Ya ampun Sulas.....apa yang harus aku lakukan ? Aku jadi ingin lagi " gumam rendra sambil memejamkan mata nya, dia mengelus batangan miliknya yang kini sudah menegang
Rendra tersadar saat pintu kamar mandi terbuka, dia berdiri dengan cepat dan berjalan menuju kamar mandi . Masuk tanpa menoleh ke arah Anggita membuat Anggita hanya bisa tersenyum, Anggita berpikir kalau Rendra merasa gerah makanya ingin cepat cepat berendam
Anggita pun berjalan menuju lemari, menyiapkan pakaian yang akan di pakai oleh rendra setelah mandi kemudian dia keluar dan mendapati Arhan berada didepan pintu dan tubuh Anggita refleks mundur dengan wajah yang sedikit pucat karena ketakutan
Arhan masih ingin menanyakan kakak nya mengenai keberangkatan ke luar kota ,dia berniat membantu untuk membatalkan nya dan memberikan voucher bulan madu di luar negeri sebagai hadiah . Arhan bahkan berniat membiarkan kakak nya memilih mau ke negara mana ,dia yang akan membayar semua nya
"Ma....mas rendra nya lagi mandi " ucap Anggita dengan gugup, dia mundur dan kembali masuk kedalam kamar nya lagi karena Arhan terus maju mendekati nya
Arhan tersenyum lebar ,dia pun semakin melangkah masuk kedalam kamar itu . Mata nya menelisik sekeliling nya, telinga nya mendengar suara gemericik dari kamar mandi yang menandakan kalau Rendra memang sedang mandi disana.
Greeep
Arhan menarik pinggang Anggita dengan cepat,dia tau kalau sikap nya ini terlalu agresif tapi dia tak berniat menghentikan nya dan dengan cepat bibir nya meraup bibir Anggita membuat kedua mata Anggita melotot .
"Hhmm....hentikan ,kau gila ya " bentak Anggita dan dia pun mendorong Arhan dengan kekuatan penuh ,hingga Arhan mundur beberapa langkah dan Plaaak.....Anggita menampar pipi Arhan dengan keras membuat sudut bibir Arhan berdarah tapi Arhan malah tersenyum lebar
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘